Bukan Mauku

Bukan Mauku
Season 2


__ADS_3

Selang beberapa waktu. Keduanya berhenti di sebuah danau kecil nan indah pemandangan nya membuat merasa tenang yang memandang.


"Wah ... indah dan nyaman juga bikin tenang. Kok om baru kali ini mengajak ke ke sini." Arief menoleh dengan senyuman yang merekah.


"Kamu suka?" tanya Deri sambil melepaskan pandangan nya ke sekitar sana.


"Suka Om, aku suka tempat ini," balas Arief lalu mendudukkan diri di atas rumput yang hijau.


Deri menatap pemuda itu dengan tatapan hangat. Lalu ia juga mendudukkan diri di samping Arief. "Ini tempat Om menenangkan diri."


Arief menoleh sebentar. Lalu melepaskan pandangan ke arah lain melihat pemandangan.


...****...


Suatu hari Kayla sedang berjoged ria di sebuah club malam bersama teman-teman seusianya. Yang diantara pemuda-pemuda yang hobinya clabing di bar, tak pernah memikirkan kalau mereka itu masih pelajar mencari ilmu buat masa depan.

__ADS_1


Ada seorang pemuda yang sangat terobsesi pada Kayla yang justru di tolak mentah-mentah oleh Kayla sendiri. Namun dengan penolakan Kayla tak menyurutkan obsesinya bahkan semakin terpacu.


Saking terobsesinya pada Kayla. Dia sudah merencanakan sesuatu yang akan membuat Kayla bertekuk lutut padanya.


Di sela asyiknya clabing. Kayla merasa haus dan berjalan ke tempatnya tadi ia duduk bersama kawan-kawannya dan mengambil sisa minumannya. Ia teguk sampai tak tersisa sedikitpun.


Kemudian melanjutkan berjingkrak nya sampai merasa puas. Kayla tak menyadari kalau minuman yang ia teguk terdapat suatu obat yang akan membuatnya pusing dan entah apa lagi yang akan ia rasakan selain itu.


Sepasang mata terus mengawasi gerak geriknya Kayla yang mulai oleng.


"Aduh, kenapa kepala ku pusing begini ya?" gumamnya Kayla sambil memijat pelipisnya.


Melihat Kayla seperti itu. Pemuda tersebut mendekat dan menyapa. ''Kau kenapa? apa perlu bantuan?"


Penglihatan Kayla yang berkunang-kunang itu tidak bisa mengenali siapa yang mengajak bercengkrama ditambah memang sinar lampu yang gelap. "Kepala ku pusing, pengen pulang."

__ADS_1


"Oh, kalau begitu. Ayo ku antar pulang?" pemuda tersebut merangkul pinggang Kayla yang jalannya sudah sempoyongan, sambil memberi kode pada kawannya agar mengawasi kawan-kawan Kayla.


Kayla diajaknya masuk ke dalam mobil milik pemuda tersebut. Kemudian Kayla dibawanya ke suatu tempat yang sudah direncanakan semula untuk melancarkan aksinya itu.


Selama perjalanan Kayla gelisah sambil memejamkan matanya jarinya memijat pelipisnya. Mobil terus melaju dan si pengemudi sesekali melirik ke arah Kayla, bibirnya memulas senyum licik. Ia merasa menang mangsanya sebentar lagi ia nikmati tanpa gangguan apa pun.


''Hem, sebentar lagi kau akan menjadi milik ku gadis cantik dan sebentar lagi aku akan mengoyak yang kamu miliki yang belum pernah di sentuh yang lain selain diriku, ha ha ha ...."


"Kau, akan menjadi milik ku. Selamanya. Tunggu sebentar sayang ... kita akan melewati malam yang indah ini bersama dan aku pastikan kau akan ketagihan dengan yang aku berikan padamu cintaku." Jarinya mengelus pipi Kayla.


Setibanya di sebuah tempat yang jauh dari hiruk pikuk ataupun keramaian, Pemuda tersebut membawa Kayla memasuki sebuah Vila yang tampak sepi dan terlihat seorang pelayan membukakan pintu untuk nya ....


****


Terima kasih pada yang masih sudi membaca karya ku yang receh ini🙏

__ADS_1


__ADS_2