Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Stallone vs Fernando


__ADS_3

"Kelihatannya dia ingin mengantar nyawa," ucap Fernando dengan senyum sinis yang sedang berada di dalam mobil.


"Bos, apa yang harus kita lakukan?" tanya anggotanya yang duduk di supir kursi.


"Tabrak mobilnya!" perintah Fernando.


"Baik Bos," jawab anggotanya.


Anggota yang duduk di depan memberi kode kepada teman mereka yang berada di dua mobil lainnya untuk menabrak mobil depan yang menghalang jalan mereka.


"Fernando, kau menginginkan nyawaku. maka aku sudah berada di hadapanmu. ambillah nyawaku kalau kau memang sanggup!" ketus Stallone yang sedang bersiap ingin menabrak musuhnya yang ada di hadapannya itu.


Brum...brum...brum...brum...brum...


Suara mobil Fernando bersama dengan anggotanya yang bersiap melaju ke arah musuh mereka.


Di saat itu Stallone hanya seorang diri, sementara Fernando bersama belasan anggotanya. mereka sama-sama ingin saling menabrak.


"Stallone, aku sudah lama menunggu untuk hari ini dan akhirnya kau muncul sendiri," ucap Fernando.


"Maju!" perintah Fernando.


Tiga mobilnya lalu menginjak pedal gas dengan kecepatan yang tinggi dan melaju ke arah mobil Stallone


Brum...brum...brum...brum...brum...


Saat tiga mobil mereka melaju ke arah Stallone, mobil lima pengawal Stallone datang menghadang di hadapan mereka dan melepaskan tembakannya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan yang di lakukan oleh Chan dan empat temannya yang menembus kepala anggota Fernando yang duduk di bagian depan.


Prang...prang...


Suara pecahan kaca mobil Fernando yang di tembus oleh peluru.


"Aargghh..." jeritan sesaat anggotanya yang tewas sesaat kemudian.


Karena tembakan yang mendadak berhasil membunuh anggota Fernando yang duduk di bagian depan mobil. tiga mobil milik Fernando langsung hilang kendali dan menabrak tiang dan mobil yang parkir di pinggir jalan.


BRAKK...BRAKK...BRAKK...


Tabrakan mobil mereka yang menghantam tiang milik toko dan juga mobil orang orang lain.


"Tembak!" perintah Chan yang maju sambil melepaskan tembakannya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan yang di lakukan oleh lima pengawal Stallone yang mengenai mobil Fernando yang telah berhenti di tempat mereka tabrakan.


Prak...prak...prak...prak...prak...


Suara pecahan kaca mobil akibat di tembus oleh puluhan peluru. Fernando dan anggotanya menunduk sambil mengeluarkan senjata ingin membalaskan tembakan tersebut.


Fernando yang merasa kesal turun dari mobilnya dengan di ikuti oleh anggotanya yang masih hidup.


"Kurang ajar!" ketus Fernando yang sambil melepaskan tembakan ke arah lima pengawal Stallone.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan Fernando bersama anggotanya tidak mengenai tepat pada sasaran mereka, lima pengawal langsung berlindung di balik mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan sana.


"Tembak!"perintah Fernando dengan memajukan langkahnya dan sambil melepaskan tembakan.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan demi tembakan di lakukan oleh Fernando merusakkan mobil-mobil yang ada di sana. sementara lima pengawal Stallone sedang berlindung dan berlari masuk ke dalam salah satu toko yang jaraknya dekat dengan mereka, tidak lama kemudian terjadinya ledakan mobil yang di tembus oleh puluhan peluru dari kumpulan Fernando.


DUAR...DUAR...DUAR...DUAR...DUAR..


Ledakan besar terjadi sehingga menjalar ke mobil lain. serpihan mobil berserak ke mana-mana sehingga mengenai kaca toko yang berdekatan di sana.


Prang....prang...prang...


Pecahan kaca yang berserak ke mana-mana.


Saat terjadi ledakan Fernando dan anggotanya langsung menjauh dari lokasi ledakan itu.


