
"Flower, tanda lahir ini..?" tanya Charles yang terpotong
"Kenapa..?"
"Tidak, apa ini tanda lahir mu atau bekas luka?"
"Tanda lahir"
"Ternyata begitu" jawab Charles yang sambil memijiat pundak Flower
"Apakah Flower adalah putri kandung paman Vic dan adik perempuan yang selama ini di cari Steve?" batin Charles
Tidak lama kemudian Harry melangkah masuk ke kamar VIP itu
"Bos, Cole sudah membawa orangnya kemari" ujar Harry
"Bawa dia masuk" perintah Charles yang menaikan baju Flower
"Baik Bos" jawab Harry dengan menunduk
Sesaat kemudian Cole membawa si pelaku yang merekam video itu masuk ke dalam kamar Flower
Cole dan Harry menarik secara paksa pelaku itu dan sambil mendorong sehingga terjatuh
Brugh...
"Aaarghh" jeritannya yang merasa kesakitan
Kondisi pelaku itu dengan jari ke dua tangannya yang sudah tidak lurus, karena sebelumnya telah di patahkan oleh Cole
"Charles, apa yang sudah terjadi?" tanya Flower
"Flower, dia adalah pelaku yang mengirim video rekaman itu ke handphone mu" jelas Charles dengan menoleh ke arah Flower
"Untuk apa kau melakukan itu? apa niatmu sengaja ingin menyakitiku? dan kau sudah berhasil" tanya Fower dengan kesal yang melihat ke arah pelaku itu yang sedang tidak berdaya dengan terkapar di lantai
"Ruby, kau sangat mengecewakanku, aku memberimu uang untuk keluar dari kumpulan ku, karena kau sudah menyelamatkanku, dan sekarang karena ulah mu ini Flower hampir saja meninggal karena kecelakaan itu, apa kau merasa puas dengan hasil dari rencana mu sekarang?" tanya Charles dengan kesal
"Bos, aku..?" ucap Ruby yang sedang menangis
"Ruby, kau sangat jahat sekali dan mengerikan, apa kau tidak tahu karena rencana jahatmu itu hampir saja mengorbankan nyawa orang" ketus Harry
__ADS_1
"Kau sudah tahu apa akibatnya jika menyinggungku, tapi kau masih saja melakukannya" bentak Charles
"Apa kau sangat membenciku sehingga melakukan hal semacam ini? kau di usir dan datang ke London hanya untuk balas dendam padaku, jika kau ingin balas dendam kenapa kau tidak mencariku saja?" ketus Flower dengan kesal
"Aku mencintai mu, Bos. aku merasa benci di saat kau mengatakan kau mencintai dia dan mengusirku, aku tidak puas dan ingin membalas dendam, oleh karena itu aku datang ke London hanya untuk membalas dendam" jelas Ruby yang sedang menahan sakit
"Jadi, selama ini kau mengikutiku?" tanya Charles yang sedang berdiri di samping ranjang
"Tidak! di malam itu kebetulan aku minum di pub karena putus asa, dan aku melihat bos bersama seorang teman, dan di saat itu ada wanita lain yang mendekatimu maka aku merekamnya, aku tidak menyangka jika bos mencium wanita itu sehingga membawanya ke ruangan karaoke dan melakukan hubungan dengannya, aku mengunakan kesempatan itu untuk menghancurkan Flower dan aku berhasil, dia di tabrak sehingga sekarat di tengah jalan" jawab Ruby
"Kau melihat semua kejadian itu?" tanya Charles
"Iya, setelah aku mengirim video aku langsung menuju ke rumah mu, karena aku penasaran apa yang akan di lakukan oleh Flower, nyatanya dia meninggalkan rumah dan berjalan selama beberapa jam dan aku melihat dia yang sedang melamun dan berjalan ke tengah jalan sana, aku merasa bahagia di saat mobil datang, akhirnya yang ku inginkan sudah tercapai, dia tidak berdaya dan kemudian dia tidak sadarkan diri dengan kepalanya yang terluka" jawab Ruby
"Kau inginkan kematianku karena rasa cintamu pada Charles, aku tidak pernah menyakiti mu dan kau selalu saja ingin menyakitiku, karena cintamu yang egois itu?" ujar Flower dengan merasa kecewa
