Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Apa aku boleh memelukmu


__ADS_3

"Aku percaya padamu, jika kamu berusaha aku yakin Flower pasti akan sembuh, dia memang butuh waktu agar bisa melupakan masa lalu yang begitu pahit" ujar Winz


"Lalu, bagaimana dengan kepalanya? dia merasa sakit walau tidak sering tapi apakah bisa bahaya baginya?"


"Aku ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dulu dia sering mendapatkan pukulan kuat di bagian kepalanya, mudah-mudahan dia tidak apa-apa" jelas Winz


"Baiklah! terimakasih" ucap Charles


Sesaat kemudian Winz melangkah pergi ke arah lain, sementara Charles ingin kembali ke kamar Flower


"Charles" suara panggilan Steve yang tiba-tiba muncul disana


"Steve" sahut Charles yang menghentikan langkahnya


"Kenapa kau bisa ada disini?" tanya Steve yang berjalan menghampiri temannya itu


"Flower dirawat dikamar ini, dan kenapa kau bisa ada disini?"


"Ceritanya sangat panjang" jawab Steve yang menarik nafas panjang


Steve menjelaskan semua kejadian yang menimpa keluarganya itu


"Apa paman baik-baik saja?" tanya Charles yang sedang duduk dengan Steve didepan kamar rawat Flower


"Jantung papaku hampir saja berhenti berdetak karena pertengkaran dengan mamaku" jawab Steve


"Masalahnya ini juga sudah berlalu, tidak menyangka bibi masih menyimpan dendam" ujar Charles


"Wanita paling benci dikhianati, sekali dikhianti maka selamanya dia tidak akan percaya lagi pada pasangannya itu, setelah kejadian itu papa dan mamaku hubungannya tidak begitu baik, mamaku sering saja mengungkitnya, lagi pula kau tahu jika mamaku ini sangat keras sehingga papaku ingin menceraikannya beberapa kali tapi mama bersikeras tidak mau" ujar Steve


"Bukankah jika memaksa ini sama saja tidak akan bahagia? dalam rumah tangga harus saling mengalah dan saling percaya" kata Charles


"Mereka dari semasa muda sudah bertengkar, mamaku sangat ego"


"Apakah kau dan papamu masih mencari wanita itu?"


"Iya, wanita itu bisa dikatakan lebih baik dari mamaku, dia sangat perhatian dengan papa dan aku, selama ini aku juga berharap dia baik-baik saja"


"Jika kalian bertemu kembali apa yang ingin paman lakukan?"


"Papaku ingin bertanggung jawab, apa yang telah papaku lakukan padanya saat itu, sudah begitu lama tidak tahu dia dimana, selama ini papa menyuruhku mencarinya tapi aku tidak dapat"


"Apa kau memiliki fotonya?"


"Ada"


Steve menunjukkan foto wanita yang dia cari selama ini yang di simpan didompetnya


"Apa dia orang sini?"tanya Charles yang sedang melihat selembar foto itu

__ADS_1


"Iya, dia memiliki seorang suami dan suaminya sangat keras padanya, disaat itu suaminya memukulinya sehingga dia pilih kabur dari rumah dan tanpa sengaja papaku menabraknya dan disitulah mereka berkenalan, dia sangat lembut dan perhatian, karena dia terluka maka papaku membawanya ke villa kami yang lain, disaat itu demi uang dia bekerja dengan kami, saat itu aku baru usia 7 tahun bersamanya aku merasa dia seperti seorang ibu padahal dia belum memiliki anak" jelas Steve


"Aku akan membantumu mencarinya"


"Terimakasih" ucap Steve dengan senyum


"Bagaimana dengan kondisi kekasihmu itu, apa separah itu kehidupannya sehingga traumatis?"


"Iya, siapa pun yang diposisinya pasti tidak akan tahan, bagaimana jika kau bertemu dengannya?"


"Apa dia tidak takut melihatku nanti? aku adalah orang asing baginya"


"Tapi kau adalah sahabatku, Winz hanya mengatakan jangan membiarkan dia melihat keluarganya lagi karena merekalah yang membuatnya tersiksa selama ini"


"Baiklah, kalau begitu mari kita pergi, aku juga penasaran gadis seperti apa yang bisa menarik perhatianmu" ucap Steve yang bangkit dari tempat duduknya dan melangkah masuk kekamar Flower.


