
Nini Maru menjelma menjadi seorang wanita cantik yang berusia 40-an tahun. Ia sedang mencari seseorang yang sedang ingin dijadikan untuk tempat menampungnya, memberinya tumbal setiap saat seperti yang diinginkannya.
Matanya terpejam, menerawang jauh menembus kegelapan. Tampak olehnya seorang pria yang sedang dilanda kegalauan sedang seorang diri disebuah cafe.
Dengan kerjapan mata saja, Ia telah berada dipelataran cafe itu, tanpa ada yang menyadarinya.
Nini Maru berjalan dengan anggunnya menghampiri pria malang Si jomblo ngenes yang berada dimeja paling sudut.
Semua pengunjung mengagumi kecantikan Nini Maru yang begitu sangat memesona. Ia berjalan dengan melenggak lenggokkan tubuhnya bak seorang model.
Bayu, Pria malang itu tidak menyadari kehadiran Nini Maru yang telah berdiri dihadapannya. "hai tamvan.. Bolehkah saya menemani kesendirian anda.?" ucap Nini Maru kepada Bayu.
sontaknsaja suara Nini Maru membuyarkan lamunannya. Ia terperangah melihat seorang wanita cantik sedang berdiri dihadapannya. Ia berulang kali mengusap matanya, memastika jika wanita itu adalah benar adanya, bukan hanya halusinasinya.
"bo..boleh.. Silahkan, dengan senang hati." Bayu dag dig dug saat mata Nini Maru menatapnya nakal. Sebagai jomblo ngenes, tentu mendapatkan tatapan seperti itu dari seorang wanita cantik, sungguh sesuatu yang patut dibanggakannya.
Nini Maru menarik Kursi kosong, lalu dudu menghadap Bayu yang tampak sangat kikuk.
"sedari tadi saya perhatikan jika kamu terus melamun seorang diri. Apa kiranya yang menjadi khayalan anda..? mungkin saya dapat membamtu anda menyelesaikan sedkit masalah Yang sedang sedang anda hadapi." ucapnya dengan elegant.
"oh.. Ya, perkenalkan nama Saya Nimar" (singkatan Nini Maru ya readers.. Ahihihi).
Bayu menyambut uluran tangan Nini Maru yang mengaku sebagi Nimar tersebut.
"Bayu.." jawab nya dengan penuh debaran nan syahdu.
Saat kulit telapak tangan mereka bersentuhan, rasa hasrat tiba-tiba saja menggelora didalam tubuh bayu, seolah-olah Ia tak mampu mengontrolnya. Perasaan.
"Anda datang darimana?" tanya Bayu penasaran.
"saya datang dari hatimu yang kesepian.." ciiieh Nini Maru mulai menggombal bin kain lap.
Bayu tersenyum getir. Merasakan jika dengan mudahnya wanita ini menebak isi hatinya yang memang sedang kesepian.
"mungkin saya dapat memberikan rasa nyaman kepada kamu jika kamu mau menerima tawaran dari saya." ucap Nini Maru kepada Bayu.
"maksudnya..?" Bayu mulai penasaran.
"kamu tinggal memenuhi saja apa yang menjadi keinginan saya." jawab Nini Maru menyarankan.
Bayu seolah terhipnotis dengan tatapan Nimar yang sangat begitu memabukkan.
"Jadialh abdiku.. Aku janjikan kemewahan dan harta berlimpah untukmu" titah nini Maru seperti sebuah jeratan yang menggiring korbanhya kedalam kubangan dosa.
Bayu menganggukkan kepalanya, lalu dengan mudahnya Ia mengikuti perintah Nimar yang dianggap sebagai sebuah isyarat untuk meraih sesuatu yang menjadi impiannya.
----------♡♡♡♡♡-----------
Bayu menyetir mobilnya seolah merasa melayang. Nimar, si wanita cantik nan aduhai begitu membuatnya merasa tersanjung.
__ADS_1
Sesekali Bayu melirik Nimar yang duduk disampingnya. "duuuh.. Mimpi apa sih aku, kenapa aku bisa ketemu cewek cakep banget." ucap Bayu dengan penuh debaran-debaran yang begitu syahdu.
tanpa sadar, Bayu membawa Nimar kerumahnya. Seperti orang yang sedang kerasukan, Ia seeolah tak sabar untuk bercinta dengan wanita yang baru saja di kenalinya itu.
