
Di saat Charles sedang berbincang dengan Cole di halaman, nada pesan masuk ke handphone milik Charles
Di saat Charles membuka pesan tersebut ia melihat sebuah rekaman yang di kirim oleh Farlos yang sedang menyetub*hi seorang wanita yang tidak asing lagi bagi Charles sendiri
"Tidak menyangka di saat aku ingin menangkapnya dia sudah jatuh ke tangan si be.jat itu" ucap Charles yang melihat rekaman itu dan kemudian memberikannya kepada Cole
"Coco? kenapa dia bisa jatuh ke tangan Farlos?" tanya Cole dengan heran yang sedang melihat rekaman itu
"Hanya dia yang tahu, jika aku tidak salah menebak dia menculik Coco untuk membalas dendam denganku"
"Ini berarti dia malah membantu kita membalas dendam untuk nona Flower dan kandungannya" ujar Cole
"Benar sekali" jawab Charles
Tidak lama kemudian Farlos menghubungi Charles
"Hallo, adikku yang ku cinta, bagaimana dengan tontonan itu? apakah cukup menarik?" tanya Farlos yang di seberang sana
"Hahahaha...Farlos, kau tidak perlu mengirimkan video seperti itu, aku tidak peduli"
"Dia adalah kenalan mu dan sudah menjadi mangsa ku, apa kau tidak marah karena sudah ku cicipi tubuhnya?"
"Apa kau suka? jika suka maka lanjutkan saja"
"Apa kau tidak berencana untuk menjemputnya?"
"Tidak! sebenarnya aku ingin berterima kasih padamu, karena sudah membantuku membalas dendam, aku sedang mencarinya dan tidak menyangka kau malah sudah membantuku, oleh karena itu aku sangat berterima kasih padamu" ucap Charles dengan tertawa
"Dia mengatakan jika ayahnya adalah penyelamat mu, tapi kau malah mengabaikannya begitu saja, bukankah itu sangat tidak berperikemanusiaan"
"Aku tidak peduli pada wanita lain, Farlos. jika kau suka kau bisa melakukannya berkali-kali, tolong sampaikan pesan ku ke dia, jangan sampai aku melihatnya lagi, karena jika bertemu dengan dia lagi maka nyawanya akan ku ambil sebagai ganti apa yang sudah dia lakukan pada gadisku" kecam Charles
"Farlos, aku ada hadiah besar untukmu, tidak lama lagi kau akan menerimanya, nikmatilah hidupmu, karena hidupmu akan semakin berwarna dengan kehadiran mereka" kata Charles yang kemudian memutuskan panggilannya
"Cole, suruh anggota kita kirim dua wanita itu ke rumahnya" perintah Charles
"Baik Bos"
"Tuan Charles, nona Flower sudah sadar dia mencari Anda" ucap suster yang datang menghampiri Charles
Mendengar ucapan suster itu Charles langsung berjalan masuk ke rumah sakit untuk bertemu dengan pujaannya
__ADS_1
"Flower, tubuhmu masih lemah jadi harus banyak istirahat" kata Winz yang sedang mencatat kondisi Flower
"Winz, kenapa denganku? kenapa tubuhku merasa agak lemas?" tanya Flower yang menatap ke arah Winz yang sedang berdiri di sampingnya
"Ini karena luka di kepalamu, luka di kepala mu mengeluarkan banyak darah, oleh karena itu tubuhmu masih lemah" jawab Winz dengan alasan
"Ternyata begitu ya"
"Apa Flower ada merasakan tidak nyaman?"
"Tidak, hanya merasa tidak nyaman di bagian i..tu" jawab Flower yang merasa segan dan menunduk
"Hah, itu karena benturan yang kuat sehingga rahimmu harus di jahit" jelas Winz dengan alasan, karena ia tidak ingin Flower mengingat kejadian yang di lakukan oleh Charles
"Ternyata begini ya"
"Flower, ingat jangan banyak bergerak dulu ya, karena baru di jahit jadi harus di rawat baik-baik, jika tidak maka akan infeksi jika jahitannya terbuka lagi" jelas Winz
"Terbuka lagi?"
