
Villa Steve
Makan siang bersama
"Flower, dalam beberapa hari ini papa tidak melihat Charles datang menemuimu, apa dia sedang sibuk?" tanya Vic yang sedang menyantap makanannya
"Iya, dia sedang sibuk. oleh karena itu dia tidak bisa datang" jawab Flower yang sedang makan siang bersama
"Kehidupan Gangster sangat tidak mudah, Charles mampu melewati hingga sekarang dia pasti sudah banyak menderita" ucap Vic
"Kehidupannya lebih sulit di bandingkan kita, tapi ini bukan pilihannya juga" ujar Steve
"Flower, apa kamu tidak merasa takut hidup bersama Charles?" tanya Vic
"Tidak, dia sangat baik padaku, jadi aku tidak ada alasan harus takut hidup bersamanya" jawab Flower
"Papa, jangan mencemaskan itu. Charles sangat melindungi adik selama ini, jadi jangan khawatir" ujar Steve
"Papa hanya tahu kehidupan seorang Gangster sangat tidak mudah, tentu saja papa tidak akan menghalang hubungan mereka, karena jika bukan karena Charles yang sudah membawa Flower keluar dari keluarga gila itu, maka kita tidak akan punya kesempatan untuk bersatu kembali dengan Flower" ucap Vic
"Papa, walau Charles adalah Gangster tapi dia sangat melindungiku, dalam beberapa hari ini dia berharap aku tinggal di sini, karena dia tidak mau musuhnya mencariku, aku juga tidak mau menyulitkan Charles, oleh karena itu aku berada di rumah saja, agar musuh tidak menangkapku untuk mengancam Charles" jelas Flower
"Adik kakak ini sangat pengertian" ucap Steve dengan senyum
"Yang penting kalian berdua bahagia, itu sudah lebih penting dari segalanya" kata Vic dengan tertawa kecil
"Iya" jawab Flower dengan senyum
Pelabuhan dalam pengawasan Charles
"Bos" sapa anggota yang di bagian pelabuhan itu
"Hm."jawab Charles dengan cuek
"Bagaimana dengan barangnya?" tanya Cole dengan nada tegas
"Di sini, Kak Cole" jawab anggota itu dengan sopan
Para anggota yang bagian pelabuhan membuka peti yang berisi barang-barang tersebut
Charles lalu memeriksa semua barang yang ada di depan matanya itu, selama ini Charles memang memegang kendali pelabuhan milik Brad, dari semua anggota dan jual beli barang yang di lakukan di pelabuhan itu dalam pengawasan Charles
Saat Charles, Cole dan Harry sedang fokus menatap barang yang ada di depan matanya, tiba-tiba saja seseorang berniat menikam Charles dari belakang
Gerakan pria itu yang mengarahkan pisau belatinya ke arah punggung Charles, Charles yang memiliki pendengaran tajam langsung menoleh dan menahan tangan pria itu dengan cepat, dan lalu mengenggam kuat pergelangan tangan pria itu dan memutarnya sehingga senjata tajam milik pembunuh itu terlepas dari pegangannya
Setelah jatuhnya senjata tajam itu, Charles langsung membanting pria itu ke lantai dengan kuat
Brugh...
