
"Yona, Curry, kenapa kalian bisa ada di sini?" tanya Steve dengan menatap ke dua wanita itu.
"Bos memerintahkan kami untuk melindungi Anda," jawab Yona dengan ramah.
"Melindungi kami berdua? apakah terjadi sesuatu?" tanya Vic dengan penasaran.
"Hanya untuk antisipasi saja, Anda jangan khawatir!" jawab Curry dengan sopan.
"Mulai hari ini kami akan temankan kemana pun Anda pergi!" ujar Yona.
"Baiklah, terima kasih. karena sudah menyelamatkan kami,"ucap Vic dengan ramah.
"Sama-sama, Tuan Austin. mari kita pergi!" ajak Curry.
Steve dan Vic di temani oleh Curry dan Yona menuju ke perusahaan.
Mansion Steve.
Flower yang tinggal sendirian di rumah sedang perhatikan luar rumah. karena khawatir ada yang sedang mengawasinya dari jauh. ia berdiri di jendela sambil memandang ke arah luar.
Sesaat kemudian terdapat seorang pria yang bertopi berdiri di luar pagar. pria tersebut memegang sebuket bunga ros dan menekan bel yang ada di pagar itu.
Flower yang berwaspada ia pun memegang pistol dan meletakan tangannya ke belakang. lalu ia berjalan ke pintu utama.
"Ada apa?" tanya Flower yang berdiri di pintu yang jaraknya cukup jauh dari pagar itu.
"Apakah Anda adalah nona Flower?"tanya pria misterius itu.
"Iya, kenapa mencariku?"
"Nona Flower, calon suami Anda mengirim bunga ini untuk Anda," jawab pria itu dengan sambil menunjukan bunganya.
"Maaf, aku alergi dengan aroma bunga. bunga itu aku berikan saja padamu!" jawab Flower dengan alasan.
Mendengar jawaban Flower pria itu menyadari jika rencananya telah gagal. tangannya yang memegang pistol bersiap untuk menembak gadis itu.
"Dia adalah kiriman Fernando? mana mungkin Charles mengirim bunga melalui orang lain,"batin Flower.
Saat pria itu ingin melepaskan tembakan, Flower langsung menembak ke arah pria itu tanpa berhenti.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
__ADS_1
Tembakan di lakukan oleh Flower menembus tubuh anggota Fernando, dan tidak lama kemudian ia pergi meninggalkan tempat itu. setelah pria itu pergi Flower langsung kembali masuk ke dalam rumahnya dan mengunci pintu.
Sementara anggota Fernando berlari sambil menahan sakit pada bagain perut sebelah kirinya, setetes demi setetes darahnya mengenai jalan yang dia lalui. dan tidak lama kemudian ia tiba-tiba menghentikan langkahnya karena di hadang oleh beberapa pria bersenjata.
"Kau gagal melakukan perintah bos, dan tidak layak untuk hidup lagi!" kata salah satu pria itu dan langsung menembaknya.
DOR...
Tembakan yang di lakukan olehnya menembus kepala pria itu, karena tembakan tersebut pria yang menyamar pengantar bunga itu tumbang dan tewas langsung di tempat.
"Sekarang wanita itu bersendirian di rumah, jadi kita bisa menangkapnya!" kata salah satu anggota Fernando.
"Ingat jangan bunuh dia! bos ingin mengunakan wanita itu sebagai sandra untuk mengancam Charles Robertson!" perintahnya.
"Siap Kak."
"Dia memiliki pistol, kalian harus berhati-hati! mari kita pergi!" perintahnya lagi.
Lima anggota Fernando yang ingin menangkap Flower menuju ke tempat tinggal gadis itu. saat mereka sedang berjalan tiba-tiba mereka di serang oleh Liza dan Stone yang tiba-tiba muncul dari pepohonan itu.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
"Aaarrghhh...." jeritan anggota Fernando dengan serentak, empat anggota Fernando langsung tewas di tempat tanpa ada kesempatan untuk melawan.
DOR...
Tembakan Liza menembus jantung pria itu hingga tewas.
"Mereka sungguh tidak ragu untuk bertindak di pagi hari. sangat nekad," ujar Stone.
