
Flower yang merasa lemas duduk di kursi halaman itu, keringat dingin membasahi wajahnya. serta wajahnya yang mulai memucat
"Aku sudah minum obat demam, tapi kenapa masih saja tidak mau sembuh" gumam Flower
"Apa karena aku kurang tidur ya? selama dua minggu ini tidak ada kabar dari Charles aku jadi kesulitan tidur, karena merasa cemas dan khawatir, walau kakak mengatakan dia baik-baik saja tapi tidak tahu mengapa hatiku masih tidak tenang" ucap Flower yang sedang lap keringatnya
Flower lalu bangkit dan melangkah masuk ke dalam rumahnya, dirinya menuju ke kamar dan duduk di kasur sambil melihat handphone miliknya itu, ia melihat nomor Charles dengan merasa ragu ingin menghubungi nomor tersebut
"Apa dia akan menjawabnya jika aku menghubunginya?" batin Flower
"Aku hanya ingin mendengar suaranya saja, walau hanya sedetik juga sudah cukup" gumam Flower
Flower lalu memberanikan dirinya menekan nomor tujuan itu
"Kenapa tidak aktif? apa dia mematikan handphonenya?" ucap Flower yang merasa sedih
"Charles, sebenarnya kamu ada di mana? kenapa aku sangat sulit untuk menghubungimu?" gumam Flower
Flower yang merasa lemas dan tidak sehat akhirnya tertidur di kasurnya
Malam hari
Flower yang sedang tertidur tidak mendengar nada dering yang masuk ke handphone miliknya.
Satu panggilan terlewatkan, Flower yang tidak sehat membuatnya tidur semalaman sehingga melewatkan beberapa panggilan yang masuk
Mansion Charles
__ADS_1
Charles berdiri di jendela kamarnya sambil melihat handphone baru miliknya itu, dirinya sedang menatap nomor yang di hubungi dari tadi dan tidak mendapatkan jawaban dari seberang sana
"Bukankah Steve mengatakan jika Flower selalu membawa handphone di sisinya, tapi kenapa dia tidak menjawab panggilanku?" ucap Charles yang menekan nomor tujuannya
Charles telah melakukan panggilan berkali-kali akan tetapi tidak ada yang menjawab.
"Sekarang baru jam 8 malam, mana mungkin Flower sudah tidur" gumam Charles
Villa Steve
Jam dinding menunjukan pukul 23.00 malam
Flower membuka matanya dan melihat ke arah jendela, dan kemudian dirinya bangkit dan duduk di kasur
"Aku sudah tidur seharian, kenapa aku bisa tidur begitu lama" gumam Flower sambil memegang kepalanya
Pakaian Flower telah di basahi oleh keringatnya, selama beberapa hari ini dirinya telah jatuh sakit, hanya saja ia tidak ingin memberitahu keluarganya dan hanya minum obat demam yang di sediakan di rumah itu.
"Apa kakak sudah pulang?" gumam Flower yang berusaha turun dari ranjang
Flower melangkah pelan ke arah pintu kamarnya, dirinya lalu keluar dari kamar dan mendengar suara kakaknya yang sedang berbicara di handphonenya
Flower yang berada di lantai dua melihat Steve sedang duduk di sofa lantai dasar, saat ia ingin menuruni anak tangga langkahnya di hentikan saat mendengar perbicaraan kakaknya
"Charles, aku mengerti maksudmu, jangan khawatir aku tidak akan membiarkan adikku tahu jika selama ini kau ada di London, demi dirimu aku berbohong pada adikku, aku hanya berharap kau segera selesaikan urusanmu, dan aku juga tidak mau kau merasa beban mengenai Flower, kau tenang saja aku akan menjaga adikku dengan baik, dia sangat menurut. " kata Steve dengan Charles yang di seberang sana
"Charles selama ini di London bukan di luar negeri?" batin Flower
__ADS_1
"Charles, aku tahu kau sangat khawatir, terus terang saja aku ingin bertanya padamu, apakah kau akan merasa beban jika saat ini Flower bersama mu?"
