Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Kurungan diruang bawah tanah


__ADS_3

Bruk...bruk...bruk..


"Aargghh...jangan pukul aku...," pinta Mark yang mengerang kesakitan


Charles menghentikan aksinya dan menjambak rambut Mark dengan kasar


"Kenapa, apa kau merasa sakit..ha? bagaimana disaat kau menyiksanya? tentu dia berteriak kesakitan dan memohon padamu kan? dia adalah putri kandungmu kenapa bisa begitu tega padanya, memberi dia makan makanan yang sudah tidak layak, mengurungnya diruangan bawah tanah dan membuangnya dihutan sana dan banyak lagi yang kau lakukan padanya sehingga dia harus traumatis sekarang ini, tapi kau masih tidak puas menyakitinya sehingga kau menamparnya lagi" bentak Charles yang melayangkan pukulan ke wajah Mark


Bruk...


"Aarrgghh...," jeritan Mark yang kesakitan


"Mark Clisten, Flower adalah wanitaku, kau menyiksanya akan ku balas termasuk istri dan anak kebanggaanmu itu, lihat saja nanti bagaimana caranya aku menghukum kalian sehingga kalian harus memohon padaku, seperti disaat Flower memohon pada kalian" kata Charles dengan nada ketus


"Cole, bawa dia keruangan bawah tanah, jangan beri dia makan dan minum" perintah Charles


"Baik Bos" jawab Cole dengan menurut


"Tuan Charles, Flower adalah putriku jadi tidak mungkin aku sebagai orang tuanya menyiksanya begini, ini semua hanya rekayasa darinya" kata Mark


"Tidak usah berbohong lagi, Mark Clisten. aku sudah tahu semuanya dan bukan dari Flower yang mengatakannya, jika aku tahu dari tiga tahun yang lalu maka aku tidak akan membiarkanmu menyiksanya"


"Tiga tahun yang lalu?"


"Dia adalah kekasihku, ditahun itu dia kabur dari rumah dan kami berkenalan di tengah jalan, dia memberitahuku jika dia adalah anak yatim piatu, aku rasa dia tidak ingin ada yang tahu siapa dia. karena dia pasti takut ditemukan olehmu. jadi dia berbohong padaku. tapi anggotamu malah membawa dia pulang dan kau menyiksanya dengan kejam. karena kekerasan yang kau lakukan sehingga dirinya tidak ingat masa lalu kami. Mark Clisten, kali ini aku sudah temukan dia jadi jangan berharap lagi kau bisa menyentuh sehelai rambutnya" ujar Charles


"Bawa dia pergi!" perintah Charles yang kemudian melangkah pergi


"Baik Bos"


Di sisi lain Harry membawa dua anggota mendatangi tempat tinggal Fannie dan Mona


Tok...tok...tok...tok..


Ketukan pintu dilakukan oleh Harry


Tok...tok....tok....tok...


Ketukan yang dilakukan oleh Harry


"Apa kau yakin mereka di dalam?" tanya Harry yang kepada anggotanya


"Iya Kak Harry, mereka dari semalam tidak keluar dari rumah" jawab anggotanya itu


Karena tidak ada yang membuka pintu maka Harry pun langsung mendobrak pintunya dengan kuat


BRAAAAK....


Dobrakan pintu hingga terbuka


"Aarrgghh...," teriakan Fannie dan Mona yang sembunyi di belakang sofa karena trauma dengan perlakukan Farlos semalam


"Bawa mereka pergi!" perintah Harry

__ADS_1


Dua anggotanya berjalan menghampiri dua wanita itu yang sedang bersembunyi ke belakang sofa itu


"Jangan mendekat" teriak Fannie


"Kalian wanita jal*ng, sudah saatnya kalian mendapat balasan" bentak Harry dengan ketus


"Kami tidak bersalah padamu kenapa ingin menyakiti kami?" tanya Mona yang ditarik paksa oleh anggota Harry


"Tidak bersalah? tentu saja bukan sama kami, tapi sama wanita bosku" jawab Harry


"Aku ingin bertemu dengan Charles" ujar Fannie yang ditahan oleh anggota Charles


"Bertemu dengannya? untuk apa?"


"Karena kau tidak layak bicara denganku" ketus Fannie


Plak


Tamparan kuat yang dilakukan oleh Harry mengenai wajah Fannie


"Aargghh...," jeritan Fannie yang kesakitan


"Kenapa kau menampar putriku?" tanya Mona dengan nada kesal


"Jangan anggap dirimu itu adalah berlian yang dikatakan orang, kau sudah usir oleh ayah tirimu itu,kan? dan lebih hebatnya lagi tubuhmu itu juga sudah kotor jadi jangan anggap kalau dirimu sangat berharga" ketus Harry dengan nada tinggi


"Apa maksud dengan semua ini?" tanya Mona


"Kalian berdua tidak perlu sombong, kalian sama-sama ditendang keluar dari keluarga Clisten, kalian menyakiti nona Flower dan inilah karma kalian, dan apakah kalian sangat menikmatinya semalam dengan aksi Farlos dan anggotanya?"


