
"Vic, apa yang kau katakan tadi?" tanya Julia dengan hampir tidak percaya
"Aku mengatakan Flower adalah anakku bersama Ella" jawab Vic yang mengulangi perkataannya
"Apakah dia adalah wanita yang dulu pernah bersamamu?" tanya Julia dengan berkaca-kaca
"Benar! dialah yang bersamaku di saat itu, dan dia sudah melahirkan seorang putri untukku" jawab Vic dengan terus terang
"Dia melahirkan seorang putri untukmu dan kau mengatakan jika kau mencintainya? lalu, bagaimana denganku yang sudah hidup bersamamu selama 35 tahun, bahkan aku juga melahirkan seorang putra untukmu?" ucap Julia dengan merasa terluka
"Dia melahirkan gadis ini karena dia hanya ingin uangmu kan?" ujar Julia
"Dia tidak mengambil sepersen pun uang ku, setelah dia melahirkan dia pergi begitu saja dengan membawa Flower bersama, dan menjalani hidupnya, dia bukan wanita mata duitan" kata Vic
"Kau mencintainya di saat kita masih menjadi suami istri? kenapa kau bisa begitu tega padaku?"
"Julia, apa kau tahu kenapa aku bisa jatuh cinta padanya?" tanya Vic
"Dia pasti menggodamu"
"Kau salah! dia tidak menggodaku sama sekali, saat itu aku tanpa sengaja menabraknya, dan aku harus bertanggung jawab karena telah melukai dia, maka aku membawanya ke Villa ku untuk merawat lukanya, dan kemudian dia ingin mencari kerja, aku memberi dia pekerjaan rumah tangga di villa ku, dia sangat lembut. dia perhatian padaku dan tidak pernah meninggikan suara di hadapanku, karena kelembutannya aku menjadi tertarik padanya dan menjalinkan hubungan dengan dia, selama beberapa bulan kami bersama aku sangat bahagia, saat aku bersamanya aku tidak merasa tekanan dia sangat perhatian dan selalu tersenyum, dan aku sangat mencintainya" jelas Vic
"Kau mencintainya?" tanya Julia dengan merasa tertekan
__ADS_1
"Iya! aku mencintainya, setelah beberapa bulan dia pergi begitu saja, aku mencarinya tapi tidak mendapatkan dia, aku sangat merasa kehilangan dan bahkan mencarinya selama ini sehingga aku menemukan Flower" jawab Vic
"Oleh karena itu kau ingin bercerai denganku?"
"Aku bercerai denganmu bukan karena dia, tapi karena sifatmu yang sangat suka membuat onar di rumah, dan selalu saja mencurigaiku dari awal pernikahan kita, aku merasa lelah saat bersamamu, di saat itu Steve masih kecil demi dia aku mempertahankan lagi pernikahan ini, setiap hari batin ku tersiksa saat bersamamu, walau hanya masalah sepele kau membuatnya seperti masalah besar, tiada hari tanpa pertengkaran, sedangkan Ella sangat berbeda dengan mu, dia sangat lembut dan baik membuat ku merasa nyaman dengannya, oleh karena itu kehilangan dia adalah penyesalan seumur hidup bagiku" ucap Vic dengan panjang lebar
Julia yang mendengar setiap ucapan mantan suaminya itu merasa sakit hati dan ambruk, dirinya terduduk ke lantai karena merasa tertekan
"Julia, dalam hubungan suami istri harus saling percaya dan saling mengalah, pernikahan kita adalah penyesalan bagiku, selama 35 tahun aku tidak pernah merasa bahagia, aku merasa tersiksa dan aku sudah mengalah akan tetapi tidak bisa merubah sikapmu, kau bersikap keras kepala dan tidak masuk akal, bukan hanya padaku tapi kau bersikap keras juga pada anakmu sendiri, sehingga anak kita ingin menjauh darimu" kata Vic
"Bahkan anakku sendiri juga sudah tahu hubunganmu dengan wanita lain dan menerima dia di sini?" tanya Julia sambil menunjukan ke arah Flower
"Iya, dia sudah mengetahuinya dari awal, dan Ella juga menyayanginya, oleh karena itu Steve mendapatkan kasih sayang dari Ella, selama ini anak kita tidak pernah mendapatkan kasih sayang darimu, kau selalu saja menelantarkan dia, terutama saat dia sakit kau memilih jalan-jalan bersama teman-temanmu, sebagai seorang anak butuh kasih sayang dari orang tuanya, tapi dia tidak merasakan saat bersamamu, dan dia merasakan saat dia bersama Ella" jawab Vic
"Julia, aku dan Steve sangat menyayangi Flower, dia adalah gadis yang paling malang, dan aku tidak ingin ada sesiapapun yang menyakitinya" ujar Vic
"Katakan padaku apakah selama ini kau pernah menganggapku sebagai istrimu?"
