
Charles yang sudah terluka merobek kemejanya dan mengikat di bagian luka di perutnya, sambil berdiri menatap tajam ke arah pria yang mengendarai mobil itu
Brum...Brum...Brum...Brum..
Pria itu lalu menginjak gas memperlajukan mobilnya, di saat itu Charles bukannya mengelak akan tetapi dia malah berlari ke arah mobil yang ingin menabraknya
Charles melompat ke atas mobil dan langsung menikam atap mobil sehingga mengenai kepala pria yang mengendarai mobil itu, dan setelah berhasil Charles kemudian terjatuh dari atap mobil dan terhempas ke jalan aspal itu
Pria yang kepalanya tertikam banting setir ke samping sehingga menabrak salah satu ruko di pinggir jalan itu
Prak....prang...
Pecahan kaca toko busana yang di tabrak mobil hingga ke dalam dan menumbangkan sebagian pakaian-pakaian yang di pajang di dalam toko
"Cepat bunuh dia" teriak para pembunuh yang melompat dan mengarahkan pedangnya ke arah Charles yang tergeletak di jalan itu
Charles yang tergeletak di jalan langsung menahan pedang tajam dan menendang lawannya dengan kuat, sehingga lawannya itu terhempas ke jalan aspal
Brugh..
"Aaaaarrrrgghhh" pekikan pembunuh itu yang merasa sakit pada tubuhnya
Charles berusaha bangkit walau merasa sakit di seluruh tubuhnya, ia lagi-lagi merobek kemejanya dan melilit telapak tangannya yang terluka akibat menahan serangan pedang tajam dari lawannya tadi
"Aku Charles tidak mudah untuk di kalahkan, kelihatanya bos kalian sudah pikun karena sudah lupa siapa diriku ini" kecam Charles yang mengambil pedang milik pembunuh yang berserakan di jalan itu
Charles memegang pedang itu dengan ke dua tangannya, dan lalu dirinya menatap ke arah atas gedung sambil memberi kode dengan menantang pria penembak itu
"Tembak saja jika kau sanggup" gumam Charles dengan tatapan tajam
Cole dan Harry yang sedang melawan tanpa berhenti dan mati-matian tidak membuat mereka kewalahan, menebas semua lawannya hingga tewas satu persatu
"Apa masih ada yang lain?" ujar Harry yang sedang menikam lawannya itu
Srek....
"Aaaaarrggghhh" jeritan Lawannya yang lalu tewas di tempat
"Kita masih sanggup bertarung lagi, keluarkan semua kekuatan kalian" bentak Cole yang sedang mematahkan tangan lawannya
Krek...
"Aaaarrgghhh" jeritan Lawannya yang kesakitan
Charles mengunakan pedang menunjuk ke arah si penembak yang berada di atas gedung, dan sambil menepuk dadanya dengan pedang tersebut
"Bunuh aku jika kau layak" teriak Charles yang sedang menantang si penembak itu
Penembak itu lalu melepaskan tembakannya ke arah Charles
__ADS_1
Dor
Charles menangkis peluru dengan pedangnya itu
Prang..
Penembak itu melepaskan tembakannya berulang kali ke arah Charles, Charles menangkis dengan dua pedang yang di tangannya, sehingga pelurunya memantul ke mana-mana dan sebagian menembus ke tubuh para pembunuh itu
"Aaarargghhhh" teriakan beberapa pembunuh yang terkena peluru dan sesaat kemudian merekapun tewas di tempat
Setelah melepaskan tembakan secara bertubi-tubi penembak itu kehabisan pelurunya, sehingga dirinya tidak bisa melawan sasarannya itu. sementara Charles mengunakan sekuat tenaganya untuk melawan peluru itu sehingga membuatnya semakin merasa sakit di bagian luka tembaknya
"Bos" teriak Cole dan Harry yang menghampiri Charles yang sedang menahan sakit
"Aku akan membunuh brengs*k itu" ujar Harry yang terluka di bagian tangannya akibat terkena pedang
"Tidak perlu! tidak usah buang tenaga kita, karena masih ada tamu yang lain" jawab Charles yang melihat ke arah kanan
Beberapa pembunuh yang baru muncul yang mengarahkan anak panah ke arah Charles, mereka masing-masing mengunakan panah sebagai senjatanya, sementara Cole dan Harry yang sudah tahu lawannya itu merekapun mengambil pedang-pedang berserakan di jalan itu, Cole dan Harry akan mengunakan dua pedang di tangannya untuk melawan anak panah yang akan di lepaskan oleh lawan mereka
"Apa kalian sudah bersiap?" tanya Charles yang sedang memegang dua pedangnya
"Sudah, Bos" jawab serentak Cole dan Harry
"Bos, biar kami melawan mereka, Bos sudah terluka" ucap Cole yang wajahnya terluka akibat terkena pedang
Pembunuh yang mengunakan panah berjumlah sekitar 30 orang, mereka sama-sama bersiap ingin melepaskan anak panah ke arah Charles dan dua pengawalnya
Syiuk....syiuk....syiuk....syiuk...syiuk...syiuk...syiuk....syiuk...
