
"Hari ini aku ingin menguji kehebataan anggota tangguh dari Black Dragon,"ujar Fernando.
"Tembak saja aku!" teriak Fernando dengan menepuk dadanya dengan menantang.
Stone, Liza, Curry, Yona dan Steve bersiap melepaskan tembakan mereka.
DOR...DOR...DOR....DOR...DOR....DOR
DOR...DOR...DOR....DOR...DOR....DOR
Tembakan serentak yang di lakukan oleh Stone dan temannya.
Puluhan tembakan yang di lakukan oleh mereka tidak berhasil menembus pria botak itu
"Hahahahaha....kalian tidak akan berhasil menembak ku,"kata Fernando dengan tertawa dan kemudian berlari ke arah Stone dan kawannya. saat Fernando ingin menyerang kumpulan Stone memundurkan langkahnya sambil melepaskan tembakan.
DOR...DOR...DOR....DOR...DOR....DOR
DOR...DOR...DOR....DOR...DOR....DOR
Tembakan mereka dengan serentak dan mengenai tubuh Fernando. akan tetapi peluru tersebut tidak berhasil menembus tubuh lawannya itu.
Saat Stone dan temannya ingin menembak lagi mereka telah kehabisan pelurunya.
"Ingin membunuhku tidak semudah itu,"teriak Fernando yang melayangkan pukulan ke arah Liza.
Liza mengelak serangan botak itu dan sambil menahan serangan lawannya. kemudian Stone menendang Fernando akan tetapi lawannya itu dengan cepat mengelaknya.
"Tuan Steve, cepat bawa tuan Austin tinggalkan tempat ini! biar kami yang menghadapinya," perintah Curry yang maju menyerang Fernando yang sedang bertarung dengan dua temannya itu.
"Kalian cepat pergilah!" titah Yona yang menarik lengan Vic dan ingin melangkah pergi
"Tidak ada yang bisa pergi dari sini!" bentak Fernando yang menghalang langkah Yona dan Vic.
Fernando langsung menendang dengan kaki panjangnya mengenai bagian perut Yona sehingga membuat wanita itu mundur beberapa langkah.
Brugh...
"Aaarrghh..."
Saat Fernando ingin menahan pundak Vic, Steve langsung menahan tangan si botak itu dan melayangkan pukulannya ke arah wajah pria botak itu. akan tetapi pukulan Steve tidak mengenai sasarannya, lawannya yang gesit dengan begitu mudah bisa mengelak setiap serangan dari mereka semua.
Stone melompat dan ingin mengepit kepala Fernando, dan akhirnya kaki Stone di pegang erat oleh Fernando dan lalu membanting ke jalan dengan kuat.
Bruk...
Hentakan kuat tubuh Stone yang ke jalan aspal itu.
"Aaukhhh," jerit Stone yang kesakitan.
Liza dan Curry melayangkan pukulan dengan serentak ke arah Fernando, pria botak itu menahan tangan dua wanita itu dan kemudian meninju bagian dada mereka.
__ADS_1
BRUK...BRUK....
"Aarrghhh...."jerit Liza dan Curry yang sedang kesakitan dan mundur beberapa langkah ke belakang.
Steve menendang punggung Fernando sehingga membuat pria bertubuh besar itu melangkah maju, akibat tendangan kuat dari belakang. saat Steve menyerang dari atas hingga bawah Fernando menahan ke dua tangan Steve. dan kemudian langsung menendang bagian perutnya
BRUK...
"Aahkk...." jerit Steve yang memegang bagian perutnya.
"Steve," sebut Vic yang menghampiri putranya.
"Kelihatannya kalian tidaklah sehebat yang ku bayangkan. sama sekali tidak seujung jari kakiku," bentak Fernando.
"Botak tidak berguna," teriak Liza yang melompat tinggi dan langsung menendang kakinya ke arah wajah lawannya itu.
Fernando berpaling dan melihat kaki panjang wanita itu yang ingin menyerangnya, ia langsung mengelak dan menarik kaki Liza dan memeluk pinggang wanita itu dan kemudian membanting ke aspal.
BRUK...
"Aarrghh...." jeritan Liza yang kesakitan karena dibanting dengan keras.
