Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Aku ingin kau menikahiku


__ADS_3

"Untuk memulai peperangan kita harus mengetahui dulu berapa jumlah lawan kita, agar kita bisa menyusun rencana untuk mengalahkan mereka" jelas Charles


"Baik Bos" jawab Harry


"Kalian keluarlah dulu" perintah Charles


"Baik Bos" jawab serentak Cole dan Harry yang pergi meninggalkan ruangan kerja


Charles mengeluarkan handphone miliknya dengan mencari nomor yang ingin dia hubungi


"Flower, aku sangat ingin mendengar suaramu dan memelukmu, tapi aku tidak bisa untuk saat ini, kita tidak bisa bertemu denganmu untuk sementara" gumam Charles yang menekan nomor tujuan


"Hallo, Charles" sapa Flower yang di seberang sana


"Bonekaku, bagaimana denganmu? apa kau sudah makan?" tanya Charles dengan tersenyum mendengar suara pujaannya


"Aku sudah makan! bagaimana denganmu, apa kamu sudah makan?"


"Sudah! apa kamu merindukan ku?"


"Iya, aku ingin bertemu denganmu"


"Flower, untuk sementara ini kita jangan bertemu dulu"


"Kenapa?" tanya Flower dengan merasa sedih


"Aku tidak mau Brad melukaimu, jadi untuk sementara kita jangan bertemu dulu, setelah urusan ku selesai aku akan menemuimu"


"Kapan, apa masih lama?"


"Secepatnya! aku berharap kamu bisa menjalani hidup bahagia bersama keluargamu, dan jangan khawatir aku akan baik-baik saja" jawab Charles


"Charles, apa bisa kita sering berkomunikasi lewat handphone?"


"Aku akan menghubungimu dulu di saat aku berada di rumah"


"Apa aku tidak bisa menghubungimu dulu?"


"Flower, jangan menghubungiku, karena jika aku bersama Brad maka ini akan membahayakanmu, aku berjanji setiap malam aku pasti akan menghubungimu"


"Iya, apa kamu tidur dengan nyenyak?"


"Iya, aku tidur sangat nyenyak, bagaimana denganmu?"


"Aku tidak bisa tidur!"

__ADS_1


"Mungkin karena suasana baru, kamu harus membiasakan diri"


"Iya"


Setelah mengobrol selama beberapa menit mereka akhirnya memutuskan panggilannya


"Mana mungkin aku bisa tidur dengan nyenyak tanpamu, bonekaku" gumam Charles


Di sisi lain Flower yang sedang duduk di halaman merasa tidak biasa dengan suasana hidup yang baru, dirinya selama ini selalu bekerja dan beraktivitas dan kini hanya bisa makan dan tidur, membuatnya tidak terbiasa


"Aku bukan karena suasana baru, tapi karena tanpamu, kelihatannya tanpa aku di sampingmu kau biasa-biasa saja dan masih bisa tidur dengan nyenyak, tidak sepertiku yang sudah terlalu mengharapkanmu sehingga tanpamu di sampingku aku malah merasa tidak bahagia sama sekali" ucap Flower


"Di sini aku tidak bisa bekerja, jika tidak melakukan sesuatu badanku merasa lemas, aku juga tidak berani keluar, jika saja Brad menemukan ku maka dia pasti akan mengunakanku untuk mengancam Charles, aku tidak mau dia terkena masalah, kelihatannya aku hanya bisa menunggu panggilannya dan aku tidak boleh menghubunginya" gumam Flower


Karena merasa bosan Flower pun mencari pekerjaan yang bisa di kerjakan di rumah Steve, Flower hanya bersendirian di rumah, sementara Steve menemani Vic ke perusahaannya


Flower membersihkan dapur, lantai dan ruangan-ruangan lainnya, pembantu yang biasa mengerjakan pekerjaan itu hanya akan datang di saat Steve berada di rumah


"Aku harus bergerak jika tidak aku merasa tidak biasa, dan jika aku hanya duduk ini akan membuatku semakin tertekan dan berpikir sembarangan" batin Flower


beberapa hari kemudian


"Bos, gudang A di awasi oleh sejumlah anggota, mereka semua memiliki senjata. kelihatannya isi dalam gudang itu pasti sangat banyak barangnya" ujar Cole


