
"Mulai sekarang,,,jangan pernah pergi kemanapun tanpa diriku,,,,kau mengerti Nisa???".
"Iya.........iya.......!!!!".
Dito mulai curiga, sepertinya ada yang sengaja "masuk" ke badan Nisa karena
dikirim oleh seseorang. Apa mungkin orang
itu tahu latar belakang Nisa.
Tanpa disadari keduanya,dari balik lukisan, ada sepasang mata yang dari tadi mengawasi
gerak-gerik keduanya.Dia menunggu Nisa lengah, kemudian akan kembali melancarkan
aksinya.Dia sudah mendengar segala pembicaraan antara Nisa dan Dito. Satu-satunya jalan adalah mengikat Nisa untuk selamanya menjadi istrinya.
Hal itu sudah dipikirkan matang-matang oleh Anton.pikiran Nisa gampang dirasuki makhluk gaib.Dan saat itu terjadi, dia tak akan sadar.Anton akan menikahi Nisa saat dia kerasukan.Dan Anton akan memilih hantu yang penurut untuk dimasukkan ke dalam tubuh Nisa, saat menikahinya nanti.
Ketika hari sudah malam, Nisa selalu menunggu gadis kecil yang bermain petak umpet di rumah nya.Dia jadi terbiasa akan
kehadirannya.
"Benar kan,,,anak itu sudah datang".
"Kakak....... ssttt.......jangan bilang-bilang...".
Nisa menggeleng sambil meletakkan jari telunjuknya di mulut.Kali ini, Nisa akan mengajaknya bicara.
"Di sini tidak akan ada yang menemukanmu,,
kemari.......".
Gadis kecil itu memandang Nisa, sejurus kemudian mengikuti Nisa di belakangnya".
"Katakan......siapa namamu????".
Gadis itu menggeleng tak mau bicara.Nisa tak menyerah.
"Dimana kau tinggal??".
"ssttt.......kakak itu jahat,,,,,,kami tidak boleh bicara......aku akan dihukum nanti".
"Kakak yang mana???".
"Disana.....dia jahat.....kakak itu jahat.....".
Hantu gadis kecil itu menunjuk pintu yang menghubungkan rumah Anton.Nisa harus
mencari tahu ada apa sebenarnya di rumah
Anton.Selama ini memang Nisa belum pernah
masuk ke sana.
Nisa mencoba membuka pintu penghubung itu.Ternyata tidak dikunci.Diam-diam Nisa masuk ke lorong menuju rumah Anton.
"Malam-malam begini kau masih belum tidur Nisa??".
Nisa ter lonjak kaget mendengar suara Anton di depannya.
"E.......aku.....itu ......aku mencari gadis kecil yang lewat sini tadi".
"Aku pikir dia pasti pencuri,, makanya aku mengejarnya".
"Disini aman Nisa,,,kecuali kalau kau merindukan ku dan diam-diam ingin bertemu
denganku, tapi kau malu mengakuinya".
"Aku.....aku rasa ....aku akan tidur dulu,,,aku sudah mengantuk,,permisi".
__ADS_1
Anton memegang pergelangan tangan Nisa dan berbisik di telinganya.
"Aku masih ingat kata-kata mu di seminar kemarin, kau ingin menghabiskan malam denganku???".
"Anton,,, tolong lepaskan aku,,,atau aku akan teriak".
"Silahkan.....tapi kau yang diam-diam masuk ke sini bukan?".
Nisa tertunduk menyadari kesalahannya.
Niatnya semula ingin mencari tahu cerita hantu gadis kecil itu, tapi malah Nisa yang terjebak".
"Pergilah,,,,lagipula aku bukan orang jahat".
"Kau ingat kan, aku seorang santri".
"Jadi, jangan khawatir Nisa, disini kau aman".
"Anton,,, aku ingin sekali melihat-lihat rumahmu,,bolehkah kapan-kapan aku berkunjung??".
"Dengan senang hati Nisa, kau diterima dengan tangan terbuka".
"Terima kasih,,,,,maaf kalau aku tadi salah sangka padamu".
Nisa malu sekali dengan kejadian tadi.Dia ketahuan tengah malam ingin masuk ke rumah seorang pria.Nisa mencari arwah gadis kecil itu,tapi dia sudah menghilang
entah kemana.
Sementara Anton, malam ini dia harus menyembunyikan semua benda keramat yang di dapatnya dari bertapa.Dia juga harus menyingkirkan boneka arwah yang setiap malam menemui Nisa.
