Kuntilanak Pemakan Janin

Kuntilanak Pemakan Janin
Genderuwo menghebohkan penjara


__ADS_3

Rianti meringkuk didalam jeruji besi yang terasa sangat dingjn. Tidak ada sanak saudara ataupun teman yang menjenguknya.


Kekayaannya selama ini Ia simpan hancur dan hilang begitu saja, tanpa jejak. Kini Rianti jatuh bangkrut. Tak ada lagi bodyguard yang selalu setia mematuhi segala perintahnya.


Setelah penghasil janinnya sudah kabur, maka Nini Maru tidak ingin lagi memberikan kekayaan kepadanya, dan semua hanya semu semata, tiada yang abadi.


Malam semakin larut, dinginnya lantai dijeruji besi membuat Rianti meringkuk kedinginan. Ayah Shinta telah mendanai penangkapan Rianti. Ia tidak terima akan perlakuan Rianti selama ini terhadap puterinya.


Ayah Shinta meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas atas kasus penindasan, penculikan, penyekapan dan pelecehan *****al.


Rianti akan dijerat hukum berlapis dan kuman yang sudah didepan matanya adalah seumur hidup atau hukuman mati jika nantinya ada korban jiwa selama masa penyekapan.


saat semua mata sedang digelayuti rasa kantuk, tiba-tiba saja aroma pandan menyeruak kedalam ruangan sel. Rianti yang mengenali aroma tersebut mengerjapkan matanya.


Benar saja, sosok genderuwo itu muncul disisinya. Rianti tersentak, Ia tak menyangka jika makhluk itu satu-satunya yang peduli terhadapnya.


"sayang.." bisik Genduruwo itu lirih tepat ditelinga Rianti.


Saat ini, Rianti merasa dirinya rapuh, dan kehadiran sang genderuwo membuatnya begitu sangat bahagia.


"kang.. Kamu masih peduli terhadapku..?" ucap Rianti lirih.


Genderuwi itu tersenyum dan memeluk Rianti yang tampak kedinginan. Tampang menyeramkan tak lagi Rianti perdulikan, saat ini Ia sedang membutuhkan dukungan seseorang.


Tanpa sengaja, seorang petugas sipir penjara yang sedang bertugas, melihat Rianti sedang berbicara seorang diri, dan memeluk angin.


Petugas sipir itu menggeleng-gelengkan kepalanya, menganggap jika Rianti sudah terganggu kejiwaannya.


Namun saat melintasi ruangan Rianti, petugas sipir merasakan bulu kuduknya meremang. Ia merasakan hal yang tak biasa. Dan bersamaan dengan itu. Ia melihat sesosok makhluk berbulu dan sangat menyeramkan.


Mata makhluk itu menatap penuh amarah kepada petugas sipir, dan dengan refleks petugas sipir itu berteriak dengan suara yang sangat melengking.


"aaaaaaaaagghh.."


Suaranya melengking hingga memenuhi seluruh ruangan.


Para tahanan yang sedang merajut mimpi ikut tersentak kaget dan bingung dengan apa yang terjadi.


Seketika suasana menjadi sangat kacau balau. Para petugas sipir yang lainnya menghampiri ruangan tahanan yang telah menimbulkan kegaduhan.

__ADS_1


Tampak petugas sipir itu jatuh tak sadarkan diri. Sepertinya Ia mengalami syok berat. Namun tak ada sesuatu yang terjadi diruangan tahanan. "mengapa Ia pingsan..?" tanya seorang petugas lainnya yang melihat rekan mereka tak sadarkan diri.


Lalu mereka memandang kepada Rianti. Karena hanya Rianti yang berada disitu, disaat sang sipir jatuh tak sadarkan diri.


Rianti hanya merundukkan kepalanya. "hei.. Apa yang kamu lakukan pada petugas ini..?" teriak salah seorang petugas sipir berbadan kekar.


Rianti hanya diam membisu tanpa jawaban apapun.


"kamu tuli dan bisu ya..?" sergah salah seorang petugas lainnya dengan nada kasar.


Rianti memandang dengan tajam kepada petugas sipir yang ada disana.


Tiba-tiba saja Genderuwo menampakkan wujudnya, Ia membelakangi para petugas sipir.


Seketika para petugas sipir berlari kocar-kacir. Bahkan ada yang saling berpelukan karena saking takutnya.


Seorang dari mereka ada yang sampai buang air kecil dicelana. Petugas sipir yang bertubuh kekar yang berkata kasar tadi langsung ngacir ketika melihat penampakan genderuwo.


Sesaat suasana berubah menjadi heboh.


