
"Dari kecil hidup mu sudah terlibat di dunia gangster, apa bisa begitu mudah ingin tinggalkan dunia gangster?" tanya Steve yang duduk di kursi bersama Charles.
"Tidak semudah itu, andaikan aku pensiun dari dunia gangster ini akan lebih bahaya kalau di ketahui oleh musuhku, aku tidak mau suatu saat mereka akan mengincar keluargaku."
"Charles, sebagai sahabat dan juga kakak ipar mu aku berharap kau selalu berhati-hati kemana pun kau pergi. aku tidak mau kehilangan seorang sahabat dan juga adikku menangisimu," ucap Steve.
"Aku sudah memiliki seorang istri yang begitu penting bagiku, dan tentu aku akan lebih berhati-hati setiap aku keluar," jawab Charles.
Setelah dua jam kemudian mereka makan bersama.
"Flower, selama seminggu ini kau jangan ke mana-mana ya, kalau kau membutuhkan sesuatu beritahu aku, dan aku akan mengantarnya untukmu!" kata Charles.
"Baik, aku mengerti! aku akan selalu di rumah dan temani papa dan kakak," jawab Flower dengan menurut.
"Hahahahaha...lihatlah Charles, putri kecilku ini sangat menurut padamu dan kamu jangan khawatir! paman akan mengawasinya,"ujar Vic dengan sambil tertawa.
"Flower selama ini memang sangat menurut," jawab Charles mengelus ujung kepala pujaannya.
"Kalau aku tidak menurut juga tidak bisa, kau tetap tidak akan membiarkan ku keluar sendiri," kata Flower.
" Di luar sangat bahaya, kalau tanpa Harry dan Cole maka kau tidak bisa keluar sendiri," ujar Charles dengan senyum.
"Selama ini Cole dan Harry menjadi pengawal khusus yang melindungi Flower ya?" tanya Steve dengan sambil menyantap makanannya.
"Iya, ketika Flower keluar tanpa di temani aku, Cole dan Harry yang akan melindunginya," jawab Charles.
"Charles, kamu jangan menyuruh mereka datang mengawalku lagi! karena aku tidak keluar rumah juga. dan aku tidak mau menganggu mereka bekerja," kata Flower.
"Baiklah, aku mengerti. asalkan kamu di rumah saja maka aku akan merasa tenang," jawab Charles.
"Tenang saja jangan mencemaskan aku!" ujar Flower dengan senyum.
Vic dan Steve menatap senyum ke arah Flower dan Charles yang begitu mesra. perhatian seorang Charles membuat Vic merasa kagum.
Setelah selesai makan Charles masih menemani Flower hingga malam.
Charles yang merasa firasat buruk, mengkhawatirkan calon istrinya itu, dengan berkali-kali mengingatkan gadis itu agar tidak keluar dari rumah.
"Charles, kenapa hari ini kau merasa khawatir terus? apa yang menganggu pikiran mu?" tanya Flower yang duudk bersama Charles.
"Aku khawatir karena kau tidak ada sisiku," jawab Charles.
"Jangan berpikir terlalu banyak! aku tidak akan keluar. aku berjanji padamu!" ucap Flower.
__ADS_1
"Aku percaya denganmu," kata Charles.
"Apakah karena Fernando sehingga dirimu begitu khawatir?"
"Mungkin juga, aku sangat paham dengan sikapnya, aku sudah menolak beberapa kali tantangannya dan aku tidak mau dia memgunakan mu untuk mengancamku," jelas Charles.
"Asalkan aku berada di rumah terus, maka dia tidak akan bisa mengetahui aku di mana," kata Flower.
"Baiklah, Flower. istriku yang baik. aku akan merasa tenang kalau kamu tidak keluar dari rumah ini," jawab Charles dnegan mengecup dahi calon istrinya.
Tidak lama kemudian Charles meninggalkan tempat tinggal Steve.
Saat dalam perjalanan Charles menyetir mobil dengan mengerut dahi dengan wajahnya merasa kekhawatiran.
"Ada apa denganku? kenapa perasaan ku merasa tidak nyaman? seperti akan terjadi sesuatu," batin Charles.
