
"Steve, karena kejadian kemarin aku tidak menghubungi Flower lagi, dia pasti sangat mencemaskanku, dua minggu lebih aku tidak memberi kabar, gadis ini pasti mengalami depresi karenaku, aku ingin menemaninya di sini, agar dia bisa melihatku di saat dia membuka matanya" ujar Charles yang menyentuh wajah Flower
"Baiklah Charles, aku tahu kamu sangat peduli dengan Flower, tapi kamu juga harus berhati-hati saat berada di luar" ucap Steve
"Tenang saja! aku akan berhadapan dengannya jika dia mengetahui aku masih hidup" jawab Charles
Malam hari
Charles menemui Winz untuk mengetahui kondisi Flower lebih detail
"Gadismu itu sangat tertekan, dan dia bahkan sudah jatuh sakit hampir dua minggu lamanya, selama ini dia hanya minum obat yang di sediakan di rumah, ini tidak bisa membantunya sama sekali" jelas Winz yang sedang duduk di kursi kerjanya
"Kenapa dia tidak memberitahu Steve atau paman Vic?" tanya Charles
"Mungkin saja dia tidak mau mereka khawatir! Charles, selama hidup Flower dia mendapatkan siksaan fisik dan mental sehingga mengalami Depresi, ini berdampak buruk baginya, aku hanya berharap apapun yang terjadi kau jangan pernah meninggalkannya atau melukainya, bisa di katakan dia bergantung padamu, selama dua minggu ini kau tidak memberi kabar untuknya, tentu saja dia sangat mencemaskanmu setiap waktu, apa kau tahu kenapa dia bisa depresi...."
"Depresi adalah gangguan suasana hati yang ditandai dengan gejala kesedihan mendalam, perasaan putus asa, tidak berguna dan kehilangan gairah hidup. Bagi beberapa orang perasaan-perasaan itu mungkin wajar terjadi. Namun, akan menjadi tidak wajar dan mengarah pada depresi jika itu terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu dua minggu atau lebih dan sampai mengakibatkan gangguan pada pekerjaan maupun hubungan sosial" jelas Winz
"Kehidupannya yang pahit telah menyebabkan dua penyakit baginya, masalah mental dan depresi, sebelumnya mentalnya terganggu akibat kejadian yang dia alami selama ini, sehingga hampir di rawat di rumah sakit jiwa, untung saja emosinya masih bisa di kendalikan dengan mengunakan obat, dan sekarang ini juga bergantung padamu, hanya dirimu yang bisa menyembuhkan penyakitnya" jelas Winz
"Winz, aku akan melakukan apa saja untuk menyembuhkannya, katakan padaku apa yang harus ku lakukan untuknya?"
"Charles, dengan situasi sekarang apa kau bebas untuk bersamanya, apa kau yakin tidak akan ada apa-apa?"
"Aku akan membawanya tinggal bersamaku, jika Flower mencemaskanku maka aku membiarkan dia tinggal di sisiku, dengan begini maka dia akan merasa lebih tenang" jawab Charles
"Lakukan saja apa yang menurutmu terbaik untuknya. ingat, dia bisa sembuh atau tidak itu hanya tergantung padamu bagaimana cara kau melayaninya" ujar
"Seorang gadis yang mengalami depresi berat karena mengkhawatirkanku, mana mungkin aku tega keras padanya, aku berharap diriku bisa memberikan kehidupan baru untuknya" kata Charles
__ADS_1
"Aku berharap masalahmu cepat terselesaikan, dan bisa hidup bahagia bersamanya" ucap Winz
Di malam itu Charles duduk di tepi ranjang sambil menatap Flower yang masih belum sadarkan diri, dirinya menatap dengan tatapan penuh perasaan terhadap gadis itu, saat Charles mengecup dahi pujaannya air matanya tak terbendung dan menetes mengenai wajah Flower
"Flower, buka matamu dan lihatlah aku ada di hadapanmu sekarang" kata Charles yang menyentuh wajahnya Flower yang masih memucat
