Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Charles menemui Albert


__ADS_3

"Salah satu bos di kumpulan?" gumam Cole


"Tommy...aku bersalah padamu, berjudi dan mabuk setiap hari tidak membuatku bisa melupakan kejadian yang menimpa dirimu, aku bersalah padamu. aku bersalah pada istrimu dan aku bersalah pada putramu yang harus menjadi senjata untuk Brad. aku bersalah padamu,? Tommy" teriak Albert yang memukul dadanya tanpa berhenti, dan sesaat kemudian ia pun pingsan tergeletak di hadapan Cole


"Paman, Paman" panggil Cole yang menepuk wajah Albert dengan pelan


Karena Albert yang sudah tidak sadarkan diri maka Cole hanya bisa membawa dia masuk ke dalam rumahnya, dengan mengunakan handuk basah lap luka di bagian dahi


"Kenapa kejadian ini tidak pernah ada yang mengungkitnya? kelihatannya tuan besar sangat banyak rahasia yang tersembunyi, apakah dia begitu kejam sehingga membunuh ahli keluarga para anggota dulu? lalu siapa putra Tommy ? Bos, Farlos dan Ricky adalah bagian dari kumpulan Red Lion?" batin Cole


Setelah beberapa menit kemudian Cole pergi meninggalkan tempat tinggal Albert


"Tommy, apa kau tahu putramu sudah besar, aku melihatnya kemarin saat di sebuah restoran bersama dengan seorang gadis cantik, aku bisa mengenalnya karena wajahnya sangat mirip denganmu, Tommy" kata Albert yang sedang mengigau


Tidak lama kemudian seseorang datang ke rumahnya, dengan membuka pintu dan melangkah masuk menuju ke kamar Albert yang sedang tertidur dalam kondisi mabuk


"Ternyata kau masih hidup dan berkeluyuran di sini" kata pria itu yang sedang menodong pistol ke arah Albert


Dor...dor...dor...dor...dor


Tembakan dilakukan oleh pembunuh itu yang menembus jantung Albert


Setelah berhasil membunuh Albert, pria itu pun melangkah pergi, sementara Albert tewas di bunuh dalam keadaan tidak sadarkan diri.


Markas Black Dragon


Cole menceritakan semua yang diberitahu oleh


Albert kepada Charles, tentu kisah Albert sangat mengejutkan bagi Charles yang selama ini tidak pernah mendengarkan kejadian yang pernah terjadi di kumpulan Red Lion


"Tuan besar, sangat kejam sekali, apakah nyawa seseorang bagaikan rumput hijau yang dicabut dengan begitu mudah?" ujar Harry yang merasa kesal


"Dia menyembunyikan sesuatu selama ini, bagi dirinya aku, Farlos dan Ricky hanyalah alat untuk membunuh" ucap Charles yang sedang berdiri di jendela sambil menatap luar

__ADS_1


"Bos, siapa putra Tommy Care? ini adalah tanda tanya?" tanya Cole dengan penasaran


"Hanya tuan besar yang tahu" ujar Harry


"Besok aku ingin kau membawanya ke sini, karena aku ingin tahu lebih detail" kata Charles yang menoleh ke arah Cole


"Baik Bos" jawab Cole


"Bos, jika yang dikatakan Albert adalah benar maka dia adalah penjahat yang tega membunuh temannya sendiri bahkan hingga keluarga mereka juga tidak dilepaskan" ucap Harry


"Tommy Care? selama ini kita belum pernah mendengar nama ini, dan bahkan tetua lainnya juga tidak pernah mengungkitnya, apakah mereka semua telah diancam?" ujar Charles yang penasaran


"Sayang sekali karena Albert tidak tahu siapa putra dari Tommy Care" ucap Cole


"Ayah angkatku ini memiliki banyak rahasia, demi posisi di Red Lion membuatnya begitu nekad membunuh temannya sendiri dan lebih parahnya dia juga melatih putra Tommy untuk menjadi pembunuh, aku bersama Farlos dan lainnya di latih dari sejak kecil, di saat itu banyak dari mereka juga tewas karena gagal, demi ingin menjadikan kami sebagai senjatanya dia rela mengorbankan kami, dan di antara 20 orang hanya 8 yang masih hidup, sementara putra Tommy kita tidak tahu yang mana satu" kata Charles