Asap tebal menyelimuti jalan itu sehingga tidak bisa melihat apapun. semua orang yang berada di dalam toko ketakutan dengan sambil berteriak, mereka pun berlari dari pintu belakang untuk menyelamatkan diri.


"Aaarrrgghh..." teriakan mereka yang sedang ketakutan.


"Aaarrrgghh..."


"Aaarrrgghh..."


Stallone mencari kesempatan melajukan mobilnya dengan sambil melepaskan tembakannya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan yang di lakukan oleh Stallone mengenai beberapa anggota Fernando.


"Aaarrrgghh..." jeritan mereka yang di tembus oleh peluru


"Aaarrrgghh..."


"Aaarrrgghh..."


"Aaarrrgghh..."


Fernando dan anggotanya yang masih hidup membalas tembakan tersebut, dan sedang berdiri di depan mobil lawannya itu yang sedang ingin menghampirinya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Stallone langsung menunduk mengelak dari tembakan lawan tersebut sambil menyetir mobil dengan berniat ingin menabrak mereka. akan tetapi musuhnya itu langsung berlari ke pinggir jalan.


Prang...prang...prang...prang..


Bunyi pecahan kaca mobil Stallone yang di tembus oleh peluru.


"Bunuh dia!" teriak Fernando sambil menembak mobil Stallone yang melewati depannya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...

__ADS_1


Tembakan di lakukan oleh Fernando mengenai mobil Stallone dan menghancurkan kaca belakang mobilnya.


Tidak lama kemudian sekumpulan mobil yang adalah anggota Fernando tiba ke lokasi untuk membantu bos mereka menangkap orang yang selama ini mereka incar.


Sekumpulan mobil itu menuju ke arah Stallone yang sedang berada di dalam mobil. kini ia tidak bisa menyelamatkan diri lagi karena di depannya terdapat puluhan mobil.


"Saat yang tepat untuk mengakhiri semua ini, jika aku harus mati maka si botak ini harus menjadi teman ku di dalam kubur," ketus Stallone yang memundurkan mobilnya.


Belasan mobil melaju ke arah mobil Stallone yang sedang mundur ke belakang dengan laju. tidak lama kemudian Chan, Boran, Borey, Guty dan Atith melangkah keluar dari toko tempat mereka berlindung tadi sambil melepaskan tembakan.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan serentak di lakukan oleh lima pengawal ke arah puluhan mobil itu. puluhan peluru yang di lepas oleh mereka menembus ke kepala lawan yang sedang menyetir dan juga mengenai ban mobil mereka.


Stallone yang sedang menunduk sambil melepaskan tembakannya.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan yang di lakukan oleh Stallone sebagian menembus tubuh anggota Fernando yang di dalam mobil.


"Aaargghh..." jeritan mereka yang terkena peluru dan langsung tewas sesaat kemudian.


Di saat terjadinya baku tembak tiba-tiba terdengar suara helikopter yang tidak jauh jaraknya dengan posisi mereka. helikopter itu tidak bisa mendarat dan hanya bisa mengudara. dua pria yang di atas sana sedang menodong senjatanya ke bawah.


Karena mendengar kebisingan helikopter itu baku tembak pun di hentikan karena sedang berwaspada.


"Tembak!"perintah salah satu pria yang sedang duduk di helikopter sambil melepaskan tembakan.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR..DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan yang di lakukan oleh mereka ke arah kumpulan Fernando.


Karena ketinggian tembakan mereka tidak tepat pada Fernando yang langsung berlari masuk ke dalam salah satu toko di sana. Stallone mengejar musuhnya itu dengan di ikuti oleh lima pengawalnya, sementara anggota Fernando lainnya harus menerima tembakan dari penembak yang berada di helikopter itu.


"Aaargghh..." jeritan beberapa anggota Fernando di tembus oleh peluru dan tewas satu-persatu.


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...


Tembakan tanpa berhenti di lakukan oleh anggota Stallone yang berada di helikopter.


