
Charles menarik ke dua tangan pujaannya sehingga turun dari kasur. dan mereka berjalan menuju ke ruangan lainnya.
"Kita mau melihat apa?" tanya Flower yang sedang berjalan bersama dengan Charles menuju ke ruangan yang di pojokan sana.
Charles membuka pintunya sambil mengandeng calon istrinya itu melangkah masuk ke dalam.
Saat Flower melihat gaun pengantin yang ada di depan mata, dirinya serasa tidak percaya bahwa dia akan menikah dengan seorang pria yang dia cintai selama ini.
"Gaun pengantin ini apakah untuk ku?" tanya Flower dengan mata berkaca-kaca dan sambil menyentuh gaun tersebut.
"Ini untuk boneka kesayanganku," jawab Charles dengan memeluk Flower dari belakang.
"Apa kamu menyukainya?"tanya Charles dengan senyum.
"Iya, sangat indah. dan aku tidak menyangka aku bisa memakai gaun pengantin," jawab Flower.
Charles membalikan badan Flower dan berhadapan dengannya.
"Flower, kenapa tidak menyangka? apakah selama ini kamu tidak percaya padaku, bahwa aku akan menikah denganmu?"
"Bukan seperti itu, saat aku masih tinggal di keluarga Clisten, aku mengira aku hanya akan tinggal di ruang bawah tanah untuk seumur hidup, untuk menginjak kaki keluar saja tidak bisa, apa lagi sampai menikah," jawab Flower.
"Saat itu aku sedang mencari mu, tapi aku malah tidak tahu kalau kau adalah bagian dari keluarga Clisten, ini adalah kelalaianku," ujar Charles.
"Ini bukan salahmu, aku yang tidak ingin kamu tahu siapa aku. saat pertemuan pertama kita, aku sedang dalam pelarian. dan aku sewa kamar untuk persembunyian."
"Kenapa kamu tidak memberitahuku di saat itu?"
"Karena...karena seluruh tubuhku ini terdapat banyak bekas luka, jadi aku takut kau tidak akan menyukaiku. oleh karena itu aku tidak yakin jika hubungan ini akan berlangsung lama," jawab Flower dengan menunduk.
"Flower, aku mencintaimu dalam kondisi apapun, dan aku hanya ingin kau selalu di sisi ku. temankan aku untuk selamanya. hanya ini yang ku pinta!"
"Charles, sesuatu yang bukan milikku sekarang kau sudah berikan padaku, dan aku yang sekarang sudah memiliki semuanya," ucap Flower dengan senyum.
"Aku ingin membuat hidupmu memiliki segalanya, dan aku ingin menjadikan mu sebagai pengantin yang paling bahagia," kata Charles dengan memeluk pujaannya dengan erat.
"Terima kasih, Charles," ucap Flower.
"Kalau ingin berterima kasih padaku, maka mulai hari ini hidup bahagialah bersama ku. aku ingin melihat senyum mu setiap saat dan untuk selamanya," kata Charles dengan mengecup dahinya Flower.
"Selama kau berada di sisiku aku akan bahagia setiap saat," ucap Flower dengan mencium bibirnya Charles.
"Akhirnya aku Micheal Care telah memiliki seorang istri yang cantik dan baik."
"Apa kamu akan mengunakan nama ini untuk selamanya?"
"Iya, aku ingin sekali mengunakan nama ini, akan tetapi mereka lebih mengenalku sebagai Charles Robertson."
"Tidak masalah, apapun namamu kau tetap pria yang akan menjadi suamiku," kata Flower dengan senyum.
__ADS_1
"Benar katamu, aku tetap milikmu!" jawab Charles dengan mencium bibirnya Flower.
Mansion Fernando.
Fernando sedang bermain golf di ruangan pribadinya, sementara anggotanya sedang berdiri di samping sambil melihat bos mereka sedang bermain.
Tidak lama kemudian Antonio melangkah masuk ke dalam ruangan Fernando.
"Bos," sapanya dengan sopan.
"Bagaimana?"tanya Fernando tanpa menoleh ke arah anak buahnya itu.
"Orang yang bertarung dengan Anda adalah Charles Robertson dari Black Dragon," kata Antonio.