Setelah beberapa menit kemudian Charles tiba di depan markas.
Di saat Charles keluar dari mobilnya ia di sambut oleh Cole dan Harry yang telah menunggunya dari tadi di luar markas.
"Bos."
"Bos."
"Cole, Harry, kenapa kalian menungguku?" tanya Charles yang baru turun dari mobil.
"Kami sedang menunggu kepulangan bos, Cole mengatakan jika lima menit lagi bos belum tiba, kami akan pergi mencari bos," jawab Harry.
"Apakah terjadi sesuatu?"tanya Charles
"Tidak terjadi apa-apa, hanya saja bos tidak membawa handpone. jadi kami hanya khawatir saja," jawab Cole.
"Ternyata begini, aku tidak apa-apa. aku mengantar Flower pulang ke rumah Steve dan aku makan bersama dengan mereka," jelas Charles.
"Mari kita masuk dulu!" ajak Charles yang melangkah masuk dan di ikuti oleh Cole dan Harry.
"Siap Bos," jawab mereka berdua.
Setelah masuk ke dalam Charles duduk di sofa sambil menuangkan minuman favoritnya.
"Bos, kenapa sepertinya ada masalah? apakah ada hubungannya dengan pernikahan?" tanya Harry.
"Perasaan ku tidak nyaman dan tidak tahu apa sebabnya," jawab Charles dengan meneguk minuman yang di gelas beningnya.
__ADS_1
"Bos, mungkin karena hari pernikahan semakin dekat, sehingga bos banyak kekhawatiran," ujar Cole.
"Cole, perintah anggota mengawasi luar rumah Steve! dan selain itu selidiki setiap gerak-gerik anggota Fernando! aku hanya khawatir dia akan bertindak yang tidak seharusnya," perintah Charles.
"Apa bos khawatir kalau Fernando akan menganggu Flower?" tanya Cole.
"Si botak itu tidak akan diam saja, karena aku menolak tantangannya dia pasti akan mencari cara agar aku keluar memghadapinya. aku tidak mau pesta pernikahanku terjadi sesuatu," jawab Charles.
"Harry, sampaikan kepada Curry dan Yona untuk melindungi paman Vic dan Steve! mereka adalah keluarga Flower, aku tidak mau mereka ikut terlibat!" perintah Charles.
"Siap Bos," jawab Harry yang ingin melangkah keluar.
"Sekalian panggilkan Liza dan Stone kemari!" perintah Charles sambil mengisi minumannya ke gelas bening miliknya
"Iya Bos," jawab Harry
"Bos, ingin memberikan tugas kepada mereka berdua?" tanya Cole.
"Kalau hanya anggota lain aku tetap merasa tidak nyaman, masih harus membutuhkan Stone dan Liza," jawab Charles.
Tidak lama kemudian Liza dan Stone melangkah masuk ke dalam ruangan itu.
"Bos," sapa Liza.
"Bos," sapa Stone.
"Liza, Stone, aku ingin kalian melindungi Flower dari jauh!" perintah Charles.
"Siap Bos," jawab Liza dan Stone dengan serentak.
"Ingat! kalau kalian mendapati ada orang asing yang mengintai rumah itu, langsung di tahan! dan jika dia memang adalah suruhan Fernando maka bunuh saja! dan ingat satu hal! kalau kalian melihat pria botak yang bertato di bagian samping lehernya dia adalah Fernando, kalian segera menjauh dan menekan tombol penghubung di jam tangan kalian! tunggu sampai aku datang!" perintah Charles.
"Siap Bos," jawab Liza dan Stone dengan serentak.
Sesaat kemudian mereka pun meninggalkan ruangan itu
"Bos, kenapa bukan aku yang melindungi Flower saja?" tanya Cole.
"Kamu ada tugas lain! perhatikan gerak-gerik Fernando! kalau dia keluar dari rumah ikuti dia kemana saja dia pergi. tapi ingat, jangan sampai di ketahui olehnya!" perintah Charles.
"Baik Bos,"jawab Cole dengan menurut.
"Mudah-mudahan ini hanya kekhawatiran ku saja. dan tidak akan terjadi apa-apa," batin Charles dengan menghabiskan segelas minumannya
__ADS_1