
"Kau adalah binat*ng, ingin menyentuh calon istriku maka kau harus mendapat balasan dariku" bentak Charles yang sambil memukul wajah Farlos tanpa berhenti
Brugh....brugh....brugh...brugh...
"Aaaarrgghhh" jeritan Farlos yang tergeletak di lantai dan menerima pukulan secara bertubi-tubi dari Charles
"Sudah hentikan" teriak Tom yang melihat Charles sedang menghajar Farlos
"Dia sudah terluka parah, jadi sudah cukup hukuman mu untuk dirinya" ucap Figo yang berusaha ingin menghentikan aksi Charles
Charles mengabaikan teriakkan para tetua yang di sana, dirinya sengaja memukul dan menendang Farlos berkali-kali
Setelah memukul Farlos selama beberapa menit Charles menghentikan aksinya dan kemudian mengeluarkan senjata dan langsung menodong ke arah Farlos
"Charles, hentikan" perintah Brad yang kaget melihat aksi anak angkatnya itu
"Jangan melakukan hal bodoh"* bentak Tom
"Simpan senjatamu, Charles" teriak Figo
"Sudah ku katakan sebelumnya jangan coba-coba untuk melawanku lagi, tapi kau malah begitu berani dan selalu saja ingin mencari masalah denganku" kata Charles yang sedang menodong senjatanya ke arah Farlos
"Charles, jangan bertindak gegabah" kata salah satu tetua lainnya
"Farlos sudah salah besar, dia memang seharusnya di hajar, akan tetapi jangan menembaknya" ujar tetua yang di pihak Charles
Dor..
Bunyi tembakan yang di lakukan oleh Charles menembus jantung Farlos
Dengan tembakkan itu telah berhasil mengakhiri nyawa Farlos
Semua para tetua di sana terdiam melihat aksi Charles yang sedang emosi itu, sementara Brad semakin waspada terhadap anak angkatnya yang mulai membantahnya, dan tanpa segan membunuh Farlos yang juga adalah anak angkatnya.
"Charles, kau..?" ucap Tom yang merasa kaget dengan tindakan Charles
"Apa dari kalian ingin menghentikanku? atau ingin menyingkirkanku?" tanya Charles dengan menatap tajam ke arah mereka semua
__ADS_1
"Dia..adalah bagian dari kumpulan ini, dan selama ini dia selalu saja mengutuskan anak buahnya untuk membunuhku, dan aku masih diam karena aku sanggup melayaninya, karena dia begitu berani mengusik wanitaku untuk ke dua kalinya, maka aku tidak akan memberi dia kesempatan untuk hidup" ucap Charles dengan tegas
"Aku Charles Robertson di besarkan di sini, tentu saja aku akan mengabdi untuk kumpulan ini, akan tetapi jika ada yang berani menyentuh orang di sekitaranku, maka aku tidak ragu untuk mengambil nyawanya" lanjut Charles dengan tegas
"Charles, Farlos memang sudah melakukan banyak kesalahan, dia memang pantas mati, jika saja ini terjadi padaku, aku juga akan membunuhnya" ucap salah satu tetua yang di sana
"Apa kalian berdua ada pendapat?" tanya Charles yang berjalan menghampiri Tom dan Figo
"Ti-tidak ada" jawab Tom yang tidak berani melihat ke arah Charles
"Kita adalah Gangster, jangan pernah bersikap lembut pada musuh kita, termasuk orang yang satu kumpulan dengan kita, hari ini aku ingin semua orang tahu dan menyadarinya, jangan berani mencoba menyentuh wanita milik teman sendiri, jika tidak mau berakhir seperti dia" ujar Charles dengan menunjukkan ke arah Farlos yang tergeletak tidak bernyawa itu
"Kalian semua sudah boleh pergi" ucap Brad yang merasa cemas
"Baik, Tuan besar" jawab serentak mereka yang akhirnya meninggalkan ruangan itu
"Tuan besar, maaf bukan aku ingin menantangmu, tapi Anda juga tahu sifatku" ucap Charles dengan berpura-pura
