Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Mark lagi-lagi mendapat balasan


__ADS_3

Tidak lama kemudian Flower membuka matanya, ia melihat terdapat boneka berwarna biru yang ada dipelukannya itu


"Kenapa ada boneka disini?" gumam Flower yang merasa heran


"Apa Charles yang membelinya?" kata Flower yang bangkit dari tidurnya


"Jika punya uang memang bebas, ingin membeli apapun juga bisa, andaikan aku punya uang aku bisa membeli makanan sendiri, selama ini papa tidak pernah memberiku uang dan aku tidak pernah memiliki sepersen pun, aku harus bekerja untuk bisa menghasilkan uang, jika aku sudah keluar aku ingin mencari pekerjaan tapi tidak tahu apa Charles mengizinkanku bekerja? tapi dia sudah membeliku jika aku bekerja diluar dia pasti tidak setuju" batin Flower


Sesaat kemudian Charles kembali kekamar Flower


Klek


"Flower" ucap Charles yang tersenyum dan menghampiri Flower


"Apa boneka ini kamu yang membelinya ya?" tanya Flower yang sedang memegang boneka itu


"Apa Flower menyukainya?" tanya Charles yang duduk ditepi ranjang dan berhadapan dengan Flower


"Suka, ini sangat lucu" jawab Flower dengan memeluk boneka itu


"Dia sangat mirip denganmu, bukan?"


"Kenapa aku bisa mirip dengan boneka?" tanya Flower yang merasa kecewa


"Karena kamu adalah boneka yang kusayang" jawab Charles dengan mengecup dahinya Flower


"Selalu saja menganggapku boneka, boneka bisa dibeli dan bisa buang setelah bosan" batin Flower


"Aku ingin berjalan-jalan dihalaman sebentar" ujar Flower


"Apa Flower bosan disini?"


"Iya, aku hanya mau melihat-lihat saja" jawab Flower


"Mari aku akan menemanimu" ucap Charles


Charles menemani Flower berjalan-jalan disiang hari itu, Flower melihat pasien lainnya yang masing-masing ditemani oleh pihak keluarga mereka, rasa kecewa dan sedih karena dirinya dijauhi oleh keluarga sendiri dan bahkan dibuang oleh ayah kandungnya itu


"Papa mereka sangat baik pada anaknya, sedangkan papaku begitu benci padaku, walau aku berusaha memohon ampun padanya dia tetapi membenci dan memukulku, mamaku yang benar-benar menyayangiku pergi begitu cepat, jika tidak aku pasti masih memiliki kasih sayang dari seorang mama, bagaimana dengan nasibku kedepannya? apa nasibku akan selamanya begitu sial, walau Charles baik padaku sekarang, tapi tidak tahu bagaimana setelah beberapa bulan kemudian, aku hanya menjadi wanitanya dan tidak memiliki status apapun, hubungan ini akan berakhir disaat dia sudah bosan denganku" batin Flower


Charles yang berdiri disamping Flower yang sedang memerhatikan tatapan gadis itu pada sebuah keluarga yang jaraknya tidak jauh didepan sana

__ADS_1


Tanpa disadari tatapan Flower mengeluarkan air mata karena merasa kecewa dan sedih yang mendalam, melihat seorang ayah yang begitu perhatian dengan anak mereka dan memiliki seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya, tentu semua ini belum pernah dirasakan oleh Flower sendiri


"Apakah Flower merasa sedih karena selama ini keluarganya sering menyakitinya" batin Charles


"Flower" ucap Charles yang menarik pinggang Flower kepelukannya


"Kamu bukan sendirian, didunia ini Flower masih ada aku, aku akan menjagamu seumur hidupku" kata Charles dengan memeluk dan mengecup dahinya Flower


"Kenapa kamu baik padaku? sedangkan kita tidak memiliki hubungan darah?" tanya Flower yang tidak menyadari perasaan Charles


"Karena kamu adalah wanita milikku, aku akan merawatmu dengan baik, serahkan hidupmu padaku, Flower" ucap Charles dengan memeluk Flower dengan erat


"Jadi wanitamu? bukankah suatu saat aku masih akan dibuang jika kau sudah bosan" batin Flower


"Gadis ini kelihatannya tidak bahagia, masa lalunya sangat pahit sehingga membuatnya trauma dengan semua keadaan" batin Charles


Setelah beberapa hari dirumah sakit akhirnya Flower diizinkan untuk kembali ke Villa Charles


