Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Mark mendatangi Flower


__ADS_3

"Apa kau tahu berapa harga cangkir yang kau pecahkan ini? apa kau bisa mengantinya?" tanya Charles dengan tatapan tajam dan semakin mendekati Flower yang semakin mundurkan langkahnya


"Aku bukan sengaja, tanganku sakit makanya..?"


"Dasar boneka tidak berguna, apa kau tahu harga cangkir ini bahkan lebih berharga darimu, kau tidak akan bisa mengantinya walau kau bekerja seumur hidup di sini" bentak Charles yang dengan tatapan jarak dekat dengan Flower


"Aku akan bekerja untuk melunasinya" jawab Flower yang tidak berani memandang ke arah pria itu


"Ambil serpihan ini dan buang, sebagai hukumannya hari ini kau harus membersihkan 15 kamar dan kemudian ganti sprei dan selimut, dan cuci semua sprei dan selimut yang sudah kotor itu, jangan bersikap malas, Nona besar" perintah Charles yang kemudian melangkah pergi dari ruangannya


"Apa masih bisa tanganku ini bekerja? dia benar aku hanya boneka bahkan dibenci oleh siapapun, sepertinya aku di lahirkan hanya untuk dibenci" gumam Flower


Villa Clisten


Di siang itu Mark Clisten berada di kamarnya sambil memikirkan cara untuk menghadapi Farlos yang sedang mengancamnya


"Ini tidak bisa terjadi, Farlos adalah bagian gangster jika aku melawan maka nyawaku pasti hilang, Charles Robertson? dia adalah saudara angkat dengan Farlos apalagi Flower sudah bersamanya, jadi dia pasti akan membantuku, bagaimana pun aku adalah ayah kandungnya aku yakin Flower pasti akan membujuknya" gumam Mark dengan berharap


Mark yang berharap bisa mendapatkan bantuan dari Charles dirinya pun langsung keluar dan menuju ke Villa Roberson


Setelah beberapa menit kemudian mobil Mark tiba di depan Villa Charles, Mark langsung turun dari mobilnya dan menghampiri dua orang anggota Charles yang sedang berjaga di depan pagar


"Apakah tuan Charles ada di dalam?" tanya Mark


"Bos kami sudah keluar" jawab serentak mereka berdua

__ADS_1


"Apakah putriku ada di dalam?"


"Siapa putrimu?" tanya salah satu anggota itu


"Flower! dia baru di bawa pulang oleh bos kalian kemarin" jawab Mark


"Ada! dia di dalam"


"Bisakah aku bertemu dengannya?" tanya Mark dengan berharap


"Sebentar! kami harus bertanya pada kakak kami dulu" jawab salah satu anggota Charles yang melangkah masuk ke dalam


"Kakak Cole, di depan ada seorang pria yang mengaku sebagai ayah nona Flower, dia ingin bertemu dengan nona Flower"


"Mark Clisten? untuk apa dia mencari nona?" gumam Cole


"Baik Kak" jawab anggota itu lalu berpaling dan berjalan menuju ke arah pagar


"Silakan menunggu sebentar" ucap Anggota itu kepada Mark


"Terima kasih" ucap Mark dengan sopan


"Bagus, aku masih ada harapan, anak ini setidaknya masih berguna untukku" batin Mark


Sesaat kemudian Flower keluar bertemu dengan Mark yang sedang menunggunya di luar pagar, dengan di ikuti oleh Cole

__ADS_1


"Tuan Clisten, jangan berani macam-macam, nona Flower sudah menjadi bagian kami, Anda memiliki waktu 15 menit


"Baik! baik, aku mengerti" jawab Mark yang menarik lengan Flower menjauh dari posisi anggota Charles


"Flower, apa kamu tahu Farlos telah mencabuli Fannie dan dia merekam semua kejadian di siang itu, dia ingin mengunakan rekaman itu untuk mengancamku dan ingin aku menyerahkan saham kepadanya, dia ingin menjadi pemegang saham utama di perusahaan kita" kata Mark


