Bukan Mauku

Bukan Mauku
part 36


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu selama itu pula Isco tak pernah bisa menemui Sonya walaupun mereka tinggal satu atap.


Sonya masih mengurung diri di kamar bu Hartati tak pernah keluar walau hanya sedetik.


Pagi ini Isco sudah berpakaian rapi dia hendak pergi ke kantor, sebelum berangkat dia menemui bu Hartati yang kebetulan ada di dapur bersama bi Darti.


"selamat pagi bu"sapa Isco.


"pagi nak, kamu mau ngantor?"tanya bu Hartati.


"iya bu,ada pekerjaan penting yang harus segera di selesaikan."kata Isco.


"gimana kabar Sonya bu, dia tidak sakit kan?"tanya Isco lagi.


bu Hartati menatap Isco dan merasa kasihan padanya karena ulah Sonya.


"Sonya baik nak, kalau mau menemuinya masuk saja ke kamar tidak dikunci kok"kata bu Hartati.

__ADS_1


"sebenarnya aku ingin bu, tapi......ah yasudahlah aku berangkat dulu, ibu jangan terlalu capek.asalamualaikum."kata Isco sambil mencium tangan bu Hartati.


Bu Hartati pun menatap kepergian Isco penuh iba.


Kemudian ke kamar menemui Sonya, nampak di kamar Sonya tengah duduk bersandar pada kepala tempat tidur.


Bu Hartati mendekatinya dan duduk di dekatnya."Isco barusan berangkat bekerja "kata bu Hartati sambil membelai rambut Sonya.


Sonya tidak menjawab, kemudian bu Hartati melanjutkan pembicaraannya"sebagai istri yang baik, sebaiknya kamu penuhi semua kebutuhan suamimu, urus suamimu.Walaupun kita marah tidak boleh sampai selama ini, dosa namanya.Ibu tidak pernah mengajari kamu seperti ini Sonya.


Bu Hartati tersenyum "sekarang kamu bawa semua barangmu ke kamar suamimu, masak makanan untuk suami kamu, sambut dia saat pulang bekerja nanti.Kamu paham?"


Sonya pun mengikuti apa yang dikatakan ibunya dia membawa kopernya ke kamar Isco dan berbenah di sana kebetulan ada lemari kosong dia memasukan semua barang miliknya di sana.


Sonya berfikir semua sudah terjadi, ini semua demi membayar hutang,jika nanti dirinya berpisah dengan Isco itu sudah jadi resikonya.Dia akan terima dan menjaga hatinya supaya tidak jatuh cinta pada suaminya.


Waktu terus bergulir Sonya telah selesai memasak, setelah tadi bertanya pada bi Darti makanan kesukaan Isco.Kini dirinya tengah membersihkan diri di kamar Isco.Setelah selesai dia termenung duduk di tepi tempat tidur dia mempersiapkan diri menyambut kedatangan suaminya.

__ADS_1


Tak lama kemudian deru suara mobil terdengar, benar Isco pulang bekerja dia nampak lesu tak bersemangat.Setelah pintu utama dibuka oleh Salma dia berjalan gontay menuju kamarnya, namun saat tiba di depan kamar bu Hartati dia diam sambil menatap pintu kamar itu kemudian menunduk semakin lesu.


Isco melanjutkan langkahnya menuju ke kamar miliknya.Dia membuka pintu kamar itu.


Isco terpaku melihat sosok Sonya di sana tengah tersenyum menyambutnya.Dia mengucek matanya berkali kali mencoba menyadarkan diri bahwa itu hanya mimpi namun sosok itu malah mendekat mencium tangannya membawakan tas miliknya.Isco masih belum percaya akan hal ini terus menatap Sonya tanpa bicara.


Sonya pun menutup pintu, setelah Isco agak masuk ke dalam.


"saya minta maaf atas sikap saya kemarin, saya akan menjadi istri yang baik sampai hutang saya lunas"kata Sonya dibelakang Isco.


Isco pun berbalik dan tersenyum lega kemudian memeluk Sonya erat.


"maafkan saya"ucap Isco lirih.


Sonya mengangguk pelan.Hal itu membuat Isco bahagia setengah mati, wajah lesunya berubah jadi berbinar dan makin mengeratkan pelukannya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2