Mendengar laporan anak buahnya Fernando menghentikan permainannya.
"Katakan sekali lagi!"
"Orang yang bertarung dengan Anda adalah Charles Robertson dari Black Dragon," jawab Antonio.
"Charles Robertson? tidak menyangka dia juga akan menjadi musuhku," ketus Fernando.
"Bos, kejadian di saat itu hanya kebetulan saja. dan dia sepertinya tidak sedang memihak pada Stallone."
"Walaupun begitu dia sudah menyinggungku, aku sudah lama mendengar nama ini. dia cukup terkenal dan aku tidak menyangka bisa bertemu dengannya," ucap Fernando.
"Kirim surat tantangan untuknya!"
"Surat tantangan untuknya?"tanya Antonio dengan penasaran.
"Aku ingin bertarung dengannya, aku tidak puas jika tidak mengalahkan seorang Charles Robertson. aku ingin menjadi paling kuat. aku ingin dunia gangster melupakan nama Charles Robertson dan hanya ingat dengan namaku," kata Fernando dengan tegas.
"Baik, akan segera ku lakukan," jawab Antonio dengan menurut.
"Charles Robertson, aku ingin dunia gangster mengenalku setelah aku mengalahkan mu," gumam Fernando.
"Bagaimana dengan Stallone, apakah masih belum ada kabarnya?" tanya Fernando.
"Belum ada, Bos. dia seharusnya masih di london, karena anggota kita tidak mendapati Stallone meninggalkan kota ini," jawab Antonio.
"Sampaikan perintah untuk anggota kita, suruh mereka segera berangkat ke london!"
"Baik Bos."
"Aku ingin dia mati di sini dan tidak bisa lagi kembali ke asalnya," ucap Fernando.
Keesokan harinya.
Markas Black Dragon.
__ADS_1
Stone membawakan sebuah amplop untuk memberikan kepada bosnya yang sedang duduk bersama Flower dengan di temani oleh Cole dan Harry.
"Bos, ada yang mengirim surat ini untuk Anda," kata Stone.
"Siapa nama pengirimnya?" tanya Cole.
"Antonio," jawab Stone yang sedang membaca tulisan yang tercantum di amplop.
"Tidak kenal dengan nama ini, kenapa kirim surat untuk bos?" tanya Harry dengan heran.
"Coba baca isinya!"kata Charles.
Stone membuka amplop dan mengeluarkan sepucuk surat, lalu membuka dan membawa isi surat itu.
"Bos, surat ini dari Fernando, dia ingin menantang Anda untuk bertarung dengannya,"ujar Stone.
"Apa si botak itu sudah tidak waras ya? kenapa malah ingin menantang bos?" tanya Harry dengan kesal.
"Demi nama! dia ingin menjadi paling hebat dan nomor satu di dunia gangster," jelas Cole.
"Itu memang gila," ketus Harry.
"Charles, apa kau akan pergi?" tanya Flower dengan merasa khawatir.
"Aku tidak akan pergi, tidak usah layani dia. aku tidak ingin sibuk dengan hal yang tidak penting seperti itu," jawab Charles.
"Tantangan yang tidak masuk akal," ujar Cole.
"Apakah dia akan biarkan begitu saja jika bos menolaknya?" tanya Stone.
"Dengan sifatnya itu dia pasti akan mengirim surat lagi, kita abaikan saja!" jawab Charles
"Baik Bos,"jawab Stone.
"Dia sudah tahu siapa yang melawannya di saat itu, oleh karena itu dia ingin menantang bos," kata Cole.
"Dia adalah gangster yang memiliki otot dan tidak memiliki otak, sasarannya adalah Stallone, tapi dia mengincar ku juga," kata Charles.
"Memang manusia aneh," ujar Stone.
Di sisi lain Fernando yang mendapatkan penolakan dari Charles ia pun emosi dan marah besar.
"Berani sekali dia menolak ku!" bentak Fernando.
"Kirim lagi surat itu kepadanya! jika dia masih menolak maka kirim lagi sampai di terima!" perintah Fernando.
"Baik Bos," jawab Antonio.
"Charles Robertson, kau berani menolak ku, lihat saja nanti. akan ku pastikan kau akan terima tantangan ku," ketus Fernando.
__ADS_1