Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Mona dan Fannie menjadi korban Farlos


__ADS_3

Di sisi lain Farlos mendatangi tempat tinggal Mona dan Fannie, dua wanita itu tinggal di rumah sederhana yang memiliki satu kamar dan ruangan tamu dan dapur, tentu saja rumah itu tidaklah semewah Villa Robertson, Fannie yang selama ini tinggal di rumah mewah membuatnya kesal dan bertengkar dengan ibunya


'Fannie, kau sudah dewasa, kenapa kau masih tidak tahu kondisi kita sekarang?" kata Mona yang sedang kesal dengan putrinya itu


"Ma, aku memiliki level yang tinggi, rumah ini tidak layak di tempati oleh ku" jawab Fannie


"Apa kau punya uang untuk tinggal di hotel? sisa uang ku juga tidak banyak, dan jika kita tidak jual barang kita maka bagaimana untuk kita melanjutkan hidup kita" ujar Mona


"Aku tidak mau tahu, semua pakaian baru ku itu aku tidak akan menjualnya, ada lagi..lain kali jangan lagi beli makanan yang di jual di pinggir jalan, itu adalah makanan murahan tidak cocok untukku" gerutu Fannie yang biasa hidup mewah


"Kau memang sudah terlalu di manjakan, sehingga tidak bisa membedakan kondisi sekarang dengan dulu" bentak Mona dengan kesal


Tok....tok...tok...


Ketukan pintu dari luar


"Buka pintu sana, aku mau ganti pakaian" kata Mona yang melangkah ke kamarnya


Fannie lalu bangkit dari tempat duduknya dan membukakan pintu rumahnya, di saat dia membuka pintu dia melihat pria yang telah menghancurkan hidupnya itu sedang berdiri di depan rumahnya, Fannie yang ketakutan lalu ingin menutup kembali pintu tersebut akan tetapi dua anak buah Farlos langsung menendang pintu itu dengan kuat


Braaak..


Tendangan ke arah pintu itu sehingga terbuka dan mengenai Fannie hingga terjatuh


"Aaaaaaarrhhhhgg" jeritan Fannie yang merasa sakit di tubuhnya


"Untuk apa kalian ke sini lagi?" tanya Fannie yang mencoba untuk berdiri


"Aku ingin makan malam sebelum tidur" jawab Farlos dengan senyum jahat dan melangkah ke kamar


"Hei....kau mau kemana?" teriak Fannie yang ingin ikuti langkah Farlos akan tetapi dirinya di hadang oleh dua anggota Farlos


"Kalian jangan menghalangku, pergi sana" bentak Fannie yang mendorong dua pria itu


"Dasar wanita jala*g" ketus salah satu pria itu dan mendorong Fannie hingga terkapar ke lantai


"Hei...kalian" panggil Farlos pada dua anggotanya


"Kalian lakukan apa saja sesuka kalian, ada makanan gratis jangan di sia-siakan" ujar Farlos yang kemudian menuju ke kamar


"Ka..kalian jangan mendekat" ketus Fannie yang ketakutan


"Tahan tangannya dan buka bajunya, kita harus menikmatinya malam ini, aku penasaran wanita cantik yang seperti di katakan orang itu seperti apa rasanya" ujar Pria itu yang menghampiri Fannie


"Awassss" teriak Fannie yang berusaha meronta

__ADS_1


"Ikat mulutnya agar tidak bising" ucap salah satu pria itu yang menutup mulut Fannie dengan kemeja mereka


Salah satu pria itu menahan tangan Fannie dan yang pria satunya lagi merobek semua pakaian Fannie sehingga menampakan tubuhnya yang polos, Fannie tidak bisa melawan dan hanya bisa pasrah di saat tubuhnya di gilir oleh dua pria itu


Sementara di kamar Mona berteriak ketakutan karena Farlos yang masuk ke kamarnya di saat dirinya sedang tanpa pakaian yang menutupi tubuhnya


"Aaaaarrrrrgggghhhh" teriakan Mona yang ketakutan dan langsung naik ke kasur menutup tubuhnya dengan selimut


"Wow....indah sangat indah, tubuhnya mu itu membuatku kelaparan" ucap Farlos yang melepaskan pakaiannya satu-persatu


"Apa yang kau lakukan? keluaaaar" teriak Mona yang ketakutan


"Fannieeeee" teriak Mona


"Sssssttt, jangan menganggu putrimu, dia sedang melayani dua anggotaku yang sedang kelaparan" kata Farlos yang sudah tanpa pakaian dan naik ke atas kasur menghampiri Mona


"Jangan mendekat, pergiiiiii" teriak Mona yang memegang erat selimutnya


"Apa kau tidak menyukaiku? aku lebih muda dari suami itu, dan aku bisa memuaskanmu, dia sudah tidak mau bersama mu dan dia sangat bodoh, kau masih muda dan cantik tapi dia malah menyia-nyiakanmu, bagaimana jika kita mencobanya dan aku bisa menjadi pria mu sebagai penganti si tua itu" ujar Farlos dengan mengoda


