Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Charles kepanasan


__ADS_3

Pengalaman buruk dalam hidupnya telah merapuhkan perasaannya, sebuah tekanan akan menyebabkan dia emosi yang sulit di kendalikan sehingga akan mengalami masa-masa trauma yang berkepanjangan


Jam dinding menunjukan pukul 7 pagi, pancaran cahaya matahari menyinari kamar Flower, di saat itu Flower memejamkan matanya dengan posisi duduk yang di samping lemari itu, karena hanya di situlah yang membuatnya merasa aman dengan berlindung di samping lemari yang tinggi


Tidak lama kemudian Charles melangkah masuk ke kamar pujaannya itu


Klek


Di saat dirinya melangkah masuk ia melihat ke atas kasur tidak terlihat gadis pujaannya di sana, dan setelah itu pandangannya beralih ke samping lemari dan dirinya langsung menghampiri Flower yang sedang ketiduran di sana


"Flower, Flower" suara panggilan Charles yang menghampiri gadis itu


Mendengar suara panggilan Charles, Flower pun membuka matanya dan melihat pria itu sudah berada di hadapannya


"Flower, kenapa kau duduk di lantai dan tidur di sini?" tanya Charles yang khawatir


"Aku..aku hanya tidak bisa tidur, dan duduk di sini sehingga ketiduran" jawab Flower dengan alasan, karena dirinya sudah salah paham terhadap hubungan Charles dan Coco


"Di sini sangat dingin, tidak seharusnya kau duduk di sini" kata Charles yang mengendong Flower ke atas kasur


"Semalam kau ke mana, kenapa kau tidak tidur?" tanya Flower yang berpura-pura tidak tahu apapun


"Aku kembali ke ruangan kerja ku, ada yang mau ku urus" jawab Charles yang tidak ingin gadis itu salah sangka terhadap dirinya


Mendengar jawaban Charles, Flower merasakan menerima tamparan yag kuat di hatinya, hanya saja dia memilih diam seribu bahasa karena mengingat jika dirinya hanya boneka pemuas untuk pria itu


"Apa dia ketakutan sehingga tidak bisa tidur dan akhirnya duduk di samping lemari? aku sangat lalai, seharusnya aku menemaninya semalaman, Winz sudah memesankan ku jangan tinggalkan dia sendirian di saat dia masih tertekan" batin Charles


Flower yang masih mengantuk karena dirinya baru ketiduran di saat jam 6 tadi, akan tetapi dirinya memaksakan untuk turun dari tempat tidurnya


"Flower, kamu ingin ke mana?"


"Sudah pagi, aku ingin cuci muka"


"Matamu sepertinya tidak cukup tidur, bagaimana jika kamu tidur saja dulu" kata Charles yang menidurkan Flower ke bantalannya, lalu dirinya pun tidur di samping gadis itu dan sambil memeluknya

__ADS_1


"Kenapa kamu ke kamar ku? bukankah kau seharusnya sudah bangun jam segini?"


"Aku ingin melihatmu, maaf jika semalam aku ada urusan dan meninggalkan mu sendirian di sini" ucap Charles dengan mengecup dahinya Flower


"Apa urusanmu begitu penting sehingga tidak tidur semalaman?" tanya Flower dengan merasa sedih


"Tidak juga" jawab Charles dengan memeluk Flower dengan erat


"Semalaman kau bersama dia, apa di dunia ini tidak ada pria yang tulus? kenapa semua sama seperti papaku, mama baru meninggal sebulan dia juga sudah bawa wanita lain pulang, dan sekarang Charles juga membawa wanita lain pulang di saat aku masih di sini, mereka berpelukan di belakangku, aku hanya boneka yang dia beli dengan uang, boneka yang akan di tendang kapanpun" batin Flower


Tidak lama kemudian Flower tidur di dalam pelukan Charles


Setelah tidak lama kemudian Charles bangkit dari tempat tidurnya dengan perlahan tanpa ingin membangunkan gadis pujaannya itu


Charles yang masih merasa kesal terhadap perbuatan Farlos membuat dirinya nekad ingin memberi pelajaran kepada kakak angkatnya itu


