
Rey berjalan dengan lantang. tampang seramnya tampak menyeringai. baru saja Ia masuk kedalam tahananan, dalam hitungan detik Ia sudah bebas lagi.
hal seperti ini yang membuatnya selalu melakukan perbuatan semena-mena dan akan mengulanginya kembali, karena Ia tau, dirinya tak akan tersentuh hukum.
"sayaang..anak Mama" ucap Rianti dengan nada lembut, kepada anak semata wayangnya. Ia begitu sangat menyayangi anaknya itu.
Rey segera memeluk Rianti. "makasih ya Ma.. Mama adalah yang terbaik.." ucap Rey dengan wajah senang.
"iya sayang..apapun akan Mama lakukan buat kamu.." ucap Rianti dengan lembut, sembari membelai rambut Rey.
seorang pria datang bergabung, wajah tampan yang mulai tergerus usia. "ayo pulang.." ucapnya kepada ibu dan anak yang masih berpelukan.
mendengar ucapan pria itu, keduanya saling melepaskan pelukan. lalu melangkah pergi dari ruangan kantor polisi.
"terimakasih pak.. atas kerjasamanya." ucap Reza kepada salah satu anggota kepolisian tersebut.
"baik pak Reza.. sama-sama." jawab anggota polisi itu dengan sumringah. sembari melirik ke arah sebuah tas yang berisikan uang dalam jumlah yang sangat besar.
*****
Reza menaiki mobil dan duduk didepan disisi sopir. sedangkan Rey dan Rianti berada dijok tengah.
Reza memutuskan hidup bersama satu atap dengan Rianti, meski tanpa ikatan pernikahan. mereka melakukan hubungan kumpul kebo.
karena tidak ingin perbuatan mereka diketahui warga desa yang tentu saja akan curiga dengan kehidupan yang mereka jalani, maka mereka memilih untuk pindah ke kota besar, yang mana masyrakatnya tidak begitu perduli dengan urusan seseorang.
sistem siapa elu siapa gue yang dianut oleh warga perkotaan, merupakan tempat yang tepat untuk keduanya menjalani hidup bersama.
Reza yang melihat ketulusan cinta Rianti, akhirnya Ia menyerah, untuk menerima tawaran dari Rianti agar mereka hidup bersama.
di kota ini, mereka masih mengikat perjanjian dengan Nini Maru, bahkan tidak tanggung-tanggung, Rianti juga mengikat persekutuan dengan si genderuwo.
hidup dari perseketuan itu, membuat mereka bergelimang harta, dan pastinya juga bergelimang dosa.
kini Rianti, telah mewariskan sifat dan prilaku meteka kepada Rey, sebagai penerus mereka kelak.
sistem kebal hukum, serta dukungan dari Rianti, membuat Rey tumbuh menjadi manusia biadab yang memiliki watak iblis dan binatang. watak itu didapatnya dari perpaduan antara gen genderuwo dengan gen Rianti.
wajah seram Rey mengikuti gen nya yang berasal dari iblis.
__ADS_1
"bagaimana ma..? apa sudah Mama bereskan gadis itu..?" ucap Reza kepada Rianti.
"ooww..sudah sayang.. Mama sudah membereskannya. siapapu yang berani bermain api dengan kita akan menanggung akibatnya." ucap Rianti dengan kedipan matanya.
Rey tertawa senang.."heeh..berani-beraninya gadis kecil itu bermain-main denganku." ucap Rey dengan geram, sembari mengepalkan tinjunya ketelapak tangannya.
Rianti membelai lembut rambut Rey, sembari tersenyum, dengan tatapan nanar.
"ada tugas yang harus kamu selesaikan hari ini sayang.." ucap Rianti menatap mata Rey dengan tajam dan tersenyum penuh arti.
"baik ma..apapun akan Rey lakukan untuk mama tercinta." ucap Rey dengan tatapan licik.
****
mereka telah sampai dikediamannya. Reza turun dari mobil, dengan sedikit tertatih.
Rey dan Rianti turun dari mobil, lalu bergandengan mesra. sepertinya akhir-akhir ini Rianti mulai mengacuhkan Reza.
mungkin karena kondisi kesehatan Reza yang mulai menurun, dan senjatanya yang sudah tidak berfungsi lagi.
namun, Reza tak berani menyangkalnya, karena Ia kini hidup dalam jaminan Rianti.
Ia mendapatkan semua fasilitas mewah dari Rianti. kini status Reza hanya sebagai Pria yang berkedok suami saja, agar orang memandangnya memiliki suami. tak lebih dari itu.
Rianti menanggapinya dengan genit. lalu mereka berjalan dengan tergesah-gesah.
Rianti membuka pintu kamarnya, diikuti oleh Rey, anak hasil persekutuannya dengan genderuwo. hasrat iblis yang bercampur binatang menjalar ditubuh dua makhluk itu.
Rianti yang sudah lama menajalin hubungan cinta terlarang dengan Rey, yang sejatinya juga adalah anaknya, telah dibutakan oleh hasrat iblisnya.
