
Seminggu kemudian
Mansion Charles
Charles yang sedang berdiri di depan cermin melepaskan lilitan perban di bagian perutnya, setelah lilitan terbuka semua bekas luka jahitannya masih belum mengering
"Brad Robertson, ini adalah bekas luka yang kau berikan padaku, jika waktunya sudah tiba aku akan mendatangimu" ucap Charles yang menatap ke cermin
"Bos, bagaimana dengan lukanya?" tanya Cole yang baru melangkah masuk bersama Harry
"Sudah mendingan!" jawab Charles yang sedang menatap bekas lukanya
"Bos, setelah ledakan terjadi di depan markas Red Lion, si rubah tua melakukan penjagaan ketat, dengan sikapnya itu dia pasti sangat marah besar" ucap Harry
"Dalam beberapa hari ini di semua gudang miliknya juga menjadi ramai dengan kehadiran anggotanya yang sedang berjaga, termasuk pelabuhan juga di perketatkan penjagaannya" lanjut Cole
"Rencana kita di teruskan saja, bagaimana dengan Stone di sana?" tanya Charles yang menatap ke arah Cole dan Harry
"Mereka semua sedang bersiap untuk berpindah ke sini" jawab Cole
"Markas baru kita sudah bisa di tempati" kata Harry
"Selama ini kita sudah membangun markas kita untuk kumpulan Black Dragon, dan sekarang sudah saatnya Black Dragon tempati markas itu" ujar Cole
"Kita sudah melakukan persiapan dari awal, dan akhirnya kumpulan milik kita bisa muncul di kota ini" ucap Harry
"Setelah semuanya tiba kita sebarkan nama kumpulan kita" ujar Charles
"Charles" sapa Steve yang tiba-tiba muncul dan berdiri di pintu kamar
"Steve..?" sahut Charles yang menatap ke arah temannya yang sedang tersenyum
Setelah beberapa saat kemudian
__ADS_1
"Bagaimana dengan lukamu?" tanya Steve yang duduk di sofa yang di kamar Charles
"Sudah baikkan, angin apa yang membawamu kemari?" tanya Charles dengan meneguk minumannya
"Aku penasaran bagaimana caranya kau bisa lolos dari ledakkan itu sehingga musuhmu mengira kau sudah tewas?"
"Karena aku sangat memahaminya, di siang itu dia sudah mengirim sejumlah pembunuh, dan tentu saja dengan sikapnya dia pasti akan mengambil kesempatan untuk menyerangku di saat aku sudah terluka parah" jawab Charles
"Dan di malam itu dia mengirim anggotanya lagi?"
"Iya! aku sudah bisa membaca pikirannya, oleh sebab itu aku sengaja membiarkan dia masuk ke Villaku, aku bersama Cole dan Harry meninggalkan Villa lewat jalan yang di bawah tanah yang ada di kamarku, sebelum mereka datang Cole dan Harry sudah memasang bom di setiap sudut rumah itu, kami menunggu para tamu masuk ke dalam dan kemudian ledakkan, dengan begitu maka si tua itu mengira jika aku juga sudah tewas" jelas Charles
"Rencanamu sangat bagus, orang tua itu sepertinya telah di kelabui olehmu, jadi apa rencanamu seterusnya?"
"Aku ingin memindahkan semua anggotaku ke kota ini, aku sudah memiliki markas di dalam kota, hanya menunggu semua anggotaku datang ke London"
"Kau ingin mengunakan Black Dragon melawan Red Lion?"
"Benar! tapi sebagai Micheal Care, dan bukan Charles Robertson lagi" jawab Charles dengan senyum
"Aku adalah Gangster, dan karena aku hidup bersama Brad dari kecil makanya aku sangat memahaminya, walau dia melatihku untuk menjadi senjata dia, tapi dia akan membunuh senjata ini jika senjata ini terlalu tajam, dia akan merasa jika senjata ini akan menusuknya dari belakang" jelas Charles
"Bagaimana dengan bonekaku? apa dia baik-baik saja belakangan ini?" tanya Charles yang sedang merindukan pujaannya itu
"Menurutmu apa dia baik jika tanpa mu? dia selalu dan setiap saat menunggu kabarmu, apa dirimu begitu keras kepala dan tidak ingin menghubungi dia?" tanya Steve
"Kau lihatlah diriku sekarang, jika adikmu itu melihat kondisi tubuhku sekarang, apa dia bisa tenang dan tidak khawatir?"
