
"Teman-teman, jangan pada panik dulu, kita harus tetap tenang. Saya percaya kita pasti bisa mengatasi ini semua." ujar Yudha sebisa mungkin bersikap tenang meski dia juga ada rasa panik.
Yudha benar-benar tidak menyangka kalau akan ada kejadian seperti ini. Ini benar-benar di luar dugaan mereka, dan sepertinya ada seseorang yang sengaja melakukan ini semua untuk mengacaukan acara launching mereka.
"Benar sekali teman-taman, untuk saat ini kalian harus tetap fokus dan semangat. Jangan sampai ada yang drop. Saya percaya, kita semua pasti akan menemukan jalan kaluar dari masalah ini, selama kita tetap kompak dan bukan saling menyalahkan. Dan sekarang saya minta semuanya mengambil waktu untuk berpikir dengan tenang. Kita akan berdiskusi, dan siapa pun boleh mengutarakan pendapatnya. Untuk saat ini biarkan saja itu para haters berbuat semaunya dan tidak perlu membalas komentar jahat mereka." ujar Alga.
"Iya Kak," ujar Mayu dan sebisa mungkin bersikap tenang meski hatinya mau menangis. Mayu benar-benar tidak menyangka kalau dia akan mendapatkan serangan separah ini. Padahal Mayu baru memulai usahanya, tapi kenapa cobaannya datang secepat ini? Tidak bisa kah Mayu berusaha dengan tenang?
"Ah iya teman-teman, saya ada solusi, sebaiknya photo profil akun kita diganti dengan akun Maga Wear yang asli dan jangan lupa tulis kata-kata kalau hanya itu yang asli selainnya palsu. Dan jangan lupa kirim pesan pada teman dan saudara kalian semua!" ujar Rangga mengutarakan pendapatnya.
"Maaf Mas Rangga sepertinya cara itu percuma saja. Di sini saya melihat sudah ada yang melakukan itu, dan itu jelas-jelas akun palsu. Nomor pemesanannya tidak benar." ujar Hana karyawan Maga Wear.
"Tidak apa-apa Hana seenggaknya, teman atau saudara kita tidak akan ada yang tertipu, dan jangan lupa minta bantuan mereka juga supaya membantu kita untuk menyebarkan soal akun asli kita." ujar Rangga lagi.
"Baik Mas." ujar Hana dan langsung melakukan apa yang disampaikan Rangga dan begitu juga dengan yang lainnya.
"Ah Iya teman-teman, saya ada ide. Bagaimana kalau foto profilnya diganti lagi saja." ujar Alga. Alga ada ide yang menurutnya lebih efektif.
"Diganti apalagi Al?" tanya Yudha yang sudah mengganti foto profilnya.
"Begini, saya sarankan untuk akun Maga Wear baik itu untuk instagram, facebook dan tiktok supaya jualannya melalui live saja. Jika sudah live tentu akan langsung kelihatan yang aslinya bukan? Dan para pemilik aku palsu itu tentu tidak akan berani melakukan live. Nah untuk foto profilnya tinggal diubah saja, akun yang asli hanya yang sedang live dan pemesanannya bisa secara live atau menghubungi no Wa yang tertulis di bio." jelas Alga.
"Setuju Al, sepertinya cara itu yang paling efektif untuk menyingkirkan para pemilik akun palsu itu. Satu lagi sebaiknya untuk komentarnya di setiap postingan Maga Wear juga dinonaktifkan saja, jadi mereka tidak akan bisa komentar negatif lagi." ujar Yudha.
"Nah itu dia." ujar Alga mantap sambil mengganti foto profilnya kembali.
"Berarti ini kami langsung live saja Kak?" tanya Shinta.
__ADS_1
"Iya, tapi sebelumnya ganti foto profil kamu dulu?" ujar Rangga dan sambil memainkan poselnya. Dia juga sedang mengganti foto profilnya.
"Sudah Kak, ini. Untuk akun tiktok Maga Wear juga sudah saya ganti." ujar Shinta sambil menunjukkan poselnya.
