Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Charles melakukan penyerangan


__ADS_3

Malam hari


Wilayah milik Brad telah diperketatkan penjagaan oleh Charles dan anggotanya, setiap sisi anggotanya sedang mengawasi dan bersiap untuk melawan disaat si tamu yang tidak undang itu datang membuat keonaran


Tidak lama kemudian sekumpulan pria asing yang memiliki sejata mendatangi wilayah Brad


Di malam itu anggota Charles berpura-pura beraktivitas seperti biasanya menjaga wilayah itu dengan di temani hanya beberapa anggota


"Hei....cepat serahkan uang untuk keamanan, aku sudah sering ke sini, tapi setiap kali kau berani sekali melawan" bentak salah satu pria asing itu


"Sudah kukatakan jika aku tidak memiliki uang, karena bos kami tidak ada di sini" jawab anggota Charles dengan berpura-pura


"Kalau kalian tidak ada uang tidak apa-apa, maka serahkan wilayah ini pada kami" ketus teman pria asing itu


"Jika kami menyerahkan padamu, bukankah sama saja kami akan dibunuh oleh bos kami"


"Itu urusanmu, tidak sanggup bayar maka serahkan wilayahnya" bentak pria itu dengan mendorong anggota Charles


Prok....prok...prok....prok...prok ..


Tepukan tangan dilakukan oleh Charles yang keluar berhadapan dengan mereka


"Aku menyangka manusia dari mana yang berani mencari masalah dengan kami, ternyata hanya manusia yang tidak tahu malu dan ingin mengambil kesempatan berebut wilayah kami" ujar Charles yang sambil tertawa sinis


"Kau siapa..ha?" bentak pria bersenjata itu


"Apa kalian tahu siapa pemilik wilayah ini sehingga kalian begitu berani untuk datang membuat keributan setiap malam?" bentak Charles dengan kesal dan bertepuk tangan tanda kode untuk anggotanya


Prok....prok....prok...


Tepukan tangan untuk memerintah anggotanya keluar berhadapan dengan sekumpulan tamu yang tak di undang itu


Melihat begitu banyak anggota Charles pria asing itu pun merasa terkejut karena tidak biasanya wilayah Brad di jaga dengan begitu banyak anggota, lalu mereka langsung menodongkan senjatanya ke arah pihak Charles


"Bagaimana jika kita menyelesaikan di malam ini saja? selama ini kalian sudah sering mencari masalah" ujar Charles yang mengeluarkan senjata menodong ke arah sekumpulan pembuat onar itu


"Kami tidak akan pulang dengan tangan kosong" kata pria itu yang sedang menodongkan senjatanya


"Aku juga tidak akan membiarkanmu pulang begitu saja"ucap Charles dengan bersikap santai


Di malam itu ke dua kelompok saling menodongkan senjatanya, anggota Charles berjumlah 80, sementara lawannya hanya berjumlah sekitar 50 orang.


"Kau masih ada kesempatan untuk mempertimbangkannya lagi, mundur atau mati?" kecam Charles yang sedang bersiap untuk melepaskan tembakannya


"Kami tidak akan pulang dengan tangan kosong"


Mendengar jawaban pria itu Charles pun tanpa basa-basi langsung melepaskan tembakannya ke arah lawannya itu, begitu pula dengan anggotanya


Dor....dor...dor....dor....dor...dor....dor....dor....dor...

__ADS_1


Tembakan serentak dilakukan oleh Charles dan anggotanya


"Aaaargggghhhh" jeritan serentak mereka yang ditembus oleh peluru


Dor....dor....dor....dor...dor....dor....dor


Tembakan tanpa berhenti dilakukan oleh Charles dan anggotanya mengenai tubuh-tubuh lawannya itu


"Aaaarrrggghhhh" jeritan serentak mereka yang ditembus oleh peluru


Setelah beberapa menit kemudian aksi tembak menembak itu telah berakhir, Charles dan anggotanya berhasil membunuh sekumpulan penganggu wilayah milik ayah angkatnya itu dengan begitu mudah.


"Apa kalian tahu sarang mereka ada di mana?" tanya Charles


"Bos, sarang mereka ada di sebuah bangunan yang dulunya adalah bekas pabrik, mereka memiliki anggota sekitar 100 jumlahnya" jawab salah satu anggotanya


"Mari kita ke sana malam ini juga" ajak Charles yang melangkah pergi dan di ikuti oleh anak buahnya


"Baik Bos" jawab Serentak yang mengikuti langkah bosnya itu


Di malam itu Charles dan anggotanya langsung menuju ke sarang musuhnya, dengan berniat menghapus mereka semua.