__ADS_1
"Aaaaarrrghh" jeritan pria itu yang kesakitan
"Katakan siapa yang mengutus mu?" kecam Charles dengan mengancam pria itu dengan senjata tajam miliknya tadi
"Bunuh saja" ketus pria itu
"Ini adalah keinginan mu?" tanya Charles yang mendekatkan pisau ke leher pria itu
"Benar!" jawabnya yang tidak takut mati
"Jika aku membunuhmu maka ini hanya akan mengotori tanganku" ucap Charles
"Kalau tidak membunuhku aku tetap akan membunuhmu"
"Siapa yang mengatakan aku tidak akan membunuhmu? aku akan membunuhmu tapi dengan cara lain" ujar Charles
"Lempar dia ke laut" perintah Charles kepada anggotanya
"Baik, Bos" jawab serentak anggotanya
"Charles Robertson, walau kau membunuhku juga tidak berguna, karena akan ada yang lain yang akan membunuhmu" teriak pria itu yang di angkut oleh anggota Charles
"Urus saja hidupmu sana, mudah-mudahan kau menjadi santapan hiu" ketus Harry
"Bos, di sini adalah kawasan kita, mengapa bisa ada pembunuh masuk ke sini?" tanya Cole dengan merasa curiga
"Dia sangat licik, aku tidak sabar ingin mengambil nyawanya" ketus Harry
"Waspada setiap langkah kita, dan juga semua orang yang kita temui" ucap Charles
"Baik, Bos" jawab serentak Cole dan Harry
Setelah dua jam kemudian Charles meninggalkan pelabuhan bersama Cole dan Harry
Dalam perjalanan
Mobil Charles melewati jalan yang tidak begitu ramai dengan pejalan kaki ataupun kendaraan, Charles yang menatap luar jendela merasakan ada keanehan pada orang-orang yang di sekitaran sana, terdapat beberapa orang yang berjualan di pinggir jalan sana
"Bos, kenapa hari ini bisa begitu banyak pedagang? kita sering melewati jalan ini dan tidak pernah melihat mereka berdagang di sini" ujar Cole dengan mengeluarkan senjatanya
"Karena mereka datang untuk menyambut kita" jawab Charles yang mengisi peluru di senjatanya
"Wah, kita memiliki banyak penyambut di sini" ujar Harry
"Dua puluh" sebut Cole yang melihat ke arah kanan
"Tiga puluh" sebut Harry yang melihat ke arah kiri
"Empat puluh" sebut Cole yang bersiap dengan senjatanya
__ADS_1
"Enam puluh" sebut Charles yang sedang menghitung jumlah lawannya
"Enam puluh di bagi tiga, kita masing-masing membunuh dua puluh orang maka selesai dan kita bisa pulang" ujar Harry
"Jangan terlalu menganggap remeh pada mereka, mereka tidak mudah seperti yang kamu bayangkan" ujar Cole
"Mereka ahli dalam ilmu bela diri, mereka adalah pengikut yang tersembunyi, jadi mereka beda dengan anggota Red Lion" ucap Charles
Semua pembunuh yang menyamar sebagai pedagang masing-masing memiliki senjata tajam, dan sedang menatap ke arah mobil Charles yang sedang melewati di jalan besar itu
"Bersiap untuk melayani mereka" ucap Charles
"Baik, Bos" jawab serentak Cole dan Harry
Harry menginjak gas dan menabrak pedagang yang di pinggir jalan itu
BRUK....
Tabrakan mobil yang mengenai tiga pembunuh itu hingga terlempar jauh menhantam dinding toko yang berdekatan sana
"Serang...," teriak salah satu pembunuh yang memegang sabit yang berlari ke arah mobil
Charles bersama Cole dan Harry keluar dari mobilnya dan langsung melepaskan tembakan ke arah pembunuh yang menyerang mereka dengan serentak
DOR....DOR...DOR....DOR...DOR....DOR.....DOR.....DOR....DOR....DOR....DOR....DOR...DOR....DOR...
Tembakan beruntun mengarah ke para pembunuh-pembunuh itu
"Aarrgghh...," teriakan serentak pembunuh itu yang di tembus oleh peluru
Beberapa dari mereka tewas akibat tembakan
DOR......DOR....DOR....DOR....DOR...
Tembakan dari Cole yang mengenai beberapa para pembunuh itu
"Aaarrgghh...," jeritan mereka yang tertembak dan sesaat kemudian mereka tergeletak tidak bernyawa
"Kalian datang untuk membunuhku? lihat siapa yang lebih kuat" bentak Charles yang sambil melepaskan tembakan
DOR....DOR...DOR....DOR....DOR.
Tembakan beruntun di lakukan oleh Charles
"Aaarrrgghh...," teriakan serentak dari mereka yang di tembus oleh peluru
Di saat Charles sedang melawan musuh-musuhnya, di salah satu atas gedung itu terdapat seseorang yang sedang mengunakan senapan yang berniat ingin menembak ke arah Charles
"Charles Robertson, aku tahu kau sangat ahli dalam ilmu bela diri, dan aku ingin melihat apakah kau bisa mengelak peluruku" ucap penembak yang sedang berada di atas gedung
__ADS_1