Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Pertengkaran Flower dan Julia


__ADS_3

"Mungkin saja nona belum bangun" ujar Cole


"Bisa jadi dia belum memegang handphonenya" kata Harry


"Gadis ini selalu membuatku rindu padanya. Flower, aku sangat ingin bertemu denganmu, dan aku ini berminta maaf karena sudah membohongimu selama ini, aku di London dan bukan di luar negeri" batin Charles


"Aku ingin membawanya ke sini" ucap Charles


"Membawa nona ke sini?" tanya Harry


"Baik juga kalau begini, di sini sangat aman, lagi pula Brad juga tidak tahu jika kita masih hidup dan tinggal di sini" lanjut Cole


"Aku sudah lama tidak melihatnya, tentu dia sangat khawatir padaku" kata Charles


Villa Steve


Steve dan Vic sudah berangkat kerja dan tinggallah Flower seorang diri yang sedang melakukan pekerjaan rumah seperti biasa, tubuhnya yang merasa lemah tetap di paksakan bekerja karena tidak ingin berpikir sembarangan saat ia tidak melakukan apapun, oleh karena itu Flower ingin menyibukkan dirinya agar bisa beralihkan pikirannya itu


Flower yang sedang sibuk di dapur dengan menyiapkan bahan untuk makan siang, tidak lama kemudian rumah Steve di datangi oleh Julia, Julia yang melihat pintu terbuka ia pun langsung melangkah masuk dan mencari putranya itu


"Steve, apa kamu tidak bekerja? biasa jam segini kau pasti tidak berada di rumah?" sapa Julia dengan kencang yang melangkah ke ruang tamu


Flower yang mendengar teriakan itu dirinya langsung melangkah keluar dari dapur menuju ke ruang tamu


"Bibi..?" ucap Flower yang menghentikan langkahnya


"Kenapa kau bisa ada di sini?" teriak Julia yang menghampiri Flower


"Kenapa aku tidak bisa di sini? di sini adalah rumah kakakku" jawab Flower yang masih kesal dengan sikap wanita itu


"Kakakmu? sejak kapan putraku memiliki seorang adik? apa kau mengoda Steve..ha? dan apakah Charles sudah bosan denganmu sehingga kau datang ke sini untuk mendekati Steve?" bentak Julia dengan menghina


"Jaga mulutmu saat sedang bicara, jangan terlalu suka menghina orang, kakak tidak ada di rumah, dia sedang di luar" ketus Flower


"Berani sekali kau bersikap kasar denganku, pergi sanaaa" bentak Julia yang menarik tangan Flower melangkah keluar


"Lepaskan tanganmu" teriak Flower yang melepaskan tangan wanita itu


"Di sini bukan rumah pelacuran, jadi kau tidak boleh tinggal di sini" bentak Julia dengan menarik lengan Flower dengan kasar


"Singkirkan tanganmu" bentak Flower dengan kesal dan mendorong Julia hingga terjatuh


Bruk...


"Aaaarrgghhh" jeritan Julia yang terhempas ke lantai

__ADS_1


"Dasar murahan, kurang ajar" teriak Julia yang bangkit dan menghampiri Flower


"Kau tidak layak mengusirku, ini adalah rumah kakak Steve" bentak Flower yang wajahnya memucat dan keringat dingin bercucuran


"Untuk satu malam berapa Steve membayarmu? apakah tubuhmu ini sangat luar biasa? sehingga Charles dan anakku juga tergoda oleh mu" bentak Julia dengan menghina


"Jaga mulut mu baik-baik, jangan sembarangan menuduhku" bentak Flower


"Keluaaar dari sini, atau tidak aku akan memberitahu pada semua orang kau adalah wanita yang suka menjual tubuhmu" ketus Julia dengan mendorong Flower keluar dari rumah


"Jangan menyentuhku, kau tidak layak mengusirku, kau bukan siapa-siapa ku" balas Flower dengan kesal dan sambil mendorong Julia


"Berani sekali kau melawanku, dasar murahan, percaya atau tidak aku akan membuatmu malu, aku akan menelanjangkan pakaianmu dan aku akan menyeratmu keluar" teriak Julia yang menarik baju Flower


"Lepaskan" teriak Flower yang berusaha melawan dalam kondisi lemah, dan kemudian ia menampar wajah Julia


PLAK...


