
Malam hari
Di malam itu jam dinding menunjukkan pukul 10.00 malam, Charles yang masih belum tidur sedang berada di dalam kamarnya, dirinya sedang duduk bersandar di kasurnya
"Gadis itu walau tidak berada di sini, tapi aroma masih ada melekat di kamar ini. Flower, Flower, aku hanya bisa melihat bantal yang kamu gunakan selama ini, setiap malam aku hanya tidur dengan bantal mu" gumam Charles
"Tidak menyangka aku Charles Care bisa seperti ini saat mencintai seseorang, melamun, merindukan dia, dan terbayang dengan senyuman dan tangisannya, aku memang sudah di hipnotis olehnya" ucap Charles dengan senyum
Tidak lama kemudian terdapat beberapa penyusup yang memakai pakaian serba hitam yang mengunakan panah memanah ke arah anggota Charles yang berjaga di luar pagar
Syiuk...syiuk...
Panahan dari penyusup mengenai leher dua anggota Charles hingga tewas.
Setelah membunuh mereka, para penyusup itu memanjat pagar semen yang tinggi dengan mengunakan tali, setelah berhasil memanjat mereka melepaskan anak panah ke arah beberapa anggota Charles yang sedang berjaga di halaman
Syiuk....syiuk....syiuk....syiuk....syiuk....syiuk...syiuk
Puluhan anak panah di lepaskan oleh mereka mengenai tepat pada tubuh dan kepala semua anggota Charles
Setelah anggota Charles tewas semua para penyusup masuk ke dalam halaman yang luas itu tanpa di jaga oleh siapapun lagi
Cole dan Harry yang sudah melihat semua kejadian dari lantai dua telah bersiap untuk melawan tamu yang tak di undang itu
Cole bersiap di lantai dua, sementara Harry berjalan menuju ke lantai dasar, mereka sama-sama mempersiapkan senjata mereka
Para penyusup berjumlah sekitar 30 orang, mereka berpencar masuk melalui jendela dapur, jendela lantai dua dan juga jendela salah satu di ruangan di lantai dua
Harry bersembunyi di balik tembok karena melihat beberapa penyusup yang masuk lewat jendela dapur
"Hei...kalian" bentak Harry yang langsung melepaskan tembakannya ke arah beberapa penyusup yang masuk ke dalam dapur, sehingga lawannya itu tidak sempat untuk melepaskan tembakan
DOR....DOR.....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR..
Tembakan beruntun di lakukan oleh Harry yang mengenai musuh-musuhnya itu
"Aaaaaarrrrggghh" jeritan mereka semua yang akhirnya tergeletak tidak bernyawa
"Apa hanya ini kehebatan kalian?" gumam Harry yang menggeleng kepalanya
Di sisi lain Cole sedang saling menembak dengan 10 penyusup, terjadilah baku tembak di lantai dua yang menembus dinding rumah Charles
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR
Tembakan di lakukan oleh Cole yang mengarah ke lawan-lawannya itu
"Aaaarrrhhh" teriakan serentak beberapa penyusup yang di tembus oleh peluru Cole
"Berani kalian masuk ke sini tanpa izin dariku" bentak Cole dengan kesal sambil berjalan dan melepaskan tembakannya
DOR....DOR....DOR....DOR....DOR....DOR
__ADS_1
"Aaaarrrgghhhhh" teriakan serentak penyusup yang terkena tembakan tersebut
Seorang penyusup yang tiba-tiba muncul dari sisi kanan dan melepaskan tembakannya ke arah Cole
Dor...
Tembakan yang di lepaskan oleh penyusup itu ke arah Cole yang sedang terjadi saling tembak dengan penyusup lainnya
Cole yang mendengar tembakan dari sisi kanannya langsung menoleh ke arah peluru yang sedang menuju ke arahnya, dengan cepat dia melepaskan tembakan ke arah peluru tersebut
DOR...
Tembakan Cole tepat mengenai peluru penyusup itu sehingga memantul ke arah lain dan menembus ke dinding
Setelah berhasil menangkis peluru musuhnya, lalu Cole melepaskan tembakan ke arah penyusup itu
DOR....