"Gudang A? si rubah tua itu selama ini melakukan banyak bisnis di belakang kita, ini aneh sekali" ujar Charles


"Bisnis yang dia jalankan adalah bisnis gelap, oleh karena itu dia tidak ingin semua orang tahu, karena sikap waspada pada seluruh orang yang di Red Lion" jelas Charles


"Dan sekarang kita sudah tahu, dia tidak bisa menyembunyikan lagi, akan tetapi apa yang akan kita lakukan dengan gudangnya?" tanya Harry


"Perhatikan semua anggotanya di sana, gudang A miliknya akan menjadi sasaran kita" perintah Charles dengan tegas


"Baik, Bos" jawab serentak Cole dan Harry


Setelah beberapa saat kemudian Harry dan Cole pergi melakukan perintah bosnya, dan di saat mereka keluar Coco yang sudah menunggu di luar memaksa untuk masuk ke dalam karena ingin bertemu dengan Charles


"Untuk apa lagi kau kemari?" tanya Harry dengan nada kesal


"Aku ingin bertemu dengannya, hari ini jika aku tidak melihatnya maka aku tidak akan pergi" jawab Coco dengan tegas


"Apakah wajahmu memang terbuat dari kulit monyet, sehingga begitu tidak tahu malu?" ketus Cole


"Kenapa aku tidak bisa menemuinya? kami sudah lama kenal" bentak Coco dengan kesal


"Lama kenal? lalu kenapa? kau jangan lupa anak bos tewas di tanganmu" bentak Harry dengan mendorong wanita itu

__ADS_1


"Jangan menyalahkanku, aku tidak tahu apa maksud mu" ujar Coco yang menyangkal


"Jangan mencari alasan lagi untuk membela diri, pergi atau tidak akan ku pukul" gertak Harry dengan kesal


"Walau kau memukulku aku tetap tidak akan pergi" jawab Coco


"Untuk apa lagi kau bertemu denganku?" tanya Charles yang tiba-tiba berdiri di halaman depan rumahnya


"Charles" teriak Coco yang langsung menghampiri Charles


"Aku tahu kau pasti akan bertemu denganku" ujar Coco yang memeluk tubuh Charles


"Jauhkan dirimu dariku" bentak Charles dengan nada tinggi dan mendorong Coco dengan kasar, sehingga wanita itu terduduk di lantai


Brugh.


"Aaarrggh" keluhan Coco yang merasa sakit


"Katakan untuk apa kau mencariku?" tanya Charles dengan kesal


"Charles, aku ingin kau menikahiku" jawab Coco yang berdiri


"Menikahimu? atas dasar apa aku harus menikahimu?"


"Karena aku telah menjadi korban karena mu, jadi aku ingin kau membalas budimu dengan cara menikahiku" jawab Coco dengan berharap


"Dasar wanita tidak tahu malu" gumam Harry


"Membalas budi mu dengan cara menikahimu?" tanya Charles


"Iya, aku ingin menjadi istrimu, aku ingin kau mencintaiku dan hanya aku satu-satunya wanita dalam hidupmu" jawab Coco


"Jika aku harus membalasmu, maka aku ingin bertanya sesuatu padamu" ujar Charles dengan menghampiri Coco


"Ingin bertanya apa?"


"Bagaimana dengan nyawa anakku yang kau bunuh itu? aku harus menagih nyawa dengan siapa? dan bagaimana dengan rasa sakit yang di alami oleh Flower? jadi aku harus menagih dengan siapa?" tanya Charles melangkah maju mendekati Coco


"Ini tidak ada hubungannya denganku" jawab Coco


"Kau tidak perlu berbohong, pusat perbelanjaan itu memiliki cctv di setiap sudutnya, kami sudah memeriksanya dan pelakunya yang tidak lain adalah dirimu sendiri" ujar Charles


"Charles..?" ucap Coco dengan terhenti


"Apa lagi yang ingin kau katakan?" tanya Charles

__ADS_1


"Aku..?" jawab Coco yang berusaha ingin menyangkal


"Coco, aku sangat kecewa padamu, karena ulahmu ini aku hampir saja kehilangannya" ketus Charles


__ADS_2