"Brad Robertson, tidak ada yang tahu apa niat mu itu, ini bukan masalah sulit tapi kau malah tidak mau menanganinya sendiri" batin Charles


Tidak lama kemudian kumpulan Charles tiba di bangunan tempat yang di mana musuhnya sedang bersembunyi, Charles di temani oleh 80 anggotanya


Setelah turun dari mobil tanpa menunggu lama mereka langsung melepaskan tembakan ke arah pintu bangunan itu sehingga merusak pintu itu dan berhasil di dobrak oleh anggota Charles


"Siapa kalian, berani sekali menyerang kami?" bentak salah satu lawannya yang berada di dalam bangunan itu


Dor...


Tembakan dari Charles menembus jantung lawannya itu dan sesaat kemudian dia langsung tewas di hadapan Charles


"Berani sekali kau membunuh orang di tempat kami, tembaaaaak" teriak salah satu anggota lawannya


Terjadi saling tembak di dalam bangunan itu


Dor.....dor....dor.....dor.....dor.....dor....dor....dor...dor....


"Aaaaarrrggghhh" teriakan Serentak ke dua belahpihak yang sama-sama tertembak


Di saat mereka sedang saling menembak sebagian anggota Charles mendobrak pintu belakang dan langsung menembak ke arah musuhnya itu


Dor....dor....dor....dor....dor....dor...dor...dor...


"Aaaaarrrrggghhhhh" teriakan serentak mereka yang di tembak oleh anggota Charles


"Berani menyentuh wilayah kami maka lihat saja akibatnya" bentak Charles dengan sambil melepaskan tembakannya

__ADS_1


Dor.....dor.....dor....dor....dor....dor....dor...dor...


Tembakan dari Charles dan anggotanya mengenai lawan-lawannya


"Aaarrrrrggghhhh" jeritan serentak mereka yang terkena tembakan Charles


Sebanyak 100 orang tewas di malam itu, Charles melakukan penyerangan dari depan dan belakang, tidak butuh waktu lama Charles dan anggota berhasil membunuh mereka hanya dalam waktu setengah jam


"Apa mereka masih komplotan lainnya?" tanya Charles yang melihat semua jasad yang tergeletak di lantai itu


"Tidak ada Bos, mereka bukan dari kumpulan besar" jawab salah satu anggotanya


"Mari kita pergi" ajak Charles yang beranjak dari tempat itu


Di saat Charles melangkah menuju ke arah mobilnya tiba-tiba saja dia di tabrak oleh seorang gadis yang sedang berlari


Brugh....


"Aaaarrgghh" pekikan gadis itu yang kesakitan karena menabrak tubuh Charles sehingga membuat dirinya terjatuh


"Bos, apa Anda tidak apa-apa?" tanya anggotanya


"Tidak!" jawab Charles yang cuek dan ingin masuk ke mobil


"Charles..?" teriak gadis itu yang melihat ke arah Charles


"Coco..?" sahut Charles yang melihat ke arah gadis itu yang masih terduduk di lantai


"Ternyata memang kamu ya?,aku tidak menyangka bisa melihat mu di sini" ujar Coco dengan senang hati dan berdiri di hadapan Charles


"Kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Charles dengan heran


"Papaku dia..?" jawab Coco yang terhenti karena merasa sedih


"Ada apa dengan paman Tony?"


"Papa sudah meninggal, dan aku di kejar oleh lintah darat karena hutang papaku dulu, mereka ingin menangkapku dan menjualku, oleh karena itu aku melarikan diri dan bertemu denganmu di sini"


"Lintah darat? apakah paman Tony pinjam uang dengan mereka? dan bagaimana paman bisa meninggal?"


"Papa terkena serangan jantung, dulu semasa belum mengenal mu papaku pernah meminjam uang dengan mereka, tapi papaku belum sempat melunaskan hutangnya papa sudah meninggal dunia, jadi mereka ingin aku melunasinya dengan cara bekerja di club malam"


"Ini sangat keterlaluan"


"Charles, apa ada tempat yang aman untukku? aku tidak bisa tinggal di sini lagi, ke mana pun aku pergi tetap di kejar mereka, aku tidak mau harus jual diri dan melayani pria hidung belang"


"Untuk sementara kau ikut aku dulu, kemudian aku akan carikan tempat yang aman untukmu"


"Benarkah, terimakasih" ucap Coco dengan merasa senang

__ADS_1


Coco adalah gadis cantik berusia 25 tahun, dirinya sudah lama mengenal Charles, ayahnya Coco bernama Tony semasa hidup dirinya pernah menyelamatkan Charles, di saat itu Charles yang tertembak di selamatkan oleh Tony dan mulai saat itu mereka pun berteman baik, Charles selalu saja berhubungan baik dengan Tony dan Coco, bagi Charles Tony dan Coco adalah orang yang paling dia percaya dan paling dia hargai.


__ADS_2