Para anggota Fernando berusaha mencari tempat perlindungan untuk mengelak semua peluru yang tertuju pada mereka.


"Aaargghh..."


"Aaargghh..."


"Aaargghh..."


"Aaargghh..."


Fernando yang keluar dari pintu belakang toko harus berhadapan dengan Stallone dan lima pengawalnya. kini mereka sama-sama tanpa senjata. karena tembakan yang di lakukan oleh mereka tadi telah menghabiskan pelurunya.


"Fernando, kau mengincarku karena ingin membalas dendam?" tanya Stallone yang berdiri di hadapan Fernando yang jarak tidak begitu jauh.


"Akhirnya kau sadar apa kesalahanmu," ketus Fernando.


"Persetan denganmu, seharusnya kau menyelidiki permasalahnnya dan bukan sembarang menuduhku dan menyerangku," bentak Stallone.


"Selidiki? Lucia bunuh diri karenamu, ini adalah kenyataan," ketus Fernando.


"Kau adalah seorang bos gangster akan tetapi kau tidak mencari kebenarannya apa yang sudah terjadi, dia menjebakku dan memaksaku menikahinya. jika kau di posisiku apakah kau akan menikah dengan seorang wanita yang menjebakmu?" tanya Stallone dengan kesal.


"Aku tidak ingin mendengar alasanmu, poinnya adalah kau sudah merenggut keperawananya sehingga dia tidak bisa menerima dan akhirnya dia memilih jalan kematian," kata Fernando dengan nada kesal.


"Bagaimana caranya kau mendidik adik perempuan mu itu sehingga dia hidup liar di luar sana, dia bebas mendekati semua pria dan berpenampilan yang tidak seharusnya. kau sebagai kakaknya akan tetapi kau tidak mengawasi adikmu itu sehingga dia salah pergaulan," ketus Stallone.


"Ini adalah hak dia jika dia ingin bebas, apapun alasannya kau sudah menyebabkan kematian adikku. hari ini aku tidak akan melepaskan mu," bentak Fernando.


"Demi dendammu kau melibatkan orang yang tidak bersalah."ketus Stallone.


"Wanita mu yang koma itu bernasib baik tidak jatuh ke tanganku. jika tidak walau dia dalam keadaan koma tetap harus melayani semua anggotaku," jawab Fernando.


"Di mana Candy?"


"Dia? kau masih peduli dengannya? kenapa kau tidak datang jika kau masih peduli?"


"Percuma, walau aku datang dia tetap mati."


"Kalau saja kau datang maka kau bisa melihat wanita mu itu melayani semua anggotaku, sangat menyenangkan sekali. hanya melayaniku saja dia sudah berteriak dan menangis dan kemudian pingsan. apa kau tahu aku sangat senang sekali mendengar teriakannya sehingga aku melakukannya lagi dan lagi."


"Fernandooooo," teriak Stallone dengan nada tinggi.


"Setelah aku puas maka puluhan anggota ku ikut menikmatinya, sangat sayang sekali karena saat dia sadar dia mengigit lidahnya hingga putus dan kemudian dia tewas. akan tetapi walau dia sudah tidak bernafas anggota ku masih menikmati tubuhnya, hahahahaha," kata Fernando dengan tertawa senang.


"Kau bajin.gan...seharusnya kau tidak boleh melibatkan orang lain, mereka tidak bersalah sama sekali," bentak Stallone dengan merasa kesal.


"Melibatkan orang lain adalah karenamu, karena kau menolak menikahi adikku maka dia memilih mengakhiri hidupnya. karena dirimu yang tidak bertanggung jawab menyebabkan aku kehilangan adikku," ketus Fernando.


"Kau adalah iblis, dirimu dan Lucia sama saja breng.sek. asal kau tahu di antara semua wanita yang pernah ku tiduri, tubuh adikmu itu paling buruk dan tidak memuaskan," bentak Stallone dengan sengaja.


" Stallone, kau kurang ajar. kau tidak layak menghinanya," teriak Fernando yang berlari ke arah musuhnya itu.


