Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Cole mengancam Wilker


__ADS_3

Villa Farlos


Dua anggota Farlos telah kembali ke rumah bosnya dan ingin memberitahu tentang kondisi Fannie dan Mona


"Bos" sapa serentak dua anggotanya


"Hm..bagaimana dengan bayi itu?" tanya Farlos yang baru keluar dari kamar Coco


"Bos, dokter mengatakan jika Fannie dan Mona telah keguguran"


"Keguguran? keduanya?" tanya Farlos dengan hampir tidak percaya


"Benar Bos"


"Kata dokter karena usia janinnya masih terlalu muda, oleh karena itu dia tidak boleh terguncang"


"Apakah karena Flower mendorongnya?" tanya Charles


"Kandungan mereka sudah tidak normal dari awal, oleh karena mereka bisa keguguran jika terjatuh atau terbentur"


"Apa sebabnya?" tanya Farlos dengan penasaran


"Dokter mengatakan karena..?" jawab anggotanya yang ragu ingin melanjutkan


"Katakan, jangan bertele-tele" ketus Farlos


"Kata dokter di masa kehamilan mereka tidak boleh melakukan hubungan dengan begitu kasar sehingga mempengaruhi janin di dalam kandungan, apa lagi setiap malam dan selama beberapa jam" jelas anggota dengan menunduk


"Biarkan saja, lagi pula bayi itu belum tentu milik ku" ketus Farlos yang tidak peduli


"Lalu, bagaimana dengan mereka, Bos?"


"Biarkan saja, lagi pula mereka tidak penting sama sekali, mereka hanya menjadi pelampiasku di saat aku butuh, dan sekarang aku bisa saja mencari wanita lain lagi, wanita di dalam kamar itu masih bisa melayaniku walau aku menginginkannya selama seharian" jawab Farlos


"Iya Bos" jawab serentak dua anggotanya


Di sisi lain Cole sedang mendatangi ke rumah salah satu tetua Red Lion


Tuk...tuk...tuk...


Bunyi ketukan pintu di lakukan oleh Cole


Tidak lama kemudian seseorang yang dari dalam rumah itu membukakan pintu


Klek


"Cole" sapa salah satu tetua Red Lion


"Tuan Wilker, bos ingin bertemu dengan Anda" ucap Cole dengan sopan

__ADS_1


"Charles ingin bertemu denganku? ada apa?" tanyanya dengan heran


"Bos kami ingin mengajak makan malam bersama, tempat sudah saya atur" jawab Cole dengan sopan


"Kenapa tiba-tiba saja..?"


"Tuan Wilker, bos hanya ingin traktir makan bersama para tetua, bukan hanya Anda. bos juga mentraktir tetua lainnya" kata Cole dengan alasan


"Baiklah, kalau begitu tunggu aku sebentar, aku ganti pakaian dulu" jawab Wilker dengan alasan, saat dia ingin kembali masuk ke dalam langkahnya di tahan oleh Cole


"Tuan, bukankah pakaian Anda sudah rapi, untuk apa harus ganti lagi?" tanya Cole


"Ada yang lupa ku bawa" jawab Wilker dengan alasan


"Tuan Wilker, hanya makan saja, tidak perlu begitu cemas dan ingin meminta bantuan" ujar Cole yang menarik lengan Wilker berjalan ke arah mobilnya


Wilker hanya bisa mengikuti ke manapun Cole pergi, karena ia sadar Cole yang terkenal dingin akan membunuh siapapun yang berani membantahnya


Dalam perjalanan


"Cole, sebenarnya ada apa Charles ingin menemuiku?" tanya Wilker yang duduk di samping Cole


"Hanya makan malam biasa" jawab Cole yang sedang mengendarai mobilnya


"Bukankah Charles sedang berlibur di spanyol?"


"Sudah pulang" jawab Cole dengan singkat


"Tidak!"


"Kenapa dia bisa tiba-tiba mentraktir ku makan ya?"


"Tanya saja padanya"


"Dia tidak memberitahu mu?"


"Tidak!"


"Sebenarnya jika ingin makan kita bisa mengajak bersama tuan besar"


"Tidak perlu!"


