Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Ricky tewas


__ADS_3

"Kalian jahat, aku hanya ingin tahu di mana suamiku dan anakku, dan aku tidak bisa ingat lagi nama mereka" ketus Julia


Di malam itu Julia berjalan tanpa mengenakan sepatunya yang hilang entah ke mana, dirinya berbicara di sepanjang jalan dan tertawa tanpa berhenti, kejiwaan Julia tidak stabil saat dia mendengar ucapan Vic yang mengatakan jika dirinya mencintai wanita lain selama ini, pengakuan dari suaminya itu cukup memberinya tamparan yang sangat kuat, sehingga jiwanya terganggu, bahkan hingga tidak mengenal lagi siapakah suami dan anaknya, hanya dalam sehari perubahan besar terjadi pada dirinya


Julia bukan lagi sesosok wanita arogan dan tidak mau kalah di setiap pertengkaran, kini dirinya sudah menjadi seorang wanita yang mengalami kejiwaan dan tidak mengenal siapapun lagi. di malam itu Julia tertawa di sepanjang jalan sambil berkata " suamiku mencintai wanita lain selama ini"


Julia mengatakannya berulang kali sambil berjalan entah ke mana


Keesokan harinya


Charles yang sedang duduk di samping ranjang menemani Flower di sepanjang malam, dirinya tidak tidur sama sekali dan hanya menatap gadis itu sambil memegang tangannya


"Demamnya masih belum turun" ucap Charles yang sedang menyentuh dahinya Flower


Tidak lama kemudian Winz dan suster melangkah masuk ke kamar Flower, suster membawakan obat-obatan dan menyuntik di kantong infus, serta kompres agar membantu menurunkan demam tingginya


"Winz, kenapa demam Flower masih belum reda?" tanya Charles


"Nanti aku ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut" jawab Winz yang sedang memeriksa suhu badan Flower dengan mengunakan termometer


"Apa ada kemungkinan jika Flower menghidap penyakit?" tanya Charles dengan khawatir


"Belum bisa di pastikan, aku akan memberinya obat lagi, kita akan menunggu sampai siang nanti, jika ada kemajuan maka ini hanya demam biasa, jika saja nanti siang masih belum turun panasnya aku akan mengambil sampel darahnya" jelas Winz


"Suhunya masih 39.4 derajat celcius" ujar Winz yang melihat termometer.


"Ini gila dan tidak wajar, sudah semalaman dia di infus tapi tidak turun panasnya" ujar Charles


"Charles, percayalah padaku. aku akan memberikan obat terbaik untuknya, untuk saat ini tubuhnya tidak menunjukkan adanya gejala lain." kata Winz


"Apa kamu tidak tidur semalaman?' tanya Winz


"Aku sangat khawatir padanya, sehingga tidak bisa memejamkan mataku" jawab Charles


"Kau juga harus istirahat, Charles. jika tidak maka dirimu yang akan sakit nanti, jika Flower melihatmu sakit maka dia akan mencemaskanmu lagi"

__ADS_1


"Tenang saja! aku bisa bertahan, aku adalah pria dan sudah terbiasa, saat dulu aku juga pernah tidak tidur selama beberapa hari" jawab Charles


"Sekarang kehidupanmu sudah ada Flower, jadi kamu harus lebih berhati-hati setiap melakukan sesuatu, jika terjadi sesuatu padamu, Flower pasti tidak bisa menerimanya" ucap Winz


"Iya! aku tahu. sekarang hidupku lebih berarti di bandingkan dulu, demi dia aku akan menjaga diriku dengan baik" jawab Charles dengan menatap ke arah Flower


Di sisi lain Brad sedang berada di pelabuhan miliknya, dirinya di temani oleh beberapa pengawal, ia memeriksa situasi pelabuhan tersebut, di saat Charles masih berada di Red Lion pelabuhan adalah bagian dalam pengawasan Charles.