" Hiaaaaak," teriakan Fernando yang melayangkan tendangannya ke arah Stallone.


Lima pengawal Stallone yang melihat Fernando mulai menyerang mereka pun langsung bertarung dengan si botak itu.


Chan menendang kaki Fernando yang ingin menendang bosnya itu.


Brugh..


Tendangan Chan yang mengenai kaki lawannya.


Lalu Guty melayangkan jurus tinjunya ke arah wajah Fernando, Fernando langsung mengelak dan kemudian langsung menahan tangan Guty dan langsung membanting lawannya ke aspal.


.Brugh..


Hentakan tubuh Guty yang kuat sehingga ia harus menanggung sakit yang mendalam.


Atith dan Boran langsung menyerang dengan tendangan ke arah lawannya itu. sementara Borey langsung menyerang bagian kaki Fernando.


Fernando yang melihat tiga serangan serentak ke arahnya, ia pun langsung mengunakan kaki panjangnya menendang tiga lawannya itu sehingga mengenai kaki dan tubuh mereka.


Brugh...

__ADS_1


Brugh...


Brugh...


Tendangannya membuat Atith, Boran dan Borey merasa kesakitan dan terhempaskan ke aspal, karena tenaga yang di miliki oleh Fernando lebih kuat dari mereka.


"Aargghkk..."


"Aargghkk..."


"Aargghkk..."


"Tenaga yang kuat dan gerakan yang cepat, ini ke dua kalinya dalam hidupku berhadapan dengan orang yang handal dalam ilmu bela diri setelah Charles," gumam Stallone.


"Serang dia sama-sama!" perintah Chan yang menyerang dengan tangannya secara bertubi-tubi.


Guty langsung menendang kaki lawannya saat Fernando sedang mengelak serangan Chan. akan tetapi tendangan Guty sama sekali tidak mengenai lawannya itu karena Fernando dengan cepat melompat mengelak dari tendangan Guty.


Stallone berlari dan langsung melompat ke arah lawannya itu sambil melayangkan tangannya ke wajah Fernando. Fernando yang melihat serangan dari Stallone langsung mengelak ke kiri dan langsung menahan tangan Stallone.


"Ingin menyerangku? tidak semudah itu!" bentak Fernando yang sedang menahan tangan Stallone dan menendang kaki lawannya dari belakang sehingga membuat Stallone jatuh terpelanting ke aspal.


Brugh...


"Aaugghh," jeritan Stallone.


Fernando lalu meninju wajah Guty dan menendang tubuh Chan sehingga membuat mereka terhempaskan ke aspal.


Brugh...


Brugh...


"Aarrghh..." jerit mereka berdua yang kesakitan.


Akibat serangan keras dari Fernando Guty harus kehilangan beberapa giginya yang tanggal.


Lima pengawal dan Stallone bangkit dengan sambil menahan sakit.


"Serang dia dan ambil nyawanya!" perintah Stallone yang menyerang bersama-sama dengan lima pengawalnya itu


Stallone melakukan penyerangan ke wajah musuhnya itu. akan tetapi Fernando mampu mengelak dengan cepat, Chan dan lainnya menyerang atas bawah musuh mereka.


Fernando yang di serang mereka dengan serentak tidak membuatnya kesulitan untuk mengelak. ia lalu menendang wajah Boran, meninju bagian mata Atith, dan kemudian menendang kepala Borey.


Brugh...


Brugh...


Brugh...


"Aarrghh..." jeritan mereka bertiga yang kesakitan.


Fernando menarik tangan Chan yang ingin melayang pukulan ke wajahnya dan kemudian Fernando membanting lawannya ke aspal dengan kuat.


Brugh...


"Aaughk," jerit Chan yang kesakitan bagian punggung.


"Hiaaaak..."teriakan Stallone yang melompat dan duduk di pundak Fernando dengan mengepit leher lawannya itu dengan ke dua kakinya.


"Aku ingin kau mati hari ini," teriak Stallone yang mengepit kepala lawannya dengan kuat sehingga Fernando tidak bisa mengerakan kepalanya.


