Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Saling membantai


__ADS_3

Setelah setengah jam kemudian Charles dan Flower kembali kekamarnya


"Kapan aku bisa pulang?" tanya Flower yang baru masuk kekamarnya bersama Charles


"Nanti akan kutanyakan ya, Winz masih ingin memeriksamu, bukankah kepalamu terkadang merasa sakit? jadi harus diperiksa dulu" ujar Charles memapah Flower naik keatas ranjang


"Iya" jawab Flower dengan menurut


"Flower, apakah tindakan bibi Julia tadi sudah menakutimu?" tanya Charles dengan menyentuh wajah Flower


"Tidak! Winz bilang padaku jika kita tidak salah maka kita harus maju dan jangan takut, oleh karena itu aku tidak takut dengannya" jawab Flower


"Flower pintar, jika ada yang ingin menyakitimu maka jangan takut padanya, lawan saja, maka orang itu tidak akan bisa menindasmu" ujar Charles dengan senyum


"Iya" jawab Flower dengan senyum


Setelah beberapa saat kemudian Winz melangkah masuk kekamar rawat Flower


"Haii...gadis cantik, mari kita melakukan pemeriksaan" ucap Winz dengan ramah


"Winz, apakah ingin periksa kepalaku?" tanya Flower


"Benar Flower, ini hanya pemeriksaan biasa saja, tidak masalah" jawab Winz dengan senyum


"Baiklah" jawab Flower dengan menurut


Disaat Flower masuk ke ruangan rawat itu bersama Winz, Charles dan Cole sedang menunggu diluar


Disisi lain Steve masih berada dikamar ayahnya itu


"Steve, gadis itu membuatku hampir salah tingkah" ujar Vic


"Pa, ini pertama kalinya papa baik pada seseorang, tentu bukan karena dia adalah pasangan Charleskan?" tanya Steve dengan senyum


"Tentu bukan, mungkin saja papa terlalu rindu pada adikmu, sehingga seperti melihat dirinya di saat papa melihat Flower, perasaan ini tiba-tiba muncul, selama ini papa sudah sering melihat gadis muda yang bekerja diperusahaan, tapi papa tidak pernah merasakan perasaan ini dan ini baru pertama kalinya" jelas Vic


"Pa, di saat pertama kali aku melihatnya juga seperti ini, aku merasa sangat simpati dengannya, dan tiba-tiba saja rasa sayang itu muncul, dan paling membuatku kaget adalah jika dia adalah kekasih Charles yang hilang saat tiga tahun yang lalu" ucap Steve


"Setelah mendengar semua perkataanmu tadi gadis itu sangat menderita, Mark Clisten adalah seorang pengusaha, dan tidak menyangka dia baik pada anak tirinya dan jahat pada anak kandungnya, ini sangat tidak pantas" ujar Vic dengan merasa kesal


"Pa, sejujurnya jika bukan karena dia anaknya Mark Clisten aku akan merasa curiga jika dia adalah adikku yang manis itu" kata Steve dengan seraya bercanda


"Benar katamu, sayang dia bukan adikmu, putri kecilku yang kurindukan selama ini" ujar Vic

__ADS_1


Harry yang melajukan mobilnya menuju kerumah sakit dengan terburu-buru ingin bertemu dengan bosnya itu, setelah beberapa saat kemudian mobilnya tiba didepan rumah sakit, disaat membuka pintu mobil Harry langsung berlari masuk kedalam rumah sakit untuk menjumpai Charles


"Bos..Bos", teriak Harry yang berlari menghampiri Charles dan Cole


"Ada apa denganmu?" tanya Cole


"Berita buruk, ada kemungkinan sibrengs*k itu ingin menyerang kita disini" jawab Harry


"Dia mencari kesempatan disaat anggota tidak bersama kita" ujar Cole


"Aku sudah menghubungi anggota kita untuk menghadang jalannya, agar tidak sampai kemari, jika tidak ini akan melibatkan banyak orang yang tidak bersalah" ujar Harry


"Dia memang gila. Cole kau dan Harry pergi atasi mereka" perintah Charles


"Bos, aku ingin disini membantumu" ucap Cole


"Cole, anak buah yang diutuskan Farlos jumlahnya pasti tidak sedikit, jadi anggota kita butuh kalian berdua disana, dan aku harus menunggu Winz selesai dulu dan aturkan tempat yang aman untuk Flower, aku khawatir jika anak buah Farlos akan menyakitinya" jelas Charles


