Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Flower di datangi Mark


__ADS_3

"Jangan...," teriak Mona yang di setub*hi salah satu pria itu.


"Bagaimana, Fannie? apa kau sudah mendengarnya? ibumu juga harus melayani kami bertiga, ini akan berlangsung hingga pagi. akan sangat menyenangkan" kata Farlos dengan senyum jahat.


"Lepaskan aku! jangan sakiti aku lagin kenapa kau tidak mencari putri kandung Mark Clisten? dia sangat cantik dan masih perawan, jika kau mau aku bisa mengajaknya keluar. aku adalah kakaknya dia pasti akan mendengar kataku," ujar Fannie yang masih kesakitan.


"Tidak...tidak...aku akan mati jika menyentuhnya, aku bukan bodoh sama sekali. dia adalah milik pria dingin itu. aku tidak ingin mencari masalah. Fannie Clisten, sambil menunggu ibumu sedang menikmati dua anggotaku. bagaimana jika kita bermain juga," kata Farlos dengan menepuk bagian dada Fannie yang menonjol itu.


"Jangan melakukannya lagi! aku mohon padamu, kau boleh melakukannya pada mamaku. jangan melakukannya padaku lagi," pinta Fannie dengan menangis.


"Tapi adikku ini masih lapar di saat mataku melihat tubuhmu ini, jadi malam ini kau harus melayani adikku juga," ucap Farlos yang melepaskan celananya.


"Jangan, tolong jangan melakukannya lagi!" pinta Fannie yang menangis dengan histeris.


Farlos mengabaikan tangisan Fannie dan lagi-lagi menyet*buhi gadis itu dengan penuh naf.su


"Hentikan! kalian brengs*k," ketus Mona yang tubuhnya sedang dikuasai oleh salah satu pria itu.


"Diam! kau harus memuaskan kami malam ini, jangan berharap kami akan pergi sebelum mendapatkan kepuasan."


Setelah dua jam kemudian mereka menghentikan aksinya begitu pula dengan Farlos


"Fannie, ini uang untuk bayaran selama ini kau sudah melayaniku," kata Farlos yang melempar selembar uang kertas ke tubuh Fannie yang tanpa balutan apapun.


"Kau brengs*k," ketus Fannie yang merasa terhina dengan nominal uang itu.


"1 dollar USD adalah harga yang sepadan denganmu, apa jangan-jangan kau mengira kau adalah wanita berlian dan bernilai tinggi? kau salah, kau tidak semahal wanita yang biasa ku panggil, aku membayarmu karena aku kasihan padamu. setidaknya ini cukup untuk dirimu membeli air mineral. ha ha ha ha," kata Farlos dengan ngehina dan meninggalkan rumah itu.


Fannie hanya bisa menangis karena merasa terhina dan merasa jijik, dirinya menangis dan berteriak di sepanjang malam itu, sementara Mona yang berada di kamar terdiam karena merasa sakit hati akibat perlakuan tiga pria itu. dirinya dan Fannie harus melayani tiga pria itu selama 5 jam. ribuan benih dari tiga pria itu telah di tanam dalam rahim mereka.


Keesokan harinya


Rumah sakit


"Bos, bagaimana dengan Mark Clisten, apa kita mau mencarinya untuk membalas?" tanya Cole yang sedang berada di salah satu ruangan di rumah sakit itu


"Untuk saat ini aku tidak mau meninggalkan Flower sendirian, dan setelah Flower pulang ke rumah aku ingin menangkap Mark si brengs*k itu dan beri dia pelajaran dengan tanganku sendiri"jawab Charles dengan tegas

__ADS_1


"Dia bukan manusia, aku sangat ingin menghajarnya, dia bahkan lebih jahat dari semua musuh kita" ujar Harry yang merasa geram


"Aku tidak bisa membayangkan anak kecil yang baru usia 14 tahun harus menjalani hidup seperti ini selama 10 tahun, di luar sana anak gadis seusianya mendapatkan kasih sayang dari keluarga mereka, sementara dirinya harus dikurung, disiksa dan dihina, ini sudah di luar batas, dan lebih parah adalah pelakunya yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri" ucap Cole yang merasa kesal


"Aku bersumpah akan menghajarnya di saat dia sudah jatuh ke tangan kita" ujar Harry


"Dia tidak akan lari, sementara Mona dan Fannie aku ingin kalian menangkapnya" kata Charles


"Mereka juga patut menerima hukuman" ujar Harry


"Harry, bawa anggota kita tangkap ibu dan anak itu, sekalian saja bawa juga Mark Clisten, aku ingin mereka sama-sama berkumpul di dalam ruang bawah tanah, ini akan sangat menyenangkan" perintah Charles