"Bos, kita bisa bertanya kepada tetua lainnya, mungkin saja kita bisa tahu" ujar Cole


"Aku hanya ingin tahu tentang masa lalu ku, kelihatannya tidak ada sesiapapun yang tahu masa laluku" kata Charles


"Kita dari Red Lion jika ada yang mengenal kita maka itu sudah biasa" jawab Charles


Keesokan harinya


"Cole, aku akan pergi bersama mu untuk menemui pria tua itu" ujar Charles yang sedang mengenakan jas luarannya


"Baik Bos" jawab Cole


Setelah beberapa menit kemudian Charles menuju ke tempat tinggal bersama Cole dan Harry, tidak lama kemudian mereka pun sampai ke tujuannya


Di saat mereka turun dari mobil Charles langsung melangkah ke arah pintu rumah itu


Klek

__ADS_1


Suara Pintu di buka karena tanpa di kunci dari dalam


Charles dan dua anggotanya melangkah masuk ke dalam rumah itu, dan di saat mereka masuk mata mereka berfokus pada Albert yang sudah tidak bernyawa karena beberapa tembakan itu


"Dia telah di bunuh" kata Cole yang merasa hampir tidak percaya dengan apa yang telah di lihatnya


"Siapa yang membunuhnya, bukankah dia sudah mundur dari dunia Gangster, kenapa masih ada yang ingin membunuhnya?" tanya Harry dengan merasa penasaran


"Periksa tubuhnya" perintah Charles yang sedang menatap tajam ke arah Albert


Cole periksa saku-saku baju dan celana Albert sementara Harry juga periksa laci-laci meja yang berada di kamarnya itu


Saat Cole sedang memeriksa saku baju Albert dia mendapati selembar foto yang sudah lama dan warnanya yang sudah memudar, terdapat dua orang pria yang ada di dalam foto itu, salah satu darinya adalah Albert


"Bos, ada selembar foto di simpan dalam sakunya" kata Cole yang sedang menyerahkan lembaran foto itu kepada Charles


Charles mengambil foto itu dan menatap dengan merasa kaget


"Papaku?" ucap Charles yang melihat foto itu dengan mata berkaca kaca


"Bos..?" ujar Cole yang terhenti


"Dia adalah sahabat papaku, apakah papaku adalah bagian dari Red Lion? aku memiliki foto papaku yang ku simpan selama ini, akan tetapi aku tidak tahu siapa namanya, dan bahkan aku sudah tidak ingat apa profesi nya di saat dia masih hidup" kata Charles


"Bos, Albert mengatakan jika dia sahabat baiknya adalah Tommy Care dan tuan besar, dan dia membawa foto ini di sisinya, apakah Tommy Care yang dia maksud adalah mendiang ayah Bos?" ucap Cole


"Jika nama papa ku adalah Tommy Care maka tuan besar yang telah membunuh keluargaku, dan selama ini dia menjadikan ku sebagai alatnya, dan selalu tidak percaya dan bahkan sering mengutuskan anggotanya untuk mengawasi gerak-gerik ku" ujar Charles yang semakin merasa dendam dan kesal


"Aku ingin mengetahui siapa nama papaku, dan besok kita akan segera kembali ke London" ucap Charles


"Bos, tapi kita harus bertanya pada siapa? para tetua semua sudah menutup mulut mereka dengan rapat-rapat" tanya Harry


"Jika aku ingin tahu serapat apapun mulut mereka aku tetap bisa membukanya" ujar Charles

__ADS_1


"Jika saja nama papaku adalah Tommy Care maka ayah angkat ku itu akan menjadi sasaran ku, aku akan membalasnya dengan secara perlahan" kata Charles yang merasa dendam dan kemudian melangkah keluar dengan di ikuti oleh Cole dan Harry


__ADS_2