
Setelah beberapa menit kemudian Winz keluar dari ruangannya
"Winz, bagaimana dengan Flower?" tanya Vic dengan khawatir
"Paman, Flower demamnya sangat tinggi, kelihatannya demamnya sudah lama, apa selama ini Flower tidak mengatakan jika dia jatuh sakit?"
"Dia tidak mengatakan apapun, paman melihatnya agak kurang sehat, di saat paman bertanya dia menjawab kurang tidur, paman tidak perhatikan dia dengan baik, ini salahku" jawab Vic dengan merasa menyesal
Tidak lama kemudian Steve mendatangi rumah sakit setelah mendapatkan kabar dari ayahnya
"Pa, bagaimana dengan adik?" tanya Steve yang sedang berlari menuju ke ayahnya itu
"Adikmu demam tinggi, ini kelalaianku" jawab Vic dengan sedih
"Winz, apa Flower baik-baik saja?" tanya Steve dengan merasa cemas
"Steve, apa yang sudah terjadi pada Flower? kenapa kalian bisa tidak tahu jika Flower tidak sehat? dia demam tinggi sehingga harus rawat inap agar aku bisa selalu memantaunya" tanya Winz
"Apakah Flower mengidap suatu penyakit?"tanya Steve
"Aku harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikannya, untuk saat ini aku ingin menurunkan demam tingginya dulu" jawab Winz
"Winz, paman serahkan Flower padamu" ucap Vic
"Paman, ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawabku, masih ada yang ingin ku katakan"
"Ada apa?" tanya Steve
"Apakah Flower belakangan ini sedang tertekan?" tanya Winz
"Di hadapan kami dia seperti biasa, dan tidak menunjukkan apapun" jawab Steve
"Dia mengalami depresi berat" jawab Winz
"Penyebabnya apa, Winz. sehingga Flower bisa mengalami depresi berat?" tanya Steve
"Steve, tentu kamu masih ingatkan bagaimana dengan masa lalunya? sebelumnya aku pernah memberitahumu, jika Flower tidak boleh menghadapi sembarang tekanan lagi, dia akan semakin tertekan, kondisi mentalnya selama ini ada masalah, dan belakangan ini apa yang sudah terjadi kenapa dia bisa mengalami depresi berat?"jelas Winz
"Flower mengkhawatirkan Charles akan tetapi aku sudah memberitahunya jika Charles baik-baik saja, dan setelah itu Flower tidak bertanya apa-apa lagi" jawab Steve
"Tidak bertanya bukan berarti dia tidak khawatir, karena kejadian itu Charles tidak bisa datang menjumpainya, dan hilang kabarnya. tentu saja Flower akan merasa tertekan karena kekhawatiran yang dia rasakan" jawab Winz
"Selama ini Flower tidak banyak bicara, dia hanya memendamkan perasaannya" ujar Vic dengan merasa sedih
__ADS_1
"Paman, Flower tidak akan mengutarakan perasaannya, jika ini di biarkan maka kondisi dia akan semakin parah, depresi berat tidak bisa di anggap remeh" jelas Winz
"Winz, apa yang harus kami lakukan?" tanya Steve
"Depresi berat dapat menyebabkan penderitanya sangat menderita, tidak bisa beraktivitas dengan baik, hingga mencoba untuk membunuh diri, kita harus merawatnya dengan baik dan selalu menemaninya jangan membiarkan dia sendirian, jika dia khawatir dengan Charles maka hubungi Charles untuk datang melihatnya, ini bisa membantu mengurangi tekanan yang di alami oleh Flower, dan aku akan memberi obat untuknya, dan selain itu mengenai kondisi kesehatannya aku akan melakukan pemeriksaan besok" jelas Winz
"Baiklah Winz, terima kasih" ucap Steve
Mansion Charles
"Bos, besok pagi Brad akan pergi ke pelabuhan, apakah kita akan melakukan sesuatu?" ujar Harry
"Cole, serang mobilnya, mati atau tidak itu tidak masalah, ini hanya untuk memperingatkan dia jika hidupnya tidak aman lagi" perintah Charles
"Baik Bos" jawab Cole
"Ingat setiap langkahmu, jangan sampai ketahuan" kata Charles
"Baik Bos" jawab Cole dengan menurut
Bunyi nada dering masuk ke handphone milik Charles
Charles yang melihat nomor panggilan masuk itu adalah dari sahabatnya, lalu ia pun menjawab panggilan tersebut
"Charles, Flower masuk rumah sakit" kata Steve yang di seberang sana
Mendengar kabar dari temannya itu, Charles terdiam dan kemudian langsung beranjak dari ruangan itu, dirinya melangkah dengan cepat dan masuk ke mobil, sementara Cole dan Harry kebingungnan melihat bosnya itu yang langsung keluar dari rumah tanpa waspada dari anak buah Red Lion
"Ada apa dengan bos?" tanya Harry yang masih berdiri terpaku diam
"Tuan Steve yang menghubunginya, mungkin saja ada hubungan dengan nona Flower" jawab Cole
"Apa kita tidak mengikuti bos?"
