Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Membenci dan Mencintai


__ADS_3

"Baik Bos" jawab Cole


"Tidak, aku tidak mau. ini bukan bagian tugasku" teriak Fannie dengan menolak


"Charles, apa kau tidak salah? kau ingin kami melakukan pekerjaan murahan ini?" ujar Mona


"Pekerjaan murahan? apa kalian menganggap diri sendiri adalah nyonya besar dan nona besar dari keluarga kaya? jangan memandang tinggi pada diri sendiri lagi, disini adalah wilayahku dan kalian adalah pelihaaranku, jika kalian bekerja dengan baik maka kalian akan ku beri makanan yang lezat, tapi jika kalian mengecewakanku maka kalian hanya bisa makan sisa makanan anggota kami" bentak Charles


"Charles, apakah tidak ada pekerjaan lainnya? aku bisa mengerjakannya" tanya Fannie


"Apa keahlianmu?" tanya Charles


"Bisnis, aku bisa membantumu mengelola bisnismu karena aku sudah memiliki pengalamannya" jawab Fannie dengan berharap


"Apa kau tidak mencermin siapa dirimu? bisnisku tidak perlu kau yang ikut campur, lagi pula pekerjaan bersih-bersih ini sangat cocok untuk level mu, aku tidak peduli kalian mau atau tidak ini urusan kalian, hanya saja jika kalian tidak mau melakukannya maka anggotaku akan menghukum kalian seperti yang kalian lakukan terhadap Flower dulu" ujar Charles


"Cole, lakukan perintahku" perintah Charles yang melangkah pergi


"Siap Bos" jawab Cole dengan hormat


"Charles, Charles" teriak Mona dengan nada tinggi


"Tidak ada gunanya jika kalian melawan, kalian tidak ada pilihan lain, bagus kalian lakukan pekerjaan kalian, bukankah ini pekerjaan yang sering dilakukan oleh nona Flower disaat dia tinggal bersama kalian? dan sekarang rasakan apa yang dirasakan olehnya disaat mendapat siksaan dari kalian" ketus Cole dengan tegas


Villa Robertson


Setelah kembali ke Villa Flower melanjutkan pekerjaan yang biasa dia kerjakan sebelumnya, menganti Sprei dan selimut dan kemudian membersih-bersih lantai


Saat Charles kembali langsung mencari keberadaan pujaannya itu, dari kamar hingga ke semua ruangan dia tidak menemui keberadaan Flower


"Sunny, dimana Flower?" tanya Charles dengan merasa cemas


"Tuan, nona Flower sedang melakukan pekerjaannya seperti biasa" jawab Sunny yang adalah salah satu pelayan rumah tangga


"Lain kali jangan membiarkan dia bekerja lagi" perintah Charles dengan tegas


"Maaf Tuan, tadi saya berusaha untuk menghalangnya, tapi nona bersikeras ingin mengerjakannya" ucap Sunny dengan merasa bersalah

__ADS_1


Mendengar penjelasan pelayannya itu Charles lalu berjalan kebelakang rumahnya tempat Flower sedang menyuci


"Flower" ucap Charles yang masuk kekamar mandi yang luas itu sedang melihat Flower yang mencuci sprei dan selimut


"Iya" sahut Flower yang menoleh ke arah Charles


"Apa yang kamu lakukan disini?"


"Sedang melakukan pekerjaanku" jawab Flower dengan polos


Melihat Flower yang sedang melakukan pekerjaan itu Charles merasa tidak tega dan mengendong Flower keluar dari kamar mandi


"Kerjaku belum selesai, kau ingin membawaku kemana?" tanya Flower yang digendong oleh Charles


"Ini bukan bagianmu lagi, Flower. jadi jangan melakukannya lagi" jawab Charles yang melangkah kearah salah satu ruangannya dan duduk disofa dengan memangku gadis pujaannya


"Kenapa bukan bagianku? apa cucianku tidak bersih? jika tidak aku bisa mengulanginya lagi"


"Bukan begini Flower, dengarkan aku. pekerjaan rumah tangga bukan bagianmu, tugas ini adalah bagian pelayan yang akan mengerjakannya" jawab Charles dengan memeluk Flower yang dipangkuannya


"Bagianmu adalah menemaniku saja, yang lain Flower tidak perlu melakukannya" jawab Charles dengan senyum


"Bukankah dulu kamu mengatakan aku harus mengerjakan tugas yang kamu berikan?"


