Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Kebahagiaan


__ADS_3

1 minggu kemudian.


Charles dan Flower telah kembali ke london untuk membantu persiapan pesta pernikahan kakaknya dan Winz yang hanya sisa dua hari.


Di hari itu Charles dan Flower berkumpul di rumah Steve. selain mereka, Cole dan Bared serta Julia juga ikut berkumpul. mereka bercanda ria dan juga sangat bahagia.


"Steve, di saat mengenakan pakaian pengantin kau cukup tampan juga," ucap Charles dengan senyum.


"Jangan tertawakan aku! bagaimanapun aku masih kalah darimu," jawab Steve.


"Kakak, aku yakin kakak ipar pasti akan sangat menyukai ketampananmu," kata Flower.


"Kakakmu ini selalu tampan," ucap Steve dengan seraya bercanda.


"Ayolah, kalian minum sop dulu! sop ini untuk kesehatan, apa lagi Flower sudah hamil harus lebih perhatikan kesehatan dan janinnya," kata Julia yang membawakan mangkok berisi sop dan meletakan ke atas meja.


"Terima kasih, Ma," ucap Flower dengan senyum.


"Sama-sama, Putriku," jawab Julia dengan senyum.


"Cole, Bared, kalian akan tinggal berapa lama di london?" tanya Vic.


"Mungkin agak lama untuk kali ini, Cole masih ingin bersama dengan teman-temannya yang di Black Dragon," jawab Bared dengan tertawa.


"Bagaimanapun hubungan persahabatan tetap terjaga, walau jarak mereka jauh," ujar Vic.


"Kakak Cole, kakakku sudah ingin menikah, dan kapan aku baru mendapat undangan darimu?" tanya Flower dengan senyum.


"Untuk saat ini aku belum memikirkan itu," jawab Cole.


"Usiamu juga sudah tidak muda, kau berencana ingin menunggu hingga kapan?" tanya Steve dengan bercanda .


"Menunggu orang yang tepat baru menikahinya," jawab Cole dengan senyum.


"Ha-ha-ha-ha...Cole sangat pemalu. mana mungkin dia akan mengejar walau di saat dia sudah bertemu dengan wanita idamannya," ujar Charles dengan tertawa.


"Apakah dia sudah memiliki wanita idaman?" tanya Steve dengan senyum.


"Sudah, hanya saja sayang sekali dia memilih melepaskan dan membiarkan orang lain yang merebutnya," jawab Charles.


"Stone akan segera melamar kak Liza, jika kak Liza belum memiliki pasangan di saat pesta pernikahan kakak," jawab Flower.


"Kenapa bisa begitu?" tanya Steve.


"Mereka sedang bertaruh, siapa yang tidak membawa pasangan ke pesta kakak, maka orang itu akan kalah. dan dihukum minum bir sebanyak 10 botol setiap hari selama setahun," jelas Flower.


"Minum bir sebanyak 10 botol setiap hari selama setahun? bukankah ini agak berat bagi seorang wanita?" tanya Steve.


"Dan aku yakin kak Liza pasti menerima lamaran Stone, demi ingin menghindar dari mendapatkan hukuman itu. sementara Harry bersama kak Yona," kata Flower dengan sengaja.


"Kalau saja mereka saling mencintai maka restui saja mereka," ujar Vic.


"Cole, apa kau yakin kau tidak menyukai Liza?" tanya Charles.


"Papa merasa Liza sangat baik, sangat disayangkan karena kalian tidak bisa bersama. mungkin kalian tidak berjodoh," ucap Bared.


"Cinta memang tidak bisa di paksa, jika saja Cole tidak menyukai Liza maka jangan di paksakan, akan tetapi jika kamu menyukainya maka jangan di pendamkan. kalau tidak kamu akan menyesal seumur hidup," ujar Steve.


"Jangan membahas tentangku lagi! atur saja pernikahanmu dengan baik!" kata Cole dengan bersulang dengan Steve.


"Kau ini...selalu saja menghindar jika membahas masalahmu," ucap Steve dengan senyum.


Keesokan harinya.


Setelah pergi selama sebulan Cole kembali ke Black Dragon untuk bertemu dengan sahabat-sahabatnya.


Ia melangkah masuk ke dalam untuk menjumpai mereka yang sedang berkumpul di halaman. saat ia melangkah ke halaman ia melihat seorang wanita yang dia kenal yaitu Liza sedang memberi makan untuk ikan hias yang ada di kolam sana.


Cole menatap ke arah Liza dan mulai melangkah menghampiri wanita itu. Liza menoleh ke arah samping dan mendapati bahwa pria berkepala batu itu muncul di hadapannya.


"Sudah pulang? selamat, karena sudah menjadi bos di kelompok tuan Bared," ucap Liza dengan bersalaman dengannya.


"Terima kasih, ucapannya," jawab Cole.


"Di mana Harry dan lainnya?" tanya Cole.


"Harry keluar bersama Curry dan Yona, sementara Stone ada di dalam," jawab Liza yang melangkah masuk ke dalam.


"Liza...."


