Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Penyusup di markas


__ADS_3

"Apa masih ada yang lain?" tanya Harry yang melihat ke arah jasad-jasad yang bergeletak di jalan sana.


"Selagi Andrew masih hidup maka tidak akan habis orang yang ingin membunuh kita," jawab Charles.


"Ke mana saudara kita? mereka ada di belakang kita saat kita meninggalkan tempat itu!" tanya Cole dengan merasa heran.


"Mari kita pergi mencari mereka!" ajak Charles.


"Mobil kita sudah rusak!" ucap Harry.


"Kita gunakan saja mobil yang di sana," jawab Cole yang menunjukan ke arah mobil yang sedang parkir di tepi jalan sana.


Charles Bersama Cole dan Harry mengunakan salah satu mobil yang parkir di pinggir jalan sana.


Di sisi lain Stone bersama anggota lain sedang terjadi baku tembak dengan kumpulan yang tak di kenal.


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR...DOR...DOR..


Tembakan yang di lakukan oleh ke dua kelompok.


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR...DOR...DOR..


"Aaarrghh...."


"Aaarrghh...."


"Aaarrghh...."


Teriakan masing-masing dari ke dua belah pihak yang terkena tembakan.


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan serentak dari Curry dan Yona.


"Aaarrghh...." pekikan lawan yang terkena tembakan.


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan serentak dari Liza dan Stone yang mengenai lawan-lawannya sehingga tumbang satu-persatu.


"Ingin membunuh kami! akan kami layani permainan kalian," bentak Stone yang sambil melepas tembakannya.


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Liza yang kehabisan peluru hanya bisa mengunakan dua senjata tajamnya, untuk melawan mereka.


Di saat lawannya melepaskan tembakan ke arahnya ia berusaha mengelak sambil berlari ke arah lawannya itu, dan kemudian ia melompat tinggi sambil melempar dua senjata tajam ke arah lawannya itu, sehingga pisau belati miliknya menancap ke kepala lawannya


SREK...


"Aaarrgh...."


SREK...


"Aaarrgh...."


Saat lawannya tewas Liza langsung mencabut senjata miliknya dan bertarung dengan sejumlah lawannya. Liza dengan tangkas menikam dan menyayat tubuh lawannya tanpa berhenti.


SREK...


"Aaarrgh...."


SREK...


"Aaarrgh...."


SREK..


"Aaarrgh...."


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR

__ADS_1


Tembakan yang di lakukan pembunuh itu ke arah Liza. Liza menarik lawannya untuk melindungi dirinya


"Aaarrgh...." jerit pria itu yang harus menerima tembakan dari teman sendiri dan kemudian langsung tewas akibat puluhan peluru yang menancap ke tubuhnya.


Karena banyak peluru yang di lepaskan oleh lawannya sehingga membuat Liza tidak mampu mengelak semua peluru yang menuju ke arahnya.


"Aaarrgh...." jerit Liza yang terkena tembakan di bagian lengannya.


"Liza...." teriak Yona dan Curry.


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan yang di lakukan oleh Yona mengenai beberapa lawannya


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan serentak dari para beberapa pembunuh yang di tembus dari peluru Yona.


"Apa kalian hanya bisa bermain dengan cara begini saja? sangat membosankan!" teriak Curry yang sambil melepaskan tembakannya.


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan mereka dengan serentak yang di tembus oleh peluru Curry dan kemudian tergeletak tidak bernyawa.


Sejumlah delapan puluh anggota Black Dragon terjadi baku tembak, dan tewas sekitar puluhan anggota. sementara pihak lawan berjumlah seratus anggota. dan yang telah berhasil di tumbangkan sekitar empat puluhan orang.


Tidak lama kemudian Harry mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, sementara Cole Charles melepaskan tembakan ke arah lawannya yang sedang baku tembak dengan anggota Black Dragon.


Semua anggota Black Dragon yang melihat mobil yang di kendarai Harry sedang melaju, mereka pun segera menyingkir ke samping.