Sesampainya mereka dikamar, Bayu menarik wanita itu, lamanya menjadi pria single yang kesepian, tentu membuatnya sangat begitu bersemangat.
Namun Nini Maru mencoba mempermainkannya dengan mengulur-ngulur waktu.
"sabarlah sayang, kau akan mendapatkan segala yang kau inginkan, namun dengan beberapa syarat yang harus kau penuhi." ucap Nini Maru dengan senyum seringai.
"apa itu..? Wajah bayu mulai memerah menahan hasratnya yang menggebu.
"berikan aku sesaji setiap malam jum'at, berupa darah ayam cemani, darah ayam hutan, kembang setaman dan satu janin. Maka aku akan memberikan rasa puncak surgawi, serta melimpahnya harta dunia dan kemewahannya." ucap Nini Maru membuat perjanjian terselubung. Dimana jika saja Bayu mengatakan kata 'Saya berjanji' maka Ia secara langsung telah mengikat perjanjian dengan wanita iblis itu.
Rasa hasrat yang menggebu telah menutupi akal sehatnya, sehingga Ia dengan mudahnya mengucapkan kata perjanjian dengan mengikat persekutuan dengan wanita iblis tersebut.
Nini Maru seketika tertawah penuh kemenagan, karena telah mendapatkan pengikut barunya.
" baiklah, aku akan menepati janjiku, memberikan semua yang sudah aku ucapkan." Nini Maru menyodorkan dirinya. Bayu yang sudah dalam kehilangan kesadaran menjadi lupa diri. Dengan bangga menggaulinya.
Setelah menuntaskan hasrat terpendam selama bertahun akhirnya dapat menyentuh kembali kehangatan wanita.
Seketika Ia teridur lelap, setelah melakukan pertempuran yang begitu dahsyat, Ia tertidur dalam lelapnya.
------♡♡♡♡♡------
Ia berjalan mengikuti kemana arah wanita itu pergi. Dari arah belakang, Ia seperti mengenali wanita itu, namun Ia tidak mengerti, mengapa wanita itu terlalu cepat berjalannya.
Sesampainya disebuah goa, wanita itu masuk kedalamnya, lalu menghilang.
Bayu yang merasa penasaran, memasuki goa tersebut. Lalu menyusuri lorong goa yang gelap dan pengap.
Dilorong itu, bayak terdapat pintu-pintu yang membentuk lorong selanjutnya.
Bayu bingung harus memasuki lorong yang mana, karena Ia telah kehilangan jejak wanita itu.
Dengan bimbang, Ia memasuki lorong sisi sebelah kirinya, lalu terus menyusurinya. Bayu menemukan sebuah anak sungai yang menuju kesuatu tempat.
Setelah lama menyusurinya, Ia menemukan sebuah ruangan dengan altar yang indah.. Ia melihat ada banya emas, permata, dan perak, melimpah ruah disana. Matanya begitu takjub akan kekayaan itu.
Bayu berjalan menghampirinya, Ia seperti orang yang rakus, ingin membawa semuanya. Saat Itu sekilas Ia melihat dua orang anak gadis kembar Rere dan Refa, yaitu anak dari kakak lelakinya yang baru saja melangsungkan permikahan beberapa bulan yang lalu, tiba-tiba saja berada diatas altar, mereka tampak merintih menahan tangis. Bayu bingung dengan semuanya. Lalu Ia mencoba mendekatinya, namun tiba-tiba saja menghilang.
Bayu mencoba menepis apa yang baru saja dilihatnya. Ia kembali fokus dengan emas permatanya. Ia mencari cara bagaimana caranya dapat membawa semuanya pulang.
"aku menginginkannya, semua ini akan membuatku bahagia. Ia memakai cincin betahta berlian, seluruh jarinya penuh dengan cincin berlian dan emas.
Ia membuka pakaiannya, mengikatnya menjadi wadah yang bisa digunakan untuk mengangkut emas permata itu. Cukup berat membawanya. Namun Ia juga belum puas. Ia memakai kalung emas yang sangat besar, sehingga menyulitkannya berjalan.
