
"Mari kita pergi dari sini" ajak Cole yang berjalan menuju ke mobilnya dengan di ikuti oleh Harry
"Hei, kalian ingin ke mana? jangan tinggalkan kami di sini" teriak Figo dan Tom yang berlari ke arah mobil
"Paman, kalian nikmatilah bintang-bintang malam ini, lihatlah di langit, bintang berkedip-kedip, kalian bisa menikmati keindahan ini sambil menunggu mobil yang lewat sini. jika tidak, maka kalian pulang dengan jalan kaki saja" ujar Harry dengan tertawa
"Kalian kurang ajar" ketus Tom
"Jika aku pulang, aku pasti tidak akan melepaskan kalian" bentak Figo dengan merasa kesal
Cole menghidupkan mesin mobilnya dan bersiap ingin pergi meninggalkan tempat itu
"Bye...bye...bye..." ucap Harry yang melambaikan tangan terhadap Tom dan Figo
"Dasar sialan" teriak Figo dengan kesal
"Sudah malam begini, mana ada mobil yang akan melewati jalan ini" ketus Tom yang melihat ke sekitaran sana
"Charles Robertsoooon, aku akan membunuhmu" teriak Figo dengan nada tinggi
"Bahkan dengan tuan besar saja dia tidak takut, mana mungkin dia akan takut pada kita" ujar Tom
Pesta ulang tahun
"Aku harus memanggilmu Charles atau Micheal?" tanya Bared yang sedang berdiri bersama Charles di pesta itu
"Aku tidak akan mengunakan nama ini lagi, Charles adalah anak angkat yang selama ini di pergunakan oleh si rubah itu, dan sudah tewas saat ledakkan, dan aku yang sekarang adalah Micheal Care." jawab Micheal dengan senyum
"Hahahahah...baiklah, baiklah. kalau begitu aku akan memanggilmu Micheal" ucap Bared dengan tertawa
"Apa rencanamu selanjutnya? dia tidak akan berdiam saja" tanya Bared
"Aku akan menyiksanya secara perlahan, walau dia hanya sendirian akan tetapi bukan berarti dia tidak memiliki pengawal lain yang melindunginya dengan diam-diam" jelas Micheal
"Kau harus lebih berhati-hati, Micheal" kata Bared
"Dia tidak bisa menyerangku, aku sangat memahaminya, dia hanya akan mencari kelemahanku" jawab Micheal dengan senyum
"Aku tidak tahu apa kelemahanmu, dan aku berharap kau segera mengalahkan dia"
"Ini tidak butuh waktu lama, aku hanya perlu mengetahui di mana sarang pengikutnya, dan setelah itu aku akan menyerang secara terang-terangan"
__ADS_1
"Baiklah, apapun yang terjadi jaga dirimu baik-baik"
Setelah pesta berakhir semua tamu meninggalkan perjamuan itu
Dalam perjalanan
Brad yang sedang berada di dalam mobil sedang menatap ke arah luar jendela dengan raut wajah tidak senang dan merasa kesal
"Tuan besar, paman Tom dan paman Figo di bawa pergi oleh Cole dan Harry, apakah kita mau mengutuskan anggota untuk mencari mereka?" tanya Kelvin yang sedang mengendarai mobilnya
"Tidak perlu! biarkan saja mereka, hidup mati urusan mereka. selama ini mereka tidak berguna bagi kita sama sekali" jawab Brad dengan cuek
"Baik! Tuan besar" jawab Kelvin
Mansion Charles
Setelah pulang dari pesta Charles menemani Flower sedang duduk di ruangan kerjanya.
"Flower, pernikahan kita akan di tunda, apa kau marah padaku?" tanya Charles yang duduk dengan memeluk pujaannya
"Tidak masalah! selesaikan saja urusanmu, lagi pula mengenai pernikahan boleh di laksanakan kapanpun, aku tidak apa-apa" jawab Flower dengan senyum dan sambil memakan buah yang sudah di potong kecil-kecil di piringnya
"Flower, kau sangat pengertian, terima kasih. aku telah membiarkanmu menunggu lama, aku akan segera menyelesaikan dendamku dengan Brad" ucap Charles dengan mengecup dahinya Flower
"Dirimu tidak membebaniku, kehadiranmu malah membuatku bahagia. Flower, selama ini kau hanya di rumah, apa tidak bosan? bagaimana jika besok aku membawamu keluar berjalan-jalan?"