"Baik Bos, kami segera pergi" jawab serentak Cole dan Harry yang langsung beranjak pergi


"Steve? mungkin aku bisa meminta bantuannya untuk menjaga Flower sementara" gumam Charles


Cole dan Harry yang dalam perjalanan menuju sebuah tempat untuk menghadang aksi anggota Farlos


"Anggota kita mendengarnya, Farlos mengutuskan jumlah yang tidak sedikit untuk menyerang kita, sekitar 50 anggota" jawab Harry


"Dia harus diberi pelajaran, rumah sakit itu terdapat banyak nyawa yang tidak bersalah, jika saja terjadi baku tembak maka akan banyak yang jatuh korban, karena ulahnya ini akan menyebabkan kematian banyak orang" ketua Cole yang merasa kesal


"Aku khawatir dengan bos, dia sendirian disana, bagaimana dia melawan jika dia harus melindungi nona?" kata Harry yang merasa khawatir


"Aku yakin dengan bos, dia pasti ada caranya untuk melindungi nona" jawab Cole dengan merasa yakin


Anggota Farlos yang sedang menuju kerumah sakit saat ditengah jalan mereka dihadang oleh para anggota Charles, 50 anggota Farlos masing-masing memiliki kapak dan parang, sementara anggota Charles mengunakan senjata Favorit mereka yang tak lain adalah samurai


"Kalian berani sekali menghadang kami" bentak salah satu anggota Farlos


"Jika ingin lewat sini maka kalahkan kami dulu" kecam anggota Charles


"Baiklah, kelihatannya kalian sudah bosan hidup" ujar anggota Farlos


Dua kumpulan yang sama-sama dari Red Lion harus bertarung mati-matian dimalam itu, anggota Charles yang melawan musuhnya dengan berjumlah sama yaitu 50 anggota


"Hiaaaaaak, bunuh merekaaaaa" teriak serentak anggota Farlos sambil berlari maju ke hadapan musuhnya

__ADS_1


"Bunuuuuuuh" teriakan Serentak anggota Charles yang juga berlari maju ke arah lawannya


Dimalam itu dua kumpulan itu saling membantai antara satu sama lain, walau mereka dari kumpulan Red Lion akan tetapi memiliki bos yang berbeda, sehingga membuat mereka tidak ragu untuk saling membunuh


Srek....srek....srek....srek....


Saling menikam dan saling menebas antara satu sama lain sehingga sama-sama tumbang satu-persatu


"Aaaarrgghh" jeritan serentak dari dua kelompok yang terluka dan akhirnya tewas langsung ditempat


Srek...srek...srek


"Aaaargghhhhh, pekikan anggota Charles yang tertikam


Srek....srek...srek


"Aaaarrgghhh" jeritan anggota Farlos yang ditebas bagian leher mereka


Tidak lama kemudian Cole dan Harry tiba dan menghentikan mobil mereka, disaat mereka turun sama-sama mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan kearah anggota Farlos


Dor...dor...dor...dor....dor...dor


Tembakan serentak dari Cole dan Harry mengenai para anggota lawannya


"Aaarrgghhhhhh" teriakan serentak mereka yang ditembus oleh peluru


"Kalian adalah anak buah sibrengs*k, mati saja. berani sekali melawan kami" ketus Harry yang sambil melepaskan tembakanya


Dor....dor...dor...dor....dor....dor....dor..dor....dor...dor..dor


Tembakan beruntun dilakukan oleh Cole dan Harry


"Aaaaarrrrggghhhh" jeritan serentak mereka yang ditembus oleh peluru


Sementara dirumah sakit ada beberapa pembunuh dari utusan Farlos yang datang untuk mengambil nyawa Charles


Farlos dimalam itu menunggu didalam mobil yang sedang berparkir didepan rumah sakit yang tidak jauh jaraknya


"Jika malam ini kalian berhasil mengambil nyawa bocah itu, maka bayaran kalian akan ku bayar dengan tiga kali lipat" kata Farlos kepada utusannya itu yang sedang berada didalam mobil bersamanya


"Kau harus tepati janjimu" ucap pembunuh itu dengan tegas


"Tenang saja, dan ingat aku mau gadis itu, sebelum aku menikmatinya jangan melukai dia, aku tidak mau mengunakan barang yang sudah cacat" perintah Farlos dengan senyum jahat

__ADS_1


"Aku tahu"jawab pembunuh itu lalu keluar dari mobilnya dan melangkah masuk kerumah sakit


__ADS_2