"Apa mau ku yang mengajak tuan besar sekalian, agar bisa lebih meriah?"


Cole menginjak rem dengan tiba-tiba sehingga membuat Wilker hampir terbentur ke kaca depan mobilnya


Setelah mobilnya berhenti Cole mengeluarkan senjata dan menodong ke arah Wilker


"Cole, ada apa denganmu?" tanya Wilker dengan merasa cemas

__ADS_1


"Kau ingin ajak tuan besar sekalian? maka lakukanlah, dan aku hanya tinggal mengirim jasadmu ini ke keluarga mu" kecam Cole dengan tatapan serius


"Ah..ti-tidak, tidak jadi" jawab Wilker dengan merasa cemas


"Tuan Wilker, selagi aku diam bagus kau diam juga, jangan banyak mencari alasan jika tidak bukan hanya dirimu tapi istri dan anak mu juga akan ku datangi" gertak Cole


"I-iya" jawab Wilker dengan keringat dingin


Rumah sakit tempat Vic di rawat


"Flower, masakan mu sangat enak, terima kasih" ucap Vic yang menyantap makanan hingga habis tak tersisa


"Sama-sama, Paman" jawab Flower


"Paman harus makan yang banyak agar cepat sehat" ucap Flower yang sedang duduk di kursi


"Hahahaha...Charles, Flower, selama paman berada di sini selalu merepotkan kalian yang harus membawakan makanan untuk ku" kata Vic yang menatap ke arah Charles dan Flower


"Paman, jangan berkata demikian" jawab Charles


"Pa, di saat aku membeli makanan untukmu papa malah menolaknya, dan sekarang Flower yang memasak sendiri papa malah makan dengan begitu lahap, apakah makanan yang ku beli rasanya sangat buruk?" ujar Steve dengan seraya bercanda


"Papa tidak selera lagi makan masakan luar, bayangkan saja setiap hari papa harus makan yang di luar punya sudah bosan, apa kamu tahu makanan yang di bawa oleh Charles dan Flower adalah asli masakan rumah, ini yang membuat papa bisa begitu selera" jawab Vic dengan senyum


"Paman, apakah belum pernah makan masakan rumah?" tanya Charles yang sedang berdiri di samping Flower


"Selama paman menjadi suami Julia, paman jarang makan masakan dia, dan bisa di katakan hanya dua atau tiga kali, di rumah lebih sering pembantu rumah tangga yang memasak, dan selalu saja di marah oleh Julia karena rasa tidak sesuai dengannya dan kemudian di buang oleh Julia semua lauk itu, dan oleh sebab itu paman hanya bisa makan di luar" jelas Vic


"Mamaku orangnya memang lebih suka foya-foya, tidak memasak, dan hanya pesan pembantu rumah tangga, setiap mereka memasak pasti tidak sesuai rasanya dan kemudian di buang semua lauknya, dan itulah sifat mamaku" jelas Steve


"Kenapa makanan harus di buang? di luar masih banyak yang tidak mendapatkan makanan, bahkan aku saja tidak dapat makan makanan yang layak di saat dulu" kata Flower


"Flower, kamu adalah anak yang baik, mulai saat ini hidupmu hanya ada kebahagiaan tidak ada penderitaan lagi" ucap Vic


"Iya" jawab Flower


"Flower, apakah kamu tidak pernah bertemu lagi dengan keluargamu?" tanya Steve


"Hari ini aku baru bertemu dengan Mona dan Fannie di pasar" jawab Flower


"Apa mereka ada menyakitimu?" tanya Charles


"Tidak, aku melawan mereka, tidak tahu bagaimana dengan kondisi mereka" jawab Flower


"Mereka memang tidak pernah berubah" ketus Charles


"Bagaimana dengan Mark Clisten, perusahaannya sedang di ambang bangkrut karena dia menghilang selama ini?" tanya Vic


"Dia menghilang? kenapa bisa ya?" tanya Flower

__ADS_1


"Flower, selama ini Mark Clisten berada di tambang batu baru" kata Charles


"Kenapa dia bisa ada di sana?" tanya Flower dengan heran


__ADS_2