"Ruby, aku merasa menyesal karena dulu aku menerima mu bergabung ke kumpulan Black Dragon, dan sekarang kau mengunakan cara ini untuk membalas ku yang sebagai bos mu, dan bahkan setelah aku mengusirmu kau masih saja menyakiti Flower" bentak Charles dengan emosi
"Cole, bawa dia pergi dan lakukan saja apa yang seharusnya, walau dia bukan bagian dari kita tapi tetap hukum sesuai peraturan" perintah Charles dengan tegas
"Baik Bos" jawab Cole yang menarik lengan Ruby dengan kasar dan di bantu oleh Harry
"Ini semua salahku, aku berjanji padamu ini tidak akan terulang lagi" ucap Charles yang merasa bersalah
"Aku hanya merasa kecewa kenapa aku selalu saja di benci" kata Flower yang merasa sedih
"Mereka yang membencimu semua adalah penjahat dan bukan bagian dari ahli keluarga mu"
"Bagaimana dengan Mark Clisten, bukankah dia adalah papa kandungku tapi dia juga ingin kematianku"
"Apa Mark bukan ayah kandungnya? aku harus mencari Winz untuk memastikannya" batin Charles
"Flower, Mark memang sudah keterlaluan, dia tega pada siapapun, dan dia sudah hancur dan mendapatkan karmanya, jangan di pikirkan lagi ya" ujar Charles yang menyentuh kepala Flower
"Iya" jawab Flower dengan menunduk
"Flower, apa kau menerima lamaranku?"
"Apa kau sudah buat keputusan untuk menikahiku?"
"Tentu! ini adalah harapanku selama ini" jawab Charles dengan senyum
__ADS_1
"Apakah selama tiga tahun ini kau mencari ku terus?"
"Setiap hari dan selalu mencarimu, aku bahkan tidak pernah untuk berhenti mencari keberadaan mu selama tiga tahun ini"
"Bagaimana kau tahu tempat tinggalku?"
"Apa kamu masih ingat di saat rumah sakit ini aku mengejarmu?"
"Iya, saat itu aku mengira jika kamu adalah teman dari Mark Clisten makanya aku ketakutan dan lari"
"Aku memeriksa cctv dan aku baru tahu kau adalah putrinya, oleh sebab itu aku mendatangi kediaman Mark, dengan niat untuk membawa mu pergi" jelas Charles
"Di saat itu aku takut denganmu, karena dia menjual ku kepada mu"
"Dia telah membuatmu ketakutan selama ini, karena itu kau menjadi trauma terhadap semua orang, ini juga kelalaian ku, andai saja aku tahu dari awal maka dirimu tidak akan menderita lagi selama 3 tahun, dan di saat aku membawa mu pulang, aku sengaja menyiksamu karena aku mengira kamu hanya berpura-pura tidak mengenalku" kata Charles
"Aku salah paham padamu selama ini, aku menyangka jika dirimu meninggalkan ku dan pergi tanpa meninggalkan sepatah katapun, oleh karena itu aku merasa sangat benci padamu tapi aku juga mencintaimu" lanjut Charles
"Flower, kita mulai dari awal, biarkan aku yang menjadi sandaran mu untuk selamanya" ucap Charles dengan mencium wajah Flower
"Apa kamu tidak menyesal?"
"Aku akan menyesal jika kehilanganmu, jadilah pedamping hidupku untuk selamanya" jawab Charles dengan mata berkaca kaca
"Aku percaya padamu" ucap Flower
"Percayalah padaku untuk selamanya, dan serahkan hidupmu padaku" ujar Charles dengan memeluk Flower dengan erat
Setelah beberapa saat kemudian Flower telah tidur, sementara Charles menjumpai Winz di ruangan kerjanya
Klek
"Charles, kenapa kau bisa muncul di sini, apa Flower ada masalah?" tanya Winz yang sedang menatap komputernya
"Aku ingin kau melakukan tes DNA" jawab Charles yang berdiri di depan meja
"DNA siapa?" tanya Winz dengan menatap ke arah Charles
"Paman Vic dan Flower" jawab Charles
"Aku juga ingin melakukan itu" ucap Winz
__ADS_1