Sementara Mark dan keluarganya harus menerima siksaan yang sama untuk setiap hari, menelan makanan yang sudah basi dan aroma tidak sedap, serta tidur diruangan gelap tanpa bantal dan selimut


"Lepaskan aku, aku bisa membayar kalian berapapun kalian mau, bebaskan aku. aku tidak mau disini lagi" teriak Mark yang tidak tahan dengan siksaan tersebut


"Lepaskan kami, aku mohon jangan perlakukan kami seperti ini" teriak Mona yang menangis dengan merasa trauma


"Bos" sapa serentak dua anggotanya yang menjaga didepan pintu


"Charles, jangan begitu terhadapku, apa kau lupa aku bisa dikatakan adalah mertuamu, bebaskan aku Charles" pinta Mark yang dari dalam ruangan itu


"Lihatlah tampang kalian sekarang, sangat menyedihkan, keluarga kaya yang sudah dikenal akan tetapi karena perbuatan kalian maka kalian harus menerima siksaan disini" ujar Charles


"Charles, bisa dikatakan aku adalah ibu mertuamu, Flower adalah putriku jadi lepaskanlah kami, menantuku" ucap Mona


"Tidak tahu malu, memang siapa menantumu, apa kau mengira kau berhak menjadi mertua bos kami" ketus Harry dengan kesal


"Jangan lupa diri, nona Flower bukan kau yang melahirkannya" kata Cole


"Lepaskan pria ini" perintah Charles


"Baik Bos" jawab serentak dua anggota itu


Dua anggota Charles menarik Mark keluar dari kurungannya dengan kasar dan mendorongnya ke lantai dihadapan bos mereka

__ADS_1


Brugh..


"Aaarrgghhhh" jeritan Mark yang kesakitan


"Mark Clisten, kau tidak akan menyangka jika nasibmu akan begitu tragiskan? seorang pengusaha yang dikenal sangat licik akhirnya harus jatuh ketangan ku, ini semua adalah balasan untukmu" ketus Charles yang sedang menginjak kepala Mark


"Tolong..jangan sakiti aku, aku bisa memberimu uang" pinta Mark yang tidak berdaya


"Uang? Apa kau mengira aku tidak punya uang? manusia sepertimu harus menjalani hidup yang menderita"


"Charles, katakan apa yang kau inginkan lagi? kau sudah menyiksaku selama ini" tangisan Mark yang sedang merana


"Belum cukup untuk menyiksamu, 10 tahun kau menyiksa Flower, betapa sedih dan takutnya dia di saat harus mendapatkan penyiksaan darimu yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri"


"Itu tidak benar, aku tidak pernah kasar padanya"


"Kau jangan berbohong lagi padaku, Mark Clisten. dokter sudah memeriksa semua luka yang kau berikan selama ini padanya, semua siksaan yang diberikan oleh kalian telah meninggalkan trauma baginya, dan paling parahnya adalah kepalanya yang sering menjadi korban kekerasan darimu juga berdampak buruk baginya, kau sangat bajing*n, lihat saja bagaimana aku menyiksamu" bentak Charles dengan kesal dan sambil menendang kepala Mark tanpa berhenti


Brugh...


"Aaarggghhhh" jeritan Mark yang kesakitan


Brugh....


"Aaaarrggghh"


Brugh...


"Aaaaarrgghhh" jeritan Mark yang kesakitan dan tidak berdaya


"Bagaimana, apakah sakit? inilah yang dirasakan oleh putrimu disaat kau menendang kepalanya, tanpa rasa iba dan ragu kau begitu kejam terhadapnya hanya karena hasutan dari wanita tidak tahu malu ini" bentak Charles dengan kesal


"Harry, bawa pria ini bekerja ditambang batu bara, jangan memberi dia makan jika tidak bekerja" perintah Charles dengan tegas


"Bos, tenang saja, di sana banyak anjing liar, jadi jika ada sisa makanan dari anjing-anjing itu bisa kita berikan kepadanya" jawab Harry


"Bagus, lakukan saja" ujar Charles


"Baik Bos" jawab Harry


"Tidak, aku tidak mau" teriak Mark yang lemas dan kesakitan

__ADS_1


"Bawa dia pergi" perintah Harry kepada salah satu anggotanya


"Cole, mulai hari ini suruh dua wanita ini setiap hari harus membersihkan penjara ini, aku ingin mereka melakukannya sebanyak empat kali dalam sehari, jika mereka tidak mau maka pukul saja, walau mereka adalah wanita tetap jangan bersikap lembut" perintah Charles dengan tegas


__ADS_2