Klek...


"Tuan Steve" sapa serentak Cole dan Harry yang berdiri disana


"Cole, Harry" sahut Steve


"Flower, ini adalah temanku namanya Steve" ujar Charles yang menghampiri gadis itu yang sedang duduk diatas ranjang


Steve yang menoleh kearah Flower merasa hampir tidak percaya jika gadis itu adalah Rose yang dia selamatkan kemarin


"Rose?" ucap Steve yang ingin memastikan


Disaat Flower melihat pria yang pernah menyelamatkannya itu dirinya merasa tidak asing, hanya saja dia tidak bisa mengingat kembali dan masih merasa agak ketakutan dengan tangannya sambil memegang tangan Charles dengan erat


"Flower, jangan takut. Steve adalah teman baikku" ucap Charles yang berusaha membuat Flower merasa nyaman


"Dia adalah Rose kenapa tidak mengenalku?" tanya Steve


"Namamu Flower? namaku adalah Steve kita bisa berteman" ucap Steve yang ingin bersalaman


Charles memegang tangan Flower dan bersalaman dengan sahabatnya itu


"Kita sudah berteman sekarang, aku adalah sahabat Charles dan kamu adalah kekasihnya dan dan juga adalah sahabatku" kata Steve dengan ramah


"Iya, Kak Steve" jawab Flower


"Flower memanggil ku Kak Steve?"


"Iya, karena usiaku lebih muda maka aku harus memanggil kakak"


"Baiklah, kalau begitu anggap saja aku sebagai kakakmu" jawab Steve dengan ramah


"Apa aku bisa kesana?" tanya Flower yang menatap Charles dan sambil menunjuk kearah jendela

__ADS_1


"Flower ingin kehalaman?" tanya Charles dengan mengelus kepala Flower


"Iya"


"Aku akan membawamu kesana" jawab Charles dengan senyum


"Charles, kalau begitu aku akan kembali menemani papaku dulu" ujar Steve


"Iya, nanti aku akan menjumpai paman" jawab Charles


"Flower, kak Steve pergi dulu ya" ucap Steve dengan ramah


"Iya" jawab Flower


Charles lalu membawa Flower berjalan menuju kehalaman


"Mari duduk disini dulu" kata Charles yang duduk bersama Flower dikursi halaman itu


"Iya"


"Bagaimana perasaanmu hari ini?" tanya Charles yang duduk disamping Flower sambil menyentuh rambutnya itu


"Baik-baik saja, siapa kakak Steve itu? apa dia mengenalku? kenapa dia memanggilku Rose?"


"Dia adalah sahabatku, kami sudah lama berteman, dan dia sangat baik" jawab Charles


"Apakah Flower adalah Rose yang Steve selamatkan kemarin? disaat itu dia mengatakan menyelamatkan seorang gadis yang sekarat dan dirumah sakit yang sama, saat Rose hilang Steve mencarinya dan disaat yang sama aku juga sedang mencari Flower, tapi kenapa Flower tidak mengenalnya?" batin Charles


"Kapan aku bisa pulang?'


"Flower, dokter Winz masih ingin melakukan pemeriksaan untukmu, jadi tinggallah untuk beberapa lagi ya"


"Iya" jawab Flower yang bangkit dari tempat duduknya sambil melihat bunga-bunga yang ada dihalaman itu


Selama beberapa menit Flower Melihat bunga yang ada didepannya


"Mama" ucap Flower yang sedang menatap bunga itu


" Flower, apakah kamu merindukan mamamu?"


"Iya, mama sangat lembut dan baik" jawab Flower yang masih menatap bunga itu tanpa beralih pandangannya


"Flower, mamamu selalu ada dihatimu, jadi kemanapun kamu pergi mamamu selalu bersamamu"


"Apa aku boleh memelukmu?' tanya Flower dengan menatap kearah Charles yang berdiri disampingnya


"Tentu saja boleh, Flower bisa memelukku kapanpun kamu mau" jawab Charles dengan membuka kedua tangannya dengan senang hati


Flower lalu memeluk Charles dengan erat, dirinya merasakan kenyamanan saat didalam pelukan pria itu, begitu pula dengan Charles yang memeluknya sambil mengelus-elus ujung kepala Flower

__ADS_1


"Flower, aku akan memberikan apapun yang kamu mau" batin Charles


__ADS_2