
Sonya masih menyelusupkan wajahnya di dada Isco.
"heii..kenapa bersembunyi seperti itu?"tanya Isco.
Sonya tidak menjawab, membuat Isco gregetan dibuatnya, "jangan mulai menggodaku yaa"
Sonya melotot dan langsung menjauhkan tubuhnya dari Isco.
Isco terkekeh geli dengan tingkah Sonya, "kenapa kamu mau menolong wanita itu?"tanya Isco serius.
"bukan menolong Hesti tapi ibunya"kata Sonya.
"sama saja kan"kata Isco.
"aku tau mas gimana rasanya ibu sakit terus aku gak bisa berbuat apa apa, rasanya itu seperti bernafas tapi tak hidup"kata Isco.
"kamu udah kayak author aja suka menyamakan rasa"kata Isco
Sejenak mereka terdiam tenggelam dengan pemikiran masing masing.
"minggu depan perusahaan berulang tahun, seperti biasa ada perayaan kecil kamu juga harus ikut"kata Isco.
__ADS_1
"kenapa ikut bukankah aku sudah tidak bekerja di sana?"kata Sonya.
"Sonyaa kamu tuh polos atau bodoh sih, jelas aja kamu harus datang bahkan ibu juga, karna kamu istriku sekarang."kata Isco kesal.
Sonya tersenyum menanggapi kekesalan suaminya.
"papa Hadijaya juga dateng?"tanya Sonya.
"tentu, itu kan perusahaan miliknya."jawab Isco.
"Papa sibuk banget kayaknya setelah pernikahan langsung berangkat ke luar negri."kata Sonya.
Isco hanya mengangguk menanggapinya.
Isco menatap istrinya itu penuh kekaguman.
Setelah itu malam mereka habiskan dengan mengobrol ria dibalik selimut, seolah menjadi pengenalan diri mereka masing masing.
Hari ulang tahun perusahaan tiba, tamu undangan yang hadir sudah menduduki kursi yang disediakan, temasuk Hesti yang telah kembali bekerja dia duduk bersama karyawan lain, orang tua Marwan pun turut diundang berbaur dengan tamu yang lain. segala macam hiburan telah dihadirkan, sambutan sambutan di sampaikan bahkan ada games untuk memeriahkan.
Tiba waktunya Isco naik ke atas panggung, memberi sambutan sebagai yang bertanggung jawab pada perusahaan.
__ADS_1
"Mohon waktunya sebentar, saya disini untuk berterima kasih pada semua karyawan yang telah bekerja keras bersama untuk memajukan perusahaan ini sampai bisa menjadi sebesar ini.Selain itu, pada kesempatan ini saya ingin mengundang istri saya untuk naik ke atas panggung"kata Isco menunjuk Sonya, tepuk tangan pun bergema diruangan itu sementara Sonya menjadi salah tingkah dan gugup dituntun oleh seorang panitia acara naik keatas panggung dimana Isco menyambutnya dan mengulurkan tangan menggandeng Sonya.
"perkenalkan ini istri Saya, mungkin diantara kalian ada yang sudah mengenalnya.Dia adalah wanita tegar yang pernah saya kenal, dialah yang membuat saya belajar tentang arti kehidupan.Dia yang mengajari saya menyayangi mencintai."
Sonya menatap Isco dengan berkaca kaca, Isco pun membalas tatapan Sonya penuh kehangatan.
"Dan disini saya mau bilang, Sonya aku jatuh cinta sejak pertama kita bertemu bahkan setiap hari cinta ini bertambah, semenjak hidup bersama denganmu hidupku jadi penuh warna..Aku harap rumah tangga kita berlangsung selamanya..Maukah kamu percaya padaku dan mengikuti bahtera yang aku nahkodai.Sungguh aku mencintaimu"
Penyataan Isco membuat semua yang ada disana ikut berdebar menunggu jawaban Sonya.
Kali ini Sonya tak dapat lagi membendung air matanya, dia tak pernah bermimpi untuk dicintai tapi kini kenyataan menuntunnya menuju kebahagiaan.Sonya mengatur nafasnya kemudian meraih tangan Isco dan berkata "aku juga mencintai kamu mas,aku mau menjadi istrimu selamanya"
Jawaban Sonya membuat seisi ruangan bergemuruh dan bertepuk tangan.
Isco bahkan bangkit dan memeluk Sonya kemudian menggendongnya melepas semua kebahagiaan yang tertahan itu.
TAMAT
AHH akhirnya tamat juga..terimakasih kepada semua yang sudah membaca
semoga dalam cerita ini banyak pelajaran yang dapat dipetik, terimakasih
__ADS_1
sampai jumpa pada ceritaku yang lain
salamm Rf