"Itu dulu, dan sekarang tidak perlu, sebagai wanita Charles tidak perlu melakukan pekerjaan seperti itu lagi" jaeab Charles dengan mencium bibirnya Flower


Malam hari


"Kasurnya sangat empuk dan nyaman, sudah lama aku tidur dilantai tanpa bantal dan selimut sehingga aku sudah lupa apa rasanya jika tidur dikasur yang begitu empuk, selama ini aku mengira akan tinggal dikamar gelap itu untuk seumur hidupku, untung saja aku bisa bebas dari sana, tapi tidak tahu aku disini akan berapa lama, bagaimanapun sini bukan rumahku, aku juga tidak punya tempat dan tidak kenal jalan dikota ini, aku tidak bisa kemana-mana. jika saja suatu saat Charles menyuruhku keluar aku harus kemana ya?" gumam Flower


"Bagaimana aku bisa menghasilkan uang jika aku tidak bekerja, jika disuatu saat dia tidak menginginkanku lagi bukankah aku kehilangan tempat tinggal dan juga akan kelaparan" batin Flower


Setelah beberapa menit kemudian Flower ketiduran dengan memeluk boneka pemberian Charles


Dimalam itu Charles yang masih belum kembali kekamarnya dirinya mendatangi kekamar Flower yang sudah tidur dengan pulas


"Apa kamu begitu menyukai boneka ini? sehingga begitu erat kamu memeluknya?" kata Charles yang tersenyum melihat gadisi itu yang sudah terlena dan kemudian mencium wajah Flower yang polos tanpa makeup itu

__ADS_1


Charles duduk semalaman disamping Flower sambil menatap dalam kearah gadis itu, rasa sakit masih membekas dihati Charles yang mengingat kejadian yang menimpa gadis itu selama sepuluh tahun lamanya


"Flower, selama tiga tahun ini aku sangat merindukanmu, walau aku membencimu disaat itu tapi sebenarnya aku sangat mencintaimu, ini semua salahku karena tidak mengetahui tentangmu, sehingga kau harus menderita lagi selama tiga tahun setelah pertemuan kita, jika di saat itu aku tahu tentangmu maka kau tidak akan disiksa lagi diruangan gelap itu, mulai hari ini aku akan selalu memberi yang terbaik untukmu" batin Charles


Keesokan harinya


Ricky yang adalah pengawal dari Brad mendatangi Villa Robertson


"Bos Charles, tuan besar berharap kali ini Anda yang menunjukan diri untuk menyelesaikan masalah ini" ujar Ricky yang berada diruangan kerja Charles


"Kenapa selama ini tuan besar tidak mengirim anggota kesana? jika dibiarkan begitu saja maka mereka akan semakin berani menindas kita" ujar Charles yang berdiri didekat jendela


"Tuan besar sudah mengirim anggota kesana akan tetapi pihak lawan tidak takut sama sekali, oleh karena itu tuan besar kali ini berharap Anda yang pergi"


"Aku akan pergi, tenang saja. siapapun yang menganggu Red Lion maka harus berhadapan denganku" kata Charles dengan yakin


"Baiklah Bos Charles, kalau begitu aku pamit dulu" ucap Ricky yang melangkah pergi meninggalkan Villa Robertson


"Bos, kenapa dia mencari Anda dan bukan Farlos? dia sama-sama dari Red Lion juga" tanya Cole yang berdiri disamping bosnya


"Itu karena tuan besar tahu jika anak angkatnya yang itu hanya pintar membuat masalah" ujar Harry


"Jika hal yang tidak baik orang tua itu pasti akan memilihku, jika mudah dihadapi maka dia akan mengirim Farlos ke sana" jelas Charles yang menghampiri meja kerjanya


"Itu tandanya dia memang tidak berguna" lanjut Harry


"Bos, kapan kita pergi?" tanya Cole


"Besok aku akan pergi dengan Max" jawab Charles


"Max?" tanya serentak Harry dan Cole dengan heran


"Iya, dia akan menemaniku kesana"


"Jadi bagaimana dengan kami?" tanya serentak Cole dan Harry


"Aku ingin kalian tinggal disini melindungi Flower, walau diluar ada yang jaga tapi aku tidak yakin"

__ADS_1


__ADS_2