"Charles, kalian bertiga sama-sama di besarkan oleh ku, dan juga di latih oleh ku, aku merasa sedih karena melihat kalian berdua yang harus saling membunuh" kata Brad dengan berpura-pura merasa sedih
"Charles, aku mengerti perasaanmu, kumpulan ini suatu saat akan ku serahkan padamu, setelah aku pensiun nanti, usia ku sudah tua. tidak lama lagi aku akan mengundurkan diri, jadi hanya bisa mengharapkan mu" kata Brad dengan berpura-pura
"Tuan besar, aku tidak ingin menjadi ketua, karena aku belum ada kelayakan ini" ucap Charles
"Selain dirimu tidak ada calon yang lebih pantas untuk menganti posisiku"
"Tuan besar, aku akan menyelesaikan tugas pemberianmu, dan mengenai posisi ini aku menolak, karena ini adalah tanggung jawab yang cukup besar"
"Charles, Falros memang pembuat masalah, oleh karena itu aku tidak pernah memberikan tugas penting untuknya, karena aku merasa tidak yakin padanya"
"Terima kasih atas kepercayaannya padaku, Tuan besar" ucap Charles dengan hormat
"Sudahlah, kau boleh pergi. aku ingin istirahat dulu"
"Kalau begitu, aku pamit"
Sesaat kemudian Charles meninggalkan kumpulannya
__ADS_1
"Tuan besar, ini bukankah tandanya dia akan memberontak?" tanya Ricky yang berdiri di samping Brad
"Kirim anak buah untuk mengawasinya, dia sudah berubah sehingga dengan beraninya membunuh Farlos tanpa persetujuanku, jika mendapati dia ingin memberontak maka kita harus bersiap-siap" perintah Brad
"Baik, Tuan besar" jawab Ricky
"Charles, apa yang kau rencanakan saat ini? kau membunuhnya di hadapanku, karena memang niatmu ingin membunuhnya atau niatmu ingin menantangku" gumam Brad
Dalam perjalanan
"Bos, apa yang akan di lakukan oleh tuan besar? kejadian tadi dia pasti merasakan jika Anda menantangnya" tanya Cole
"Aku memang sedang ingin menantangnya, selama ini yang ku cemaskan adalah jika dia akan menjadikan Flower sebagai sandra untuk mengancamku" jawab Charles
"Dia masih berkata ingin bos mengantikan posisinya, dia sangat pintar berpura-pura" ujar Harry yang sedang mengendari mobilnya
"Itu hanya alasan saja, agar bisa membuatku percaya padanya, dia tidak akan menyerahkan pada siapapun posisi yang dia miliki selama ini, sikap serakahnya tetap melekat pada dirinya" kata Charles
"Bos, apa rencana kita selanjutnya?" tanya Cole
"Untuk sementara jangan ada tindakan apapun, aku yakin dia pasti akan mengutuskan anak buahnya untuk mengawasiku" jawab Charles
"Baik, Bos" jawab Cole
"Dan rencana kita untuk meledakkan kapal ke duanya, apa kita harus melanjutkan?" tanya Harry
"Tentu saja! ini adalah pembalasan dari belakang, jadi dia tidak akan tahu siapa pelakunya, sementara kita di sini biasa-biasa saja, agar tidak membuatnya merasa curiga" jawab Charles
"Bagaimana dengan nona, apakah nona tetap tinggal di rumah tuan Steve?" tanya Harry
"Demi keselamatannya aku hanya bisa membiarkan dia tinggal di sana, selama Brad masih hidup aku tidak bisa membuatnya di sisiku" jawab Charles
"Apa mungkin tuan besar akan mengunakan nona untuk mengancam, Bos?" tanya Harry
"Dia bisa melakukan apa saja, jika suatu saat dia mengetahui bos ingin membalas dendam maka dia bisa saja mengincar nona, karena dia tahu jika nona sangat penting bagi bos" jelas Cole
"Jika begini bukankah pernikahan bos dan nona akan tertunda?" ujar Harry
__ADS_1