Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Stallone mendatangi Fernando


__ADS_3

Fernando menghempaskan Candy ke atas kasur, lalu ia melepaskan celananya, sementara Candy ketakutan dan hanya bisa menurut keinginan pria itu.


Sementara pintu kamar di biarkan terbuka dan di lihat oleh semua anggotanya yang berada di ruang tamu.


"Lepaskan celana mu!" perintah Fernando yang sudah melepaskan celananya sehingga tanpa balutan apapun di bagian bawah tubuhnya.


Candy yang ketakutan hanya bisa menurut perintahnya untuk melepaskan celana da.lamnya. dan menaikkan rok pendek yang di kenakannya itu.


Fernando lalu membuka kaki wanita itu dan melihat area va.gina Candy yang siap untuk di lahap olehnya.


"Suatu yang indah, aku penasaran benda yang pernah di cicipi oleh Stallone," ucap Fernando yang langsung memasukkan pusakannya ke dalam va.gina wanita itu sedalam-dalamnya. dan lalu melakukan gesekan maju mundur dengan kasar dan cepat.


"Aaargghh...."teriakan Candy yang menahan sakit akibat gesekan yang kasar yang di rasakan olehnya.


"Kau pintar merawatnya!" kata Fernando yang melakukan gesekan dengan cepat sehingga Candy harus menahan sakit selama pria itu menguasai dirinya.


Puluhan anggota Fernando melihat dengan jelas aksi bosnya itu serta mendengar teriakan Candy dan erangan bos mereka yang mencapai puncak berkali-kali. membuat mereka berkeinginan untuk melakukan hubungan itu dengan wanita yang menjadi pemuas bos mereka.


"Aaarrrgghh...!"


"Tuan, jangan kasar! tolong!" pinta Candy yang menahan sakit sambil menarik spreinya.


"Teriaklah lagi! kau membuat gairahku semakin tinggi," kata Fernando yang menekan pinggang Candy sambil mengoyangkan pinggulnya.


"Tolong hentikan, Tuan. sakit sekali!" erangan Candy yang sedang kesakitan.


Fernando melakukan selama satu jam lamanya dan mencapai puncak sehingga puluhan kali. setelah puas ia mengeluarkan pusakanya dan mengenakan celananya kembali. sementara Candy yang merasa sakit sudah tidak sadarkan diri lagi.


Fernando lalu melangkah keluar dengan membiarkan wanita itu dalam kondisi tanpa sehelai benang di bagian bawah tubuhnya. dengan ke dua kakinya yang masih terbuka lebar. pemandangan itu sontak membuat para anggota Fernando merasa haus dan ingin segera melahap apa yang di depan mereka.


"Aku tahu kalian ingin melakukannya, pergilah menikmatinya! barang yang pernah di cicipi oleh Stallone ternyata luar biasa,"kata Fernando dengan sambil menghisap rokok


Dengan mendapatkan izin dari bosnya mereka satu-persatu menunggu giliran untuk meniduri wanita cantik itu. sementara Candy tidak menyadari jika tubuhnya harus di gilir oleh puluhan anggota Fernando.


Sementara di sisi lain Stallone sedang melajukan mobilnya dan masih merasa sangat kesal.


"Karena masalahku, harus melibatkan semua orang, Lucy, Lina dan juga Candy. Candy, aku bersalah padamu dan aku tidak bisa pergi. karena aku tahu walau aku pergi kau juga tidak bisa di selamatkan lagi. aku sangat paham dengan sikapnya," batin Stallone.


Sore hari.

__ADS_1


Candy yang baru sadar merasakan sakit di bagian intinya karena merasa gesekan yang kasar dari anggota Fernando. ia membuka matanya dan melihat beberapa anggota Fernando itu sedang menunggu giliran untuk menyetubuhinya. ia hanya bisa menangis tidak berdaya karena sakit yang dia rasakan itu. bagian kewanita.annya telah robek akibat perlakuan kasar oleh mereka.


"Lebih baik aku mati dari pada menjadi pemuas sekumpulan bajin.gan ini," batin Candy.


"Ke-kenapa kalian tega padaku?" ucap Candy dengan meneteskan air matanya. ia melihat sekitar enam pria lagi yang berdiri sedang menunggu giliran.


Tidak lama kemudian mulut Candy mengeluarkan darah yang banyak dan tidak bergerak lagi sama sekali.


