
Sore ini pria itu muncul lagi di depan rumah. Dia mengantarkan dua kotak berisi makanan.
Ketika kami sampai, dia sudah ada di depan pintu rumah kami.
"Mas Bayu,,, mau apa kemari lagi??".
"Ini mas,, mau antar makanan untuk kalian berdua, tadi di rumah ada syukuran kecil-kecil an".
"Terimakasih,, seharusnya nggak usah repot-repot, kami jadi nggak enak".
"Nggak apa mas,,, saya permisi dulu".
Belum sampai membalas ucapan pemuda itu, dia sudah menghilang ketika ditengok oleh Dito.
"Kemana dia tadi, cepat sekali jalannya".
"Mungkin dia buru-buru kali mas,, anak muda kan tenaga nya gesit".
"Benar juga,,, kita masuk sayang..".
Dito membawa dua kotak makanan yang diantar oleh Bayu. Entah kenapa kali ini Nisa sangat ingin mencicipinya.
"Tampaknya makanan ini wangi sekali, aku jadi tidak sabar untuk makan".
"Kau tidak mau mandi dulu?".
"Tapi aku keburu lapar mas".
"Ya sudah,,,makanlah dulu"
Nisa kali ini begitu lahap makan nasi kotak pemberian dari Bayu. Dia menghabiskan hanya dalam waktu sekejap. Nisa sangat menikmati sekali makanan tersebut.
"Ini enak sekali mas,,,dimana si Bayu itu memesan nya ??".
"Aku jadi ketagihan kalau begini".
"Masih ada satu kalau kau belum kenyang".
Dito membuka nasi kotak yang masih tersisa di meja. Alangkah terkejutnya ketika dibuka isinya bunga, bukan nasi yang seperti diceritakan Nisa.
"Kau makan ini tadi??".
"Iya mas,, enak sekali kan,, sini kalau kau tak mau, biar aku yang makan".
Seperti kesetanan Nisa memakan semua kembang yang ada di dalam kotak. Mulai.dari
mawar, melati dan bunga Cendana sepeti yang ada di sesajen. Dito hanya bisa bengong
menyaksikan istrinya makan kembang sampai habis tak bersisa.
"Kau tahu apa yang kau makan sayang???".
"Itu bunga,,, bukan nasi kotak".
"Ini nasi kotak terenak yang pernah ku makan tahu!!!".
"Awas saja kalau ketemu si Bayu itu".
"Kau saja yang salah lihat,,, seharusnya kita berterimakasih pada Bayu".
__ADS_1
"Sudah mas,,jangan diperpanjang lagi,, aku mau mandi"
Nisa berlalu dari hadapan Dito dengan rasa jengkel. Dito malah mengkhawatirkan perut Nisa, bagaimana kalau janin yang dikandungnya berpengaruh karena kembang
yang tadi disantap nya.
Dito lalu menelpon Ratri. Dia hendak menanyakan hal tersebut kepadanya.
"Kenapa Dito,, kau ada perlu?".
"Kau pernah melihat orang hamil makan sesajen kembang setaman??".
"Belum,,,memang kenapa??".
"Nisa melakukannya, dia makan 2 kotak kembang setaman dari seorang laki-laki bernama Bayu".
"Aneh...untuk apa Bayu memberikan kembang
kepada Nisa,,, apa dia tahu tentang Nisa??".
"Tidak,,, dia memberi nasi kotak, dan menurut Nisa yang dimakannya adalah nasi kotak juga".
"Tapi aku melihat kalau yang dimakan Nisa
adalah kembang setaman, dan dia seperti kesetanan menghabiskan semuanya".
"Ketika aku melarangnya, Nisa marah padaku".
"Siapa Bayu itu,, aku belum pernah mendengar namanya".
"Dia baru pindah 2 hari lalu ke kompleks ini, rumahnya pun aku tak tahu di sebelah mana".
"Kau harus mencari tahu tentang dia,, aku curiga dia berniat buruk pada Nisa".
Dito sedikit lega mendengar penjelasan dari Ratri. Namun, dia memang harus segera menyelidiki Bayu,, dia tak mau terjadi hal buruk pada Nisa dan bayinya.
"Aku tak mau di dekatmu mas,,kau jahat....pergi sana!!".
"Iya...aku minta maaf sayang,,, aku takut perutmu sakit nanti".
"Kau harus memeriksa mata mu,, nasi kotak kau bilang kembang,,, jangan begitu mas,, tak baik kalau Bayu sampai dengar".
"Iya,, aku yang salah".