Tembakan di lakukan oleh Cole sehingga mengenai tubuh lawannya
"Aaargghhhh" teriakan lawannya yang sesaat kemudian tewas di tempat
"Tidak berguna" gumam Cole
Sementara di sisi lain 10 penyusup lainnya menerobos jendela di salah satu ruangan
Prang....Prang....
Bunyi pecahan kaca jendela di ruangan itu
"Di mana kamar Charles?" tanya salah satunya
"Mari kita cari" ajak temannya yang lain
Para penyusup melangkah dengan perlahan dan ingin mencari kamar Charles, karena luasnya tempat itu dan terdapat banyak ruangan di rumah itu membuat mereka sulit menemukan kamar yang menjadi sasaran mereka
"Hei...coba dengarkan di sana ada suara orang yang sedang bicara" ujar salah satu penyusup
"Apakah itu suara Charles Robertson?"
"Mari kita ke sana"
Mereka melangkah ke arah salah satu kamar di sana, di saat sampai ke pintu kamar itu mereka dengan perlahan memutar gagang pintu hingga pintu terbuka dan~✓
DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR .
Tembakan yang di lakukan oleh Charles yang sudah menunggu kedatangan mereka dari tadi
"Aaaarrrgghhhhh" teriakan serentak lima penyusup yang di tembus oleh peluru Charles
Setelah mereka berlima tewas, Charles melepaskan lagi tembakan ke arah para penyusup yang di depan kamarnya itu
__ADS_1
DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...
Lima tembakan di lakukan oleh Charles menembus lima lawannya hingga tewas tak tersisa
Tidak lama kemudian Cole dan Harry menghampiri bos mereka
"Bos" panggil serentak mereka berdua
"Bagaimana dengan yang lain?" tanya Charles yang menatap ke arah Cole dan Harry
"Mereka semua mati di tanganku, tanpa balasan sama sekali" jawab Harry
"Jumlah mereka sekitar 30 orang, dan semua di kalahkan tanpa perlawanan" ucap Cole
"Siapa mereka sebenarnya? apa musuh baru?" tanya Harry dengan penasaran
"Jika aku tidak salah menebak mereka pasti utusan dari si tua rubah itu" kata Charles
"Untuk apa dia melakukan itu? apa dia memang berniat ingin membunuhmu, Bos?" tanya Harry
"Apa karena dia merasa marah dengan kejadian membunuh Farlos di hadapannya?" tanya Cole
"Bukan! tidak ada yang tahu apa alasannya, tapi yang jelas ini bukan suatu yang baik" jelas Charles
"Mereka semua datang hanya untuk antar nyawa" ucap Harry
"Kita sudah bersiap saat mereka di luar, oleh karena itu mereka kalah dengan begitu mudah" ujar Cole
"Walau tidak tahu apa alasan si tua itu melakukan ini, tapi kelihatannya kita akan di sibukkan oleh kedatangan tamu-tamu tak di undang" kata Charles
"Apa dia akan melakukannya lagi, Bos?" tanya Cole
"Benar! ini baru awal permainan" jawab Charles
Kumpulan Red Lion
Ricky kembali ke kumpulan dan memberikan laporan hasil rencana pembunuhan yang dia lakukan kepada Charles
"Semua yang pergi tidak ada satupun yang keluar hidup-hidup" ujar Brad
"Mereka bisa masuk karena telah berhasil membunuh semua anggotanya yang berjaga di luar, dan tidak menyangka mereka tewas hanya dalam hitungan menit" kata Ricky
"Siapa saja yang bersama bocah itu?"
"Hanya Cole dan Harry, mereka bertiga berhadapan dengan 30 utusan kita" jawab Ricky
"30 pengikut kita tidak akan bisa melawan mereka, aku ingin mengetahui apakah bocah itu masih memiliki pengikut lain"
"Kali ini mereka mengalahkan utusan kita dengan begitu mudah, jadi walau dia memiliki pengikut tersembunyi juga tidak akan muncul"
"Kita masih bisa gunakan cara yang sama untuk memastikannya" ujar Brad
__ADS_1
"Untuk selanjutnya berapa yang akan kita kirim pembunuhnya?"
"Lebih banyak lebih baik" jawab Brad