"Kali ini, tanpa perintahku, kalian tak boleh berkeliaran atau menampakkan diri di rumah ini".
"Siapa pun yang melanggar perintahku, kalian akan merasakan akibatnya".
"Terutama kau Anabel, berhenti bermain petak umpet saat Nisa di sini nanti".
banyak sekali.Dan Anton sedang memperingati mereka untuk bersikap baik selama Nisa berkunjung.
"Aku ingin kau mengatur semua nya besok pagi".
"Siapkan penghulu dan para saksi, saat Nisa kemari, aku akan menikahinya".
"Dan juga amankan Dito supaya tidak mengganggu jalannya pernikahan ".
"Baik boss....laksanakan!!!!".
Anton sudah mengatur rencana, setelah menikahi Nisa,,,,dia akan mendapatkan mustika Nyi Roro kidul yang dipakai oleh Nisa. Dengan cincin itu, Anton pasti hidup abadi dan kaya raya.
Paginya Nisa sudah bersiap hendak mengunjungi rumah Anton.Dia sengaja tak
memberitahu Dito, agar dia tidak cemas.
Nisa mengetuk pintu rumah Anton.Dia sendiri
yang membukanya.
"Masuklah....aku sudah menunggumu dari tadi".
"Iya".
Nisa berkeliling rumah, dia mencari arwah gadis kecil itu.Namun,rumah Anton tidak menunjukkan keanehan apapun.Tidak ada penampakan sama sekali.
Nisa hendak berbalik ke ruang tamu ketika tiba- tiba ada suara ular mendesis dari kamar
Anton.Nisa melihat ular yang sama,sewaktu di Bandung.Ular yang merasuki Nisa, berdiri menyambut Nisa dengan senyuman.
Belum sempat Nisa merespon,tiba-riba ular itu meliuk-liuk ke arah Nisa dan sekali lagi
merasuki tubuh Nisa.Selanjutnya Nisa dibawah pengaruh Dewi ular tersebut.
__ADS_1
"Tunggulah di kamar selagi aku menyiapkan
upacara pernikahan kita".
Nisa berlenggak-lenggok berjalan menuju kamar menuruti perintah majikannya.
Dewi ular adalah makhluk gaib yang mendiami batu mustika milik Anton.Dia mendapatkannya setelah bertapa selama 3
hari 3 malam di gua Selarong.Tidak heran makhluk itu tunduk pada Anton.
Nisa yang sudah dirasuki Dewi ular bertingkah sesuai kehendak Anton.Dia
menuruti semua perintahnya.
Anton menyiapkan semua hal yang diperlukan.Pagi ini dia akan menikah dengan Nisa, walaupun secara siri dulu.Nisa yang sudah dirasuki oleh Dewi ular, pasti bersedia menikah dengan Anton.
Sungguh licik sifat Anton, memanfaatkan kelemahan Nisa untuk mencapai tujuannya.
Nisa dan Anton duduk di depan penghulu dengan 2 saksi yang telah disiapkan.Para
pengawal berjaga di depan untuk mencegah
hal-hal yang bisa mengganggu jalannya acara.
"Bisa kita mulai sekarang ijab kabul nya pak?".
"Orang tua mempelai wanita sudah hadir".
"Nisa sebatang kara disini pak, orang tuanya
sudah meninggal".
Baiklah,,,,,mari kita mulai".
Sampai di rumah Nisa, Dito terkejut karena banyak orang berjaga di depan gerbang".
Dito mengetuk pintu rumah Nisa,,,namun tak ada sahutan.Sepertinya Nisa sedang keluar.
Dito menghampiri penjaga di rumah Anton.
"Maaf pak,,ini ada acara apa ya???".
"Oh,,,,itu.....pak Anton menikah".
"Menikah,,kok saya nggak tahu, berarti teman
saya juga di dalam menghadiri pernikahan".
"Mungkin saja pak,,,kami hanya disuruh berjaga di sini".
"Memang kalau boleh tahu, pak Anton menikah dengan siapa???".
" nona Annisa Larasati".
Dito terkejut mendengar nama perempuan yang akan dinikahi oleh Anton.
"Maaf pak, Anda tidak boleh masuk".
"Tapi mereka berdua teman saya pak".
"Kami hanya menjalankan perintah pak".
"Tapi itu teman saya pak".
"Tunggu pak,,lebih baik anda pergi dari sini"
"Anton keluar kau,,,aku tahu Nisa ada di dalam".
"Anton........!!!!!!".
__ADS_1