
"Sakit? apa kau tahu karena ulah kalian berdua aku di siksa hampir mati oleh pria tidak berguna itu, dan di saat aku sekarat aku malah di buang ke hutan, semua ini adalah karena hasutan kalian berdua pada papa ku yang tidak berguna itu" bentak Flower dengan emosi dan sambil menarik rambut Fannie dengan kuat
"Lepaskan tanganmu, dasar murahan, ini semua adalah salah papamu itu bukan kami" teriak Mona yang berusaha untuk berdiri
"Jika bukan karena hasutanmu maka semua ini tidak akan terjadi, kalian merampas semua milik mamaku, semua kekayaan di keluargaku seharusnya adalah milik mama dan aku, tapi kalian yang menikmatinya, demi harta kalian berkali-kali menghasut pria itu agar memusuhi ku, tapi kau tenang saja jika aku di beri kesempatan untuk bertemu dengannya pasti akan ku balas juga" bentak Flower dengan nada tinggi dan mendorong Fannie dengan sekuat tenaga sehingga terjatuh
BRUGH ..
"Aaargghh" jeritan Fannie yang kesakitan
"Kau berani menyakiti putriku" bentak Mona yang ingin menyerang Flower
Flower yang melihat wanita itu ingin menghampirinya ia pun langsung memukul wajah Mona dengan kuat sehingga wanita itu lagi-lagi terkapar ke jalan
BRUGH..
"Aaaarrggghh, sakit" jeritan Mona yang kesakitan
"Kalian ada hari ini juga, bukankah sangat menyenangkan karena kalian telah mendapatkan balasannya" ketus Flower yang menghampiri Mona dan menginjak telapak tangan Mona
"Aaaaarrrgghhh" pekikan Mona yang sedang kesakitan
"Sakiiiiit" jeritan Mona yang tidak berdaya
"Perutku sakit" jeritan Fannie yang kesakitan
"Ini adalah balasan kalian karena sudah cukup jahat terhadapku" ketus Flower yang masih sedang menginjak telapak tangan ibu tirinya itu
"Jangan sampai aku melihat kalian lagi, jika sampai kita bertemu lagi maka aku akan menghajar kalian setiap aku melihat kalian" kecam Flower yang melangkah pergi meninggalkan pasar itu dan di ikuti oleh Harry dan Cole
"Ma, perut ku sakit sekali" jeritan Fannie yang kesakitan
"Aku juga sakit" keluhan Mona yang terkapar di jalan sana, sambil menahan sakit di bagian perutnya serta telapak tangannya yang bengkak akibat injakan Flower tadi
"Cepat bawa mereka pulang" ujar salah satu anggota Farlos dan menarik lengan dua wanita itu
"Bawa aku ke rumah sakit, perut ku sakit sekali" pinta Fannie yang sedang memegang perutnya
"Aaarrrggh" jeritan Mona yang memaksakan diri untuk berjalan
Dalam kondisi sakit di perutnya Mona dan Fannie di paksa pulang ke rumah oleh dua anggota Farlos
Setelah beberapa menit kemudian
Villa Farlos
"Ke mana kalian pergi, kenapa bisa begitu lama?" tanya Farlos dengan ketus
__ADS_1
"Kami bertemu dengan pengawal Charles" jawab anggotanya itu
"Apakah Cole dan Harry? kenapa mereka bisa ada di sana?" tanya Farlos
"Bos, mereka bersama wanita Charles ke pasar, mungkin saja mereka sedang melindungi wanita itu"
"Apa, wanita itu? apakah Flower Clisten?" tanya Farlos yang bangkit dari tempat duduknya
"Iya Bos" jawab serentak mereka berdua
"Mona, kenapa kau tidak membawanya ke hadapanku?" tanya Farlos yang menjambak rambut Mona
"Aaargghh" pekikan Mona yang kesakitan
"Semalam sudah ku katakan aku menginginkan dia, tapi kenapa kau tidak membawanya ke hadapanku?" bentak Farlos dengan kesal
"Dia di temani oleh dua anggotanya, aku dan Fannie merasa sakit di bagian perut kami karena dia mendorong kami, tolong bawa kami ke rumah sakit" jawab Mona yang wajahnya sudah memucat, begitu juga dengan Fannie yang sedang merasa sakit
"Tidak berguna" bentak Farlos dengan menghempaskan Mona ke lantai
BRUGH...
