
Lukisan Mawar merah darah itu terlihat sangat cantik di ruang tamu keluarga Wibisana. Tapi siapa sangka, pintu rahasia di sebalik nya merupakan ruangan yang digunakan untuk beraktivitas keluarga Wibisana generasi ketiga. Usia mereka sudah menginjak 100 tahun lebih. Sementara yang lain nya tampak jauh lebih tua.
Semuanya berjumlah 30 anggota. Turun-temurun pewaris keluarga Wibisana bersembunyi dari dunia luar. Normalnya mereka memang seharusnya sudah meninggal. Tapi karena iblis memberikan awet muda dan panjang umur,,,sehingga mereka masih bisa menikmati kekayaan dan kesenangan hidup di dunia.
Malam bulan purnama kali ini, mereka kembali berkumpul untuk melakukan persembahan. Seorang perawan harus di korbankan kepada iblis yang mereka sembah.
Nantinya perawan tersebut harus berhubungan intim dengan laki-laki di keluarga Wibisana. Tentu saja sebelumnya tubuh mereka sudah kerasukan iblis terlebih dahulu. Iblis lah yang mengambil peran semuanya. Setelahnya, darah perawan tersebut harus di minum oleh semua anggota. Baru kemudian tubuhnya di jadikan santapan peliharaan mereka untuk menghilangkan jejak.
Kali ini pun sama,,bulan purnama sudah terlihat. Mereka segera membentuk lingkaran dan berputar mengelilingi perawan tersebut. Setelahnya, para anggota laki-laki, satu persatu memperkosa gadis yang masih pingsan tersebut. Anggota yang lain masih mengelilingi mereka seolah memberi semangat. Tiba-tiba gadis itu terbangun, karena rasa tidak nyaman pada alat kelamin nya. Mengetahui dirinya sedang di perkosa, dia menjerit dan berteriak meminta tolong.
Anggota lain hanya menertawakan saja. Mereka menikmati jeritan dan tangisan korban, tanpa belas kasihan sedikit pun.
Setelah iblis itu berhasil menodai si perawan,, kemudian satu eksekutor melakukan tugasnya untuk m******al kepala gadis tersebut dan meminum darah nya bergiliran.
Anehnya, semuanya berubah menjadi muda kembali setelah meminum darah perawan tersebut. Kemudian dilanjutkan saling berpesta di antara para anggota keluarga.
Masing-masing berhubungan intim satu sama lain, merayakan kembali nya keremajaan dan kekuatan para pengikut iblis tersebut.
Kesenangan mereka akan berlanjut sampai pagi. Di mana iblis senantiasa menemani di sisi mereka.Mereka berpesta layaknya binatang. Minuman keras dan juga obat-obatan di konsumsi pada saat pesta berlangsung.
Biasanya setelah pesta seperti itu, Lasmi dan suaminya lah yang bekerja keras membereskan semua kekacauan di rumah keluarga Wibisana. Mereka sudah paham kelakuan majikan nya, jadi keluarga Wibisana sangat mencintai mereka dan menganggap sebagai keluarga sendiri. Sebab semua masalah terselesaikan oleh Lasmi dan suami nya.
Malam masih sangat panjang bagi keluarga Wibisana yang tengah berpesta maksiat. Sementara Nisa, Roy dan Luis sebentar lagi mendarat di Indonesia. Rencana nya kali ini sukses karena kakaknya sama sekali menelpon nya. Dia bisa melarikan diri dengan tenang.
"Bagaimana Alan, kau ikut aku ke rumah dulu,
atau mau menginap di hotel".
"Aku sudah mencari tempat kost, aku langsung ke sana saja Roy".
"Kalian tak perlu khawatir, sejauh ini kakak ku dan orang tua ku sama sekali tidak mencari dan menghubungi ku".
"Mungkin mereka tengah sibuk di sini".
"Itu bagus, karena rencana ku berjalan mulus".
"Nisa,, aku akan mengantar mu dulu nanti".
"Iya Roy,, terimakasih".
__ADS_1
Nisa tak sabar untuk segera berbicara dengan Alan, tapi dia berusaha menahan diri.
Nisa harus tahu yang terjadi di rumah Luis sebenarnya. Juga menyangkut kedua orang tua dan kakaknya. Sejak semula, Nisa sudah menduga kalau memang ada yang tidak beres. Maka, besok adalah kesempatan nya untuk mengintrogasi Luis ini.
Sudah hampir pagi di Indonesia, ketika pesawat Nisa mendarat. Mereka bergegas turun dari pesawat dan langsung meninggalkan bandara.