Tidak lama kemudian Cole melajukan mobilnya menabrak anggota Fernando yang sedang berdiri di sana sambil melepaskan tembakannya.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
"Aarrgghh," jeritan anggota Fernando yang tertembak.
BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...
BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...
BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...BRAK...
Belasan anggota Fernando yang di tabrak sehingga terlempar jauh dan terkapar dengan tak berdaya.
Cole melepaskan tembakan ke arah pria botak bertato itu.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan Cole mengenai tubuh si botak, akan tetapi tidak berhasil menembusnya.
"Dia memiliki anti peluru, tembak kepalanya!"teriak Liza yang berusaha bangkit.
Fernando menarik lengan Liza dan mendorong ke arah mobil Cole yang sedang melaju ke arahnya.
Cole langsung menginjak rem dengan tiba-tiba saat melihat temannya itu di dorong ke arah mobilnya.
__ADS_1
Bruk...
Hentakan tubuh Liza yang mengenai mobil Cole dan terkapar di jalan.
"Liza," teriak Stone, dan lainnya dengan serentak
Cole langsung keluar dari mobil dan menghampiri Liza yang terkapar di jalan itu.
"Liza,"teriak Cole yang memapah temannya itu yang sedang memegang bagian perutnya.
"Sungguh mengejutkan sekali, apakah kau adalah Cole salah satu pengawal yang selalu berada di sisi Charles Robertson?" tanya Fernando.
"Kau benar! aku adalah Cole. hari ini aku datang untuk membunuhmu," bentak Cole yang melayangkan tangannya ke arah wajah lawannya dan juga bagian tubuhnya.
Serangan di lakukan oleh Cole di tahan oleh Fernando. Cole menyerang atas bawah dan kiri kanan tanpa henti sementara Fernando mampu mengelak dengan cepat. saling adu tangan dan kaki dengan setiap pukulan keras menyebabkan rasa sakit pada tangan dan kaki Cole.
Mereka bertarung selama dua menit dan pada akhirnya Fernando memukul keras bagian wajah kiri lawannya sehingga tubuh Cole berbalik hampir terbanting ke aspal. Cole menahan dengan tangan kanannya. sudut bibirnya mengeluarkan darah akibat menerima pukulan keras dari sang lawannya
"Lumayan, kau jauh lebih tangguh dari mereka. dan Charles Robertson beruntung masih memiliki mu," ucap Fernando.
Cole berdiri dan bersiap ingin melawan gangster kamboja itu
Tidak lama kemudian anggota Fernando yang lain tiba di lokasi tempat mereka sedang berada.
"Dasar pengecut!" ketus Liza yang melihat ke arah anggota Fernando yang baru tiba.
"Panggil Charles ke sini! aku ingin bertarung dengannya!"
"Kau belum layak untuk bertemu dengan bos kami," jawab Cole.
"Biarkan mereka pergi! ini urusan kumpulan kita!" kata Cole yang memandang ke arah Steve.
"Kalau bocah itu tidak muncul aku mana mungkin bisa melepaskan mereka," jawab Fernando.
Semua anggotanya mengepung Cole bersama lainnya dan sambil menodong senjata ke arah mereka.
"Apakah anggota mu hanya jumlah sekecil ini?" tanya Cole dengan mengejek.
"Aku adalah bos gengster mana mungkin jumlahnya hanya segini," jawab Fernando.
"Benarkah? itu tandanya semua anggotamu ada di kamboja dan kau beraninya melawan kami di london. bukankah ini sama saja antar nyawa," kata Cole dengan sengaja.
"Aku tidak sebodoh itu dengan jumlah anggotaku yang tidak banyak aku menantang kalian?" kata Fernando.
"Aku tidak percaya dengan katamu, siapa yang tidak tahu kalau kau adalah orang suka pamer, semua yang kau katakan hanyalah omong kosong semata," kata Cole dengan menghina.
"Kau berani sekali untuk menghinaku, aku akan memperlihatkan padamu betapa banyaknya anggotaku," ketus Fernando dengan kesal.
"Omong kosong!" ketus Stone dengan sengaja.
"Kalau begitu buktikan saja pada kami! kalau kau memiliki anggota yang lebih banyak dari kami!" tantang Cole dengan sengaja.
__ADS_1