Melihat kekacauan itu, petugas kepolisian dikerahkan. Namun saat mereka tiba, genderuwo sudah tidak ada didalam ruangan tahanan yang memberikan kehebohan.


Genderuwo tersebut juga membawa Rianti kabur dari dalam ruangan tahanan.


Sepertinya tubuh Rianti ada yang melindunginya, sehingga tidak dapat terdeteksi.


"kemana tahanan ini..? Mengapa Ia bisa menghilang begitu saja." teriak seorang kepala sipir penjara.


Semua petugas sipir merasa kebingungan. mereka hanya merundukkan kepalanya, tidak tau harus menjawab apa.


"kami tidak tau komandan" jawab seorang petugas sipir dengan lemah.


Komandan sipir itu memasang wajah kesal. "hanya karrna isu setan itu kalian semua menjadi pengecut..?!" ucap komandan sipir dengan lantang.


"tapi yang kami lihat beneran setan komandan. Bukan cuma isu." jawab Petugas sipir membela diri.


"apakah kalian yang banyak ini takut hanya dengan satu setan saja..?! Hah..! Jawab..!!" komandan itu menghardik para petugas sipir.


Saat itu, aroma pandan tercium disekitar ruangan. Lalu para petugas sipir saling pandang dan saling berpegangan tangan satu sama lain.

__ADS_1


Sosok mengerikan itu telah hadir, berdiri tepat dibelakang komandan Sipir.


Seketika para petugas sipir merundukkan kepalanya. "heeii..kalian ini kenapa..?! Mengapa kalian tidak mendengarkan apa yang saya katakan..?!" hardik komandan itu dengan sangat lantang.


Lalu salah satu petugas sipir mengarahkan jari telunjuknya dengan membuang pandangan kearah lain, namun telunjukknya mengarah ke komandan Sipir.


Komandan sipir yang merasa curiga, lalu memutar tubuhnya ke arah belakang. Dan kini wajahnya tepat bertatapan syahdu dengan sang genderuwo,


Seketika Ia tersentak, tubuhnya menggigil bagaikan berada dikutub utara. Lidahnya keluh tanpa dapat mengeluarkan sepatah katapun.


Tulangnya terasa kaku. Yang dapat Ia lakukan ialah hanya memejamkan matanya. Lalu yanpa terkontrol, komandan Sipir itu berteriak sekuatnya hingga membuat telinga terasa pengang.


"aaaaaaaaagh.."


teriakannya membuat para petugas sipir yang lain ngacir kesana kemari. Bahkan ada yang saling tubruk satu sama lain.


-----------


Setelah membuat para petugas sipir kocar-kacir, kini Gederuwo itu menghilang. Komandan Sipir ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.


Genderuwo itu muncul didalam ruangan pengap. Sebuah ruangan bawah tanah yang berada dirumah Rianti. Ruangan bawah yanah itu hanya Rianyi saja yang mengetahuinya. Dan kini genderuwo itu menjadi yang kedua mengetahui ruangan bawah tanah.


Rianti sedang berbaring di sebuah kasur tipis yang terletak disalah satu ruangan itu.


Genderuwo itu menghampiri Rianti yang sedang berbaring. Lalu ikut berbaring disisi Rianti.


"terimakasih sudah menyelamatkanku." ucap Rianti dengan lirih. Lalu genderuwo itu memiringkan tubuhnya menghadap Rianti.


"aku mencintaimu." ucap Genderuwo itu dengan lirih. Ia Memandang Rianti dengan tatapan penuh arti.


Sesaat merwka dikejutkan oleh kehadiran Nini Maru yang telah merayap didinding ruangan bawah tanah.


"sialan kau Wowo..!! Kau menikungku dari belakang.!!" Nini Maru menggeram dengan penuh amarah.


Genderuwo lalu bangkit dari tidurnya. "Dia milikku, jangan ganggu dia lagi.!!". Hardik genderuwo.


Nini Maru tidak terima dengan ucapan Genderuwo. Ia lalu menyerang makhluk berbulu itu. Namun dengan cekatan genderuwo itu membalas serangan Nini Maru. Lalu terjadilah pertarungan yang sangat sengit.


mereka baku hantam dengan kekuatan ghaib. Namun tanpa terduga, genderuwo itu menarik rambut Nini Maru dan memintalnya, lalau menghempaskan tubuh Nini Maru dengan sangat kuatnya. Hingga terpental sampai ke negeri antah barantah.

__ADS_1


Suara lengkingan Nini Maru terdengar sangat memilukan, sehingga menggemparkan dunia persetanan.


~jangan lupa Like and komen ya readers yang baik hati..~


__ADS_2