Bukan Mauku

Bukan Mauku
part 29


__ADS_3

Saat sedang khusyuk berdoa Sonya dikagetkan oleh suara seseorang.


"Siapa yang mengizinkan kamu berada disini!" Nada suara yang angkuh mampu membuat Sonya menoleh ke asal suara itu.


"Mamah.." Lirih Sonya berkata.


"Apa? Coba katakan sekali lagi!!" Kata seorang wanita yang diketahui sebagai ibu Marwan.


Sonya menunduk tak menjawab, membuat ibu Marwan makin kesal dan menjadi.


"Dasar pembunuh, bawa sial berani sekali kamu datang kesini heuh!!" Kata ibu Marwan.


"Saya hanya sedang teringat mas Marwan, mah.. Saya hanya mengirim doa di sini tak ada maksud lain." Jelas Sonya.


"Cih.. Berani sekali kamu bicara, jangan sok ya jadi orang.. Mentang-mentang kamu akan dinikahi bos bodoh," ibu Marwan makin menjadi karena Sonya berani bicara lalu dia menjambak rambut Sonya hingga Sonya tersungkur dan jatuh ke tanah.

__ADS_1


Tergesa Sonya menghindar berjalan menjauh disertai teriakkan caci maki dari sang mertua tak jadi itu..


Sementara di sisi lain ada seseorang memperhatikan bahkan merekam adegan yang mirip ftv tersebut.


Di tempat lain, Isco nampak gusar menunggu laporan dari seseorang.Tiba -tiba notifikasi di ponselnya berbunyi ada pesan masuk beserta sebuah video.


Isco membuka pesan itu dan memutar videonya nampak di sana kegiatan Sonya mulai dari pergi ke bengkel sampai kejadian di pemakaman.


Isco memang menyuruh seseorang untuk membuntuti Sonya supaya dia mengetahui rahasia yang belum dia tahu tentang calon istrinya tersebut.


Isco mengepalkan kedua tangannya ketika wanita parubaya yang pernah bertemu dengannya menyakiti Sonya.Ada rasa sakit yang ikut Isco rasakan melihat kejadian itu.


Hari itu, Sonya bersama Bu Hartati tengah menunggu kedatangan Ersya beserta ibu Isco. Sesuai rencana mereka akan melakukan fitting kebaya untuk acara pernikahan.


Setelah beberapa lama akhirnya yang ditunggu tiba juga dan mereka berangkat bersama menuju sebuah butik di kota itu.

__ADS_1


Sesampainya disana mereka disambut baik, mereka langsung memilih-milih kebaya yang bagus. Karena acara ini terkesan mendadak jadi tak ada persiapan dijauh hari.


Terlihat yang sangat heboh ialah Ersya yang beberapa kali bergonta ganti kebaya dia coba.


Setelah hampir seharian penuh akhirnya mereka selesai juga memilih kebaya.


Kini mereka tengah berada disebuah restoran guna mengisi perut karena seharian ini dihabiskan di butik mereka merasa kelaparan.


"Kak Isco pasti terpesona saat pernikahan nanti, soalnya Sonya cocok banget pake kebaya inii cantik.. Ya kan tante," kata Ersya sambil membayangkan reaksi Isco.


Hal itu dibenarkan oleh kedua ibu disana. Sedangkan Sonya hanya diam tanpa ekspresi, namun sesungguhnya dirinya masih belum percaya bahwa sebentar lagi akan ada seseorang yang menikahinya.. Jujur Sonya bahagia namun dia mencoba tidak terbuay sebab yang dia tahu Isco menikahinya hanya karena hutang..


"Apa yang mesti aku banggakan dari pernikahan yang tak diinginkan ini," batin Sonya sambil membuang nafas kasar.


-----------------

__ADS_1


Hari pernikahan tinggal dua hari lagi, Isco nampak gelisah setiap hari bahkan saat malam tiba dia hampir tak dapat tidur. Seperti malam ini dirinya gelisah bahkan bayangan calon istrinya selalu timbul dibenaknya maklum dua minggu ini dia tak bertemu dengan Sonya, rasanya ruang rindu dalam hatinya telah penuh bahkan hampir luber membuatnya ingin sekali melihat wajah Sonya walau sekilas namun dia tahan.


bersambung...


__ADS_2