"Lalu?" tanya Flower dengan cuek


"Flower, Farlos dan Charles adalah saudara angkat, dan kau sekarang sudah bersamanya coba meminta tolong pada Charles agar hentikan ancaman Farlos terhadap keluarga kita, papa tidak mungkin serahkan hasil keringat pada bajing*n itu" jelas Mark


"Memangnya aku punya hak apa untuk meminta bantuan kepada dia? aku hanya boneka tidak berguna baginya" jawab Flower dengan bersikap dingin


"Flower, keluarga kita di ancam oleh bajing*n itu, dia adalah gangster dan tidak bisa di lawan, dan Charles adalah sekutu dengannya, jadi papa berharap kamu bisa membantu keluarga kita" kata Mark dengan berharap


"Apa aku salah dengar Tuan Clisten? sejak kapan kau menganggap ku sebagai keluargamu? bukankah selama ini Fannie adalah satu-satunya anak yang kamu banggakan? kau memberikan segalanya pada dia, dan kau juga menganggap ku lebih buruk dari seekor anjing, lebih jijik dari pela,cur, dan bahkan aku juga di anggap anak sampah oleh mu, dan kemudian demi uang kau ingin menjual ku juga, sekarang anak kebanggaan mu mendapatkan masalah kamu datang mencari anak sampah ini, apa kamu tidak salah cari orang?"ketus Flower


"Flower, jangan lupa darah mu adalah darahku, ini tidak akan berubah selamanya"


"Dulu kau mengatakan walau di tubuhku mengalir darahmu aku juga harus bekerja dan kau juga memberi ku makan dari sisa makanan anjing dan makanan yang sudah basi, kau memukuli ku selama 10 tahun, mengurung ku selama 10 tahun dan menyiksa dan caci maki selama 10 tahun, apa kamu mau melihat seluruh tubuhku ini telah di penuhi bekas pukulan mu? ini menjadi luka dalam bagiku, tubuhku ini sudah hancur tidak bisa seperti wanita lain lagi yang memiliki kulit halus tanpa cacat sedikit pun, setiap pukulan mu meninggalkan bekas di tubuhku dan juga hatiku, selama ini aku dihina oleh mu, dan kau malah membanggakan anak yang bukan darah daging mu hanya karena kau tergila-gila pada ibunya" ketus Flower dengan kesal


"Sejak kapan kau berani melawanku?" bentak Mark dengan kesal


"Jangan lupa selama ini kau tidak pernah mejadi ayah ku bahkan untuk sesaat, di saat aku sakit kau paksa aku harus bekerja, dan tidak peduli bagaimana dengan kondisiku, kau juga menendang perut ku sehingga aku sekarat dan karena kondisiku semakin lemah kau dan wanita iblis itu membuangku di tengah jalan hutan sana, dengan berharap aku di makan harimau sana, di mana hatimu selama ini? di mata mu aku bukan siapapun, kau bahkan lebih parah dari seekor binatang buas yang masih sayang pada anaknya, dan sekarang kau malah bermuka tebal datang mencariku di saat kau buntu, seharusnya kau mengandalkan anak kebangganmu itu saja dan istrimu, karena mereka memilliki segalanya dari pemberian mu, sementara aku hanya korban kalian bertiga selama ini" jelas Flower yang merasa kecewa


"Flower Clisten, jangan kau mengira sudah bersama Charles kau sudah bangga, suatu saat kau pasti di buang olehnya", ketus Mark dengan kesal

__ADS_1


"Walau dia menganggap ku sebagai boneka tidak berguna dan selalu memaksaku bekerja dan membentak ku, tapi setidaknya di sini aku tidur di tempat yang layak dan makan makanan manusia, dan aku juga tidak di pukul walau aku memecahkan cangkirnya, sementara di rumahmu di saat aku tidak sengaja menumpahkan air putih saja kau memukul kepalaku hingga berdarah, dia orang luar tapi kau adalah ayah kandungku, tapi hati mu adalah hati binatang, sekarang bukankah Fannie sudah tidak berguna bagimu kenapa kau tidak mengurungnya di ruangan bawah tanah atau membuangnya" ketus Flower yang berpaling meninggalkan Mark di sana


__ADS_2