Sementara di kediaman Wibisana, semua orang sudah berjejer di ruang makan. Ruangan pesta sudah dibersihkan oleh Lasmi. Dia tinggal menyajikan sarapan untuk ke tujuh generasi keluarga Wibisana, yang sekarang seperti kumpulan muda-mudi yang baru lulus kuliah.
Ke tiga puluh orang tersebut cantik dan tampan serta remaja semuanya. Hanya satu persamaan nya, semuanya sudah di masuki oleh iblis yang di sembahnya. Jadi, sifat mereka kejam dan tidak mengenal belas kasihan.
"Lasmi,, singa dan buaya itu sudah kau beri makan bukan??".
"Iya tuan muda,, semua nya sudah selesai".
"Bagus Lasmi,, seperti biasa, ini bonus mu".
" Ingat,, setelah ini kau urus rumah ini, kami semua harus pergi".
"Baik tuan muda, sesuai perintah anda".
Lasmi mengeluarkan koper majikan nya satu persatu, sementara mereka masih sarapan bersama di dalam. Setelah menjadi muda lagi, mereka akan mengumpulkan harta dari iblis tersebut untuk satu purnama ke depan.
"Dia masih belum siap untuk ritual semacam ini".
"Dia kan baru saja sadar dari koma nya, butuh waktu untuk mengajarinya".
"Kau sabar saja, suatu saat nanti Luis akan sepeti kita,, bahkan mungkin bisa menguasai dunia".
"Untuk kali ini, biarkan dia memimpin perusahaan di Inggris dulu".
"Biarkan Francis yang mengurusnya".
"Kalian tenang saja,,Alan sedang ku persiapkan untuk memimpin dunia".
"Dia baru saja bangkit dari kematian".
"Sebaiknya kita segera berangkat, pesawat kita tidak akan menunggu bukan??".
Masing-masing anggota keluarga mengambil koper mereka dan bergegas naik ke dalam mobil. Tujuan mereka berbeda negara. Namun tugas mereka sama, mengumpulkan kekayaan dan menjadi budak iblis.
__ADS_1
Sebelum menaiki mobilnya, Francis menelpon asisten nya di Inggris. Dia ingin menanyakan kabar dari adiknya Luis.
"Sambungkan telepon ini dengan Luis, aku sudah menghubunginya dari tadi, tapi ponselnya tidak aktif".
"Ada di mana dia,, aku yakin di sana masih siang kan?".
"Tapi nona,, tuan Luis sudah menyusul anda ke Indonesia".
"Tuan bilang, anda yang menyuruh nya".
"Apa,,, bodoh sekali kau,,, seharusnya kau menghubungi ku untuk hal seserius ini".
"Tuan Luis menghubungi anda di depan saya nona,, jadi saya yakin kalau itu perintah anda".
"Tunggu saja di situ,, biar aku bereskan kekacauan ini".
Luis menutup pintu mobilnya dan kembali ke dalam rumah. Dia lalu mengeluarkan laptop nya untuk mencari perusahaan yang bekerja sama dengan mereka di Indonesia.
"Ayo Francis,, tunggu apalagi...katamu pesawat kita tak mungkin mau menunggu".
"Kalian kembali saja dulu, Luis ada di sini, dia berusaha kabur dari kita".
"Aku akan menemukan nya kembali dan membawanya pulang ke Inggris".
"Biar aku sendiri yang mengatasi kekacauan ini".
"Sudah ku bilang kan,,anak itu tidak bisa di atur".
"Dia bertindak sesuai dengan kemauan nya sendiri".
"Tenanglah ma,, aku pasti menemukan nya".
"Suruh Bu Lasmi turunkan koper ku".
"Mungkin kau akan tinggal disini beberapa hari".
Lasmi menuruti permintaan dari Fransisca.Dia segera menurunkan koper dan menyiapkan kamarnya kembali. Sementara orang tua Francis segera naik mobil menuju ke bandara. Dia bisa mengandalkan Francis dalam segala hal. Jadi mereka tidak khawatir lagi dengan semua urusan.
Alan sendiri sudah mencari tempat kost yang tersembunyi. Dia berharap keluarganya tidak bisa lagi menemukan dirinya. Sebelumnya dia sudah mengubah warna rambut dan dandanan nya, dan mengganti namanya menjadi Dito. Bukankah dia memang Dito. Seharusnya seperti itulah dirinya hidup. Namun untuk sementara, dia akan menjauhi Nisa dan Roy dulu. Bersembunyi dari keluarga Wibisana dan menunggu Francis kembali ke Inggris.
__ADS_1
...****************...