Rey datang dan memeluk Rianti dengan rakus. Ia tidak perduli dengan siapa Ia bercinta. yang terpenting baginya adalah menuntaskan hasratnya meskipun itu dengan siapa Ia tak perduli.
Rianti yang juga sama dengannya. menyambutnya dengan semangat. Ia merasa percintaannya dengan anak iblisnya itu sangat membuat hidupnya semakin bergairah.
Rey tak mampu membendung hasratnya segera menuntaskannya kepada Rianti. setelah mereka mencapai puncak nikmat neraka. mereka terbaring diranjang sembari berpelukan tanpa sehelai benangpun.
"sayang..kamu harus melakukan tugasmu hari ini juga." ucap Rianti dengan lembut dan setengah berbisik.
Rey mengecup kening Rianti.. "apa itu ma..?" ucap Rey yang tangannya masih bergreliya ditubuh Rianti.
__ADS_1
sepertinya Ia belum merasa puas sepenuhnya. " yuuk.. ikuti Mama." ucap Rianti bangkit dari ranjangnya. memungut lingerie nya dan berjalan melenggokan pinggulnya.
usianya yang sudah mencapai 40-an tahun. tak membuatnya bertaubat. namun semakin bangga menumpuk dosa.
Rianyi menggeser lemari pakaiannya. disana terdapat sebuah ruangan rahasia yang berlorong. dan ruangan itu hanya Rianti dan Rey saja yang mengetahuinya.
Rey mengikuti langkah Rianti. dilorong itu ada beberapa kamar. dan hingga akhirnya mereka berhenti pada kamar terakhir. Rianti membuka pintunya. terlihat seorang wanita cantik berusia 36 tahun sedang terbaring disebuah ranjang.
wanita itu memiliki paras uang cantik. tubuh sintal yang menggiurkan. wanita itu adalah Reni. wanita yang pernah tidur dengan Reza bebetapa tahun yang lalu dan kabur membawa sepeda motor milik Reza.
Rianti berhasil melacaknya, lalu menculik Reni yang saat itu sedang mengandung anak Reza.
Reni kini menjadi tawanan Rianti. Rena telah disekap sejak beberapa tahun yang lalu.
Reni dijadikan Sebagai budak hasrat Reza, untuk memberikan janin sebagai tumbal pesugihan kekayaan Rianti dan Reza.
dibeberapa kamar lainnya, juga ada beberapa wanita, yang awalnya bekerja sebagi pembantu rumah tangga. jika pembantu itu masih berusia produksi, maka Rianti akan menyekapnya.
Reni tak memiliki pilihan dalam hidupnya, Ia hanya pasrah menerima takdirnya. meskipun Ia berharap suatu saat nanti akan datang seseorang menyelamatkannya.
Rey mendekati Reni yang sudah biasa menjadi santapannya. wanita itu sudah entah berapa kali mengandung dan keguguran. Ia sendiri sudah lupa untuk mengingatnya.
Rey yang masih merasakan hasratnya menggebu, tanpa perintah dari Rianti langsnung menyerang Reni. Ia seperti manusia yang yak pernah puas bercinta dengan satu wanita saja.
setelah menuntaskan hasratnya dengan Reni, Rey menginkan wanita lainnya. Rianti mengunci kembali pintu kamar Reni.
lalu menuju kamar disebelahnya. saat pintu terbuka, tampak seorang gadis cantik yang sedang duduk mendekap kedua lututnya.
Ia adalah Shinta. gadis cantik yang telah melaporkan Rey atas tindakan pencabulan dan melukai orang lain.
siapa sangka, itu awal petaka baginya. Ia diculim saat berada dirumah sakit yang waktu itu sedang menunggu Hadi Ia dikelabui oleh sang penculik dengan mengatakan jika atas perintah Satria Ia harus mengikuti mereka.
dengan gegabah Shinta mengikuti para penculik, dan terjadilah hal mengerikan ini.
Shinta terperangah melihat Rey berada diambang pintu tempatnya disekap. Ia ketakutan dan pucat pasi. Ia sudah dapat membayangkan apa yang bakal terjadi. karena Ia pernah dilecehkan Rey, saat sebelum Rey menghajar Sattia.
Shinta beringsut dari duduknya. terdengar Rianti menutup pintu dari arah luar. Rey mendekati Shinta yang mulai panik. dengan satu gerakan saja Rey yang bertubuh kekar mampu mengunci tubuh Shinta. dengan segala keahlian bejadnya, Ia melucuti pakaian Shinta.
Shinta yang mendapat perlakuan menggairahkan dari Rey, akhirnya pasrah menerimanya.
__ADS_1
Rey mendapat perintah dari Rianti agar membuahi Shinta, untuk mempersembahkan tumbal janin kepada Nini Maru.
Shinta yang kini menjadi tawanan mereka, harus bersiap untuk mendapatkan perlakuan ini setiap saatnya.