"Tidak bisa! jika kita ikut akan menarik perhatian orang, anak buah si rubah itu sangat banyak, jangan sampai di lihat mereka"
"Apa tidak masalah jika bos hanya sendirian?"
"Tidak akan ada masalah, tenang saja" jawab Cole
Charles yang menerima panggilan dari Steve dirinya langsung menuju ke rumah sakit, ia menginjak gas dengan kecepatan yang tinggi, rasa cemas ternampak di raut wajahnya
Dua puluh menit kemudian
__ADS_1
Rumah sakit
Setelah tiba di depan rumah sakit, Charles langsung berlari menuju ke dalam dan mencari kamar tempat Flower di rawat
"Pa, jangan cemas, adik akan segera sembuh" ucap Steve yang berada di kamar Flower bersama ayahnya
"Bagaimana mungkin papa tidak cemas, melihat adikmu di bully oleh mamamu sehingga pingsan, apa lagi Winz mengatakan jika adikmu ini sudah lama dia demam, papa sebagai orang tua tidak pernah menjaganya selama ini, sehingga membuatnya harus menderita, saat dia tinggal bersama kita papa tidak menemaninya sehingga papa tidak mengetahui bagaimana kondisinya" kata Vic dengan merasa kecewa
"Aku juga bersalah karena tidak memperhatikannya, dan selalu sibuk dengan kerja sehingga mengabaikan adik" ucap Steve dengan merasa menyesal
Tidak lama kemudian Charles melangkah masuk ke kamar itu
Klek
"Steve, Paman" sapa Charles yang masuk dan menghampiri ranjang
"Charles, kau sudah datang" sahut Vic yang sedang duduk di kursi samping ranjang
"Charles, kondisi Flower sedang tidak baik" kata Steve
Charles mendekati Flower yang masih belum sadar, ia menyentuh bagian dahinya dan merasakan panas di tubuh gadis itu
"Demamnya sangat tinggi, kenapa bisa begini? apa yang sudah terjadi?" tanya Charles dengan mata berkaca kaca
"Winz mengatakan selain demam tinggi Flower juga mengalami depresi berat" ujar Steve
"Depresi berat?" tanya Charles
"Benar!" jawab Steve
Steve memberitahu semua kondisi Flower yang di katakan Winz tadi..
Setelah beberapa menit kemudian
"Apa selama ini dia mengkhawatirkan ku?" tanya Charles
"Flower ada bertanya tentangmu, walau dia tidak mengatakan apa-apa lagi, tapi aku merasa dia tetap merasa cemas karena tidak ada kabar darimu" jelas Steve
"Ini semua karena aku, sehingga dia bisa mengalami depresi berat" ucap Charles
"Winz berkata kita harus selalu menemaninya, selama ini aku dan papa selalu sibuk dengan kerja sehingga mengabaikan perasaannya, Flower sangat pendiam dia tidak pernah memberitahu kami jika dia jatuh sakit selama ini" kata Steve
"Biarkan aku yang menemaninya di sini" ujar Charles yang duduk di tepi ranjang
__ADS_1
"Charles, apa tidak bahaya bagimu jika kau di sini?" tanya Steve