"Biarkan dia mendengar suaramu, setidaknya biar dia tahu jika kau masih hidup dengan baik, Flower mengatakan dia tidak ingin menjadi bebanmu, walau kau tidak menghubunginya juga tidak apa-apa, asal kau selamat saja, hanya itu yang dia harapkan" jelas Steve yang meneguk minumannya
"Handphone lamaku sudah hancur bersama Villaku di saat itu, setelah aku membeli handphone baru aku akan menghubunginya" jawab Charles
"Charles, aku hanya meminta dua hal padamu"
__ADS_1
"Katakan"
"Apapun yang terjadi kau harus tetap hidup, dan apapun yang terjadi jangan sampai putus kontak dengan adikku, dia adalah gadis yang sangat pengertian, tapi aku merasa sakit melihatnya begini, dia tidak ingin menjadi bebanmu, oleh karena itu dia tidak mau ke mana-mana karena tidak ingin di ketahui oleh musuhmu itu, Flower mengerti jika dia jatuh ke tangan Brad maka dirinya pasti akan di gunakan untuk mengancammu, oleh sebab itu dia sangat baik dan hanya berada di dalam rumah, dan juga dia tidak berani untuk menghubungimu dulu, karena dia tidak mau menganggumu" kata Steve
"Steve, untung saja ada kamu yang menjaganya, jika tidak aku akan melibatkan dia dan dia juga akan dalam bahaya" ucap Charles
"Menjaganya adalah tanggung jawabku, hanya saja soal hatinya hanya kamu saja yang bisa mengobatinya" kata Steve dengan senyum
"Aku mengerti, aku akan menghubunginya nanti" jawab Charles dengan tersenyum
"Lalu, kapan anggotamu akan tiba?"
"Dalam minggu ini, di saat mereka tiba akan secara terang-terangan, karena walau Brad mengetehui kemunculan Black Dragon dia juga tidak tahu jika kumpulan itu milikku" jawab Charles
"Apakah kau akan langsung membunuhnya?"
"Tidak bisa! Brad memiliki banyak pengikut yang tersembunyi, sebelum aku mengetahui berapa jumlahnya aku tidak boleh bertindak gegabah, aku tidak mau anggotaku mati sia-sia" jelas Charles
"Iya juga, kelihatannya ayah angkat mu itu sangat tidak biasa, dan tidak mudah di hadapi"
"Dia adalah pria yang melatihku dan juga merawatku, tentu aku sudah sangat paham dengannya" ujar Charles
"Charles, musuh terberat mu adalah ayah angkatmu sendiri"
"Oleh karena itu aku ingin bermain dari belakang, menantangnya tanpa menunjukan diriku, aku yakin permainan ini pasti akan sangat menyenangkan" ujar Charles
"Kehidupan Gangster sangat sulit" ucap Steve
Villa Steve
Flower yang merasa bosan seperti biasanya dia mengerjakan pekerjaan rumah, di siang hari Vic dan Steve tidak berada di rumah, Vic masih mengurus bisnisnya, sedangkan Steve sedang bersama Charles
Flower mengepel lantai dan menyiram tanaman bunga yang di halaman rumahnya itu
__ADS_1
"Kenapa Charles masih belum pulang? sudah dua minggu dia tidak memberi kabar, apa dia mengalami masalah?" gumam Flower yang sedang menyiram tanaman
"Kenapa beberapa hari ini badanku tidak enak, sering demam, jika saja papa dan kakak mengetahuinya mereka pasti khawatir lagi, dan ingin membawaku ke rumah sakit, aku tidak boleh keluar rumah, aku tidak mau menyulitkan Charles jika saja aku keluar maka Brad akan menangkapku dan mengancam Charles dengan mengunakanku" gumam Flower