"Ruangan bawah tanah? kenapa kita bukan masukkan ke penjara?"tanya Harry dengan heran


"Karena mereka telah mengurung Flower di sana selama 10 tahun, dan aku ingin mereka merasakannya juga, apa yang telah mereka lakukan pada Flower aku akan membalasnya secara beransur" jawab Charles yang merasa sakit hati mengingat semua kejadian yang menimpa Flower


"Baik Bos" jawab Harry


Di sisi lain Mark mendatangi rumah sakit dengan niat ingin bertemu dengan Charles


"Aku harus mengambil hati Charles, jika Farlos mencari alasan ingin mengancamku lagi setidaknya aku bisa mengandalkan Charles, bagaimanapun dia sudah bersama Flower" batin Mark


Klek


Mark melangkah masuk ke kamar dengan membawakan sejambak bunga dan menarohnya di meja samping ranjang itu


Tidak lama kemudian Flower yang mendengar suara tutup pintu dan hentakan kaki membuatnya sadar kembali


"Flower putriku, kau sudah sadar" ucap Mark yang berdiri di samping Flower


Mendengar suara panggilan dari sampingnya, Flower pun menoleh ke arah suara itu berada, dan di saat Flower menatap pria itu dirinya mengingat kembali kejadian yang menimpanya di saat di rumahnya itu


"Aarrggh...," teriakan Flower yang ketakutan dan trauma terhadap pria itu sehingga membuatnya langsung bangkit dan turun dari ranjang


"Flower...," teriak Mark yang menghampiri Flower


"Jangan mendekat, pergi...," teriak Flower yang lagi-lagi ketakutan, di saat dirinya menginjak lantai dia terjatuh karena merasa takut sehingga kakinya tidak bisa berdiri

__ADS_1


"Floweer, aku adalah papamu" kata Mark yang ingin memapah Flower


Di saat Mark ingin memapah Flower, Flower langsung berteriak ketakutan yang sangat mendalam sehingga tubuhnya gemetaran, dirinya sama sekali tidak ingin disentuh oleh pria itu karena sudah trauma dengan setiap sentuhan ayahnya itu yang menyakitkan dirinya


"Aarrghh...jangan sakiti aku! jangan sakiti aku! pergii...," teriak Flower sambil menangis histeris dan sambil merangkak ke pojokan kamar itu


"Flower, apa kau gila, jika kau berteriak Charles akan mengira aku melukai mu" kata Mark dengan nada kecil


Mark bersikeras ingin menarik Flower ke ranjang, Flower yang sudah traumatis menjadi ketakutan di saat pria itu memaksa menarik lengannya dengan erat


"Aarrgghh... lepaskan aku! jangan sakiti aku lagi! aku mohon, jangan sakiti aku lagi. aku tidak bersalah" teriak Flower yang meronta-ronta dan mengigit tangan Mark sehingga berdarah


"Aarrgghh...," jeritan Mark yang kesakitan di tangannya sehingga melepaskan pegangannya


"Dasar kurang ajar" bentak Mark dengan kesal dan melayangkan tamparan mengenai wajah Flower yang masih terkapar di lantai


Plak


"Aarrgghh...," jeritan Flower yang kesakitan dan ketakutan yang mendalam, gangguan jiwanya lagi-lagi kambuh karena kemunculan pria itu


"Kau tidak tahu diuntung, tidak berguna" bentak Mark yang menarik lengan Flower dengan kasar


"Lepaskan aku! aku mohon jangan sakiti aku lagi! Aarrgghh...," teriak Flower yang kesakitan di lengannya akibat gengaman kuat dari Mark


Mark menarik paksa Flower hingga berdiri dan di saat Flower berdiri dia langsung mengambil vas bunga dan menghantam kepala Mark


Prak


Pecahan vas bunga yang menghantam kepala Mark sehingga pecah berkeping-keping


"Aarrggh...kau wanita murahan" ketua Mark yang kepalanya berdarah dan kesakitan


"Aarrgghh...jangan mendekat! aku tidak bersalah, aku tidak bersalah, jangan mengurung aku lagi. jangan pukul aku lagi. jangan membuangku lagi. aku mohon, aku mohon!" jeritan histeris Flower yang berlari ke pojokan sana sambil ketakutan sehingga menangis tanpa berhenti


Tidak lama kemudian Charles bersama Cole dan Harry masuk ke kamar Flower


Klek

__ADS_1


"Flower...," teriak Charles yang melihat Flower sedang duduk dengan memeluk kedua lutut sambil menangis dan berteriak dengan histeris


__ADS_2