Bukan Mauku

Bukan Mauku
part 21


__ADS_3

"Ma-af Pak," sekali lagi Sonya meminta maaf. Isco tersenyum tipis menanggapinya.


Tiba-tiba saja ponsel Sonya berbunyi ternyata pesan masuk dari Ersya.


"Sonya, maaf aku pulang duluan di rumah ada mamaku jadi aku harus pulang."


Sonya memelototkan kedua matanya tak habis fikir,, kemudian dia bergegas keluar ruangan itu diikuti Isco.


"Heii tunggu..!" Teriak Isco saat Sonya berjalan makin menjauh.


Sonya pun berhenti dan membalikkan badannya hingga tepat berhadapan dengan Isco dengan jarak kira kira dua langkah.


"Filmnya baru mulai itu.." Kata Isco lagi.


"Saya pulang pak, saya ga suka film horor.. Lagian Ersya juga udah pulang, dia ga ngabarin?" Kata Sonya.


Saat hendak melangkahkan kakinya kembali, lagi-lagi Isco menahannya.


"Saya antar.." Kata Isco mendahului Sonya.


"Tidak perlu repot-repot pak saya naik taksi saja," kata Sonya.


"Ga repot, lagian saya kangen sama Bu Hartati," kata Iscokata.


"Yah bawa-bawa ibu, ga bisa ngomong kan aku," Sonya bergumam di dalam hati.


Pada akhirnya Sonya pun menyerah dan ikut bersama Isco.


Di tengah perjalanan, Isco menepikan mobilnya tepat didepan sebuah rumah makan.


"Loh pak, bapak mau makan dulu??" Tanya Sonya.


Isco mengangguk dan menyuruh Sonya ikut turun.

__ADS_1


"Ga usah pak, saya mau pulang naik taksi." Kata Sonya segera setelah Isco turun dari mobil.


Isco menghentikan gerakannya dan memasukkan kembali sebagian tubuhnya dan mendekati Sonya, "saya bilang temani saya !! Ini perintah, cepat turun!!" Katanya penuh penekanan.


Sonya sedikit terlonjak saat Isco melalukannya.


Dia pun akhirnya menemani Isco makan.


Saat tengah menunggu makanan Sonya memberanikan diri untuk bicara,


"saya tidak enak dengan Ersya pak."


Isco mengerutkan keningnya, "kenapa?"


Sonya pun menghela nafas, "saya takut Ersya cemburu.."


Seketika Isco tertawa, Sonya yang heran hanya menunggu sampai Isco berhenti tertawa.


"Ekhem.. Kamu fikir kenapa saya tertawa?" Tanya Isco.


Sonya menggeleng pelan, dengan menahan tawa Isco kembali berkata, "kamu lucu,, kamu fikir kenapa Ersya harus cemburu??"


"Iih gila nih kayak nya si bos," gumam hati Sonya.


"Yang pasti seseorang akan cemburu bila tau pacarnya bersama orang lain," jelas Sonya.


Raut wajah Isco berubah serius mendengar penuturan Sonya.


"Jadi kamu fikir, saya dan Ersya sepasang kekasih begitu?" Tanya Isco.


Sonya mengangguk penuh keyakinan.


Sebelum sempat menjawab kembali, makanan mereka datang terpaksa Isco menahan diri untuk memberi penjelasan pada Sonya.

__ADS_1


Mereka pun makan dengan tenang, setelah selesai mereka kembali melanjutkan perjalanan tanpa ada percakapan berarti diantara mereka berdua.


Selang beberapa menit mereka sampai di kediaman Sonya.


Sonya mendahului Isco masuk ke dalam rumahnya.


"Asalamualaikum.." Ucap Sonya ketika membuka pintu.


"Waalaikumsalaam.." Terdengar sautan dari dalam, terlihat bu Hartati menghampiri Sonya, "eh nak sudah pulang."


"Iya bu,, ada pacar ibu juga," kata Sonya sambil mencium tangan ibunya.


Bu Hartati mendelik, menanggapi perkataan putrinya tersebut..


Sonya berlalu ke kamarnya, sementara Isco masuk memberi salam serta mencium tangan Bu Hartati


"Ibu, sekarang gimana keadaanya??" Tanya Isco.


"Yaah beginilah nak, membaik berkat kamu," kata bu Hartati sambil tersenyum.


"Beberapa minggu ini saya sibuk, belum sempat jenguk ibu.. Saya minta maaf bu." Kata Isco yang kemudian mengambil tangan bu Hartati dan memegang jemarinya lembut penuh hormat.


"Bicara apa kamu nak,, harusnya ibu dan Sonya yang meminta maaf karena sudah banyak merepotkanmu." Ucap Bu Hartati.


Sonya yang telah berganti pakaian keluar kamar dan berdehem keras, "ekhemm...oops maaf ganggu aku masuk kamar lagi deh," kata Sonya pura-pura terkejut.


"Tunggu..!!" Seru Isco.


"Boleh pinjam Sonya sebentar bu?" Kata Isco lagi.


Bu Hartati mengiyakan lalu meninggalkan Sonya dan Isco berdua.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2