Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Charles vs delapan pembunuh


__ADS_3

Vic dan Steve pergi menemui Julia yang berada di kamar tempat dia di rawat, saat itu Steve dan Vic melihat Julia sedang tidur karena obat dari dokter


"Mama yang dulu sangat ego dan tidak mau kalah, kini telah berubah menjadi orang lain" ujar Steve dengan merasa sedih


"Semua yang di alami mamamu juga karena papa, papa merasa bersalah" ucap Vic dengan mengeleng-geleng kepalanya


"Papa tidak bersalah, selama ini papa sudah sering bersabar, bahkan mama juga menyerang adik, jadi papa hanya ingin melindungi adik" kata Steve


"Papa tidak menyangka sikap mamamu yang selama ini sangat keras bisa menjadi begini, hanya dengan beberapa kata papa mengubah dirinya, melihat mamamu seperti ini papa merasa sedih" ucap Alex yang melangkah keluar dari kamar


Di malam itu Vic sedang berdiri di luar rumah sakit, sambil memandang ke langit yang terdapat banyak bintang-bintang yang berkedip-kedip


Lalu Steve berjalan menghampiri ayahnya yang sedang dalam suasana hati yang sedih


"Tadi aku menjumpai dokter Yolanda lagi, aku bertanya jika saja mama tidak sembuh apa yang akan terjadi? dan dia menjawab mama harus menerima perawatan di sini agar kondisinya tidak semakin parah, dan mama sama sekali tidak boleh pulang, dan jika berterusan maka mama hanya bisa tinggal di rumah sakit jiwa hingga akhir hayatnya" kata Steve dengan merasa sedih


"Walau papa dan mamamu sudah pisah, tapi bagaimanapun hubungan kami sudah selama ini, tentu akan merasa sedih" ujar Vic


"Belakangan ini terjadi banyak hal yang tidak menyenangkan, papa dan mama bercerai, adik jatuh sakit hingga depresi dan sekarang mama kena gangguan jiwa" kata Steve


"Pernikahan papa dan mamamu harus kandas di usia kami yang sudah tua, papa juga ada salah karena tidak mampu mengubah mamamu menjadi lebih baik, adikmu jatuh sakit ini karena kelalaian papa sebagai orang tua yang tidak menjaga adikmu dengan baik" ucap Vic dengan merasa bersalah


"Papa, jangan menyalahkan diri sendiri, aku sebagai anak sudah melihat siapa yang mengalah selama ini, jadi bukan salahmu, Pa. mengenai adik aku juga bersalah. dan yang paling sekarang penting dia sudah sadar, Charles menghubungiku bahwa adik sudah sadar dan Charles sedang menemaninya"


"Adikmu bisa depresi karena kita tidak menjaganya dengan baik, dan tidak memerhatikannya, untung saja Charles datang menemuinya, pada hal di saat ini Charles masih belum bisa muncul secara terang-terangan" ucap Vic


"Aku berharap dendamnya cepat terselesaikan, agar dia bisa hidup tenang bersama adik" ujar Steve


Rumah sakit


Brad yang terluka di bagian kepalanya akibat terbentur hingga kini dirinya belum sadarkan diri, sepuluh anggotanya sedang berjaga di luar pintu


"Tuan besar di serang, apa kita tidak mengabari ke kumpulan Red Lion?"


"Tidak usah, tuan besar tidak ingin kemunculan kita di ketahui oleh semua orang Red Lion, lagi pula di luar sudah ada saudara kita yang sedang berjaga, jadi jika ada orang yang ingin menyerang, mereka yang akan menghadapinya, sedangkan kita tetap di sini"

__ADS_1


"Siapa yang begitu berani membunuh tuan besar?"