"Selama dua minggu kamu pasti sangat menderita karena ku, aku tidak ingin melibatkanmu dan tidak ingin kamu merasa khawatir karena aku sedang terluka oleh karena itu aku tidak menghubungimu, bukalah matamu aku akan memberitahumu semua yang ku alami selama dua minggu ini" ucap Charles dengan mencium wajah Flower
Villa Steve
"Aku tidak menyangka mama sangat keterlaluan" kata Steve yang sedang menonton kejadian siang tadi di hanphonenya
"Untung saja papa pulang tadi siang, jika tidak papa tidak berani membayangkan apa yang akan dia lakukan terhadap Flower yang sudah pingsan" ujar Vic yang sedang duduk bersandar
"Siang tadi aku sedang sibuk, sehingga tidak melihat kejadian ini di handphoneku, mama benar-benar ingin menyakiti adik" ujar Steve dengan kesal
"Dia menuduh adikmu dengan bahasa yang kasar, ini membuat papa sangat kesal"
"Mulai hari ini jangan izinkan lagi mamamu ke sini lagi, papa tidak mau jika dia menyakiti adikmu lagi"
"Iya, Pa" jawab Steve
Di sisi lain Julia sedang berjalan di tepi jalan besar, sambil berbicara sendiri dan tertawa tanpa berhenti
"Suamiku memiliki seorang putri dengan wanita lain" kata Julia dengan tertawa senang
"Dia mengatakan padaku bahwa dia mencintai wanita itu hingga akhir hayat, hahahahah"
"Aku adalah istrinya yang selama ini hidup bersamanya selama 35 tahun, ternyata di hatinya sudah tersimpan wanita lain, hahahahahah"
__ADS_1
"Aku Julia di ceraikan oleh suamiku, serta putra semata wayangku juga menjauh dariku, hahahahahah"
Di saat itu para pejalan kaki yang melewati jalan sana di hadang oleh Julia yang sudah mulai terganggu jiwanya
"Anak muda, tunggu sebentar" panggil Julia yang menghadang seorang pemuda yang ingin melewati jalan itu
"Bibi, ada apa?" tanya pemuda itu
"Aku ingin memberitahumu satu rahasia" jawab Julia dengan tertawa
"Rahasia apa?" tanya pemuda itu dengan heran
"Apa kau tahu ternyata selama ini suami ku mencintai wanita lain secara diam-diam, bahkan hingga akhir hayat" kata Julia dengan tersenyum
"Bibi, kau salah orang" ujar pemuda itu yang langsung melangkah pergi
"Hei..aku belum selesai bicara, apa kau tahu wanita itu sudah melahirkan seorang putri untuk suamiku, hahahahahah" kata Julia yang menatap punggung pria itu yang sudah berjalan jauh
"Aku adalah wanita gagal, istri gagal, juga orang tua gagal, hahahahaahahah"
"Vic, kau ada di mana sekarang? Steve, kau ada di mana sekarang? mama ingin menjumpaimu, tapi mama tidak tahu di mana rumahmu, kenapa kau tidak mencariku, Steve. apa kau sekarang bersama wanita itu? dan kau sudah melupakan mamamu?" ucap Julia dengan melihat ke sana ke mari dan sedang mencari anaknya itu
"Hahahahahaha....suamiku mencintai wanita lain selama ini, aku ingin pulang tapi di mana rumahku, di mana anakku? kenapa dia tidak memberitahu ku di mana rumahnya? anak ini sangat durhaka" ucap Julia yang sambil berjalan dan melihat ke sekelilingnya
"Vic, apa kau tidak mencintaiku lagi? jangan menjauh dariku, kau ada di mana? apa sedang bersama dengan wanita itu? dan siapa putrimu? kenapa kau tidak mengenalkan putrimu padaku? hahahahaahah"
"Hei....sebentar" teriak Julia yang menghadang pejalan kaki di sana
"Ada apa?" tanya pejalan kaki itu
__ADS_1
"Aku ingin bertanya padamu, apakah kalian kenal siapa suamiku dan anakku? aku ingin mencari mereka tapi aku sudah lupa nama mereka dan di mana alamat mereka" tanya Julia yang mulai tidak ingat siapa ahli keluarganya
"Aku tidak mengenal suamimu dan anakmu" jawab pejalan kaki itu dan melangkah pergi