"Aaaarrrgggh" pekikan Julia yang merasa sakit dan memegang wajahnya itu


"Di sini bukan rumahmu, dan kau tidak layak mengusirku, aku bisa menuntutmu karena kau menyerangku di sini" kecam Flower dengan kesal


"Kau menamparku? kau wanita jal*ng yang tidak tahu diri, sudah menjual tubuhmu kepada Charles dan sekarang giliran anakku, kau sangat tidak tahu malu, hari ini jika aku tidak mengambil tindakan terhadapmu, maka uang anakku akan di kuras habis olehmu" bentak Julia yang berusaha menarik baju Flower dengan berniat ingin menelanjangi gadis itu


"Aaarrgghhh, sakit" teriakan Julia yang telinga terluka dan berdarah


"Kau berani sekali melukaiku" bentak Julia yang memegang telinganya yang sedang mengeluarkan darah


Flower yang mulai merasa lemas dan pucat berusaha untuk berdiri sambil menekan sandaran sofa


"Aku tidak boleh tumbang, jika tidak dia akan melepaskan semua pakaian ku, untuk mempermalukanku" batin Flower


"Wanita murahan tukang penggoda" bentak Julia yang kesal langsung mendorong Flower hingga terjatuh


Bruk.


"Aarrgghh" jeritan Flower yang merasa lemas dan mulai kehilangan tenaganya


"Jika kau begitu suka mendekati pria aku akan membantumu, aku akan membawamu pergi melayani pria hidung belang di luar sana, kau akan sepuasnya melayani mereka" ketus Julia yang menjambak rambut Flower


"Aaarrgghhh" jeritan Flower yang merasa sakit


Flower yang sudah lemas tidak sanggup lagi untuk berdiri atau melawan wanita itu


"Lihatlah dirimu sekarang seperti apa, dasar pelac*u" ketus Julia dengan ngehina dan menjambak rambut Flower dengan kuat

__ADS_1


Flower yang merasa sakit lalu ia mencakar wajah Julia sehingga terluka


Srek...


"Aaaarrrggh" jeritan Julia yang melepaskan tangannya dan merasa sakit pada wajahnya itu


Julia merasa kaget saat mendapati wajahnya terluka dengan cakaran kuku dari Flower


"Aaaaaarrrgghhhhh, wajahku berdarah" teriakan Julia dengan histeris


"Aku bersusah payah merawat wajahku, tapi kau malah membuat wajahku cacat, dasar Jal*ng" teriak Julia dengan histeris


Tidak lama kemudian Flower yang merasa lemas tergeletak tidak sadarkan diri


"Hei...urusan kita belum selesai kau jangan mati dulu" bentak Julia dengan menendang tubuh Flower


"JULIAAAA, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Vic yang tiba-tiba pulang ke rumahnya


"Vic..?" ucap Julia


"Flower..Flower" teriak Vic yang menghampiri Flower dan mengangkat tubuhnya


"Apa yang sudah kau lakukan padanya, Julia?" tanya Vic dengan merasa kesal dan menyandarkan Flower di belakang sofa


"Kenapa kau begitu marah? kau lihatlah wajahku, dia telah melukai wajahku, seharusnya aku yang memarahinya" bentak Julia


"Jika kau tidak melukainya tidak mungkin Flower akan melukaimu" jawab Vic yang berdiri di hadapan Julia


"Apa karena dia kau menceraikanku? dia bisa tinggal di sini, apakah dalam satu malam dia melayani mu dan Steve?" ketus Julia dengan nada kesal


"Jaga mulut" bentak Vic yang sambil melayangkan tamparan pada wajah Julia


PLAK...


"Aaarrghhh" jeritan Julia yang merasa sakit


"Kau menamparku demi dia.?" ujar Julia dengan mata berkaca-kaca


"Asal kau tahu, dia adalah putri kandungku dan adik kandung Steve" ujar Vic dengan berterus terang


"A-apa? putri kandungmu?" tanya Julia dengan hampir tidak percaya


"Dia adalah anak dari hasil hubungan ku dengan Ella, seorang wanita yang paling ku cintai dan ku rindukan selama hidupku" jelas Vic dengan tegas


Mendengar ucapan dari mantan suaminya itu membuat Julia semakin histeris, sebuah jawaban yang sangat menyakitkan baginya karena selama ini suaminya itu menyimpan rasa pada wanita lain sehingga memiliki anak dari wanita itu.

__ADS_1


__ADS_2