"Tuan besar, situasi sini tidak terkendali saat bos Charles tidak berada di sini" ucap salah satu anggota pelabuhan yang bernama Erward


"Kenapa bisa begini, apa yang terjadi?" tanya Brad dengan kesal


"Semua anggota di sini sangat berduka mendengar kabar mengenai kematian bos Charles, berita ini sangat mempengaruhi pekerjaan mereka" jelas Erward


"Bagaimanapun mereka harus bangkit, jika tidak mereka tidak layak menjadi bagian dari Red Lion" ujar Brad dengan tegas


"Baik! Tuan besar" jawab Erward


"Beri peringatan pada mereka agar bekerja lebih baik, jika aku mendapati mereka tidak melakukannya maka jangan salahkan aku mengusir mereka pergi dari sini" kecam Brad dengan tegas


"Baik! Tuan besar"jawab Erward


Dalam perjalanan


"Aku tidak menyangka jika kematian bocah itu bisa mempengaruhi suasana hati para pekerja" kata Brad yang sedang duduk di belakang mobil


"Tuan besar, selama ini Charles sudah lama mengurus pelabuhan, mungkin karena itu mereka masih belum terbiasa" ujar Ricky yang sedang mengendarai mobilnya, sementara sepuluh pengawal lainnya mengunakan lima mobil lainnya yang mengikuti mobil Brad dari belakang dan yang duanya mengawal Brad dari depan


"Selalu awasi pelabuhan dan gudang kita, aku tidak mau lagi mengalami kerugian" perintah Brad dengan tegas


"Baik! Tuan besar"jawab Ricky


"Jika dalam dua hari tidak ada perubahan maka lempar saja mereka semua ke laut" perintah Brad


"Baik! Tuan besar" jawab Ricky

__ADS_1


Di sisi lain Cole yang ingin mengincar Brad atas perintah bosnya, ia berada di atas salah satu gedung di sana, dengan mengunakan sniper mengarahkan ke sasarannya itu


Cole mencari sasaran tepat untuk menembak mobil Brad yang sedang melewati depan gedung yang di mana Cole sedang mengamati incarannya.


"Ini saatnya" gumam Cole yang sedang bersiap untuk melepaskan tembakannya


Dor...


Tembakan Cole mengenai kaca mobil belakang akan tetapi gagal mengenai Brad yang sedang duduk bersandar sambil menyandarkan kepalanya


Dor..


Tembakan Cole yang mengenai kaca mobil depan sehingga berhasil menembus kepala Ricky


"Aaaaarrghhh" jeritan sesaat Ricky yang langsung tewas, kemudian kepalanya langsung menghentakkan ke setir mobil sehingga menekan klakson


Tit.......


Akibat tertembaknya Ricky mobil yang di bawanya hilang kendali dan berbelok ke sana sini


"Ricky" teriak Brad yang merasa cemas karena tidak terkendalinya mobil miliknya, sehingga menabrak salah satu tiang toko milik warga yang ada di pinggir jalan


BRAK...


Tabrakan mobilnya ke tiang itu sehingga hancur di bagian depan, Ricky yang telah tertembak dirinya tewas langsung saat pelurunya menembus ke kepalanya, sementara Brad pingsan akibat benturan kepalanya ke kursi supir akibat mobilnya menabrak tiang


Salah satu pengawal Brad langsung turun dari mobilnya dan berlari ke arah mobil Brad, sementara pengawal lainnya menodong senjata mereka semua arah atas gedung, karena mereka tidak mengetahui di mana pembunuh yang menembak mobil Brad berada, Cole yang sudah melakukan tugasnya langsung meninggalkan tempat itu karena tidak ingin di ketahui oleh pengawal Brad


Mereka mengeluarkan Brad yang tidak sadarkan diri dari mobilnya yang sudah rusak


"Ayo cepat tinggalkan tempat ini" ujar Salah satu pengawalnya


Tidak lama kemudian merekapun meninggalkan lokasi kejadian itu dengan terburu-buru demi ingin menyelamatkan bos mereka yang tidak sadarkan diri itu


Sore hari

__ADS_1


"Winz, kenapa Flower masih belum bangun?" tanya Vic yang sedang menyentuh kepala putrinya itu


"Demamnya sudah mulai menurun, kondisinya sangat lemah, apa lagi Flower sudah lama jatuh sakit dan pada akhirnya tubuhnya tidak mampu bertahan sehingga pingsan, dengan bantuan obat dan vitamin ini akan menjaga daya tubuhnya, dan Flower akan segera sembuh" jelas Winz


__ADS_2