"Ada apa? tunggu saja mereka di dalam," kata Liza.


"Ada yang ingin ku katakan padamu," ujar Cole.


"Katakan saja! kenapa masih ragu? memang ada apa?"


Cole mengambil sesuatu yang tersimpan dalam saku bajunya. sebuah box kecil ia memberikan kepada Liza.


"Apa ini?" tanya Liza dengan heran.


"Menikahlah denganku!" ucap Cole dengan berlutut.

__ADS_1


"Me-menikah denganmu?" tanya Liza dengan binggung.


"Iya, aku ingin menikahimu, dan ikut aku tinggal di spanyol," jawab Cole.


"Untuk apa kau melamarku? bukannya kau tidak suka padaku?"


"Bukan masalah suka atau tidak suka, tapi masalah mau atau tidak," jawab Cole dengan polos.


"Apa maksudmu?"


"Maksudku adalah kalau kau mau mari kita menikah, kalau kau tidak mau maka tidak usah menikah," jawab Cole dengan terus terang.


"Aku tidak akan menikah denganmu," jawab Liza yang kesal dengan jawaban pria itu.


"Kenapa?"


"Kau tidak suka padaku, untuk apa melamarku?"


"Aku...."


"Kepala batu, kau menikah saja dengan batu sana! semua orang menikah karena ada rasa suka. tapi kau malah ragu. memang kau mengira aku ini siapa?" tanya Liza dengan kesal.


"Aku....kalau kau menolak iya sudah...kita tidak usah menikah," bentak Cole.


"Dasar batu tidak pernah berubah," ketus Liza dengan menendang kaki pria itu.


Bruk..


"Kau...."


"Kenapa, kau ingin membalasku? lakukan saja kalau kau berani,"bentak Liza.


"Aku menyesal karena melamarmu," bentak Cole.


"Aku juga tidak berharap kau melamarku," jawab Liza dengan merasa kesal.


"Cincin ini akan gunakan untuk melamar wanita lain," ujar Cole.


"Lakukan saja! lagi pula aku juga tidak butuh cincinmu. aku akan menikah dengan Stone dari pada menikah dengan kepala batu sepertimu," bentak Liza dengan nada kesal.


Saat Liza ingin melangkah masuk ke dalam, Cole menepuk pundaknya. Liza langsung menyerang dengan satu pukulan ke dada pria itu. Cole langsung mengelak sehingga Liza langsung masuk ke kolam ikan.


Plung...


"Aaarrghh....dasar kurang ajar," bentak Liza yang merasa kesal dan memukul air itu sehingga menciprak mengenai Cole.


"Maaf, mari aku bantu!" kata Cole yang mengulurkan tangannya.


Plung...


Byiur...


"Rasakan!" ketus Liza yang ingin keluar dari kolam.


Cole menarik Liza sehingga wanita itu masuk kembali ke kolam.


"Hei...jangan menarikku," bentak Liza dengan kesal.


Cole langsung memeluk pinggang Liza dan mencium bibir wanita itu.


"Em....em...," jerit Liza dengan berusaha mendorong pria itu.


"Apa yang kau lakukan?" bentak Liza yang meronta.


"Menikah denganku dan aku akan melepaskanmu," ujar Cole dengan memeluk erat pinggang Liza.


"Tidak mau!"


"Setuju atau tidak?"


"Tidak setuju," bentak Liza.


Karena mendengar jawaban Liza, Cole mencium bibir Liza sambil memeluk pinggangnya dengan erat.


"Kalian sedang melakukan apa di dalam sana?" tanya Harry, Curry, Yona, dan Stone dengan serentak.


"Sejak kapan kalian ada di sini?" tanya Liza yang menoleh ke arah mereka.


"Dari tadi," jawab mereka dengan serentak.


Liza yang merasa kesal langsung menginjak kaki Cole.


Bruk.


"Aauughhkk," jerit Cole yang merasa kesakitan.


Liza yang merasa malu langsung keluar dari kolam.


"Kepala batu, melamar wanita dengan cara seperti ini, kau adalah pria sangat...sangat dingin. sehingga tidak mengunakan cara yang romantis," kata Harry dengan mengejek.


"Dia sudah menerima lamaranku," jawab Cole.

__ADS_1


"Kami tidak melihatnya," ujar Yona.


"Aku lebih tahu dari kalian," jawab Cole yang keluar dari kolam.


Dua hari kemudian.


Pesta acara pernikahan Steve dan Winz.


Acara diadakan di restoran mewah. para tamu yang datang dari kalangan bisnis Steve dan juga Vic, selain itu semua rekan kerja Winz juga ikut hadir dalam acara pesta meriah itu.


Sementara dari Black Dragon di hadiri oleh Tiga pasangan baru yaitu. Cole dan Liza, Yona dan Harry, Stone dan Curry. mereka telah menjadi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan tidak lama lagi


"Vic, akhirnya putra kita menikah," ucap Julia yang merasa bahagia dan sedang duduk bersama dengan mantan suaminya itu.


"Benar?Winz adalah wanita yang luar biasa, dan keberuntungan kita mendapatkan menantu yang baik," jawab Vic.