"Untuk instagramnya juga sudah saya ganti Kak, dan untuk komen juga sudah saya nonaktifkan." ujar Mayu.
"Bagus, gerak cepat sekali kalian." ujar Rangga merasa salut dengan semangat timnya.
"Harus itu Kak. Si haters itu memang bisa bergerak cepat tapi kita pasti bisa lebih cepat lagi." ujar Shinta mantap dan sudah bisa lebih tenang dari sebelumnya.
"Mantap. Ya sudah kamu dan Mayu bagian live, Lora dan Hana bagian penerima pesanan! Irpan dan yang lainnya siapkan produk untuk live! Dan jangan lupa susun serapi dan semenarik mungkin!" suruh Rangga.
"Siap Kak!" kompak mereka dan langsung mengerjakan tugas masing-masing.
"Satu lagi teman-teman jangan lupa hubungi saudara atau teman kalian untuk meramaikan live Maga Wear!" suruh Rangga lagi sambil mengirim pesan pada teman-temannya dan keluarganya supaya ikut menonton live Maga Wear.
"Ah iya Ngga, bukankah Jerry followernya cukup banyak, minta bantuan dia juga!" suruh Yudha.
"Iya, ini Jerry dan timnya juga sudah di jalan katanya dan sebentar lagi sampai. Kita minta bantuannya saat dia sampai saja." jawab Rangga dan beralih pada Mayu dan Shinta.
"Gimana May, apa sudah ada yang menonton?" tanya Rangga.
"Sudah banyak Kak, ada budhe Tuti(ibunya ibunya Rangga), ada tante Sri(mamanya Irpan), ada Riana dan teman-temannya, ada juga bibi Asih(tetangga Mayu dulu) halo semuanya." ujar Mayu sambil melambaikan tangan ke arah kamera.
"Ada mama gue, sama calon mertua gue juga May. Jangan lupa sapa mereka juga dong!" protes Shinta membuat Yudha seketika tersenyum melihat tingkah kekasihnya.
"Iya. Hallo Bibi, Budhe dan semuanya. Sebelumnya saya dan tim mengucapkan selamat datang di toko Maga Wear dan selamat berbelanja. Saya dan tim juga mengucapkan, mulai hari ini produk Maga Wear resmi mulai dipasarkan. Semoga kalian suka produk Maga Wear. Maga Wear keren loh bahannya adem, modelnya bagus, dan dijamin awet. Anti pelakor dan pebinor pokoknya hehe ...." ujar Mayu sambil tersenyum lebar ke arah kamera dan menujukkan jari V.
__ADS_1
Mayu kemudian mempersilahkan Shinta untuk melanjutkan.
Shinta mengangguk.
"Hallo semua, bertemu kembali dengan Neng Shinta di sini. Ah iya sebelumnya saya mau cerita kalau saya dan tim sangat bahagia karena Maga Wear akhirnya resmi launching hari ini. Kerja keras kami selama berminggu-minggu akhirnya membuahkan hasil juga. Hanya saja buahnya sepertinya terlalu manis dan enak. Jadi banyak sekali yang ingin ikut memetik. Dan karena banyaknya yang ingin ikut memetik, banyak juga yang merasa sirik. Sehingga mereka ingin menghancurkan pohon buah kami. Kami dan tim yang belum memiliki persiapan apa-apa sampai kewalahan menghadapi mereka, karena mereka datangnya begitu tiba-tiba dan langsung banyak. Hanya saja kami tidak akan menyerah begitu saja, karena kami yakin kami pasti bisa mengalahkan mereka. Dan kalian yang sedang menonton live ini juga mohon bantuannya ya teman-teman. Misalkan kalian melihat ada akun palsu, bantu laporkan saja itu akunnya, dan kalau ada yang komen negatif bantu kami juga. Kami mungkin tidak akan bisa membalas perbuatan baik kalian satu per satu, tapi kami yakin Allah pasti akan membalasnya niatan baik kalian, karena di sini niat kami hanya mau berusaha, bukan melakukan hal yang aneh-aneh." ujar Shinta.
[Tetap semangat tim Maga Wear!]
[Tim Maga Wear kalian pasti bisa!]