"Aaaarrgghh, sakit" jeritan Mona yang kesakitan
"Kalian memang sangat menyusahkan" ketus Farlos yang menampar Fannie hingga tersungkur ke lantai
Tamparan kuat dari Farlos mengenai wajah Fannie
BRUGH....
"Aaarrgghh, apa kau gila. dalam rahim kami ada janin mu, kau malah melukai kami" teriak Fannie yang sedang kesakitan
"Bawa dua pela.cur ini ke rumah sakit, jika saja anak itu mati maka biarkan saja dua wanita ini, tidak usah bawa pulang" perintah Farlos dengan kesal
"Baik Bos" jawab Serentak dua anggota yang menarik lengan Mona dan Fannie
"Flower Clisten sudah di depan mata, tapi mereka masih saja gagal" gumam Farlos
Farlos merasa kesal karena tidak bisa mendapatkan apa yang dia mau, lalu ia pun berjalan ke kamar yang di mana tempat Coco di ikat
Klek
"Semuanya tidak berguna, aku tidak percaya jika wanita itu tidak bisa ku miliki" ketus Farlos yang berdiri di ujung kasur tempat Coco yang sedang berbaring dalam kondisi terikat dan tanpa sehelai benang yang menutupi tubuhnya
Farlos yang sedang kesal menatap ke arah Coco yang tidak sadarkan diri karena baru saja melayaninya selama 4 jam lamanya
"Sejak wanita ini di sini aku sudah lama tidak mencari wanita lain, di saat adikku kelaparan dia masih bisa menyenangkan adikku ini, hanya melihat bagian intinya adikku begitu mudah merasa lapar" gumam Farlos yang sedang melepaskan celananya dan melemparnya entah ke arah mana
__ADS_1
Setelah melepaskan celananya tanpa menunggu Farlos lagi-lagi menyetub*hi Coco yang dalam keadaan tidak sadar
Villa Robertson
"Charles" sapa Flower yang berlari ke arah Charles yang sedang duduk di ruang tamu, sementara Cole dan Harry membawa barang belanjaan ke dapur
"Bonekaku sudah pulang" ucap Charles yang memeluk Flower yang berlari ke pelukannya
"Apa yang kamu beli hari ini?" tanya Charles dengan senyum
"Ayam dan ikan yang segar, aku ingin memasak untuk paman Vic, apa nanti kita bisa ke rumah sakit?" tanya Flower
"Tentu bisa, aku akan membantu mu untuk menyiapkan makanannya" jawab Charles yang mengecup dahinya Flower
"Iya" jawab Flower dengan senyum
Setelah membawa barang belanjaan ke dapur Cole dan Harry melangkah ke ruang tamu yang di mana Charles sedang berada
"Bos, aku pergi dulu" ucap Cole yang ingin menemui salah satu tetua Red Lion
"Baiklah" jawab Charles
Tidak lama kemudian Cole pun pergi melakukan tugasnya, sementara Harry tetap berada di Villa.
Rumah sakit tempat Fannie dan Mona di rawat
Dokter yang menangani Fannie dan Mona keluar dari ruang rawat itu
"Apa kalian adalah ahli keluarga dua pasien itu?" tanya salah satu dokter
"Bukan, bagaimana dengan mereka?" tanya salah satu anggota Farlos
"Nona Fannie telah keguguran" jawab Dokter itu
"Lalu, bagaimana dengan pasien satu lagi?" tanya anggota Farlos yang menatap ke arah dokter yang menangani Mona
"Dia juga keguguran, di usia kehamilan yang masih muda tidak di perbolehkan menerima hentakan yang kuat"
"Mereka berdua di dorong hingga terjatuh" jawab salah satu anggota Farlos
"Bukan hanya itu, sebelumnya mereka harus di bawa ke sini untuk di periksa, karena dari awal janinnya sudah ada masalah" jelas Dokter
"Kenapa bisa ada masalah?" tanya anggota Farlos dengan penasaran
Dua dokter itu menjelaskan penyebab-penyebab yang menjejaskan janin dalam kandungan yang tidak begitu normal
Setelah beberapa menit kemudian dua anggota itu kembali ke villa Farlos dan meninggalkan dua wanita itu di rumah sakit
__ADS_1