"Semoga mereka bahagia hingga ke anak cucu," ucap Julia.


"Flower mendapatkan suami yang luar biasa dan hebat, dan juga sedang hamil. Steve juga menikahi wanita yang berprofesi sebagai dokter. ini sudah lengkap bagi kita," kata Vic dengan merasa bahagia.


"Kakak, kakak ipar, selamat untuk kalian," ucap Flower dengan senyum.


"Terima kasih, Flower," ucap Steve dengan senyum.


"Flower, selamat untukmu karena sudah hamil. aku masih sedang menunggu proses persalinanmu," ucap Winz dengan senyum.


"Baiklah, aku ingin kakak ipar ku yang menyambutnya di saat itu," jawab Flower dengan senyum bahagia.


"Ehem...Bos, ada yang ingin ku sampaikan," kata Harry yang berjalan menghampiri Charles.


"Ada apa?" tanya Charles.


"Kami akan menikah bersama di dua bulan mendatang," jawab Harry.


"Menikah bersama? maksud kalian adalah?" tanya Charles dengan binggung.


"Maksudnya adalah mereka ingin adakan pesta pernikahan bersama dua bulan lagi ," jelas Bared yang berjalan menghampiri Charles dan lainnya.


"Harry dan Yona, Stone dan Curry, Cole dan Liza akhirnya kalian....? tanya Charles yang melihat ke arah Cole dan Liza.


"Bos, mereka sudah bersama," kata Yona.


"Kenapa bisa?" tanya Flower.


"Tidak romantis sama sekali, melamar dengan secara memaksa. tanpa bunga dan tanpa tempat yang indah," ujar Liza dengan melirik tajam ke arah Cole.


"Dan paling romantis adalah mereka jadian di kolam ikan," kata Harry, Yona, Stone, Curry, Cole dan Liza dengan serentak.


"Ha-ha-ha-ha...,"suara tawaan mereka semua yang merasa bahagia.


Beginilah mereka semua telah mendapatkan pasangan masing-masing. dua bulan kemudian Harry dan Yona, Stone dan Curry, Cole dan Liza. melangsungkan acara pesta pernikahan bersama di london.


Setelah selesai acara pesta pernikahan Cole, Liza dan Bared kembali ke spanyol. sementara Harry, Yona, Curry dan Stone tetap berada di Black Dragon.


Winz tetap sebagai dokter yang profesional, dan Steve menjalankan bisnis ayahnya. sementara Julia yang sudah berubah lebih sering melakukan pekerjaan amal untuk membantu warga yang berkekurangan.


Vic berbulan madu bersama dengan Charles dan Flower di California. janin dalam kandungan Flower adalah anak laki-laki. hal ini tentu saja sangat mengembirakan bagi Charles yang menginginkan penerus untuk mengantikan posisinya. sementar Vic sangat tidak sabar untuk mengendong cucu dari putri tercintanya.


"Mari kita minum sambil menikmati pemandangan di sini!" ucap Vic yang bersulang dengan putri dan menantunya.


"Flower, minum jus saja! mulai hari ini jangan minum minuman beralkohol lagi!" kata Charles yang memberikan jus kepada istrinya.


"Baiklah, aku mengerti!" jawab Flower dengan senyum.


Charles bersama Flower dan Vic sedang tinggal di hotel mewah di lantai 15, mereka berada di balkon makan dan minum sambil melihat kota indah di malam hari.



Tamat..


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


Terima kasih untuk readers yang setia ikuti kisah Charles dan Flower sampai akhir😘😘😘😘😘😘😘😘😘


Mohon maaf jika ada salah dalam bahasa dan penulisan ya🙏🙏🙏🙏🙏


Dalam waktu terdekat Author ingin upload karya terbaru. untuk judul belum di tentukan.


Sedikit kebocoran untuk dua tokoh utama cowo dan cewe.


Tokoh cowo adalah seorang pengacara yang memiliki masa lalu kelam yang menyakitkan. ia juga adalah seorang duda yang telah bercerai dengan istrinya sepuluh tahun yang lalu. hatinya yang sudah tertutup terbuka kembali saat bertemu dengan salah satu kliennya.


Sementara tokoh cewe berperan sebagai seorang istri yang tidak bisa melahirkan sehingga suaminya menikah dengan wanita lain dan tinggal bersama dengannya. dan mulailah pertikaian antara istri pertama dan ke dua. selain itu ibu dari suaminya juga selalu menghina dirinya. tokoh cewe harus berhadapan dengan keluarga suaminya serta istri ke duanya itu.


Untuk tokoh cewe sifatnya keras dan tegas. bukan lemah yang bisa di tindas ya😘😘😘😘😘


Akan di upload dalam beberapa hari ini.


Harap dukungan untuk para readers tercinta. bagi saya ini pertama kali menulis cerita pengacara dan istri mandul alias masalah rumah tangga. selama ini saya menulis cerita yang kebanyakan dari mafia. dan untuk karya baru ini adalah tantangan bagi saya🙏🙏🙏🙏🙏


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖

__ADS_1


__ADS_2