Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Penyerangan ke Villa Robertson


__ADS_3

"Tuan besar, apa yang harus kita lakukan sekarang, apakah kita harus membunuhnya? kejadian hari ini mereka tanpa bantuan, bisa di katakan mungkin Charles tidak memiliki anggota lain, selain anggota di Red Lion" ujar Ricky


"Walau hari ini hanya mereka bertiga, tapi bukan berarti dia tidak memiliki anggota tersembunyi, bisa saja dia tidak sempat menghubungi anggotanya sehingga dia harus bermati-matian melawan semua pengikutku" jawab Brad


"Lalu, apakah kita harus mengirim anggota ke Villanya?" tanya Ricky


"Di saat-saat ini dia pasti akan mengutuskan anggotanya untuk melindunginya, dia sudah terluka, dua pengawalnya juga, jadi ini adalah waktu yang sangat tepat untuk mengujinya lagi" jelas Brad


"Berapa anggota yang harus kita utuskan?"


"Lima puluh!" jawab Brad


"Charles, jangan menyalahkanku karena sikapku ini, demi diri sendiri aku harus lebih waspada, jika kau mampu melawan lima puluh anggotaku ini maka aku akan melepaskan mu, dan akan percaya padamu, tapi jika kau memiliki bantuan lain yang bukan dari Red Lion maka ini membuktikan kau ingin mengkhianatiku" batin Brad


Villa Robertson


Charles yang telah terluka berbaring di kasurnya, Cole dan Harry mencuci luka-luka di tubuh bos nya itu sambil menunggu kedatangan Winz


"Bos, bertahanlah dokter Winz akan segera datang" ucap Cole yang merasa cemas


"Jangan beritahu Flower tentang kejadian ini, dan ingat pesanku tadi" kata Charles yang kemudian tidak sadarkan diri, akibat telah kehilangan banyak darah serta merasa sakit di seluruh tubuhnya


"Bos, Bos" panggil Harry yang merasa khawatir


"Biar Bos istirahat dulu, Bos juga sudah memaksa diri, cepat bersihkan lukanya, kita harus segera mengeluarkan peluru ini" ujar Cole yang sedang mengambil alat penjepit


"Kenapa tidak menunggu dokter saja?"


"Tidak sempat lagi, selama ini kita juga selalu melakukan sendiri tanpa bantuan dokter, kalau kita menundanya lagi maka bos akan kehabisan darah" jawab Cole yang sedang berusaha mengeluarkan peluru yang menancap di bagian perut Charles


"Ini semua karena bajing*n itu" ketus Harry yang sedang lap darah-darah yang berceceran


"Kita layani saja, yang penting kita ingat pesanan bos saat di perjalanan tadi" jawab Cole


"Iya"


Setelah beberapa menit kemudian Winz datang di temani oleh Steve..


"Charles" suara panggilan Winz dan Steve


"Dokter Winz, Tuan Steve, kalian sudah datang, bos telah kehilangan banyak darah" ucap Harry yang sedang sibuk dengan tangannya


"Cole, apa yang kau lakukan?" tanya Steve yang sedang menatap Cole yang ingin mengeluarkan peluru


"Aku ingin mengeluarkan pelurunya" jawab Cole yang berhasil mencabut peluru yang menancap di dalam perut Charles


"Kau melakukannya tanpa bius?" tanya Steve

__ADS_1


"Tidak sempat lagi, bos juga sudah pingsan, andaikan masih sadar aku tetap harus mengeluarkannya juga, karena peluru ini sudah lama menancap di tubuh bos" jelas Cole


Winz menyediakan jarum suntik dan langsung menyuntik bagian luka Charles, setelah itu Winz menjahit bagian luka yang di tembak dan juga yang terkena panah


Steve bersama Cole dan Harry menunggu di luar kamar


"Aku tidak menyangka Brad sebagai ayah angkat bisa melakukan hal sekejam ini" ucap Steve dengan merasa khawatir


"Tuan Steve, untuk saat jangan memberitahu nona Flower kejadian ini, bos tidak ingin nona Flower khawatir" ujar Cole


"Aku tahu, adikku itu selalu saja merindukan Charles, dia selalu saja menunggu panggilan Charles setiap malam" jelas Steve


"Untung saja nona sudah tinggal bersama Anda, jadi ini bisa lebih aman" kata Harry


"Lalu, bagaimana rencana seterusnya? kalian sudah terluka. bagaimana jika Brad mengirimkan pembunuh lagi, bukankah ini sangat bahaya bagi kalian?" tanya Steve dengan merasa khawatir