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan dari Charles yang menembus puluhan lawan-lawannya


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan mereka dengan serentak yang di tembus oleh peluru Charles.


Bruk...bruk...bruk...bruk...bruk...bruk


Tabrakan yang di lakukan oleh Harry mengenai beberapa pembunuh sehingga terkapar ke jalan aspal.


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Jeritan mereka yang merasa kesakitan akibat tabrakan.


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan di lakukan oleh Harry yang sambil menyetir.


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan mereka dengan serentak yang di tembus oleh peluru Harry dan sesaat kemudian mereka tumbang satu-persatu.

__ADS_1


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan di lakukan oleh Cole yang menembus puluhan pembunuh tersebut.


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan mereka dengan serentak yang terkena tembakan.


Sisa pembunuh yang masih hidup membalas tembakan tersebut ke arah Liza dan lainnya


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan yang di lakukan oleh para pembunuh yang sisa hanya puluhan orang.


Semua anggota Charles bekerja sama melepaskan tembakan ke arah lawannya yang hanya sisa tidak seberapa.


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


DOR...DOR...DOR....DOR....DOR....DOR


Tembakan beruntun di lakukan oleh pihak Stone dan lainnya.


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


"Aaarrgh...."


Teriakan serentak mereka semua yang di tembusi oleh peluru dan sesaat kemudian mereka tewas satu-persatu.


"Hari ini kita kedatangan banyak tamu," ketus Yona.


Markas Black Dragon.


Beberapa anggota yang berjalan menghampiri Flower yang sedang duduk di ruangan, Charles sengaja membiarkan pujaannya menunggu dirinya di markas, agar mendapatkan perlindungan yang ketat. akan tetapi keinginannya beda dengan kenyataan.


"Nona," sapa beberapa anggota dengan sopan.


"Iya, ada apa, Kak!" jawab Flower dengan sopan.


"Nona, ada panggilan dari bos, dan ingin kami membawa nona ke restoran," jawab salah satu dari mereka dengan menunduk.


"Apakah Charles mengatakan jika aku sudah bisa keluar?" tanya Flower dengan bersemangat.


"Benar, Nona. Anda sudah bisa keluar," jawab anggota Charles dengan menunduk.


"Tapi, apa tidak bahaya kalau aku keluar! Cole dan Harry tidak berada di sini," jawab Flower dengan merasa ragu.


"Nona, tenang saja, kami akan melindungimu, dan mengantarmu ke restoran," ucap anggota Charles dengan menunduk.


"Ternyata Charles sudah mengaturnya! baiklah, aku akan berganti pakaian dulu, kalian menungguku sebentar ya," ujar Flower yang bangkit dari tempat duduknya dan berjalan munuju ke kamar.


Setelah Flower melangkah masuk ke kamar ia langsung mengunci pintu dan kemudian dia berlari langsung ke jendela, ia melihat beberapa penjaga yang berada di luar sana.


"Sebenarnya mereka kawan atau lawan?" batin Flower yang sedang melihat ke para anggota yang berjaga di luar markas.


"Siapa mereka? kenapa bisa masuk ke sini? ingin mengajakku keluar untuk menangkapku, Charles tidak akan menyuruh orang lain untuk membawaku keluar kecuali Cole dan Harry," gumam Flower


Flower mengambil senjata yang di simpan di bawah bantal.


"Hufff...untung saja Charles sudah mengajarku cara mengunakan senjata ini," batin Flower.


Tuk...tuk...tuk...tuk...


Ketukan pintu di lakukan oleh anggota yang tadinya

__ADS_1


"Nona, apa sudah siap?" tanya anggota itu yang sedang berdiri di luar.


"Iya, sebentar! aku sedang mengambil jaketku," jawab Flower yang berdiri agak jauh dari pintu, sambil menodong senjata ke arah pintu itu untuk bersiap menembak jika mereka menerobos masuk ke dalam.


__ADS_2