"Tidak! aku hanya tidak ingin dia dalam bahaya jika bersamaku, aku merasa cemas karena dia tidak menjawab panggilanku tadi, dan sekarang aku sudah merasa tenang karena dia baik-baik saja"
"Charles, aku hanya ingin mengingatkanmu, di saat adikku tidak berada di sisimu kau jangan tertarik pada wanita lain, terutama anggotamu yang di spanyol itu yang akan datang ke London, aku tahu di antara mereka ada beberapa gadis cantik, seperti yang di katakan Harry padaku, Liza, Curry dan Yona mereka semua adalah gadis cantik, terutama Curry, kata Harry Curry sangat ahli dalam ilmu bela diri dan jago memasak, aku hanya tidak ingin di saat adikku tidak berada di sampingmu, kau malah tertarik padanya" ujar Steve dengan seraya bercanda, dirinya tidak mengetahui jika candaannya itu telah di dengar oleh adiknya yang sedang berdiri di tangga
"Apa kau sudah gila karena mendengar kata Harry? Curry dan yang lain sama bagiku, mereka semua adalah anggotaku yang setia di Black Dragon, di antara kami tidak ada yang namanya cinta"
"Baiklah kalau begitu, aku tidak menganggumu lagi" kata Steve
Flower yang melihat kakaknya itu sudah mengakhiri panggilan ia langsung beranjak dari sana, karena tidak ingin di ketahui jika dirinya sudah mendengar pembicaraan di antara kakaknya dengan Charles
Klek
Flower kembali ke kamarnya setelah mendengar percakapan kakaknya dengan Charles, dirinya merasa kecewa dan sedih dengan apa yang dia dengarkan tadi
"Kakak membohongiku selama ini, selama ini Charles berada di London, tapi kenapa harus membohongiku? aku bukan orang tidak ada pergertian dan akan menganggunya, kenapa harus sampai merahasiakan dariku" batin Flower
"Semua orang tahu dia di mana, hanya aku saja yang tidak tahu apa-apa, apa karena aku hanya beban baginya? oleh karena itu dia tidak ingin aku mengetahuinya?" gumam Flower
Flower mengambil handphonenya yang tadinya dia menarohkan di samping bantalnya, ia tidak menyalakan handphone miliknya itu dan hanya menatap sedih
"Charles, selama dua minggu aku merasa cemas dan khawatir, setiap hari aku menunggu panggilanmu, tapi kau sama sekali tidak ingin menghubungiku, setiap hari dan setiap saat aku berharap kau baik-baik saja, karena hanya itu yang ku harapkan, tapi kenapa kalian harus berbohong padaku, dengan mengatakan jika kau berada di luar negeri? apa kau takut aku akan menganggumu dan menjadi bebanmu? jika iya maka aku tidak akan menganggumu" ucap Flower dengan mengeluarkan air matanya, lalu dirinya menaroh handphonenya di dalam laci
"Aku hanya ingin mendengar suaramu saja, dan bukan ingin menganggumu, sehingga kau harus berbohong padaku, semua orang di sisi mu tahu kau di mana dan bisa bersamamu, sedangkan aku hanya duduk di dalam rumah ini sambil menunggu kabarmu, kakak Curry dan lainnya akan datang ke London, apakah mereka akan bertarung dengan Brad? benar juga.kakak Curry dan lainnya bisa bertarung jadi mereka bisa membantu Charles, sementara aku tidak bisa apa- apa selain menunggu seperti orang bodoh" batin Flower
"Aku akan berhenti menunggu dan tidak akan bertanya lagi, aku juga tidak mau menyulitkan mu, andaikan seperti kata kakakku jika kau tertarik pada kak Curry atau yang lain aku juga tidak akan menyalahkanmu, karena aku sadar diri aku tidak bisa apa-apa jika bersamamu, dan hanya akan menjadi bebanmu" ucap Flower yang kembali berbaring di kasurnya
__ADS_1