__ADS_1
"segini saja dulu, lain kali aku akan datang kembali.." ucap Bayu dengan lirih.
Ia kesulitan berjalan dengan membawa perhiasan yang terbilang cukup banyak. Saat menyusuri lorong yang dipenuhi air Bayu merasakan bulu kuduk merinding.
Ia merasakan jika ada seseorang yang mengikutinya dari arah belakang. Saat Ia menoleh, tidak ada sesiapapun.
Bayu kembali menyeret buntilan kain pakaiannya diatas air tersebut, agar memudahkan untuk membawanya.
Seketika ia mencium aroma kembang kantil dan kenanga yang memenuhi seluruh ruangan goa.
Bayu merasakan jika ada hawa negatif yang menadakan kehadiran makhluk astral.
Seketika Bayu merasakan bulu kuduknya meremang. Ia meyakini jika makhluk itu berada didekatnya.
Benar saja, sesosok makhluk menyeramkan dengan wajah penuh lumuran darah, kuku tajam dan kulit yang keriput sedang menempel di dinding goa. Matanya tajam menatap kearah Bayu. Meminta sesuatu yang sesuai dengan perjanjian Bayu terhadap seseorang.
"si..siapa kau..? " bayu terkejut dengan penampakan yang baru saja dilihatnya. Ia gemetaran, lalu berusaha hendak melarikan diri.
Namun berjalan diatas air tentu menghambat laju larinya, ditambah lagi dengan beban berat yang dibawanya.
Makhluk melompat hendak menerkam Bayu. Seketika Bayu berteriak ketakutan dengan suara histeris.
"haaaah..!!.." Bayu terbangun dari tidurnya, nafasnya tersengal, Ia seperti baru saja melakukan lari maraton sejau 10 km. dadanya memburu, membayangkan wajah seram yang dimiliki oleh makhluk menyeramkan itu.
"si..siapa dia..? Mengapa begitu sangat menakutkan.," Bayu berguman lirih, merasakan jika mimpinya seolah nyata.
Bayu teringat akan wanita bernama Nimar, Ia mencari-cari wanita itu, namun tidak menemukannya.
Karena penasaran, Bayu memeriksa kamar mandi dan seluruh ruangan, namun wanita bernama Nimar itu tak juga ditemuinya.
Bayu merasakan jika ada sesuatu yang aneh. Saat Ia kembali ke kamarnya, Ia menemukan banyak perhiasan yang sama persis dalam mimpinya.
Haaah..!! Mengapa perhiasan ini ada disini? Bukankah aku hanya bermimpi..?" Bayu menepuk-menepuk wajahnya. Merasa jika ini hanyalah halusinasinya saja.
Namun ketika ia memegang semua perhiasan itu, Ia meyakini jika ini benar nyata. Bayu merasa sumringah.
Ia melihat kearah ranjangnya yang berantakan. Ia meyakini jika Ia baru saja mengalami pertempuran semalam dengan wanita bernama Nimar tersebut.
"apakah Dia yang memberikanku semuanya..?" sungguh sangat mudah mendapatkan kekayaan dengan hanya melayaninya saja." Bayu tersenyum bangga.
kriiiiiiiiinnng..
Sebuah panggilan masuk dari kakak lelakinya. "Bayu.. Ada kabar duka, Rere dan Refa keguguran dengan tiba-tiba dan bersamaan pula." ucap Bima dari seberang telefon dan isakan tangis. Karena kedua janin ini adalah calon dari cucu pertamanya.
"haaah.! Koq bisa kak..? " Bayu keheranan. Ia masih belum menyadari tentang apa yang diperbuatnya, mengikat perjanjian dengan Iblis betina.
"yang sabar ya kak..semoga Allah memberiakn gantinya. Besok pagi saya usahakan kesana" ucap Bayu mencoba menenangkan kakak lelakinya.
~mohon dukungannya ya pecinta novel kuntilanak.. Ini novel sedikit ditambah bab nya, untuk reward kontrak yang mencapai 300 rb kata.. Semoga masih setia. Selesai 300 rb kata akan kita end kan..🙏🙏.. Terimakasih For u to All reader❤❤
__ADS_1