"Selama ini aku selalu menganggapmu sebagai istriku, walau aku tidak bahagia dengan pernikahanku"
"Apa kau pernah mencintaiku?"
"Sejak menikah kau selalu bertengkar denganku sehingga akhirnya kita memiliki anak, dan sikapmu masih tidak berubah, dan seiring waktu berjalan karena aku merasa tertekan di saat kau selalu bertengkar denganku, perasaanku pada mu sudah pudar"
__ADS_1
"Sejak kapan?"
"Sejak kau melahirkan Steve, kau selalu menuduhku mencari wanita lain, dan setiap aku pulang kerja aku harus berhadapan dengan sikap kerasmu yang bertengkar denganku tanpa sebab, karena sikapmu ini aku merasa kecewa dan mulai menyesal, sehingga aku tidak memiliki perasaan padamu lagi, akan tetapi demi anak aku bertahan selama 35 tahun"
"Lalu, apa kau masih mencintai wanita itu?"
"Aku selalu mencintainya bahkan hingga akhir hayatku. Julia, jangan mencari keributan lagi, Flower tidak bersalah dia juga menderita karena kelalaianku, aku ingin menebus semua kesalahanku padanya, dan jika kau masih saja menyakitinya aku tidak akan ragu untuk menuntutmu" kecam Vic yang kemudian menghampiri Flower dan mengendongnya
Vic mengendong Flower meninggalkan rumah itu, sementara Julia masih terduduk lesu dengan mengeluarkan air mata dengan rasa sakit di hatinya
"Ternyata selama ini dia menyimpan wanita lain di hatinya, dia merasa tertekan di saat bersamaku, dan merasa bahagia di saat bersama wanita lain, dia juga mengatakan wanita itu sangat lembut dan perhatian, sementara aku sangat suka membuat keributan dan tidak masuk akal" ucap Julia yang merasa tertekan
"Suamiku yang bersamaku selama ini mencintai wanita lain, dan anakku selama ini juga sangat akrab dengan wanita itu, lalu siapa aku bagi mereka? seorang wanita bisa berhubungan gelap bersama suamiku sehingga melahirkan anaknya, dan anak mereka juga sudah dewasa, sementara aku tidak mengetahui apa-apa, aku sangat gagal sebagai seorang istri dan aku juga sangat gagal sebagai seorang ibu, karena anak sendiri saja tidak di pihakku" gumam Julia yang masih duduk sambil melamun
Di sisi lain Vic langsung melarikan Flower ke rumah sakit, rasa cemas ternampak jelas di raut wajah pria paruh baya itu.
"Paman, jangan merasa cemas aku akan berusaha menyembuhkan Flower" ucap Winz yang sebagai dokter menangani Flower
"Winz, paman berharap padamu" ucap Vic dengan merasa khawatir
Lalu Winz melangkah masuk ke dalam ruangan perawatan itu, sementara Vic menunggu di luar dengan hatinya yang tidak tenang
"Ella, lindungi putri kita, aku tidak ingin kehilangannya, aku sudah kehilanganmu dan dia sangat penting bagiku, lindungilah dia agar cepat sadar" gumam Vic
__ADS_1
"Flower putri kecilku, kau jangan sampai terjadi apa-apa, papa akan mengabulkan apapun permintaanmu, agar kau bisa hidup bahagia, dan jangan menyiksa papa lagi" batin Vic