Puluhan anak panah di lepaskan oleh mereka ke arah sasarannya itu
Di saat puluhan anak panah yang di luncurkan, Charles bersama Cole dan Harry menangkis dengan pedang mereka, dan menyerang kembali ke arah para pembunuh itu
Syiuk....syiuk...syiuk...syiuk...syiuk...syiuk...syiuk...syiuk..
Serangan balik di lakukan oleh Charles dan dua pengawalnya
"Aaaarrgghhhhh" teriakan pembunuh itu yang terkena anak panah sendiri
Charles, Cole dan Harry mengunakan pedangnya melawan puluhan anak panah sehingga anak panah itu memantul kembali ke arah pembunuh itu
Syiuk...syiuk....syiuk...syiuk...
Bunyi anak panah yang di lepaskan oleh pembunuh itu
Prang...prang...prang...prang ..
Bunyi pedang yang menangkis semua anak panah itu, sehingga menyerang balik ke pembunuh dan berhasil menembus tubuh mereka
__ADS_1
"Aaaarrggghhhhh" teriakan beberapa pembunuh yang terkena serangan balik dari Charles dan lawannya
Syiuk....syiuk....syiuk...syiuk....syiuk...syiuk...
Puluhan anak panah yang mengarah ke Charles dan dua pengawalnya
Charles menangkis dengan sambil menahan sakit di bagian perutnya, darah keluar hingga menetes ke aspal, akibat gerakan-gerakan yang di lakukan oleh Charles tanpa berhenti
Karena luka di bagian perutnya membuat Charles hampir ambruk dan tidak bisa melawan, sehingga anak panah itu mengenai bagian pundaknya
"Aaahh" jeritan Charles yang langsung mencabut anak panah itu dan di buang entah ke mana
Lalu dirinya berlari dan sambil menangkis anak panah tersebut dengan di ikuti Cole dan Harry yang sama-sama berlari ke arah pemanah itu
Syiuk...Syiuk...Syiuk...Syiuk...Syiuk...Syiuk...Syiuk...
Prang...Prang...Prang...Prang...Prang...Prang....Prang .
"Sialan" ketus Harry yang terkena anak panah di lengannya
"Ambil kembali senjata kalian" teriak Cole yang sedang membalas dengan pedangnya
Prang....Prang ...Prang...
"Aaaarrrrgghhhh" jeritan serentak pembunuh itu
Sisa 5 pemanah yang masih hidup dan melepaskan anak panahnya tanpa berhenti
Charles langsung melayangkan dua pedang ke arah pemanah itu begitu juga di lakukan oleh Cole dan Harry
Srek...Srek...Srek...Srek...Srek...Srek..
"Aaaaaggghhh" jeritan lima pemanah itu yang tubuhnya tertikam oleh pedang
Tiga puluh pemanah telah tewas tak tersisa
"Kelihatannya si tua itu memiliki banyak pengikut yang terlatih" ketus Harry yang mencabut anak panah yang menancap di lengannya
"Bos, luka mu mengeluarkan banyak darah" kata Cole yang merasa cemas
"Ini bukan pertama kali bagiku" ucap Charles
"Seorang Charles Robertson memang tidak mudah di lawan, begitu banyak pembunuh yang menyerangmu, tapi kau masih saja begitu kuat. walau dirimu sudah terluka" kata seorang pria yang tiba-tiba muncul dengan 20 anak buahnya yang memiliki kapak sebagai senjata mereka
"Apakah ini kumpulan kapak?" tanya Harry
"Bukan kumpulan, hanya saja senjata yang mereka gunakan berbeda-beda, sebelumnya jurus pedang, dan kemudian pemanah dan yang ini adalah jurus kapak, semua sudah terlatih" jelas Cole
"Banyak sekali tamu tak di undang, ini akan sangat menyenangkan" ucap Charles yang sedang menahan sakit di seluruh tubuh karena ditabrak mobil tadi serta tembakan di bagian perutnya, panah yang melukai pundaknya serta tangan yang di balut kain dari kemejanya
__ADS_1