"Mari kita sembunyikan jasad mereka! agar tidak di lihat oleh yang lewat jalan ini nanti!" titah Liza.
Beberapa anggota lainnya datang bersama dengan Liza dan Stone, mereka langsung memindahkan lima jasad anggota Fernando.
Sesaat kemudian Liza dan Stone kembali ke posisi mereka dengan melindungi gadis pujaan Charles dari jarak jauh.
Di sisi lain Fernando mendapat kabar buruk bahwa semua anggota yang dia kirim menghilang tanpa jejak. bagaimana tidak, semua anggotanya yang sudah tewas di bunuh jasad mereka entah di bawa ke mana oleh anggota Charles.
"Gagal melakukan penculikan terhadap mereka, dan mereka bisa menghilang begitu saja. tidak berguna semuanya," bentak Fernando dengan menghentakan mejanya.
Prak...
__ADS_1
"Kirim lebih banyak anggota! aku tidak percaya tidak sanggup untuk menangkap seorang wanita, dan kalau mereka masih saja gagal, maka aku yang akan turun tangan," perintah Fernando.
"Siap Bos, akan ku kirim lebih banyak anggota," jawab Antonio.
"Mungkin saja Charles Robertson mengutuskan anggotanya untuk melindungi wanita itu dan keluarganya, jika tidak mana mungkin rencana kita bisa gagal," ujar Antonio.
"Charles Robertson, seberapa penting wanita ini baginya? aku menjadi penasaran seorang wanita lemah itu bisa memikat hati seorang pria dingin seperti mu," ketus Fernando dengan kesal.
"Awasi semua daerah tempat tinggal wanita itu, di sana pasti di jaga oleh anggota Charles Robertson dengan secara sembunyi, dalam sehari hampir dua puluh anggota ku yang tewas sia-sia," ketus Fernando dengan kesal.
"Siap Bos," jawab Antonio.
Mansion Steve.
Flower tetap berwaspada walau berada di dalam rumah. ia mengunci semua jendela dan menarik semua gorden, kemudian ia duduk di dalam ruang tamu itu sambil memerhatikan sekelilingnya. walau tempat tinggal Steve di keliling pagar yang tinggi. akan tetapi tidak sulit bagi anggota Fernando yang ingin memanjat masuk ke dalam halaman rumah.
"Tidak tahu bagaimana dengan papa dan kakak? mudah-mudahan mereka aman-aman saja, mereka pasti anggota Fernando yang ingin menangkapku. firasat Charles sangat tepat. aku tidak boleh jatuh ke tangannya, jika tidak maka dia akan mengunakan ku untuk mengumpan Charles keluar. aku sangat khawatir dengan papa dan kakak," batin Flower.
Tidak lama kemudian handphone milik Flower berbunyi, Flower membaca nama panggilan yang menghubunginya lalu ia pun langsung menjawab panggilan tersebut.
"Hallo, Charles...."
"Flower, apa kamu baik-baik saja?" tanya Charles yang di seberang sana.
"Aku tidak apa-apa! anggotanya mengantar bunga dengan mengunakan namamu. kemudian aku menembaknya," jawab Flower.
"Pintar! tembak saja jika mencurigakan. ingat, selain Steve dan ayahmu jangan membuka pintu untuk orang lain!"
"Iya, aku mengerti!"
"Maaf, Flower. masalah ini melibatkan mu, jangan khawatir Stone dan Liza ada di sekitaran sana untuk melindungimu."
"Mereka ada di sini? aku tidak bisa melihat mereka."
"Mereka melindungi dengan jarak jauh, dan mengenai Steve dan ayahmu aku sudah mengutuskan Curry dan Yona untuk melindungi mereka. jadi jangan cemas!" kata Charles
"Terima kasih," ucap Flower.
"Jangan berterima kasih padaku, Flower. semua ini karena aku sehingga membuat kalian terlibat. dan sudah menjadi tanggung jawabku untuk melindungi keluargamu," jawab Charles.
"Flower, bagaimana kalau aku ke sana menemanimu?"
__ADS_1
" Tidak perlu! bukankah kak Liza dan Stone ada di sini, aku berada di dalam rumah dan aku juga sudah mengunci semua pintu," jawab Flower.