"Jika tuan besar memiliki musuh itu sudah biasa, kita yang di dunia Gangster ini pasti memiliki banyak musuh"


"Aku ingin ke kamar kecil dulu"


"Aku juga! aku mau mencuci muka, malam ini kita akan berjaga hingga pagi"


Delapan pengawal sama-sama pergi ke kamar kecil, sementara dua lainnya sedang berada di luar pintu kamar


Di sisi lain Charles sedang menyuapi Flower


"Charles, aku bisa makan sendiri" ujar Flower yang duduk bersandar di ranjang


"Flower, biar yang aku menyuapimu, aku ingin selalu menjagamu" jawab Charles dengan senyum


"Charles, kamu di sini sudah dua hari, bagaimana dengan urusanmu di markas baru?" tanya Flower


"Tenang saja, markas ada Cole dan Harry"


"Jika terlalu banyak orang, ini akan menarik perhatian orang" jawab Charles sambil menyuapi Flower


"Apakah tidak bahaya jika hanya kamu seorang diri?" tanya Flower dengan merasa khawatir


"Lihatlah aku ada membawa senjata, pistol dan pisau belati, ke mana pun aku pergi dua benda ini pasti akan ku bawa ke mana-mana" jawab Charles dengan membuka jas bagian depannya dan memperlihatkan senjata yang di simpan di saku bajunya dan juga selip di pinggang kirinya


"Selama ini dua senjata ini selalu di bawa oleh mu?"


"Iya, aku adalah Gangster jadi sudah wajib dua senjata ku ini harus ku bawa" jawab Charles dengan senyum


"Tapi walau bagaimanapun kau harus berhati-hati juga"


"Tenang saja! aku bisa melindungi diriku" jawab Charles yang menyentuh kepala Flower


"Habiskan dulu makananmu, setelah itu baru minum obatnya" kata Charles

__ADS_1


"Iya, jawab Flower dengan mengangguk


Setelah beberapa menit kemudian


Charles keluar dari kamar Flower dan ingin berjalan menuju kamar kecil dan di saat yang sama para pengikut Brad sedang memantau rumah sakit itu


Charles yang berjalan merasakan keanehan munculnya beberapa pria yang tak di kenal, sejumlah pria asing itu sedang melihat ke sana ke mari


"Siapa mereka? mereka semua memiliki senjata? " batin Charles yang sedang bersikap santai dan melangkah masuk ke kamar kecil


Saat dirinya masuk melihat delapan pengawal Brad yang sedang fokus pada aktivitas mereka, ada yang sedang mencuci muka, dan ada yang sedang membuang air kecil serta ada yang sedang mencuci tangan


Charles yang melihat delapan pria itu dirinya bersikap seolah-olah tidak mengetahui apapun, dan lalu menuju ke tempat percucian tangan dan dengan hati-hati


Mereka yang melihat Charles muncul di sana, bersiap ingin membunuh pria itu, walau mereka tidak mengenal Charles akan tetapi sikap kewaspadaan mereka sangat tinggi


Mereka semua saling menatap dan memberi kode dengan berniat untuk melepaskan satu tembakkan ke sasaran mereka, sementara Charles masih dengan santainya mencuci tangannya walau dirinya sudah bisa membaca gerak-gerik mereka yang sedang menatap ke arahnya


Charles menarik tisu yang di gantung di samping tempat dia berdiri, dan kemudian lap tangannya hingga kering, lalu dengan cepatnya dia mengeluarkan pistol yang di balik jasnya itu..


DOR...DOR....DOR....DOR


Tembakan Charles yang langsung mengarah ke pembunuh yang berdiri di sampingnya


Tembakannya mengenai tiga pembunuh


"Aaaarrgghhh" jeritan tiga pembunuh yang di tembus oleh pelurunya


Salah satu pembunuh menembak ke arah Charles, dan Charles yang menyadari pria yang di hadapannya itu ingin menembaknya ia langsung menunduk


DOR..DOR...DOR


Tiga tembakan dari salah satu pembunuh itu yang mengarahkan ke Charles akan tetapi menyasar mengenai cermin


Prak ..

__ADS_1


Bunyi pecahan kaca cermin yang di tembus oleh peluru sehingga hancur berkeping-keping


__ADS_2