"Rasakan balasan yang kalian dapatkan, semua perlakuan kalian terhadap nona Flower bos kami akan membalasnya" ketus Harry yang kemudian melangkah pergi dan diikuti oleh dua anggotanya yang sedang menahan dua wanita itu


"Lepaskan, singkirkan tangan kalian yang kotor itu" bentak Fannie yang sedang meronta


Ruang tahanan di kumpulan Charles( Red Lion)


Mark dibawa oleh Cole ke ruangan bawah tanah


"Kau ingin membawaku kemana?" tanya Mark yang ditarik paksa oleh Cole


"Kakak Cole" sapa dua anggota yang di ruangan itu


"Buka pintunya" perintah Cole


"Baik" jawab serentak anggotanya


Klek..


"Masuk, mulai hari ini kau akan tinggal disini" kata Cole yang mendorong Mark masuk kedalam ruangan bawah tanah itu, dan langsung menutup pintunya


"Kenapa membawaku kemari? aku tidak mau disini" teriak Mark yang dari dalam


"Mark Clisten, kau baru sebentar saja sudah tidak tahan, lalu bagaimana dengan gadis yang baru usia 14 tahun yang kau kurung selama 10 tahun? apa kau bahagia di saat dia menderita dan ketakutan karena berada di dalam ruangan gelap yang dingin tanpa bantal dan selimut?"ucap Cole dengan kesal

__ADS_1


"Ini tidak benar, dia hanya merekayasa cerita"


"Kau masih saja tidak mau mengaku salah, memang manusia berhati iblis" ketus Cole yang berpaling dan pergi meninggalkan tempat itu


"Buka pintunya...," teriak Mark yang mengema satu ruangan itu


Tidak lama kemudian Harry membawa Fannie dan Mona menuju ke ruang bawah tanah yang dimana tempat Mark dikurung


"Lepaskan aku brengsek" ketus Fannie yang sedang meronta


"Kakak Harry" sapa serentak dua anggota itu


"Buka pintunya" perintah Harry


"Baik Kak" jawab serentak mereka yang membukakan pintunya


Disaat pintu terbuka dua anggota Harry mendorong dua wanita itu masuk kedalam ruangan gelap itu dan lalu menutup kembali pintunya


"Aarrgghh, kenapa kami dibawa kesini, buka pintunyaaaa"teriak Mona yang ketakutan


"Kalian jangan keterlaluan, cepat buka, aku ingin bertemu dengan Charles" bentak Fannie dengan kesal


"Kenapa, kalian tidak suka tempatnya? bukankah dulu kalian juga melihat nona Flower tinggal di ruang bawah tanah selama 10 tahun? dan kalian juga bisa beginikan?" ujar Harry dengan tertawa


"Kau jangan keterlaluan, dia beda denganku, dia pantas tidur tempat begini, bahkan di tong sampah juga sesuai untuk tempat tinggalnya" ketus Fannie


"Kau sangat merendahkan dia, wanita sialan" ketus Harry


"Karena dia memang wanita murahan, beda denganku aku adalah wanita berlevel dan sini tidak sesuai untukku, kau harus mengatur kamar yang mewah untukku" teriak Fannie


"Hahahahahaha, dasar wanita yang tidak tahu diri, kau mengatakan jika kau adalah wanita berlevel? wanita yang sudah ditiduri berkali-kali oleh 3 pria apa masih berlevel? phei.....aku malah merasa kau sangat kotor" ketus Harry dengan menghina


"Diaaam" teriak Fannie dengan histeris


"Kau jangan keterlaluan, cepat buka pintunya" bentak Mona


"Kau tidak layak untuk memerintahku wanita tua, seharusnya kalian harus berterima kasih pada kami, karena dengan bantuan kami kalian sekeluarga kembali bersatu" ujar Harry


"Apa maksud mu..ha?" tanya Mona dengan kesal


"Suami mu ada didalam, jadi kalian bisa berkumpul kembali" ujar Harry


'Kalian ingat, jika mereka berteriak lagi potong saja lidah mereka" perintah Harry kepada dua anggotanya


"Baik Kak" jawab serentak mereka berdua


"Kembali dan buka pintunya" teriak Mona dengan nada tinggi


"Apa kalian masih tidak mau diam?" gertak dua anggota penjaga disana dengan pisau ditangannya


Mona dan Fannie yang ketakutan langsung tidak berani bersuara


"Percuma saja jika kalian berteriak, tidak akan dilepaskan oleh mereka" ucap Mark yang duduk di pojokan dalam ruang yang gelap itu

__ADS_1


"Kenapa kau bisa ada disini?" tanya Mona


"Lalu kenapa kalian bisa ada disini?" balas pertanyaan Mark


__ADS_2