"Ah, maksudku adalah jangan banyak bergerak dulu" jawab Winz yang hampir keceplosan
"Iya"
"Flower"
"Charles" sahut Flower dengan senyum saat melihat pria yang satu-satunya yang bisa membuat dirinya merasa nyaman
"Bagaimana denganmu? apa masih merasa sakit?" tanya Charles dengan duduk di tepi ranjang dan menyentuh kepala Flower
"Sudah tidak lagi, Winz baru memberiku obat" jawab Flower
"Karena kamu sudah datang maka aku keluar dulu" ujar Winz dengan senyum dan melangkah pergi
"Apa kamu lapar, ingin makan sesuatu?" tanya Charles dengan menatap senyum
"Aku belum lapar. Charles, maaf. aku membuatmu khawatir lagi" ucap Flower dengan merasa bersalah
"Jangan berkata demikian, ini salahku karena meninggalkan mu sendirian di sana" ujar Charles dengan memeluk pujaannya
"Coco dia..?"
__ADS_1
"Dia sudah mendapatkan balasannya" jawab Charles yang masih sedang memeluk Flower
"Balasan? apa maksudmu?"
"Dia di culik oleh Farlos dan kau tahu sifat Farlos, dia tidak akan melepaskan semua wanita yang ada di depan matanya" kata Charles dengan melepaskan pelukannya
"Dia sangat menakutkan" ujar Flower
"Flower jangan takut, aku akan selalu melindungimu, aku sudah lalai selama ini sehingga membuat mu menderita terus, ini salahku" ucap Charles dengan merasa menyesal
"Ini salahku karena tidak bisa menjaga diriku sendiri, sehingga bisa terjadi seperti ini, jadi ini bukan salahmu"
"Bukan salahmu, dia melukai mu juga karena aku, aku menolak dan mengusirnya oleh sebab itu dia membalasnya dengan cara melukai mu, semua ini karena ku sehingga membuatmu menjadi incaran mereka" ucap Charles dengan memeluk Flower
"Flower, apa kau tahu di saat aku melihatmu terluka aku sangat takut kehilangan mu lagi, wajah mu pucat dan kesakitan, ini membuatku sangat takut jika aku tidak sempat menyelamatkanmu" kata Charles yang mengeluarkan air matanya sambil memeluk pujaannya itu
"Aku sudah tidak apa-apa, jangan merasa cemas, aku sudah agak baikkan" ujar Flower yang masih di dalam pelukan Charles
"Flower, tetap di sisiku. hanya ini yang ku pinta, aku tidak ingin melihatmu terluka lagi, ini membuatku sangat takut akan kehilangan mu" ucap Charles yang melepaskan pelukannya dan mencium bibirnya Flower
Villa Farlos
"Bos, di luar ada dua wanita itu" kata Ric yang baru melangkah masuk ke ruangan bosnya
"Siapa dua wanita itu?" tanya Farlos yang bangkit dari tempat duduknya
"Fannie dan Mona! mereka di ikat dan sangat berantakan, aroma di tubuh mereka seperti tidak pernah mandi" jawab Ric
"Ini Bos ada surat dari pengirimnya" ujar Ric yang menyerahkan surat itu
Farlos membuka amplop surat dan membaca isinya, di saat membaca ia seakan tidak percaya dengan tulisan yang tercantum di surat itu
"Hamil? mereka hamil anakku? lelucon seperti apa ini?" ketus Farlos yang tidak percaya
"Mereka hamil? Bos, apa mungkin mereka hamil?"
Farlos dengan wajah kesalnya melangkah keluar dan melihat dua wanita yang dalam kondisi terikat, rambut yang berantakan, serta kotor karena selama ini mereka tidak pernah mandi dan hanya tidur di ruangan bawah tanah
"Kenapa kalian bisa ada di sini? dan bagaimana ceritanya si brengs*k itu bisa mengirim kalian ke tempatku?" ketus Farlos yang menutupi hidungnya karena tidak tahan dengan aroma ke dua wanita itu
"Lepaskan kami" teriak Mona yang sedang terduduk di lantai bersama putrinya
__ADS_1
"Lihatlah seperti apa kalian sekarang? mirip seperti pengemis yang di jalan itu, tidak mandi dan kotor dan bau, kenapa dia bisa mengirim kalian ke sini?"ketus Farlos dengan kesal