Red Lion


Di siang itu semua tetua sedang berkumpul di aula, dan di saat yang sama Charles emosinya yang sedang memuncak menghajar Farlos hingga wajahnya menjadi bengkak dan mengeluarkan darah di mulutnya, para tetua di sana sebagian tidak ingin ikut campur karena sudah tahu kejahatan yang sering di lakukan oleh Farlos, dan sebagian memihak Farlos dengan berusaha berteriak Charles untuk menghentikan tindakannya, Charles yang sedang kesal tidak peduli pada teriakan sesiapapun, bahkan Brad sendiri sebagai bos Red Lion juga tidak bisa merendamkan emosi anak angkatnya itu


Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Charles yang sedang marah besar


Dari wajah kiri kanan serta bagian perut Farlos mendapatkan pukulan keras dari Charles


"Aaaarrrgghhh" jeritan Farlos yang tidak berdaya


"Sudah hentikan" teriakan Figo


"Kau bisa membunuhnya jika kau tidak hentikan aksi gila mu itu" bentak Tom dengan kesal


Bruk...bruk...bruk...bruk...bruk..


Pukulan dari Charles tanpa berhenti


"Aaaarrrghhh" jeritan Farlos yang wajahnya sudah tidak berbentuk serta giginya yang sudah tanggal hingga mengeluarkan darah yang banyak dan mengotori lantai itu

__ADS_1


"Charles, hentikan. kau sudah melakukannya selama hampir satu jam" ujar Brad yang tidak berdaya melihat emosi anak angkatnya itu


Brugh...brugh...brugh...brugh...brugh..


Tendangan dari Charles yang mengenai bagian perut Farlos


"Aaarrgghhh" jeritan Farlos yang terluka parah


"Apa kau senang di saat kau melakukannya..ha? berani sekali kau menyerang rumahku dan ingin membawa pergi wanitaku, kau adalah bi.na.tang" ketus Charles yang masih sedang menendang bagian perut Farlos


"Sudah hentikan dia akan mati, bagaimanapun dia adalah kumpulan kita juga" teriak Tom yang bangkit dari kursinya


"Charles, kau jangan keterlaluan, bukankah rumah mu baik-baik saja dan wanitamu, jadi untuk apa kau marah besar?" ketus Figo


"Kumpulan kita? jika dia menganggapku sebagai satu kumpulan dengannya maka dia tidak akan mencari masalah denganku, dan menyerang rumahku di saat aku ada urusan di luar" bentak Charles dengan nada kesal dan menghentikan tendangannya


"Kenapa kau harus mengambil nyawanya lagi jika semua sudah tidak apa-apa? lagipula wanita mu juga tidak terluka atau tergoreskan? jika hanya masalah wanita kenapa harus di ributkan, jika dia suka dengan wanitamu maka berikan saja padanya dan kau bisa mencari wanita lain, soal wanita ada banyak di luar, asal ada uang kau bisa membeli berapapun yang kau mau" bentak Tom


Mendengar ucapan Tom lagi-lagi membuat Charles kepanasan sehingga tanpa segan melayangkan pukulan ke wajah pria yang berusia 55 tahun itu


Bruk....


Pukulan Charles mengenai wajah Tom sehingga membuat pria tua itu jatuh tergeletak di lantai


Tentu saja aksi Charles mengejutkan seluruh tetua yang di sana


"Apa yang kau katakan..ha? kau menganggap wanita ku adalah barang yang bisa di serahkan kepada sesiapapun? bagaimana jika aku menangkap putrimu dan serahkan pada dia, apa kau mau?" bentak Charles dengan emosi tinggi


"Aku adalah tetuamu kau berani memukulku" ujar Tom yang kesakitan di wajahnya


"Jangankan memukulmu untuk mengambil nyawamu aku juga tidak akan segan" ketua Charles


"Charles, kau sangat keterlaluan, bagaimanapun dia adalah tetua mu tidak seharusnya kau bersikap kasar padanya, apa lagi demi seorang wanita" ketua Figo yang merasa kesal


Charles yang merasa kesal lalu mengeluarkan senjatanya langsung menodong ke arah Figo. sehingga membuat semua orang di sana lagi-lagi merasa cemas dengan tindakan Charles

__ADS_1


__ADS_2