"Kami harus melayaninya, jika tidak maka kami akan mati sia-sia" jelas Cole


"Apakah anggota kalian sudah berkumpul? dan bagaimana dengan anggota kalian di Black Dragon?" tanya Steve


"Sebelum kita mengetahui seberapa banyak pengikut Brad, kami tidak ingin bertindak gegabah, jika kami membunuh Brad semua pengikutnya pasti akan muncul untuk menyerang kami, kami harus menyusun rencana dan persiapan jika ingin berhadapan dengan mereka" jelas Cole


"Apakah seorang Brad begitu menakutkan?" tanya Steve dengan penasaran


"Dia tidak menakutkan, hanya saja dia memiliki banyak pengikut yang tersembunyi sehingga kami tidak bisa membunuh dia sebelum mengetahui berapa jumlah mereka, kami tidak mau anggota kami mati sia-sia" jelas Harry


"Dia telah membunuh keluarga Charles dan sekarang dia juga ingin membunuh Charles, dia sangat kejam sehingga melewati batas" ujar Steve


Apa kalian tidak menghubungi anggota Black Dragon?" tanya Steve


"Kami tidak melakukannya, walau jumlah kita sangat banyak, akan tetapi tetap belum waktunya untuk mereka muncul, mereka hanya boleh muncul di saat kami sudah mengetahui tempat persembunyian pengikut Brad, dan kemudian melakukan penyerangan" jelas Cole


Setelah satu jam kemudian


"Lukanya sudah di jahit, Charles kehilangan banyak darah, kondisinya sangat lemah" jelas Winz


"Kapan Charles akan sadar?" tanya Steve


"Dua atau tiga hari, seharusnya dia menerima perawatan di rumah sakit, karena di sana peralatannya lebih lengkap" jawab Winz


"Untuk saat ini bos tidak bisa berada di luar, karena pembunuh itu akan menyerang ke sana, dan akan melibatkan lebih banyak orang" jelas Cole


"Pembunuh itu sangat kejam, kami tidak mau melibatkan orang tidak bersalah" ujar Harry


"Hubungi aku lagi jika butuh sesuatu" ucap Winz yang menatap ke arah Harry dan Cole


"Cole, Harry, kalian juga terluka biarkan aku mengobati kalian" ucap Winz

__ADS_1


"Terima kasih, Dokter Winz" jawab serentak Cole dan Harry


Perkumpulan Red Lion


"Tuan besar, Charles dan dua anggotanya kembali ke Villanya, Anda benar. dia tidak ke rumah sakit, dan barusan dokternya sudah meninggalkan Villa Charles" kata Ricky


"Apakah ada anggota yang berjaga di sana?" tanya Brad yang sedang duduk di kursi ketuanya


"Ada! banyak anggota yang berjaga dan mengelilingi Villanya, ini terbukti jika dia sedang sekarat"


"Lakukan sesuai rencana kita, kirimkan lima puluh pembunuh kita yang ahli menembak untuk menyerang ke Villanya malam ini" perintah Brad


"Baik, Tuan besar" jawab Ricky dengan menurut


"Aku ingin melihat apakah dia masih sanggup melewati malam ini" ucap Brad


"Walaupun Charles dan dua pengawalnya sangat ahli ilmu bela diri dan juga menembak, tapi jika sudah terluka begini dan kewalahan apakah mereka masih sanggup melawan?" gumam Brad


Malam hari


Villa Robertson


Lima pembunuh utusan datang ke Villa dengan melakukan penyerangan secara terang-terangan, mereka menembak anggota yang berjaga di luar pagar


DOR...DOR...


"Aaaarrrggghh" jeritan serentak anggota Charles


Setelah tewas dua penjaga itu mereka langsung meletakkan beberapa butir bom untuk meledakkan pagar tersebut


DUAR....DUAR....DUAR....DUAR


Suara ledakan bom yang mengenai pagar sehingga hancur


"Ada penyusup" teriakan anggota Charles yang berada di halaman depan rumah


Dor...dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor..


Suara baku tembak terjadi di luar villa


"Aaaarrgghhhh" teriakan anggota Charles


"Mereka sudah datang, hidup mati kita tergantung malam ini", ucap Cole yang sedang melihat dari jendela lantai dua


"Mari kita lawan mereka" ujar Harry yang melangkah pergi ke arah lain dan di ikuti oleh Cole


Lima puluh penembak itu berhasil membunuh anggota Charles yang berjaga di halaman, setelah berhasil mereka langsung menerobos masuk ke dalam Villa

__ADS_1


DOR....DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR...


Bunyi puluhan tembakan yang menghancurkan pintu besar Villa sehingga hancur


__ADS_2