"Tidak mau!"
"Kenapa?"
"Brad masih hidup! jika aku keluar dia akan mengincarkan ku dan mengancammu, aku tidak mau menyulitkanmu" jawab Flower dengan menatap ke arah Charles
"Aku akan menemanimu, jadi mereka tidak akan bisa membawamu pergi" ujar Charles dengan mencium wajah pujaannya
"Bagaimana jika mereka mengikuti kita? dan kemudian mereka mengetahui tempat tinggal kita? bukankah di saat itu akan menyulitkanmu, kau harus melindungiku lagi dan selain itu kau juga harus di sibukkan dengan hal lain"
"Aku hanya tidak ingin kau merasa bosan di rumah" kata Charles dengan memeluk Flower dengan erat
"Aku tidak akan bosan jika kau membiarkan aku bekerja di rumah" ujar Flower yang melepaskan pelukan Charles
"Bekerja di rumah?"
__ADS_1
"Iya! Charles, biarkan aku bekerja seperti dulu, kau tahu aku akan bosan jika tidak bergerak, setiap kali jika aku ingin membantu para pelayan, mereka pasti melarangku"
"Tapi, kamu baru sembuh tidak boleh bekerja dan kelelahan" ujar Charles yang menyentuh wajah Flower
"Aku sudah sehat, dan tidak demam lagi. Charles, biarkan aku membantu mereka ya?" pinta Flower
"Baiklah! tapi tugasmu hanya memasak di dapur ya, selain itu tidak boleh menyentuh pekerjaan yang lain" jawab Charles dengan tatapan mesra
"Iya, aku tahu" jawab Flower dengan senyum
"Apa buahnya manis?" tanya Flower dengan menyuapi Charles
"Manis sekali sepertimu" jawab Charles yang mencium bibir Flower
Di saat berciuman Charles mengambil piring buah yang di pegang Flower dan meletakan ke meja, ia mencium Flower dengan mendalam serta menyandarkan tubuh pujaannya itu ke sandaran sofa
Setelah beberapa menit kemudian Charles melepaskan ciumannya
"Flower, aku ingin memiliki mu malam ini" ucap Charles dengan jarak yang sangat dekat dengan Flower
"Malam ini..?"
"Iya! jawab Charles yang melanjutkan ciumannya
Charles memasukan tangannya ke dalam baju yang di kenakan oleh Flower, tangan nakalnya mulai menyentuh bagian dada pujaanya dan sambil mencium bibirnya tanpa berhenti
"Charles" ucap Flower yang melepaskan ciumannya dan menahan tangan Charles yang sedang menyentuh bagian dadanya itu
"Kenapa? apa kamu masih belum bersedia untuk memberikan dirimu padaku?" tanya Charles dengan tatapan yang dekat
"Bukan, hanya saja..?"
"Hanya saja apa?" tanya Charles dengan senyum
"Apa kau bisa jangan terlalu kasar padaku?" jawab Flower yang masih trauma dengan kekasaran Charles saat dulu
Charles mencium bibir Flower dengan lembut dan kemudian melepaskan ciumannya
"Aku tidak bertindak kasar lagi padamu" jawab Charles yang mengendong Flower menuju ke kamarnya
Di sisi lain Figo dan Tom harus berjalan kaki untuk mencari mobil yang melewati jalan sana, berjalan dan berjalan dengan jarak yang cukup jauh dari tempat mereka di tinggalkan, akan tetapi tidak mendapatkan kendaraan sama sekali.
__ADS_1
"Kita sudah berjalan selama dua jam, dan masih tidak melihat ada mobil yang lewat" ketus Figo yang melepaskan jasnya karena berkeringat
"Di sini jauh dari kota, dan sangat gelap sehingga tidak bisa melihat apa-apa lagi, dan lebih parahnya hanphone kita juga di ambil oleh dua setan itu" bentak Tom dengan kesal