Dari samping rumahnya, Genderuwo itu bisa melihat apa yang terjadi di dalam rumah.
Dia tersenyum bahagia melihat pasangan itu bertengkar. Kalau mereka tidak tidur sekamar, berarti ada kesempatan bagi Genderuwo itu untuk menyamar menjadi Dito.
Nyatanya harapannya meleset. Nisa dan Dito tak pernah lama kalau bertengkar. Paling cuma 10 menit dan sudah selesai Tidak juga sampai pisah ranjang segala.
Genderuwo itu berkeliling rumah. Memastikan ada celah untuknya masuk ke dalam rumah sebagai manusia. Dia sangat merindukan bisa memandang wajah Nisa.
Bangsa Genderuwo memang konon menyukai wanita-wanita cantik. Dia punya nafsu **** yang besar sehingga sering mendatangi janda-janda kesepian atau wanita yang suaminya kerja di luar kota.
Dia menyamar menjadi suami wanita tersebut dan mengajaknya bersetubuh. Atau dia bisa berubah menjadi kecil dan masuk dalam ******** wanita, sehingga wanita tersebut mempunyai hasrat seksual yang besar atau
hiper ****.
Dulu, di hutan larangan Genderuwo itu sudah menculik Nisa, sehingga Nisa menjadi trauma. Kini dia mendekatinya secara halus dengan merubah dirinya menjadi pemuda yang tampan. Bayu adalah perwujudan dari
__ADS_1
dari Genderuwo yang datang dari hutan larangan.
Pintu rumah Nisa diketuk dari luar. Nisa sendiri yang membuka pintu untuknya.
"Mas Bayu,, mari silahkan,, malam-malam begini ada perlu apa??"
"Maaf mbak, saya ingin bersilaturahmi saja".
"Sebentar mas, saya panggil suami saya dulu ya".
"Mas,, di luar ada Bayu, dia ingin ngobrol denganmu".
"Sayang,, aku capek sekali hari ini, di kantor tadi banyak kerjaan".
"Apa aku yang harus mengajaknya ngobrol?".
"Ayo mas,,sebentar saja".
Dito bangun dari tempat tidurnya.Niatnya untuk beristirahat jadi terganggu dengan kehadiran Bayu. Tapi Dito terpaksa harus ke depan, kalau tidak mereka hanya akan ngobrol berdua saja.
"Maaf mas, saya mengganggu ya?".
"Nggak apa Bayu,, mari silahkan".
Mereka kemudian bercakap-cakap di ruang tamu. Sepanjang pembicaraan Dito melihat,
Bayu selalu memandang wajah Nisa. Dia seperti kagum dan terpesona.
"Bayu,, kau memesan dimana nasi kotak tadi pagi,, istriku sangat menyukainya".
"Itu,,,, saya kebetulan suka memasak, jadi saya sendiri yang membuatnya".
Selama 1 jam, Dito melayani basa-basi dari Bayu.Dia kemudian pamit dan berjanji untuk datang lagi.Sejak kedatangan Bayu, Nisa terlihat ceria, entah kenapa Dito merasa janggal dengan kehadiran Bayu ini.
Dito kemudian menelpon pak RT.Dia menanyakan alamat rumah Bayu, warga baru di kompleks ini.
"Maaf nak Dito, bapak belum menerima laporan tentang warga baru".
"Lagipula kompleks kita ini sudah penuh, jadi tidak ada rumah yang kosong".
"Mungkin nak Dito salah informasi, atau mungkin dia tinggal di komplek lain".
"Baik pak, akan saya cek lagi".
Benar dugaan Dito, Bayu bukan orang biasa.
Atau jangan-jangan dia makhluk halus yang mengganggu Nisa. Tapi seharusnya Nisa yang melihat penampakannya. Kenapa Nisa biasa saja.
"Halo Ratri, aku sudah mencari tahu tentang Bayu".
"Tidak ada warga baru yang masuk ke kompleks, berarti mungkin Bayu bukan manusia".
"Kalau Bayu penampakan, harusnya Nisa
bisa melihat kan, kalau Nisa biasa saja, berarti Bayu itu manusia".
"Aku ingin kau yang memastikan, mungkin karena hamil Nisa jadi tidak peka".
"Baiklah,,,, besok kalau Bayu datang, hubungi aku".
__ADS_1
"Ok,,, terimakasih Ratri".
Dito belum merasa tenang kalau masalah ini belum selesai. Nisa sedang hamil sekarang, jadi Dito harus ekstra waspada menjaga Nisa dan bayinya.