Tentu saja darah yang keluar dari mulutnya itu membuat mereka menatapnya dengan tercenggang.


"Apa dia sudah mati?" tanya pria yang sedang melakukan pergerakan di bawah sana.


Salah satu anggota Fernando memeriksa nafas wanita itu, lalu anggota itu langsung menjauh dengan berkata," dia sudah mati, dia bunuh diri."


"Apa, sudah mati?" teriak pria itu yang langsung mengeluarkan pusakanya.


Mereka semua pada beranjak dari kamar tersebut dengan merasa cemas.


"Bos, wanita itu mengigit lidahnya dan sudah tewas," kata salah satu dari mereka.


"Biarkan saja! masih ada berapa orang yang belum melakukannya?" tanya Fernando yang menatap ke arah anggotanya itu.


"Kalian berenam?" tanya Fernando.


"Bos, kami tidak akan melakukannya lagi," jawab salah satu dari mereka.


"Kenapa, bukankah ini yang kalian inginkan? walau dia sudah mati tapi dia masih belum


kaku. lakukan!" perintah Fernando.


"Tapi bos dia...."


"Lakukan atau aku akan menghilangkan alat kela.min kalian!" kata Fernando dengan mengancam dengan pisaunya.


"I-iya," jawab mereka berenam dengan merasa cemas.


Mereka hanya bisa melakukan atas perintah bosnya, walau merasa takut untuk menyetubuhi jasad wanita itu, mereka tetap harus melakukannya tanpa menatap wajah gadis itu.


Salah satu anggota yang ketakutan sehingga gemetaran dan tidak bisa memasukan pusakanya ke dalam va.gina milik wanita itu, karena na*sunya telah hilang saat wanita itu menjadi mayat yang harus mereka tiduri.

__ADS_1


"Cepat lakukan jika tidak kau akan di potong!" kata temannya dengan berbisik.


"Aku ketakutan dan bahkan sudah tidak berminat," jawabnya yang sedang gemetaran dan mencoba berkali-kali akan tetapi tetap gagal.


Salah satu teman mereka melepaskan jasnya dan menutupi wajah Candy agar tidak terlihat, dengan begitu rasa takut akan berkurang.


"Cepat lakukan sebelum bos mengetahuinya!" kata temannya itu.


"Tidak bisa, sudah gagal total," jawab anggota itu sedang gemetaran.


Tidak lama kemudian Fernando menarik anggotanya itu keluar dari kamar dengan tanpa memakai celana.


"Bos, ampun...aku akan melakukannya!" mohon anggotanya yang sedang ketakutan.


Fernando menekankan anggotanya ke lantai dan tanpa menunggu lama ia langsung memotong alat kela.min anggotanya itu sehingga putus.


"Aaargghhhhhh...." teriakan anggotanya yang kesakitan.


"Barang yang tidak berguna maka di buang saja," ketus Fernando.


"Aaargghhhhhh...."tangisan dan teriakan anggotanya.


"Aku paling benci jika perintahku tidak bisa di penuhi, dan kalian semua lakukan apa yang ku perintahkan jangan gagal seperti dia!" perintah Fernando.


"Iya," jawab mereka dengan serentak dan kembali ke kamar melakukan perintah bosnya itu.


Fernando menunggu kedatangan Stallone sehingga malam akan tetapi sasarannya itu tidak menampakkan diri. karena merasa kesal ia pun beranjak dari tempat itu.


Lalu Fernando dan anak buahnya meninggalkan tempat tinggal Candy, sementara anggotanya yang menjadi korban bosnya itu tidak sadarkan diri dan mereka pun meninggalkan ia begitu saja.


"Bocah sialan, dia bisa menebak jika aku ada di sini," ketus Stallone yang melangkah menghampiri mobilnya.


Tidak lama kemudian Fernando bersama anggotanya meninggalkan lokasi dan ingin kembali ke rumahnya.


Saat dalam perjalanan Fernando yang ingin menuju ke rumahnya ia di hadang oleh sebuah mobil yang ada di depan jalan yang harus ia lalui.


Anggota Fernando menghentikan mobilnya. dan memerhatikan orang yang ada di dalam mobil itu.


"Stallone?" sebut salah satu anggotanya.

__ADS_1


"Akhirnya dia muncul juga," ketus Fernando yang duduk di belakang mobil.


__ADS_2