[Tim Maga Wear go go go sampai ke pucuk!]
Tidak hanya Mayu dan Shinta yang tersenyum membaca komentar-komentar yang masuk tapi Alga dan yang lainnya juga.
"Terima kasih teman-teman untuk semangatnya. Semangat semangat untuk kita semua! Ah iya beruhubung produk Maga Wearnya sudah selesai dipajang maka jualannya langsung kita mulai saja ya. Kalian bisa pesan saat online, atau melalui no WA yang ada di bio juga boleh. Ingat ya no WA yang asli hanya yang di bio. Selain itu palsu semua, kecuali cinta Kak Alga pada Neng Mayu." ujar Mayu lagi membuat Rangga dan yang lainnya seketika bersorak padanya.
"Eh satu lagi teman-teman bagi yang mau datang langsung ke toko juga boleh. Alamatnya sudah ada di bio ya. Kami akan buka toko tepat jam 10 nanti sekalian kita akan launcing secara offline juga. Dan bagi yang datang ke toko selain kalian dapat diskon, akan ada undian giveaway juga, untuk 5 orang pemenang. Hadiahnya dijamin kalian pasti suka. Hadiahnya no kaleng-kaleng loh. Satu lagi, ada sang model juga di sini, siapa lagi kalau bukan pangeran kampus kita, Kak Alga Pratama. Bagi kalian yang mau foto dengannya, spesial untuk hari Kak Alga akan melayaninya dengan senang hati. Kapan lagi ya kan, kalian bisa foto dengan kak Alga? Jadi jangan lewatkan kesempatan baik ini ok! Kami tunggu kehadiran kalian semua, love you all." tambah Shinta.
Setelah melakukan tim Maga Wear live, para penyerang mereka tak lagi bisa berbuat banyak. Mereka mencoba komentar jahat saat live, tapi Mayu dan Shinta tidak perduli sama sekali dengan komentar jahat itu. Mereka hanya fokus pada komentar positif dan memperomosikan barang dagangan mereka saja. Mereka juga mencoba membuat pesanan fiktif tapi Lora dan Hana tidak akan memperosesnya karena untuk saat ini mereka belum menerima COD. Mereka hanya melayani yang sudah bayar saja.
Pesanan yang datang semakin banyak, Lora dan Hana sampai kewalahan tapi mereka justru semakin senang dan bersemangat karena itu lah yang diharapkan mereka. Apa lagi setelah sang Youtuber datang dan ikut membantu promo serta jualan live. Pesanan semakin banyak lagi, Yudha bahkan harus ikut turun tangan membantu.
"Teman-teman pesanan yang sudah masuk langsung di packing saja!" suruh Rangga.
"Siap Kak/Mas!" kompak Irpan dan yang lainnya.
Irpan dan yang lainnya bekerja dengan cepat, dan tidak ada yang mengobrol lagi. Semuanya benar-benar fokus. Bahkan nenek Iroh juga ikut merapikan barang pesanan, meski gerakannya tidak bisa cepat seperti yang lain.
__ADS_1
Rangga dan Alga saling menatap melihat semangat tim Maga Wear. Walau apa yang terjadi hari ini di luar dari prediksi mereka, dan mereka sempat panik juga, tapi mereka mau mengucapkan terima kasih pada haters itu, karena berkat mereka pesanan yang masuk jadi semakin banyak lagi. Bahkan yang sebelumnya tidak ingin memesan pun, jadi ikut memesan gara-gara haters itu. Termasuk Vivi, dia juga diam-diam memesan kolor dan bh sebanyak 100 atas nama temannya. Dia mau membantu Rangga dan timnya. Dia tidak tega melihat Rangga dan yang lainnya yang baru memulai usaha tapi sudah diserang. Vivi sangat tahu bagimana susahnya membangun usaha itu. Tidak hanya tenaga tapi modalnya juga tidaklah sedikit. Untuk itu Vivi tidak ingin menghancurkan impian Mayu dan yang lainnya. Dia mau membantu dalam diamnya. Hitung-hitung itu sebagai pembalasan untuk maminya juga.