"Hiaaaak...." teriakan Guty yang berlari dan ingin menendang ke arah pria itu.


Saat Guty menyerangnya Fernando langsung membalikkan badannya membelakangi Guty dan kemudian Fernando menjatuhkan diri ke belakang sehingga Stallone menimpa Guty dan sama-sama terhempas ke aspal.


Brugh...


"Aarrghh..." jerit Stallone dan Guty yang kesakitan.


"Hiaaaak," teriakan Borey dan Boran yang sama ingin menghantam Fernando yang masih berbaring di aspal dengan sikunya.


Fernando melihat mereka berdua yang ingin menyerangnya ia langsung membalikan badannya ke samping untuk mengelak dari serangan mereka.


Tidak lama kemudian suara ledakan tiba-tiba terdengar dari depan toko.


DUAR...DUAR...DUAR...DUAR...DUAR..DUAR...DUAR...DUAR...DUAR...DUAR..


Ledakan helikopter milik Stallone yang mendapatkan serangan dari helikopter lain yang tak lain adalah anggota Fernando yang baru datang.


Serpihan berjatuhan serta baling-baling helikopter itu terbang ke arah toko-toko yang berdekatan, sehingga menghancurkan semua barang yang ada di dalam toko itu. semua orang melarikan diri dan ketakutan..


Para pejalan kaki dan pengendara dengan bergegas menyelamatkan diri mereka, pemilik kendaraan meninggalkan mobilnya dan berlari menjauh sehingga mengakibatkan kemacetan yang panjang. mobil mereka tidak bisa maju karena terdapat banyak jasad yang di jalan itu serta serpihan kaca yang berserakan di mana-mana.


"Aaaarrghhh..."


"Aaaarrghhh..."


"Aaaarrghhh..."


Teriakan mereka yang berlari berhamburan dengan meninggalkan mobil mereka.


Di sisi lain mobil Charles terlibat dalam kemacetan itu.


"Ada apa yang terjadi, kenapa helikopter bisa meledak? dan kelihatannya sedang terjadi sesuatu," ujar Harry.


"Semua orang sedang ketakutan, apakah ada pembantaian?" tanya Cole yang duduk di bagian depan.


"Bos, bagaimana kita mau lewat? depan belakang banyak mobil, tidak bisa maju dan tidak bisa mundur," tanya Harry.


Sesaat kemudian terdengarlah teriakan para pejalan kaki yang datang dari arah lain. tidak tahu apa yang mengejar mereka sehingga mereka berlari dengan penuh kecemasan.


"Aaarrgghh...."


"Cepat lari! sana ada pembunuh!" teriak salah satu wanita itu.


"Lari!"


Teriakan mereka sambil berlari dengan cepat karena di kejar oleh seseorang.


"Ada apa sebenarnya?"tanya Harry.


"Biarkan saja! mungkin perampokan," jawab Cole.


"Sepertinya pembantaian," jawab Charles.


"Aarrghh...anakku di bunuh si botak itu. dia membunuh setiap orang di sana," teriakan seorang wanita yang histeris.


"Dia juga memotong tangan beberapa orang di sana," teriakan salah satu pria yang sedang melarikan diri.


Iya, yang membantai setiap orang yang di sana adalah Fernando. tidak tahu apa sebabnya dia melakukan hal yang kejam terhadap setiap orang yang dia jumpai.


"Siapa botak itu yang berani membuat kericuhan?" tanya Harry.


"Bos, apa yang harus kita lakukan?" tanya Cole


"Mari kita pergi menghentikan kericuhan ini!" jawab Charles yang keluar dari mobilnya dengan di ikuti oleh Cole dan Harry.


Di siang itu terjadi kericuhan yang cukup parah, bukan hanya pertarungan antar gang, tapi juga pembantaian terhadap orang-orang sehingga menghebohkan satu jalan besar itu. terjadi kemacetan yang panjang dan banyak orang yang berlari sambil berteriak ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2