"Pergi sanaaaa" teriak Mona yang ketakutan


Farlos menarik selimut dan melemparnya ke lantai, lalu dirinya menarik dua kaki Mona dan membukanya dan langsung menyetub*hi wanita itu


"Nikmati saja Mona, tentu aku tidak kalah dari suamimu itu kan? aku lebih muda dan lebih kuat" ucap Farlos yang sedang melakukan pergerakannya dengan cepat


"Aarrhhh" jeritan Mona yang merasakan hentakan kuat dari pria itu


"Ternyata dia lebih hebat dari si tua itu, sudah lama aku tidak melakukannya, aku ingin selalu begini" batin Mona


"Bagaimana, apa kau menyukainya?" tanya Farlos yang sambil menguasai tubuh wanita itu


"Tadi kau mengatakan ingin menjadi pria ku? apa kau tidak berbohong?" tanya Mona yang sedang merasakan nikmat dari gerakan pria itu


"Tentu saja, jika kau sudi, tentu aku mau" jawab Farlos dengan senyum jahat


"Dasar jala*g tidak tahu malu, begitu mudah di goda, lihat saja nanti kau akan kelelahan malam ini" batin Farlos


Sementara di ruangan tamu Fannie di gilir oleh dua pria itu, Fannie hanya bisa pasrah dan menangis dengan kondisi mulutnya di ikat dan kedua tangannya di tahan


"Putri Mark Clisten malam ini melayani kami berdua ini sangat menyenangkan" ucap salah satu pria itu yang sedang melakukan pergerakan di bawah sana


"Em....em....em." jeritan Fannie yang mengeluarkan air mata


Di malam itu Mona dan Fannie sama-sama harus menerima perlakukan dari pria-pria itu, mereka di perk*sa sehingga tiga jam lamanya

__ADS_1


"Farlos, aku sudah menjadi wanitamu, kau jangan mengecewakanku" ucap Mona dengan berharap


"Coba kau katakan apa hak dirimu untuk menjadi wanitaku?" tanya Farlos yang menghentikan aksinya


"Aku sudah melayanimu selama tiga jam, jika aku bukan wanita mu maka siapa lagi yang lebih layak dari ku menjadi wanitamu" jawab Mona dengan yakin


"Hahahahahaah, Mona..Mona.. apa kau mengira melayaniku sudah layak menjadi wanitaku? kau salah Mona"


"Apa maksudmu?"


"Banyak wanita yang melayaniku selama ini, tapi mereka sama seperti mu hanya menjadi pemuasku di ranjang saja" jelas Farlos yang sedang berpakaian


"Kau berbohong padaku? tadi kau mengatakan ingin menjadi pria ku" bentak Mona dengan kesal dan memukul-mukul Farlos yang sedang berdiri di samping kasur


Plak..


Tamparan keras dari Farlos yang melayang ke wajah Mona


"Aaaarggghhhh" teriakan Mona


"Di luar begitu banyak wanita cantik, jika aku ingin memilih wanita, aku juga tidak akan memilih wanita tua seperti dirimu, aku hanya ingin tubuhmu untuk malam ini saja, dan sekarang aku sudah bosan denganmu" bentak Farlos dengan nada tinggi


"Bajing*n" ketus Mona dengan mata berair


"Mona..Mona, kau di buang oleh suamimu setelah dia bosan, dan sekarang kau juga di buang olehku karena aku juga sudah bosan, kau harus cermin dirimu sendiri, jangan mengira aku akan jatuh hati padamu" kata Farlos dengan ngehina


"Aaaaarrrhhh" teriakan Mona dengan kesal


Di saat Farlos keluar dari kamar dia melihat Fannie tergeletak di lantai tanpa pakaian apapun, sementara dua anggotanya itu telah puas menikmati tubuh Fannie selama tiga iam


"Bos" sapa serentak dua anggotanya


"Hm..apa kalian masih mau? wanita di kamar itu sangat luar biasa" ucap Farlos dengan sambil melihat ke arah tubuh Fannie yang polos tanpa sehelai benang


Dua anggotanya lalu melangkah ke kamar yang di mana Mona berada


"Aaaaaarrrghhhh, keluaaaaaar" teriakan Mona dengan nada menembus ke ruangan


Plak...plak...plak...


Tamparan demi tamparan di lakukan oleh dua pria itu mengenai wajah Mona


"Aaaaarrrgghhh" jeritan Mona yang kesakitan di wajahnya


Mona yang tanpa pakaian lagi-lagi di set*buhi oleh dua pria itu dengan bergilir

__ADS_1


__ADS_2